Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

FUNGSI DAN MAKNA ACARA MITONI DI KAMPUNG TIGA PURBAGANDA KECAMATAN PEMATANG BANDAR (Kajian Tradisi Lisan) Rani Pasatiwa; Rosmeri Saragih
Artikulasi : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Artikulasi : Jurnal Pendidikan, Oktober 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/artikulasi.v4i2.486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dan makna yang terdapat dalam acara mitoni. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan kualitatif model interaktif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi pada masyarakat kampung tiga purbagnda. Berdasarkan hasil penelitian acara mitoni bahwa acara di mulai dengan melakukan upacara siraman atau mandi bunga, upacara ganti busana, upacara brojolan, dan upacara selametan. Fungsi dan makna acara mitoni bagi masyarakat sebagai saran komunikasi, sarana hiburan, sarana ekonomi, sarana pendidikan untuk dipelajari oleh generasi penerus bangsa. Indonesia memiliki berbagai macam kebudayaan tradisi Jawa salah satunya acara mitoni adalah kebudayaan yang terjadi secara turun-temurun dan di setiap daerah masing-masing memiliki ciri khas tersendiri bagi masyarakatnya khususnya masyarakat Jawa. Acara mitoni merupakan kegiatan yang dipandu oleh seorang dukun bayi untuk melakukan upacara acara mitoni.
SOSIALISASI PERANAN MAUJANA NAGORI DALAM MEMBINA HARMONISASI KEHIDUPAN MASYARAKAT YANG MULTIETNIK DI NAGORI PAMATANG SIMALUNGUN KECAMATAN SIANTAR Corry Purba; Ulung Napitu; Marhaeni K.D Matondang; Rosmeri Saragih; Erwin Purba; Ade Mey Lisca Nasution; Desyar Tania Apelin Saragih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (878.593 KB) | DOI: 10.36985/jpmsm.v2i1.502

Abstract

This community service activity aims to describe the role of maujana nagori in fostering harmonization of multiethnic community life in Nagori Pamatang Simalungun, Siantar District. In addition to these objectives, this activity is intended to provide a deep understanding to the community so that they can create a harmonious life, even though the community living in Nagori Pamatang Simalungun is pluralist in terms of ethnicity, religion, race, and between groups. In the implementation of this socialization activity, lecture and question and answer methods were used from the speakers to all community members who attended the socialization. To optimize the socialization activities, the resource persons first consulted with the Head of Nagori so that they could invite the community and set a time for socialization so that the activities could be carried out properly. The results of the socialization activities show that the public's understanding of the importance of the role of Maujana Nagori in realizing the integration and harmonization of pluralist ethnic life in Nagori Pamatang Simalungun, Siantar District is increasing. Besides that, they are also enthusiastic about participating in the socialization and are willing to carry out constructive activities to support development and harmony of life in the midst of a multi-ethnic society
SOSIALISASI PENGUATAN IDEOLOGI PANCASILA BAGI PESERTA DIDIK SMIP UNIVERSITAS SIMALUNGUN Ulung Napitu; Corry; Tutyariani Nasution; Rosmeri Saragih; Desmi Triyanti Purba
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.822 KB) | DOI: 10.36985/jpmsm.v2i2.510

