Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektivitas Metode BOM (Breastcare, Oxytocin Massage, Marmet Technique) Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum Di RSUD Morwali Br.Manjorang, Novita Andriani; Anna Waris Nainggolan; Marta Armita Br. Silaban; Eka Purnamasari; Eva Dona Sinaga
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1397

Abstract

Salah satu penyebab utama kegagalan pemberian ASI eksklusif, yang dapat berdampak pada tumbuh kembang bayi, adalah rendahnya suplai ASI pascapersalinan. Hormon prolaktin dan oksitosin, yang penting untuk produksi dan pengeluaran ASI, distimulasi oleh kombinasi perawatan yang dikenal sebagai teknik BOM (Perawatan Payudara, Pijat Oksitosin, dan Teknik Marmet). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa besar pengaruh teknik BOM terhadap kemampuan ibu pascapersalinan untuk memproduksi ASI di Rumah Sakit Umum Morowali. Penelitian ini menggunakan metode kelompok kontrol pretes-postes dan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental. Ibu pascapersalinan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol untuk sampel. Selama jangka waktu yang telah ditentukan, teknik BOM diberikan kepada kelompok intervensi, sementara kelompok kontrol tidak diberikan terapi apa pun. Lembar observasi digunakan untuk menilai jumlah ASI yang diproduksi sebelum dan sesudah operasi. Berdasarkan hasil, kelompok intervensi menghasilkan ASI yang signifikan lebih banyak daripada kelompok kontrol (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa teknik BOM efektif untuk meningkatkan produksi ASI ibu pascapersalinan. Teknik BOM telah terbukti berhasil meningkatkan dan meningkatkan produksi ASI. Untuk mendukung pemberian ASI yang efektif, intervensi ini disarankan sebagai komponen program perawatan pascapersalinan.
Penerapan Slow Stroke Back Massage Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Ruang ICU RSUD Ir.Soekarno Sukoharjo Eka Purnamasari; Fida’ Husain; Yohana Ika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab terjadinya gagal jantung kongestif dan juga penyakit cerebrovaskuler, dimana penyakit tersebut merupakan faktor penyebab terjadinya kematian. Pengobatan non farmakologis adalah suatu bentuk pelayanan pengobatan yang menggunakan cara, alat atau bahan yang dipergunakan sebagai alternatif atau pelengkap pengobatan medis. Salah satu terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri kepala pada penderita hipertensi adalah terapi massage, yaitu slow stroke back massage. Tujuan : Untuk mengetahui penerapan Slow Stroke Back Massage terhadap perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi di ruang ICU RSUD Ir.Soekarno Sukoharjo. Metode : Pada penelitian ini tindakan SSBM sebelumnya diukur skala nyeri dan tekanan darah kemudian tindakan SSBM dilakukan selama 10 menit, dan setelahnya diukur kembali skala nyeri dan tekanan darah. Tindakan ini dilaksanakan selama 3 hari. dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus pada 2 pasien hipertensi yang mengalami peningkatan tekanan darah di ICU. Instrumen : Lembar observasi dan Tensimeter. Hasil : Berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan, terdapat penurunan tekanan darah pasien hipertensi di ICU sesudah dilakukan penerapan Slow Stroke Back Massage. Kesimpulan : Slow Stroke Back Massage dapat dijadikan sebagai salah satu teknik non-farmakologis untuk menurunkan perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Dengan Kesiapan Menghadapi Persalinan Di Puskesmas Dolatrayat Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara Tahun 2022 Pretti Ginting; Eka Purnamasari; Srilina Br Pinem; Heny Rista
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): May : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v2i3.356

Abstract

Anxiety in pregnant women is felt since the first trimester, where anxiety is a result of adapting to physical changes in the body, the uterus starting to enlarge, and changes in the breasts as well as psychological changes. This anxiety continues in the next trimester until the third trimester so it is thought to cause less preparation for childbirth later. The aim of the research was to determine the relationship between pregnant women's anxiety levels and readiness for childbirth at the Dolarayat Health Center, Karo Regency, North Sumatra Province. The type of research is analytical with a cross sectional approach. The population is 62 husbands and a sample of 56 people determined based on criteria. Data collection through distributing questionnaires. Data were analyzed univariately and bivariately. The results of the study showed that the anxiety level of third trimester pregnant women was more moderate (73.2%), and the anxiety level was mild (12%), while the anxiety level was severe (14.2%). More prepared for childbirth (76.8%) and less prepared (23.2%). There is a relationship between the level of anxiety of pregnant women and preparation for childbirth (p 0.004 <0.05). It is hoped that health workers can provide education and motivation to husbands, especially pregnant women, about how to deal with anxiety during pregnancy to avoid disorders during pregnancy and childbirth.