Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA DI KABUPATEN MAJENE Wahdaniyah wahdaniyah; Nurpatwa Wilda Ningsi2; Diesna Sari Diesna Sari
Bina Generasi : Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Bina Generasi : Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES BINA GENERASI POLEWALI MANDAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.14 KB) | DOI: 10.35907/bgjk.v13i2.233

Abstract

Stunting is a condition of failure to thrive in children under five (infants under five years old) due to chronic malnutrition so children are too short for their age. Stunting is one of the three global nutritional problems that is still became big responsibility for Indonesian government at this time to be resolved. Stunting in children under two has a higher risk when compared to other age groups because it will have a permanent impact on children's physical and cognitive development in the future. Poor household environmental sanitation conditions generally cause stunting prevalence to increase. The purpose of this study was to determine the relationship between environmental sanitation and the incidence of stunting in children under two in Pangali-Ali Village, Majene, West Sulawesi. This research is analytical research with observational approach by using a case-control design approach. The results showed that environmental sanitation was a risk factor for stunting where households with poor environmental sanitation were 2.94 times more at risk of stunting than those with good environmental sanitation (OR = 2.949, p = 0.022). The conclusion of this study reveals that there is a significant relationship between environmental sanitation and the incidence of stunting in children under two in Majene district
Fatty Acid Composition and Effect of Repeated Use on the Quality of Traditional Mandar Cooking Oil Fauziah Fauziah; Diesna Sari; Rahmaniah Rahmaniah; Dewi Rahmayani
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 5 No. 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Agustus 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v5i2.428

Abstract

Traditional coconut oil of mandar is oil extracted from coconut flesh through a heating process. Repeated use of cooking oil has the potential to reduce the oil’s quality, characterized by an increase in free fatty acid levels. The study aimed to analyze the fatty acid composition and the effect of repeated use on the quality of traditional coconut oil from mandar. This study was an experimental design with a completely randomized design (CRD). The frying technique used was deep fat frying with a total of 9 liters of oil. The product being fried was kepok banana, with a total weight of 9 kg, fried at 180°C for 10 minutes in each cycle. There was a 5-minute interval between frying cycles, and a total of 9 cycles were performed on the same day. The parameters analyzed in this research were free fatty acid content and fatty acid profile of traditional coconut oil of Mandar. The results showed that the fatty acid profile was dominated by saturated fatty acids (76,49%) and a small portion of unsaturated fatty acids (0,59%). The level of ALB in traditional coconut oil of mandar did not exhibit significant differences (p>0,05) from the initial use up to the 9th repetition. Thus, traditional coconut oil from Mandar remains suitable for frying purposes for up to 9 cycles.
Pengaruh Penyuluhan Gizi Terhadap Pengetahuan Anemia Dan Kekurangan Energi Kronik Siswi Madrasah Tsanawiyah Darul Hikmah Poniang: The Effect Of Nutritional Education On Knowledge Of Anemia And Chronic Energy Deficiency Of Students At Islamic Junior High School Darul Hikmah Poniang Diesna Sari; Ummu Kalsum; Muhammad Hosni Mubarak
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 3 No. 1 (2022): Agustus 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v3i1.3311

