Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KELEKATAN ORANG TUA DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA REMAJA Shintia Windiarti Ananda; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i4.46800

Abstract

AbstrakKelekatan orang tua dengan remaja sangat penting untuk membentuk kecerdasan emosional. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara kelekatan orang tua dengan kecerdasan emosional pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif korelasional dengan subjek penelitian berjumlah 137 remaja. Teknik analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelekatan orang tua dengan kecerdasan emosional pada remaja. Nilai koefisien menunjukkan hubungan yang cukup dan searah.Kata Kunci: Kelekatan, Kecerdasan Emosional, RemajaAbstractParents attachment with adolescents is very important to shape emotional intelligence.. The purpose of this study was to determine the relationship between parents attachment and emotional intelligence in adolescents. The method used in this research is the quantitative correlational methods with the research subjects totaling 137 adolescents. The data analysis technique used Pearson Product Moment correlation. The test results show that there is a significant relationsip between parents attachment and emotional intelligence on adolescents. The results of correlation coefficient value show that there is a moderate relationship and is unidirectional.Keywords: Attachment, Emotional Intelligence, Adolescents.
HUBUNGAN ANTARA PAPARAN MEDIA DENGAN BODY IMAGE PADA REMAJA PEREMPUAN Maria Yori Edita Pamirma; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi.
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i6.47316

Abstract

HUBUNGAN ANTARA SELF-ESTEEM DENGAN KECENDERUNGAN BODY DYSMORPHIC DISORDER (BDD) PADA MAHASISWA Anggun Zoraya Br Sinaga; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi.
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i6.47317

Abstract

STUDI FENOMENOLOGI: DAMPAK APLIKASI TIKTOK TERHADAP REMAJA AKHIR SHOPEE AFFILIATES Nadila Trisukma Devi; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi.
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i6.47319

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk melihat dampak dari aplikasi Tiktok pada remaja khususnya yang terdaftar sebagai Shopee affiliates. Terdapat empat orang subjek dalam penelitian ini yang akan diwawancarai dengan pendekatan fenomenologi. Berdasarkan tujuan dan hasil analisis atas wawancara yang telah dilakukan maka simpulan penelitian ini adalah aplikasi Tiktok membawa dampak positif dan negatif kepada remaja yang tergabung dalam Shopee affiliates. Dampak positifnya adalah luasnya jangkauan pengguna maupun konten, isi konten yang mayoritas bermanfaat dalam keseharian, dan dapat menjadi sarana promosi serta sesuai dengan yang sedang viral. Sedangkan untuk dampak negatifnya adalah algoritma Tiktok yang tidak jelas, adanya hate comment, sehingga menimbulkan perasaan-perasaan negatif. Self control dan menjauhi permasalahan adalah mekanisme pertahanan diri yang dilakukan keempat subjek.Kata Kunci: aplikasi Tiktok, remaja akhir, shopee affiliates.AbstractThis study aims to see the impact of the Tiktok application on teenagers, especially those who are registered as Shopee affiliates. There are four subjects in this study which will be interviewed using a phenomenological approach. Based on the objectives and results of the analysis of the interviews that have been conducted, this study concludes that the Tiktok application has a positive and negative impact on teenagers who are members of Shopee affiliates. The positive impact is the broad reach of users and content, which is primarily helpful in daily life and can be a means of promotion according to what is currently viral. As for the negative impact, the Tiktok algorithm is not straightforward. There are hate comments, causing negative feelings. Self-control and staying away from problems are self-defense mechanisms that the four subjects do.Keywords: Tiktok application, late teens, shop affiliates.
RESILIENSI PADA WANITA DEWASA AWAL SETELAH KEMATIAN PASANGAN Dyah Reza Aini; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi.
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i6.47435

