Articles
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING MELALUI KUNJUNGAN RUMAH (HOME VISIT) TERHADAP MASALAH ETIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 KOTANOPAN
Sukatno Sukatno;
Asmaryadi Asmaryadi;
Muyassir As’ari;
Anas Munandar Matondang;
Slamet Riyadi
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-MARET 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i1.155-160
Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 5 Kotanopan dengan judul “Peran Guru Bimbingan dan Konseling Melalui Kunjungan Rumah (Home Visit) Terhadap Masalah Etika Siswa Kelas VII di SMP Negeri 5 Kotanopan”. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Peran Guru Bimbingan dan Konseling Melalui Kunjungan Rumah (Home Visit) Terhadap Masalah Etika Siswa Kelas VII di SMP Negeri 5 Kotanopan dan Untuk Mengetahui Kendala Peran Guru Bimbingan dan Konseling Melalui Kunjungan Rumah (Home Visit) Terhadap Masalah Etika Siswa Kelas VII di SMP Negeri 5 Kotanopan. Informan Penelitian adalah kepala sekolah SMP Negeri 5 Kotanopan, wali kelas, guru Bimbingan Konseling, kepala sekolah, anak/siswa dan orang tua anak/siswa di SMP Negeri 5 Kotanopan. Hasil penelitian adalah Peran guru bimbingan dalam memperbaiki etika siswa adalah salah satunya dengan memperingati siswa dengan secara baik,baik dan jika tidak berjalan sesuai yang diinginkan maka apa bila lebih dari 3 kali di peroses maka berlanjut pada tahap selanjutnya seperti pangilan orangtua dan jika tidak tuntas juga dengan pangilan orang tua maka selajutnya dengan melakukan kunjungan rumah (home visit)
UPAYA GURU BIMBINGAN DAN KONSELING MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA SMP NEGERI 7 PADANGSIDIMPUAN
Anas Munandar Matondang;
Sukatno Sukatno;
Ismail Pardomuan;
Harun Arrasyd
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): JURNAL RISTEKDIK BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI-JUNI 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (153.572 KB)
|
DOI: 10.31604/ristekdik.v4i1.55-61
Penelitian ini didasarkan atas permasalahan cara belajar siswa yang masih rendah. permasalahan penelitian ini adalah Bagaimana cara mengatasi kesulitan belajar siswa. Yang dirumuskan sebagai berikut : (1) Bagaimana peranan guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar siswa? (2) Bagaimanakah upaya guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar siswa? (3) Apa saja kendala dan hasil yang didapatkan guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar siswa ?Penelitian ini bertujuan, (1.) Untuk mengetahui peranan bimbingan guru dalam mengatasi kesulitan belalar siswa. (2.) Agar guru berupaya membimbing siswa dalam mengatasi kesulitan belajar. (3.) Agar guru dapat mengatasi kendala dan mendapatka hasil dalam mengatasi kesulitan belajar siswa. pada tahun ajaran 2014-2015. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling dan siswa.Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan analisi kualitatif diartikan sebagai metode penelitian yang alamiah dan naturalistik karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang natural dan penelitian ini dilakukan pada obyek yang alamiah. Dan pengolahan data yang digunakan adalah wawancara.Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan di SMP Negeri 7 Padangsidimpuan untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dapat disimpulkan sebagai berikut: (1). Siswa lebih termotivasi dan terarah dalam belajar. Setelah guru bimbingan dan konseling melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kesulitan belajar maka diperoleh hasil belajar bahwa peranan guru bimbingan dan konseling sangat memotivasi siswa untuk lebih giat belajar. Melalui bimbingan dan konseling yang dilakukan siswa menjadi lebih bersemangat dalam belajar menuju kesuksesan. (2). Siswa merasa lebih diperhatikan melalui bimbingan dan konseling oleh guru bimbingan dan konseling terhadap siswa yang mengalami masalah kesulitan belajar, maka siswa tersebut merasa mendapat perhatian seperti siswa –siswa yang lain. Dan setelah mereka dibimbing oleg guru bimbingan dan konseling, akhirnya timbul tekad untuk belajar dan memperbaiki hasil belajar mereka. (3). Nilai dan prestasi meningkat. Bimbingan yang dilakukan guru bimbingandan konseling dalam mengatasi kesulitan belajar siswa cukup efektif dan mampu menimbulkan perubahan yang cukup baik pada hasil belajar siswa. Dan membuat siswa menjadi termotivasi untuk mengubah cara belajar yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Hal ini dapat diketahui dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan guru bimningan dan konseling dan siswa disekolah.