Abstract

This community service aims to provide understanding and re-grounding of the importance of the position of state ideology in the life of the nation and state in Indonesia, because Pancasila for the Indonesian people works as a philosophy of life and a view of life that is excavated from the crystallization of the socio-cultural values of the Indonesian nation. The importance of re-earthing the values of Pancasila in the lives of all levels of society because post-reformation until now has been found to be an indication of the strengthening of radicalism, intolerance and moral degradation in the lives of all levels of Indonesian society. If this condition continues to develop, it is feared that it will encourage disintegration of the nation. Moral degradation and radicalism have not only hit many people but have also entered the world of education. Therefore, it is important to implement the earthing of Pancasila to all levels of society in general and students in particular in all educational units. To socialize and ground the material on the ideology of the Pancasila state to students, students use the lecture and question and answer method which lasts for 120 minutes. With the socialization and grounding of Pancasila for junior high school students, the tourism industry of the USI Foundation, it is hoped that early on, students will be spared from various movements of radicalism, intolerance and moral decadence that are currently developing in the younger generation and students in particular. To socialize and ground the material on the ideology of the Pancasila state to students, students use the lecture and question and answer method which lasts for 120 minutes.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA BLOG DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN OLEH SISWA KELAS IX DI SMP NEGERI 8 PEMATANG SIANTAR Jesline; Resmi; Rosmeri Saragih
Artikulasi : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Artikulasi, Vol 5 No 1 April 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Penggunaan Media Blog dalam Peningkatan Kemampuan Menulis Cerpen oleh Siswa Kelas IX di SMP Negeri 8 Pematang Siantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data berupa tes tertulis dalam bentuk essay yaitu pre-test dan post-test. Teknik analisis data menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solutions) version 2.6 for Windows. Hasil penelitian uji normalitas dilihat dari nilai sig. > 0,05 menunjukkan data penelitian berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas dilihat dari nilai sig. based on mean sebesar 0,546 > 0,05 menunjukkan data penelitian homogen. Hasil uji paired sample t-test diperoleh nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 menunjukkan terdapat perbedaan nilai rata-rata dari pre-test dan post-test kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol. Nilai rata-rata kelompok eksperimen hasil pre-test sebesar 65,87 hasil post-test sebesar 85,32 sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol hasil pre-test sebesar 66,26 hasil post-test sebesar 77,23. Hasil uji independent sample t-test diperoleh nilai sig. (2-tailed) < 0,05 menunjukkan terdapat perbedaan nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil pengujian hipotesis dengan uji paired sample t-test (uji-t) diperoleh nilai t hitung 13,892 > t tabel 2,042 artinya Ha diterima dan Ho ditolak kebenarannya. Maka dapat disimpulkan bahwa media blog lebih efektif digunakan dalam pembelajaran menulis cerpen serta penggunaan media blog berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas IX SMP Negeri 8 Pematang Siantar.
KEARIFAN LOKAL NOVEL RANAH 3 WARNA KARYA ANWAR FUADI DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Nurul Harahap; Rosmeri Saragih; Tuti Ariani Nasution
Artikulasi : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Artikulasi, Vol 5 No 1 April 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah Kearifan Lokal Novel Ranah 3 Warna karya Anwar Fuadi dalam pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur pembangun Novel Ranah 3 Warna karya Anwar Fuadi dan memaparkan nilai edukatif yang terdapat dalam Novel Ranah 3 Warna karya Anwar Fuadi ditinjau dari Antropologi sastra. jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunkan pendekatan Antropologi Sastra. objek pebelitian ini adalah nilai-nilai Kearifan Lokal yang bersifat sebagai edukatif pada peserta didik dalam pembelajaran di sekolah. Data dalam penelitian ini berupa Fungsi, Makna, Nilai dan Norma yang terdapat dalam Novel Ranah 3 Warna karya Anwar Fuadi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan mencatat. Data dianalisis dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil pembahasan analisis fungsi, makna nilai, dan norma pada novel Ranah 3 Warna Karya Anwar Fuadi dalam pembelajaran di sekolah adalah terdapat fungsi kearifan lokal yang berjumlah 11 kutipan, makna kearifan lokal 5 kutipan, fungsi kearifan lokal 15 kutipan dan norma kearifan lokal yang berjumlah 10 kutipan. Novel ini sangat di rekomendasikan sebagai motivasi untuk masyarakat khususnya untuk pelajar agar lebih meningkatkan rasa cinta terhadap kearifan lokal dan budaya yang ada di sekitarnya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MENULIS TEKS EKSPLANASI DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 PANOMBEIAN PANEI Vivi; Tuti Ariani Nasution; Rosmeri Saragih
Artikulasi : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Artikulasi, Vol 5 No 1 April 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Menulis Teks Eksplanasi di Kelas VIII SMP Negeri 2 Panombeian Panei. Metode penelitian pendekatan kuantitatif metode eksperimen. Teknik pengumpulan data tes tertulis. Teknik analisis data menggunakan Program SPSS Version 2.6 Windows. Hasil uji normalitas dilihat dari nilai sig. > 0,05 maka data penelitian berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas 0,593 > 0,05 artinya data penelitian homogen atau sama. Hasil uji paired sample t-test sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 terdapat nilai ratarata pre-test dan post-test kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Nilai rata-rata kelompok ekperimen pre-test 65,07 dan post-test 84,43. Nilai rata-rata pre-test kelompok kontrol 61,83 dan post-test 79,23. Model pembelajaran Discovery Learning efektif digunakan dan berpengaruh signifikan terhadap hasil menulis belajar teks eksplanasi. Jadi Ha diterima kebenarannya dan Ho ditolak kebenarannya.
SPEAK THE STUDENT'S LANGUAGE TO COMPLETE THE CONTEXTUAL LISTENING ASSESSMENT Marhaeni K.D Matondang; Tutiariani Nasution; Tiodora Fermiska Silalahi; Rosmeri Saragih
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA Vol. 8 No. 2 (2023): JP2BS
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2bs.v8i2.2849