Abstract

Abstrak Resiliensi merupakan kemampuan yang dimiliki oleh individu dalam beradaptasi, bangkit, serta bertahan dari keadaan menderita atau memilik permasalahan, yang mana hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri untuk bangkit. Penelitian ini memiliki tujuan, untuk mengetahui proses tercapainya resiliensi yang dilalui oleh wanita yang ditinggalkan pasangannya dalam menjalani kehidupannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus sebagai. Penelitian ini memiliki tiga subjek dengan kriteria wanita diusia dewasa awal berusia 20-40 tahun yang ditinggal meninggal oleh pasangannya karena sakit. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur dengan teknik analisis data menggunakan data tematik. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan member checking. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini memunculkan dua tema utama yaitu latar belakang keluarga dan gambaran resiliensi atau proses tercapainya resiliensi yang dilakukan oleh partisipan. Perilaku resilien bisa muncul ketika terdapatnya kemauan, dukungan, serta pendorong dari dalam diri dan lingkungan yang positif. Individu bisa dikatakan resilien ketika ia mampu bertahan dan kembali bangkit dari keadaan terpuruknya. Kata kunci: resiliensi, wanita dewasa awal, kematian pasangan Abstract Resilience is the ability possessed by individuals to adapt, rise, and survive from suffering or having problems, which can only rely on themselves to rise. This study has a purpose, to determine the process of achieving resilience that is passed by women who are abandoned by their partners in living their lives. The type of research used is qualitative research with a case study approach. This study had three subjects with criteria for women in early adulthood aged 20-40 years who were left behind by their partners due to illness. The data collection technique used is semi-structured interviews with data analysis techniques using thematic data. Test the validity of the data in this study using member checking. The results obtained from this study raise two main themes, namely family background and a picture of resilience or the process of achieving resilience carried out by participants. Resilience behavior can emerge when there is a will, support, and encouragement from within and a positive environment. Individuals can be said to be resilient when they are able to survive and bounce back from their slump. Keywords: resilience, early adulthood, spouse death
HUBUNGAN STRES AKADEMIK DENGAN PERILAKU CYBERLOAFING PADA MAHASISWA Liya Kusumawardani Dinarti; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i7.47977

Abstract

Abstrak Pada saat mahasiswa merasakan stres akibat proses pembelajaran berlangsung, perilaku cyberloafing muncul untuk mengurangi ataupun menghilangkan tingkat stres yang dialami mahasiswa sebagai bentuk coping stres, dan menganggap bahwa kegiatan ini sebagai bentuk rekreasi maupun hiburan. Sebab itu penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara stres akademik dengan perilaku cyberloafing pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan subjek penelitian sebanyak 129 orang mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non-probability sampling yaitu accidental sampling, dengan menggunakan dua alat ukur yaitu Academic Stress Scale dan Skala Cyberloafing. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan metode Product Moment Correlation yang bertujuan untuk menguji korelasi kedua variabel. Hasil korelasi kedua variabel sebesar 0,425 nilai signifikansi kedua variabel yaitu sebesar 0,000 < 0,05. Sehingga hasil ini dapat dikatakan hubungan antara stres akademik dengan cyberloafing bersifat positif. Saat stres akademik yang dialami mahasiswa meningkat maka perilaku cyberloafing yang terjadi juga meningkat dan begitu sebaliknya. Kata Kunci : Stres Akademik, Cyberloafing, Mahasiswa Abstract When college students feel stress due to the learning process, cyberloafing behavior appears to reduce or eliminate the level of stress experienced by college students as a form of stress coping, and consider this activity as a form of recreation or entertainment. Therefore, research was conducted to find out the relationship between academic stress and cyberloafing behavior in college students. This study used quantitative methods, with 129 college students as research subjects. The sampling technique in this study used a non-probability sampling technique, namely accidental sampling, using two measuring instruments, namely Academic Stress Scale and Cyberloafing Scale. The data analysis technique in this study uses the Product Moment Correlation method which aims to test the correlation of the two variables. The correlation results of the two variables amounted to 0.425 the significance value of the two variables is 0.000 <0.05. So these results can be said that the relationship between academic stress and cyberloafing is positive. When the academic stress experienced by college students increases, the cyberloafing behavior that occurs also increases and otherwise. Keywords : Academic Stress, Cyberloafing, College students
HUBUNGAN KOHESI KELUARGA TERHADAP RESILIENSI PADA MAHASISWA TINGKAT AWAL PERANTAU Heru Ardy Tri Prasetyo; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i8.52238