Penerapan Layanan Informasi Tentang Seks Edukasi Menggunakan Teknik Fun Card Pada Anak Usia Dini
Vitria Larseman Dela;
Nurhasanah Pardede;
Sukatno;
Slamet Riyadi
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (747.766 KB)
|
DOI: 10.59086/jpm.v1i3.184
Abstrak Pelayanan bimbingan dan konseling sangat dibutuhkan bagi anak anak usia dini, supaya dapat mencegah kekerasan seksual yang dapat terjadi pada anak usia dini. Pengabdian ini dilakukan menggunakan layanan bimbingan konseling salah satunya layanan informasi. Layanan Informasi yang diberikan menggunakan fun card atau kartu tempel. Kartu tempel tersebut akan diperagakan kepada siswa/i PAUD pada media boneka, layanan ini nanti juga diselingi dengan senam dan lagu terkait anggota tubuh yang boleh disentuh dan yang tidak boleh disentuh. Pemberian layanan ini nanti juga bekerjasama dengan mahasiswa program studi bimbingan dan konseling serta para guru PAUD di sekolah tersebut. Hasil pengabdian ini lebih khususnya dapat menjadi rujukan bagi para guru, mahasiswa dan calon pendidik nantinya dalam mencegah kekerasan seksual pada anak usia dini, hasil penelitian ini juga dapat menjadi bahan ajar atau teori dalam mata kuliah Psikologi Anak Usia Dini, Belajar dan Pembelajaran dan Psikologi Pendidikan. Hasil Penelitian ini nanti juga akan ditampilkan pada publikasi pengabdian ilmiah nasional terakreditasi dan sebagai bahan ajar pendukung bagi mahasiswa.
STRATEGI KONSELING DALAM MENGUBAH PERILAKU ANAK NAKAL PADA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SISWA KELAS V DI SD NEGERI 100109 PANOBASAN LOMBANG
Putri Diani Siregar;
Asmaryadi Asmaryadi;
Sukatno Sukatno
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET-JUNI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i2.305-312
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh wali kelas dalam mengubah perilaku nakal anak di SD Negeri 100109 Panobasan Lombang. Kenakalan siswa sering terjadi di dalam kelas pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Tapi kenakalan siswa siswa tersebut belum tergolong parah karna masih kenakalan kenakalan biasa yang dilakukan. Fenomena di lapangan bahwa wali kelas sudah menjalankan tugasnya dalam mengubah perilaku nakal siswa. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif sering disebut sebagai penelitian naturalistic karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah, disebut juga sebagai metode etnografi. Yang menjadi informan dalam penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Wali Kelas dan Siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah Wali Kelas melakukan strategi dalam mengubah perilaku nakal anak di SD Negeri 100109 Panobasan Lombang dengan memberikan bimbingan dan konseling, arahan, nasehat dan memberikan pembelajaran yang menarik agar siswa tidak fokur bermain. Wali Kelas memiliki peran aktif dalam mengubah perilaku nakal anak di SD Negeri 100109 Panobasan Lombang dengan memberikan bimbingan serta konseling. Di SD Negeri 100109 Panobasan Lombang ada beberapa siswa nakal dan faktor penyebabnya adalah, lingkungan dan teman bermain
PENGARUH LAYANAN INFORMASI DENGAN METODE ANIMASI TERHADAP PEMAHAMAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 PADANG SIDEMPUAN TENTANG PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL
Ridho Lubis;
Sukatno Sukatno;
Nor Mita Ika Saputri
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET-JUNI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i2.235-243
Pelecehan seksual terhadap anak muda adalah masalah serius. Ada yang berbeda di Indonesia dalam beberapa bulan terakhi. Pelecehan seksual terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Berdasarkan informasi yang diberikan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), sejak Januari 2022 hingga saat ini, terdapat 18.054 kasus pelecehan seksual di Indonesia. Di antaranya 2.912 korban laki-laki dan 16.564 korban perempuan. banyak dampak yang terjadi akibat dari pelecehan seksual, diantara nya adalah dampak psikologis, dampak perilaku, dan dampak fisik terhadap korban. Dampak psikologis yang terjadi adalah berkurangnya harga diri, berkurangnya kepercayaan diri, depresi, kecemasan, ketakutan terhadap pemerkosaan, meningkatkan ketakutan terhadap tindakan-tindakan kejahatan lainnya, serta rasa ketidakpercayaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah layanan informasi dengan metode animasi berpengaruh untuk pencegahan pelecehan seksual di SMA Negeri 4 Padang Sidempuan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimen. Sampel dalam penelitian ini 30 siswa yang dibagi menjadi 2 kelompok. Hasil penelitian pada kelompok ekspriemen terdapat perbedaan yg signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil posttest kelompok kontrol yaitu 124,2 sedangkan posttest kelompok eksperimen yaitu 146,2. Berdasarkan data tersebut dapat dilihat bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan umum penelitian ini adalah layanan informasi dengan metode animasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas XI SMA Negeri 4 Padang Sidempuan tentang pencegahan pelecehan seksual.
EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF MANAGEMENT UNTUK MENGURANGI PERILAKU MENYONTEK PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 PADANG SIDEMPUAN
Yoseph Ricardo Pranata;
Sukatno Sukatno;
Nor Mita Ika Saputri
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - MARET-JUNI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i2.244-253
Menyontek adalah perilaku atau perbuatan curang yang dilakukan untuk menghindari gagalnya hasil ujian atau nilai akademik dengan cara yang tidak jujur seperti; melihat hasil jawaban orang lain, menulis catatan kecil di atas meja, telapak tangan, atau sobekan kertas yang tersembunyi, melihat manual, catatan atau media elektronik. Kurangnya Manajemen Pengendalian Diri yang baik menyebabkan meningkatnya perilaku menyontek di kalangan siswa. Penelitian ini dilakukan dikarenakan perilaku menyontek yang sudah menjadi hal wajib bagi sebagian siswa demi mencapai nilai yang memuaskan. Oleh karena itu peneliti berharap setelah diadakan nya penelitian ini yang dilakukan pada siswa kelas XI SMA Negeri 4 Padangsidimpuan menjadi hal positif sehingga mereka dapat menghilangkan perilaku menyontek tersebut. Dari penelitian yang telah dilakukan makan peneliti telah memperoleh data sebagai berikut, berdasarkan pengurangan jumlah dari hasil kelompok eksperimen sebelum mendapat perlakuan (Pretest) adalah 1117 dengan nilai rata-rata 111,7. Jumlah kelompok eksperimen sesudah medapatkan perlakuan (posttest) adalah 945 dengan nilai rata-rata 94,5. Dengan hasil pretest 111,7 dah hasil posttest 94,5 maka kelompok eksperimen mengalami penurunan sebesar 16,2. Maka dari hasil penghitungan terjadi penurunan terhadap perilaku menyontek melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik Self Management pada siswa kelas XI SMA Negeri 4 Padang Sidempuan.
LAYANAN PENEMPATAN DAN PENYALURAN DALAM PENINGKATAN PEMAHAMAN KARIR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 BATANG NATAL
Asmaryadi Asmaryadi;
Sukatno Sukatno;
Anas Munandar Matondang;
Hafizah Nasution
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 3 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i3.477-485
Penelitian ini menekankan keadaan atau gambaran layanan penempatan dan penyaluran dalam peningkatan pemahaman karir yang dilakukan Guru Bimbingan Konseling kepada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Batang Natal. Penelitian bertujuan untuk menggambarkan tentang layanan penempatan dan penyaluran yang dilakukan guru bimbingan dan konseling dalam peningkatan pemahaman karir siswa. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif. Informan penelitian yaitu Guru Bimbingan Konseling, Kepala Sekolah, Guru Kelas dan Siswa. Hasil Penelitian (1) layanan penempatan dan penyaluran yang diberikan pihak sekolah terhadap siswa sudah memadai dan cukup maksimal diberikan pihak  sekolah  kepada  siswa serta  benar  dilaksanakan  dengan menggunakan metode klasikal, individu dan diberikan dengan situasi tertentu, layanan penempatan dan penempatan yang diberikan pihak sekolah kepada siswa, membuat siswa mempunyai wawasan yang luas tentang masa depan, dan membuat siswa menjadi pribadi yang antusias dalam mengejar cita-citanya. (2) Layanan penempatan dan penyaluran dilakukan ketika kelas VII pada semester genap dengan memberikan tes dan non tes tentang karir. Pemahaman karir dilakukan dengan pendekatan kepada siswa dan juga dengan mengikut sertakan siswa dalam kegiatan ekstrakulikuler yang menjunjang pemahaman karir siswa. Kemudian pelayanan yang belum tercapai dan belum optimal tentu perlu dilakukan pembinaan dan pelatihan agar peningkatan pemahaman karir tercapai
PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA NEGERI 7 PADANGSIDEMPUAN
Murni Anti Lubis;
Sukatno Sukatno;
Nurhasanah Pardede
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 3 (2023): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2023.v8i3.453-458
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik, kepribadian,social dan professional guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling di SMA N 7 padangsidempuan. Tujuan penelitian Untuk mengetahui pandangan atau persepsi siswa mengenai guru bimbingan dan konseling di SMA Negeri 7 Padangsidempuan. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. penelitian kualitatif adalah suatu penelitian yang di tujukan untuk mendeksripsikan dan menganalisi fenomena, peristiwa, aktifitas sosial, sikap, kepercayaan, persepi, pemikiran orang seacara individual maupun kelompok.Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang telah peneliti lakukan di SMA Negeri 7 Padangsidempuan bahwa guru BK sangat dibutuhkan disekolah karena bisa membantu siswa yang bermasalah. Dan banyak pandangan yang positif yang telah di berikan oleh siswa untuk guru BK seperti mereka telah menganggap bahwa guru BK dapat membantu siswa untuk mengatasi masalahnya. Dan dengan adanya guru BK mereka semakin bertambahnya wawasan mereka dan juga pengetahuan mereka mengenal hal-hal yang baru dan informasi yang baru. Sebab itu siswa harus di berikan pemahaman yang berkaitan dengan Bimbingan Konseling agar pola pikir siswa terbentuk dengan baik, agar siswa berpersepsi yang baik terhadap guru BK. Dan guru BK bisa menjadi contoh untuk siswanya.Guru Bimbingan Konseling disekolah ini baik, ramah, memberikan motivasi kepada siswa, suka bercanda kepada siswa akan tetapi siswa sebagian menganggap guru BK itu merupakan polisi sekolah yang setiap siswa bermasalah guru BK yang akan mengatasinya.
