Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Menuju Kinerja Optimal: Mengatasi Tantangan Cyberloafing dengan Komitmen Organisasi dan Disiplin Kerja yang Kuat. Imam Sucipto; Dadang Heri Kusumah
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 6 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i6.3939

Abstract

Di era digital yang terus berkembang, fenomena cyberloafing - perilaku menghabiskan waktu kerja untuk aktivitas online yang bukan pekerjaan - telah menjadi tantangan serius yang dihadapi oleh organisasi di seluruh dunia. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana komitmen organisasi dan disiplin kerja dapat digunakan sebagai instrumen strategis untuk menangkal dampak negatif cyberloafing terhadap kinerja karyawan. Melalui pendekatan kuantitatif, kami mengumpulkan data dari 40 karyawan di berbagai sektor industri, dan menganalisisnya dengan menggunakan metode statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara cyberloafing dan kinerja karyawan, sedangkan komitmen organisasi dan disiplin kerja bertindak sebagai variabel moderator yang memperkuat dampak positif terhadap kinerja karyawan. Artikel ini membahas implikasi dari temuan ini untuk manajemen sumber daya manusia dan praktik pengembangan, dan memberikan rekomendasi tentang bagaimana organisasi dapat membangun komitmen dan disiplin kerja yang kuat sebagai strategi pencegahan terhadap perilaku cyberloafing. Dengan mempromosikan budaya kerja yang positif dan produktif, organisasi dapat melangkah lebih jauh untuk mencapai kinerja yang optimal. Dan variabel cyberloafing secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT Wahyu Orka Teknologi.
PEMBERIAN MOTIVASI PENINGKATAN PRESTASI SISWA SMK ARMANIYYAH Imam Sucipto; Nenda; Dadang Heri Kusumah; Ahmad Gunawan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 1 (2023): MEI 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu para siswa dalam pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan sehingga bisa meningkatkan minat belajar siswa untuk terus mendalami pembelajaran. Selain itu pengabdian ini memberikan motivasi belajar kepada siswa dan motivasi setelah lulus terkait masa depan yang akan mereka hadapi setelah lulus nanti. Kurangnya pengetahuan para siswa tentang rencana kedepan membuat banyak siswa yang justru menjadi pengangguran. Pendidikan mengandung proses belajar dan pembelajaran. Sederhananya, belajar merupakan proses perubahan tingkah laku, pemahaman dan memanusiakan manusia. Suatu hal yang amat penting dalam belajar ialah adanya motivasi. Motivasi dan belajar tidak dapat dipisahkan. Motivasi merupakan daya pendorong. Rendahnya motivasi dalam belajar akan menyebabkan sulitnya peserta didik dalam mencapai kesuksesan dalam belajar. Pemberian motivasi dalam belajar sebagai bentuk aplikasi dari teori belajar, yaitu: 1) menjelaskan tujuan kepada peserta didik, 2) membangkitkan minat belajar peserta didik, 3) memberikan angka/penilaian, 4) memberikan hadiah dan pujian, 5) memberikan hukuman, 6) menciptakan persaingan dan kerjasama.
Conditional Process Analysis of the Correlation Between Achievement Motivation and Performance Ahmad Gunawan; Dadang Heri Kusumah
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i4.2263

Abstract

The purpose of this study. To explore the relationship between achievement motivation and job performance, this study investigated the impact of different personality traits on job performance among employees. Method. This cross-sectional study is being conducted in 2023. The types of data collected include achievement motivation, job performance, organizational commitment, personality traits, and other demographic variables. To assess and compare demographic data, independent t-tests and ANOVA are applied. Next, the Pearson correlation coefficient is used to evaluate correlations among variables. Moderated mediation analyses were conducted to examine the correlation between job performance, achievement motivation, organizational commitment, neuroticism, extraversion, openness, agreeableness, and conscientiousness. Result. Achievement motivation directly affects job performance and organizational commitment partly mediates the direct effects of achievement motivation on job performance. In addition, our findings suggest that agreeableness and conscientiousness moderate the strength of the relationship between achievement motivation and work performance mediated by organizational commitment. Conclusion. We propose that hospital managers should pay attention to the personal growth of physicians and increase their organizational commitment through the creation of a positive work climate and training for career planning and education. In addition, managers must identify the conscientiousness and agreeableness of individuals and increase their responsibilities directed at improving organizational performance.
Pengaruh Kepribadian Proaktif Dan Panggilan Karir Pada Kinerja: Model Mediasi Yang Dimoderasi Berdasarkan Job Crafting Dadang Heri Kusumah; Imam Sucipto
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i4.2265