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara kohesi keluarga dan resiliensi pada mahasiswa perantau di awal masa perkuliahannya. Penelitian ini bermanfaat untuk mengetahui tingkat resiliensi pada mahasiswa yang merantau dengan memperhatikan faktor kohesi keluarga. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah kuantitatif yang mengkorelasikan dua variabel. Subjek pada penelitian ini terdiri 30 mahasiswa yang merantau sebagai tryout dan 149 mahasiswa tingkat awal yang berasal dari jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan di dengan kriteria yang telah ditentukan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner secara langsung dengan instrumen kohesi keluarga dan resiliensi yang dikembangkan oleh peneliti. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pearson Product Moment Correlation, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,463, menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara kohesi keluarga dan resiliensi pada mahasiswa perantau tingkat awal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kohesi keluarga memiliki peran penting dalam meningkatkan resiliensi mahasiswa perantau tingkat awal. Kata Kunci: resiliensi, kohesi keluarga, mahasiswa tingkat awal dan mahasiswa perantau. Abstract This study aims to identify the correlation between family cohesion and resilience among early-stage migrant students. The research is useful in understanding the resilience level of migrant students by considering family cohesion factors. The research method used in this study is quantitative, correlating two variables. The subjects of this research consist of 30 migrant students as a trial sample and 149 early-stage students from the Psychology Department of the Faculty of Education at the State University of Surabaya with predetermined criteria. The data collection technique used a direct questionnaire with family cohesion and resilience instruments developed by the researcher. The data analysis method used in this study is the Pearson Product Moment Correlation, with a correlation coefficient of 0.463, indicating a positive and significant relationship between family cohesion and resilience in early-stage migrant students. The results of this study show that family cohesion plays an important role in improving the resilience of early-stage migrant students. Keywords: resilience, family cohesion, early-stage college students and migrant students.
Hubungan antara Kesepian dengan Pengungkapan Diri pada Remaja Pengguna Instagram di Kota Surabaya Brenda Kartika Nuraini; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.54659

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji hubungan antara kesepian dengan pengungkapan diri pada remaja pengguna instagram di kota Surabaya. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik korelasi pearson product moment melalui program SPSS 25.0 for windows untuk mengetahui hubungan antar variabel. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 80 remaja pengguna instagram di kota Surabaya. Instrumen dalam penelitian yaitu skala kesepian dan skala pengungkapan diri yang disusun oleh peneliti berdasarkan aspek-aspek dari tiap variabel. Hasil koefisien korelasi sebesar 0,734 (r = 0,734) menunjukkan tingkat korelasi yang kuat dan positif. Berdasarkan hasil tersebut, maka hipotesis diterima dan disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kesepian dengan pengungkapan diri pada remaja pengguna instagram di kota Surabaya.
Hubungan antara Pola Asuh Authoritative dengan Self-Compassion pada Individu Dewasa Awal Irine Sofi Aulia; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v10i1.54665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh authoritative dengan self-compassion pada individu dewasa awal. Hipotesis pada penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif antara pola asuh authoritative dengan self-compassion pada dewasa awal. Responden penelitian ini yakni sebanyak 150 mahasiswa aktif dari jurusan Hukum Keluarga Islam UINSA. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif korelasi yang menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan positif dengan nilai koefisien korelasi r = 0.639 dan nilai signifikansi p = 0.000 (p<0.05). Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin authoritative pola pengasuhan yang diberikan oleh orangtua kepada individu, maka semakin tinggi pula self-compassion yang dimiliki oleh individu dewasa awal, begitu pula sebaliknya. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh authoritative dengan self-compassion pada individu dewasa awal, sehingga hipotesis pada penelitian ini dapat diterima.