Peran Pendidikan Dan Bimbingan Konseling Terhadap Pengembangan Dan Validasi Skala Ketahanan Karir
Mudafiatun Isriyah;
Yanti Nurhayati;
Addahri Hafidz Awlawi;
Sukatno Sukatno;
Farida Isroani
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 6 No 1 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32923/kjmp.v6i1.3553
This study aims to develop and validate a career resilience scale to measure the level of career resilience in adult workers. The study was conducted through quantitative research methods involving 405 adult workers of Mustikatama factory workers in Lumajang, East Java. The developed scale is called CARE-NP (Courage, Adaptability, Resilience, Efficacy, Networking, Proactive) and was validated through content validity, construct validity, and reliability stages. The collected data were analyzed using statistical techniques such as exploratory factor analysis, confirmatory factor analysis, and correlation coefficient. The results showed that the CARE scale met the expected validity and reliability criteria. This study concludes that the CARE scale can be used to measure the level of career resilience in adult workers with good validity and reliability. This study makes an important contribution in expanding the understanding of career resilience and enabling guidance and counseling professionals to provide more effective services in helping individuals build better career resilience.
HUBUNGAN ADIKSI GAME ONLINE DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA REMAJA DI KELURAHAN SIMATORKIS SISOMA
Wendi Ariansyah Rambe;
Sukatno Sukatno;
Nor Mita Ika Saputri
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9, No 2 (2024): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/ristekdik.2024.v9i2.318-325
Kata kecanduan sebagian besar di gunakan dalam kata klinis dan di haluskan dengan kata berlebihan, konsep kecanduan dapat di terapkan pada berbagai perilaku, seperti mengkonsumsi alkohol, heroin, tembakau, dan memainkan game secara berlebihan. pengertian dari game online ini jenis video game yang bisa dimainkan dengan perangkat yang terhubung dengan internet, Game online digunakan untuk sebagai hiburan yang menyenangkan, kegiatan bermain game, kini telah menjadi bagian dari rutinitas remaja dalam mengisi waktu luang mereka, namun terkadang para remaja lupa akan waktu yang telah mereka habiskan hanya untuk bermain game online hal ini dapat menyebabkan perilaku yang menunjukkan ketidak pedulian terhadap resiko negatif yang mungkin dihadapi oleh para remaja, penelitian ini menggnakan metode korelasional dengan menggunakan metode kuantitatif non-eksperimen, populasi dalam penelitian ini yaitu remaja Kelurahan Simatorkis Sisoma dengan jumlah sampel sebanyak 32 remaja. yang di pilih berdasarkan pourposive Sampling. Variabel-variabel penelitian di ukur menggunakan skala adiksi game online sebanyak 50 butir jawaban dan skala penyesuaian diri sebanyak 50 butir jawaban.hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara Adiksi Game Online dengan Penyesuaian diri pada remaja di kelurahan Simatorkis sisoma. Di peroleh dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment yang menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif sangat signifikan antara adiksi game online dengan penyesuaian diri remaja di tunjukkan dengan nilai p= 0.432 (p<0.05).berdasarkan perhitungan tersebut dapat disimpulkan Bahwa terdapat hubungan antara variabel X terhadap variabel Y sangat signifikan antara adiksi game online dengan penyesuiain diri remaja. Hal ini menunjukkan bahwa semakin positif tingkat pencapaian adiksi game online, maka semakin tinggi tingkat pencapaina penyesuaian diri remaja