Abstract

ABSTRAK Latar  Belakang: Masalah gizi yang rentan terjadi pada kelompok remaja adalah anemia dan KEK. Pengetahuan seseorang akan sangat berpengaruh terhadap sikap dan perilaku dalam pemilihan makanan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian penyuluhan terhadap pengetahuan anemia dan kekurangan energi kronik (KEK) pada Siswi MTS Darul Hikmah Poniang. Metode: Jenis penelitian adalah quasi eksperimental dengan desain one group pre-post test. Populasi penelitian yaitu seluruh siswi di Mts Darul Hikmah Poniang. Penentuan sampel menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak dengan  kriteria  inklusi  yaitu  remaja  putri  berumur  12-17  tahun,  sudah menstruasi,  dan  bersedia menjadi  subjek   penelitian  dengan  menandatangani informed  consent berjumlah sebanyak 34 orang siswi. Data pengetahuan dikumpulkan dengan membagikan lembar kuesioner yang telah disediakan. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Terjadi peningkatan persentase jumlah anak yang memiliki kategori tingkat pengetahuan yang cukup terkait anemia yakni dari 23,53 % menjadi 50%, begitupun pada katergori tingkat pengetahuan yang cukup terkait KEK yakni dari 26,47% menjadi 55,89 %. Hasil uji menunjukkan ada perbedaan bermakna secara statistic dengan menggunakan uji Wilcoxon yaitu (p<0,05) antara kedua variable yakni hasil pengetahuan tentang anemia dan KEK yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa penyuluhan gizi. Nilai P pada analisis uji pada pengetahuan anemia menunjukkan angka p = 0,026. Dan Nilai P pada tabel analisis uji pengetahuan KEK menunjukkan angka p = 0,001. Kesimpulan: Ada pengaruh perbedaan hasil pengetahuan tentang anemia dan KEK yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa penyuluhan gizi pada remaja putri
Gambaran Body Image Remaja Putri pada Usia 13-17 Tahun: Body Image Description in 13- 17 years old Female Adolescence Anisa Dwirizky Abdullah; Diesna Sari; Muhammad Hosni Mubarak
Svasta Harena: Jurnal Ilmiah Gizi Vol. 3 No. 1 (2022): Agustus 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shjig.v3i1.3312

Abstract

Masa remaja merupakan masa dimana terjadi perkembangan fisik, emosional dan kognitif atau pemikiran. Remaja akan melakukan penilaian terhadap perubahan atau perkembangan fisik berdasarkan pemikirannnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran body image pada remaja putri usia 13 – 17 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri siswa MTS DDI Lapeo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, usia 13 – 17 tahun dengan besar sampel 52 orang. Kuesioner yang digunakan untuk mengetahui body image diadaptasi dari Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire-Appearance Scales (MBSRQ-AS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 61,5% remaja putri yang bersekolah di MTs DDI Lapeo memiliki body image yang rendah (negatif). Hal ini dapat dipengaruhi oleh usia responden yang masih remaja, dan indeks massa tubuh yang mempengaruhi persepsi dan tingkat kepercayaan diri dari responden. Berdasarkan hasil tersebut perlu adanya edukasi dan pemberian informasi kepada siswa khusnya remaja putri agar dapat meningkatkan persepsi positip remaja yang masih kurang terhadap penerimaan diri yang dilihat drai body image.
Uji Kadar Senyawa Flavonoid Dan Antioksidan Ekstrak Etanol Selada Air (Nasturtium Officinale R.Br) Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis Dewi Rahmayani; Diesna Sari; Fauziah
Nutrition Science and Health Research Vol 1 No 2 (2023): Nutrition Science and Health Research
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/nutrition.v1i2.2296

Abstract

Selada air (Nasturtium Officinale R.Br) are widely found in Indonesia and have potential as antioxidants. The purpose of this study was to analyze the levels of flavonoids and antioxidant activity of Selada air extract. Selada air were extracted by maceration method with 70% ethanol as solvent. The flavonoid content of the extract was measured by the UV-Vis Spectrophotometry method, while the antioxidant activity of the extract was determined by the DPPH method. The results of this study indicate that the ethanol extract of the Selad air has a flavonoid content of 13,9 mgQE/g extract and the antioxidant activity of the compound obtained an IC50 value of 102,26 ppm with a moderate antioxidant category. Keywords: Antioxidant; DPPH, Flavonoids: Nasturtutium Officinale R.Br
Analisis Kandungan Gizi dan Daya Terima Cookies Ubi Jalar Kuning (Ipomea Batatas L) dengan Tambahan Tepung Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) pada Siswa SDN 23 Kendari Riska Mayangsari; Emi Febrianti; Habib Ihsan; Ummu Kalsum; Diesna Sari
MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 22, No 6 (2023): MKMI
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkmi.22.6.381-385