Abstract

Tujuan dari penelitian ini, yang didasarkan pada teori penentuan nasib sendiri, adalah untuk menyoroti peran penting dari job crafting sebagai perilaku proaktif individu, menunjukkan peran pendukung dari keterikatan organisasi sebagai faktor lingkungan eksternal, dan mengklarifikasi mekanisme internal dari dampak dari kepribadian proaktif dan panggilan karir pada kinerja pekerjaan dari perspektif sifat kepribadian dan motivasi intrinsik. Untuk memeriksa prediksi ini, kami mensurvei 95 pekerja dan menggunakan analisis regresi hierarkis dan analisis rute berbasis bootstrap. Temuan mengungkapkan bahwa kepribadian proaktif karyawan dan rasa panggilan profesional mereka memiliki manfaat yang baik pada kinerja mereka di tempat kerja, dengan job crafting berfungsi sebagai mediator penuh di kedua jalur tersebut, meskipun dengan hasil mediasi yang sangat berbeda. Luasnya efek mediasi ini dipengaruhi oleh tingkat keterikatan organisasi karyawan. Karyawan dan pemberi kerja sama-sama dapat menggunakan informasi yang diperoleh dari penelitian ini sebagai batu loncatan untuk meningkatkan produktivitas mereka di tempat kerja. Sangat penting bagi bisnis untuk menangani perilaku "menciptakan pekerjaan" dan menumbuhkan lingkungan yang mendorong mereka. Baik faktor kepribadian dan dorongan intrinsik diperiksa dalam penelitian ini untuk peran potensial mereka dalam menentukan hasil karir. Gagasan penentuan nasib sendiri didukung oleh verifikasi model tentang pentingnya motivasi intrinsik dan perilaku mandiri. Penelitian melampaui teori karir saat ini dengan menyoroti dampak kritis inisiatif subyektif karyawan, sedangkan teori sebelumnya terutama berfokus pada peran organisasi.
Membangun Ekonomi Hijau Berbasis UMKM: Peran Mediasi Inovasi Bisnis dalam Implementasi Artificial Intelligence dan Green Technology Dadang Heri Kusumah; Ahmad Gunawan; Widiyanti Widiyanti; Marcellawati Cecar
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10183

Abstract

Low operational efficiency and high environmental impact are the main challenges for MSMEs in Indonesia, especially in West Java. The lack of adoption of Artificial Intelligence (AI) and Green Technology exacerbates this condition, even though MSMEs contribute more than 60% to the national GDP and are the largest absorbers of labor. This research aims to examine the role of business innovation as a mediating variable in optimizing AI and Green Technology to improve the sustainability of the green economy in MSMEs. The quantitative approach was used through a survey with a questionnaire to 400 MSME actors in several regions of West Java, including Bekasi, Bandung, and Cirebon. The sampling techniques applied are proportional area random sampling and purposive sampling. The data was analyzed using the Structural Equation Modelling (SEM) method using SmartPLS 3.0 to test the relationships between variables. The results of the research are expected to make a theoretical and practical contribution in accelerating the transformation of MSMEs towards a technology-based green economy, as well as being a reference for stakeholders in formulating sustainable MSME development strategies.
Unpacking the AI Black Box in HRM: A Serial Mediation Model of Algorithmic Fairness, Trust, and AI Readiness with AI Anxiety as a Functional Predictor Tri Wahyu Wirjawan; Dadang Heri Kusumah; Rifka Sarah; Irma Rohmatul Manan
Fundamental and Applied Management Journal Vol. 4 No. 2 (2026): June
Publisher : Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/famj.v4i2.793

Abstract

This study unpacks the “black box” phenomenon of artificial intelligence (AI) in Human Resource Management (HRM) by examining the dual structural mechanisms of algorithmic fairness and AI anxiety in shaping employees’ adaptive performance within the Ability-Motivation-Opportunity (AMO) framework. Using a quantitative explanatory design, primary data were collected from 285 full-time professionals in the Indonesian e-commerce industry through purposive sampling and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The findings reveal a significant full serial mediation mechanism in which algorithmic fairness influences adaptive performance entirely through trust in AI and AI readiness. Although fairness strengthens trust in AI, trust alone does not directly enhance adaptive performance; instead, it functions as a cognitive precursor that fosters AI readiness, which subsequently drives adaptive performance. Contrary to conventional assumptions that technological anxiety weakens performance, AI anxiety has a positive direct effect on adaptive performance, suggesting a proactive defensive coping mechanism among employees facing technological disruption and job insecurity. These findings imply that organizations should move beyond merely auditing algorithmic fairness and focus on developing employees’ cognitive readiness for AI adoption through transparent systems and targeted literacy programs that transform anxiety into proactive digital competence. This study contributes to algorithmic management literature by showing that AI readiness, rather than emotional trust alone, is the key functional link in the AI-HRM interface. However, the study is limited by its cross-sectional design, high R-squared values, and focus on a single industry
Sustainable HRM Practices and Employee Pro-Environmental Behavior: The Mediating Role of Environmental Commitment and the Moderating Role of Green Leadership Dadang Heri Kusumah; Tri Wahyu Wirjawan; Dheni Eka Mahendra; Irma Rohmatul Manan
Fundamental and Applied Management Journal Vol. 4 No. 2 (2026): June
Publisher : Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/famj.v4i2.800