Abstract

The research aims to describe the form of student speech acts, especially students' questioning speech acts in contextual listening activities. Contextual listening is related to listening activities and what is happening in everyday life. This research method uses the pattern used is grounded research pattern, that is, researchers are prioritized to be able to develop knowledge and several theories after knowing the problems and field data. In this case, the researcher enters a social situation by collecting data, in this way the researcher takes the data source using a purposive sampling technique, namely a technique for taking data sources with certain considerations, in the case that the researcher takes into consideration 2 English literature students. The results of the research are that it is known that students will have their patterns in the speech act of asking questions. It is known that student A uses questions more often by using speech acts in the form of directives 9 times followed by 1 time commissive, 1 time expressive, or 1 time representative, by focusing on the student appointed to answer the question, while Student 2 uses more commissive speech acts 4 times and uses representative 2 times, this shows that many of the questions given by the teacher are more challenging for students to answer and not burdensome for one student, but for students who are ready to answer questions. Thus, it can be concluded that contextual listening activities allow students to carry out speaking activities through active speech. In this case, it is also emphasized that when students listen well, it will give them the ability to ask questions to understand the material being taught.
Sosialisasi Penguatan Ideologi Pancasila Bagi Peserta Didik SMIP Universitas Simalungun Ulung Napitu; Corry; Tutyariani Nasution; Rosmeri Saragih; Desmi Triyanti Purba
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/v43atx27

Abstract

This community service aims to provide understanding and re-grounding of the importance of the position of state ideology in the life of the nation and state in Indonesia, because Pancasila for the Indonesian people works as a philosophy of life and a view of life that is excavated from the crystallization of the socio-cultural values of the Indonesian nation. The importance of re-earthing the values of Pancasila in the lives of all levels of society because post-reformation until now has been found to be an indication of the strengthening of radicalism, intolerance and moral degradation in the lives of all levels of Indonesian society. If this condition continues to develop, it is feared that it will encourage disintegration of the nation. Moral degradation and radicalism have not only hit many people but have also entered the world of education. Therefore, it is important to implement the earthing of Pancasila to all levels of society in general and students in particular in all educational units. To socialize and ground the material on the ideology of the Pancasila state to students, students use the lecture and question and answer method which lasts for 120 minutes. With the socialization and grounding of Pancasila for junior high school students, the tourism industry of the USI Foundation, it is hoped that early on, students will be spared from various movements of radicalism, intolerance and moral decadence that are currently developing in the younger generation and students in particular. To socialize and ground the material on the ideology of the Pancasila state to students, students use the lecture and question and answer method which lasts for 120 minutes.
Ragam Majas dalam Roman “Anak Semua Bangsa” Karya Ananta Toer Rosmeri Saragih
Artikulasi: Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2019): Artikulasi : Jurnal Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/kvzn9p75

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengggunaan majas dalam peristiwa komunikasi serta majas apa saja yang digunakan dalam roman “ Anak Semua Bangsa “. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, menggambarkan dan menginterprestasikan objek sesuai dengan apa adanya serta menggambarkan secara sistematis, fakta dan karakteristik subjek yang diteliti untuk memecahkan atau menjawab permasalahan yang dihadapi sekarang.Metode deskriptif bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan hasil penggunaan majas dalam roman “ Anaka Semua Bangsa “ Karya Prammoedya Anantatoer. Hasil penelitian dari semua data yang terjaring maknanya disimpulkan bahwa , pengarang banyak sekali menggunakanmajas. Majas – majas yang digunakan umumnya majas yang bermuatan sindiran dan ejekan kepada sistem pemerintah , birokrasi , kepura – puraan , sinopsisme dankekayaan
Pengaruh Metode Pembelajaran Kontekstual Terhadap Kemampuan Menulis Laporan Perjalanan Nurul Septi Ariani; Rosmeri Saragih
Artikulasi: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2020): Artikulasi : Jurnal Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/70d4pd80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh metode pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan menulis laporan perjalanan. Metode yang digunakan penulis pada penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional. Alasan penulis menggunakan penelitian ini adalah untuk melihat ada tidaknya hubungan antara metode pembelajaran kontekstual ( variabel X ) terhadap kemampuan menulis laporan perjalanan ( variabel Y ) yang diteliti. Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara variabel X dan Y penulis menggunakan rumus korelasi product moment yang dikemukakan oleh Arikunto. Penulis telah menghubungkan hasil dari dua variabel X ( pengaruh metode pembelajaran kontekstual ) danvariabel Y ( terhadap menulis laporan perjalanan ). Dari perhitungan analisis diperoleh nilai koefisiennya( r ) = 0,27 artinya bahwa antara kedua variabel tersebut mempunyai korelasi yang sangat tinggi. Hasil korelasi( r ) tersebut dilanjutkan dengan penyisipan hipotesis atau uji “ t “ dan diperoleh hasil sebesar 5,09 sedangkan t tabel berdasarkan taraf yang sangat signifikan x = 0,05 dengan derajat kebebasan (db) sebesar 2,00. Maka hipotesis alternative (Ha) yang ditetapkan diterima kebenarannya dan hipotesisnol (Ho) ditolak kebenarannya