Abstract

Latar belakang: Permasalahan gizi pada anak sekolah dasar di Indonesia masih banyak ditemukan dan tergolong masih cukup tinggi, karena kebutuhan zat gizi pada anak yang meningkat untuk pertumbuhan dan perkembangnya agar optimal.  Dalam rangka pemenuhan kebutuhan gizi anak maka penting halnya pemberian makanan tambahan sehingga dapat mengatasi permasalahan gizi tersebut. Diperlukan salah satu alternatif makanan tambahan yang dapat diberikan, salah satunya dapat berbentuk cookies. Cookies atau kue kering merupakan salah satu jenis makanan ringan yang digemari semua kelompok umur baik di perkotaan maupun di pedesaan. Pemanfaatan pangan lokal dalam pembuatan cookies seperti ubi jalar dan ikan tongkol ini ini diharapkan bisa menambah nilai gizi bagi camilan sehat untuk anak sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan gizi dan daya terima tepung ubi jalar kuning dan tepung ikan Tongkol terhadap kualitas cookies.Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen dengan 1 taraf perlakuan. Populasi dalam penelitian ini yaitu 18 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampel. Data diperoleh menggunakan lembar questioner. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon (α ≤ 0,05).Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sample R1 merupakan perlakuan yang paling disukai anak. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan daya terima pada karakteristik aroma (p = 0,046), tekstur (p = 0,046) dan rasa (p = 0,034), namun tidak berbeda pada karakteristik warna (p = 0,083). Berdasarkan analisis kandungan gizi, cookies R1 merupakan cookies dengan nilai kandungan gizi paling baik yaitu mengandung protein 15,257%, lemak 54,7%, dan B-karoten 14,235%.Simpulan: Cookies R1 merupakan cookies yang paling disukai anak dari aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur, serta memiliki persentase kandungan protein, lemak dan B-karoten yang lebih tinggi.Kata kunci: cookies; daya terima; ikan tongkol; ubi jalar kuning Title: Nutritional Analysis and Acceptability of Yellow Sweet Potato (Ipomea Batatas L) Cookies with The Addition of Mackarel (Euthynnus Affinis) Flour in Students of SDN 23 KendariBackground: Nutritional problems in elementary school children in Indonesia are still common and are considered quite high because children's nutritional needs are increasing for optimal growth and development. To fulfill children's nutritional needs, it is important to provide additional food so that they can overcome these nutritional problems. Additional alternative food is needed that can be provided, one of which can be in the form of cookies. Cookies or pastries are a type of snack that is popular with all age groups, both in urban and rural areas. It is hoped that the use of local food in making cookies such as sweet potatoes and tuna can add nutritional value to healthy snacks for school children. This research was to determine the nutritional content and acceptability of yellow sweet potato flour and tuna fish flour on the quality of cookies.Method: This research design uses a pre-experimental design with 1 treatment level. The population in this study was 18 students with a sampling technique using the total sample. Data was obtained using a questionnaire sheet. Statistical analysis used the Wilcoxon test (α ≤ 0.05).Results: The results of the study showed that sample R1 was the treatment that children liked most. The results of statistical analysis showed that there were differences in acceptability in aroma characteristics (p = 0.046), texture (p = 0.046), and taste (p = 0.034), but no differences in color characteristics (p = 0.083). Based on the nutritional content analysis, R1 cookies are the cookies with the best nutritional value, namely containing 15.257% protein, 54.7% fat, and 14.235% B-carotene.Conclusion: R1 cookies are the cookies that children like most in terms of color, aroma, taste, and texture, and have a higher percentage of protein, fat, and B-carotene content.Keywords: cookies; acceptability; tuna; yellow sweet potato
Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Siswi Mts Ddi Lapeo Terhadap Anemia: Overview of Knowledge and Attitude of Mts Ddi Lapeo Students towards Anemia Sari, Diesna; Abdullah, Anisa Dwirizky; Mubarak, )Muhammad Hosni; Rahmayani , Dewi; Irfan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Svasta Harena Vol. 2 No. 2 (2023): Februari 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpmsh.v2i2.2244