Abstract

The increasing global emphasis on environmental sustainability and Environmental, Social, and Governance (ESG) practices has encouraged organizations to integrate sustainability principles into human resource management. In the manufacturing sector, employee participation is essential for achieving sustainability goals. However, the mechanisms through which Sustainable Human Resource Management (Sustainable HRM) Practices influence Employee Pro-Environmental Behavior remain insufficiently explored in emerging economy contexts. Therefore, this study examines the effect of Sustainable HRM Practices on Employee Pro-Environmental Behavior by investigating the mediating role of Environmental Commitment and the moderating role of Green Leadership. This quantitative explanatory study employed a cross-sectional survey approach. Data were collected from 150 employees of manufacturing companies using purposive sampling and analyzed through Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS. The structural model showed strong explanatory power, with R² values of 0.716 for Environmental Commitment and 0.719 for Employee Pro-Environmental Behavior. The results indicate that Sustainable HRM Practices significantly enhance Environmental Commitment (beta = 0.487) and Employee Pro-Environmental Behavior (beta = 0.422). However, Environmental Commitment had a statistically non-significant direct effect on Employee Pro-Environmental Behavior (beta = 0.135, p > 0.05), suggesting that psychological commitment alone may be insufficient to drive actual behavior without direct leadership intervention. Furthermore, Green Leadership marginally strengthened the relationship between Sustainable HRM Practices and Environmental Commitment (beta = 0.128, p = 0.052), indicating a boundary condition in attitude formation. This study contributes to sustainable HRM literature by emphasizing the need to couple formal HRM practices with strong green leadership, although findings should be interpreted cautiously due to the cross-sectional design and single-industry focus.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL UMKM MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL Irma Rohmatul Manan; Ahmad Gunawan; Imam Sucipto; Dadang Heri Kusumah; Tri Wahyu Wirjawan
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong terjadinya transformasi digital di berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Meskipun transformasi digital menawarkan berbagai peluang, keterbatasan literasi digital masih menjadi kendala utama bagi pelaku UMKM dalam mengadopsi teknologi secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan pemanfaatan teknologi informasi pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman literasi digital, pemanfaatan media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran, serta penggunaan aplikasi digital sederhana untuk pengelolaan usaha. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan daya saing, keberlanjutan, dan adaptabilitas UMKM di era digital.
Membangun Ekonomi Hijau Berbasis UMKM: Peran Mediasi Inovasi Bisnis dalam Implementasi Artificial Intelligence dan Green Technology Dadang Heri Kusumah; Ahmad Gunawan; Widiyanti Widiyanti; Marcellawati Cecar
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10183

Abstract

Low operational efficiency and high environmental impact are the main challenges for MSMEs in Indonesia, especially in West Java. The lack of adoption of Artificial Intelligence (AI) and Green Technology exacerbates this condition, even though MSMEs contribute more than 60% to the national GDP and are the largest absorbers of labor. This research aims to examine the role of business innovation as a mediating variable in optimizing AI and Green Technology to improve the sustainability of the green economy in MSMEs. The quantitative approach was used through a survey with a questionnaire to 400 MSME actors in several regions of West Java, including Bekasi, Bandung, and Cirebon. The sampling techniques applied are proportional area random sampling and purposive sampling. The data was analyzed using the Structural Equation Modelling (SEM) method using SmartPLS 3.0 to test the relationships between variables. The results of the research are expected to make a theoretical and practical contribution in accelerating the transformation of MSMEs towards a technology-based green economy, as well as being a reference for stakeholders in formulating sustainable MSME development strategies.
Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif dan Storytelling Destinasi Wisata Bagi Pemuda Lokal di Geopark Ciletuh Ahmad Gunawan; Dadang Heri Kusumah; Tri Wahyu Wirjawan; Imam Sucipto; Irma Rohmatul Manan
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Geopark Ciletuh memiliki potensi ekoturisme yang besar, namun promosi digitalnya belum terintegrasi dengan baik akibat keterbatasan keterampilan pemuda lokal dalam pembuatan konten dan pengemasan narasi (storytelling). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemuda lokal yang tergabung dalam Pokdarwis dan Karang Taruna di kawasan Geopark Ciletuh dalam memproduksi media promosi digital yang menarik dan informatif. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, pembekalan teori (storytelling, mobile photography, dan videography), praktik lapangan (shooting dan mobile editing), serta pendampingan pembuatan konten. Subjek kegiatan terdiri dari 50 orang pemuda lokal. Evaluasi program dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test serta penilaian produk media yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta secara signifikan sebesar 76,6%, dari nilai rata-rata pre-test sebesar 48,3 menjadi 85,3 pada post-test. Selain itu, kegiatan ini berhasil menghasilkan 5 video pendek (Reels/TikTok) berbasis storytelling geodiversitas dan 10 foto karusel yang siap dipublikasikan di media sosial. Pelatihan ini terbukti efektif mendorong peran aktif pemuda lokal sebagai digital local champions dalam mempromosikan destinasi Geopark Ciletuh secara mandiri dan berkelanjutan.