Abstract

Anemia adalah masalah kesehatan masyarakat yang tersebar luas dan umum yang didefinisikan dengan penurunan jumlah sel darah merah dalam sirkulasi atau tingkat hemoglobin di bawah normal. Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia dengan prevalensi risiko anemia sepuluh kali lebih besar dibandingkan remaja putra. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia di MTs DDI Lapeo Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar disertai dengan pembagian tablet tambah darah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan jumlah sampel sebanyak 40. Media yang digunakan adalah kuesioner, leaflet serta Tablet Tambah Darah. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa siswi yang memiliki pengetahuan kategori baik yaitu 10%, siswi yang memiliki pengetahuan kategori cukup yaitu 50% dan siswi yang memiliki pengetahuan kategori kurang baik yaitu 40% dan hasil yang diperoleh berdasarkan sikap siswi yang memiliki sikap kategori baik yaitu 92,5%, siswi yang memiliki sikap kategori cukup yaitu 5% dan siswi yang memiliki sikap kategori kurang baik yaitu 2,5%. Melalui kegitan ini, diharapkan adanya kerjasama dengan pihak sekolah untuk aktif dalam memberikan penyuluhan mengenai anemia gizi dan tindakan pencegahannya.
Pemberdayaan Ibu Balita Melalui Pelatihan Pemberian Makan Bayi Dan Anak (PMBA) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Diesna Sari; Ummu Kalsum; Nurpatwa Wilda Ningsih; Nurul Annisa; Andi Sri Rahayu Kasma
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v7i2.2505

Abstract

Ibu sebagai pengasuh utama pada balita memiliki peran penting dalam proses tumbuh kembang anak, sehingga pengasuhan ibu seperti Pemberian Makan pada Bayi dan Anak (PMBA) menjadi kunci penting dalam pencegahan masalah gizi dan kesehatan, seperti masalah stunting. Ibu yang memiliki pengetahuan gizi akan memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sehingga bisa mengoptimalkan proses tumbuh kembang pada anak. Sehingga tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu terkait PMBA. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah edukasi dan demonstrasi pembuatan MP-ASI dengan media leaflet. Hasil yang diperoleh adalah adanya peningkatan rata-rata pengetahuan ibu sebelum dan setelah diberikan edukasi dan demonstrasi. Secara stastik, ditunjukkan bahwa ada perubahan yang signifikan pengetahuan ibu sebelum dan setelah diberikan edukasi dan demonstrasi.
Edukasi dan Pelatihan Pemberian Makan Bayi dan Anak dari Bahan Lokal bagi Ibu Balita dan Ibu Hamil Aryanti, Novi; Sari, Diesna; Kalsum, Ummu
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i2.1319

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang prevalensinya cukup tinggi di Provinsi Sulawesi Barat, dimana Sulawesi Barat adalah peringkat kedua kejadian stunting di Indonesia. Stunting merupakan suatu gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak akibat defisiensi nutrisi yang kronik. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting pada anak, salah satunya adalah praktik pemberian makan yang tidak tepat. Pengetahuan serta keterampilan ibu yang baik dalam praktik pemberian makan dapat mendukung tumbuh kembang serta perbaikan gizi pada anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan ibu hamil dan ibu balita dalam praktik pemberian makan anak. Peningkatan pengetahuan ibu dilaksanakan melalui edukasi mengenai PMBA dan peningkatan keterampilan ibu dilakukan melalui kegiatan pelatihan pembuatan MPASI, utamanya adalah pengenalan tekstur makanan yang tepat sesuai usia anak. Metode yang digunakan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang didapat terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang pemberian makan pada bayi dan anak dan peningkatan keterampilan ibu bagaimana pembuatan MPASI menggunakan bahan lokal.
Pengaruh Penyuluhan Gizi terhadap Pengetahuan Remaja Putri siswi di MTs DDI Lapeo Tentang Anemia di Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Sari, Diesna
Nutrition Science and Health Research Vol 2 No 1 (2023): Nutrition Science and Health Research
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/nutrition.v2i1.2815

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang banyak terjadi dan tersebar di seluruh dunia, baik di negara berkembang maupun negara miskin. Remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia. Remaja putri memiliki resiko sepuluh kali lebih besar untuk menderita anemia dibandingkan remaja putra. Salah satu faktor terjadinya anemia gizi besi yaitu asupan dan serapan zat besi yang tidak adekuat, dikarenakan kebiasaan mengkonsumsi makanan yang dapat mengganggu penyerapan zat besi. Pengetahuan seseorang akan sangat berpengaruh terhadap sikap dan perilaku dalam pemilihan makanan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian penyuluhan gizi terhadap pengetahuan remaja putri tentang anemia di MTs DDI Lapeo Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dimana bentuk desain yang dipakai adalah one group pre-test dan post-test dengan jumlah sampel sebanyak 62 orang. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil pengetahuan tentang anemia yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi berupa penyuluhan gizi p(<0,05).