Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Efek pemberian susu protein tinggi dan tingkat kepatuhan terhadap kenaikan berat badan badan dan status gizi anak usia 15-17 tahun Fauziah Fauziah; Clara Meliyanti Kusharto; Budi Setiawan
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 7, No 1 (2022): May
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v7i1.532

Abstract

High-protein milk is a nutrient-dense food with potential bioactive compounds that are thought to affect intake quality to weight gain and improvement of nutritional status. The study aimed to analyze the effect of high protein milk intervention on energy and macronutrient intake, weight gain, nutritional status, and the relationship between the level of product consumption compliance with weight gain and nutritional status. This study is a Randomized Control Trial (RCT). Subjects were divided into two groups: the treatment group (high protein milk and nutrition education intervention) and the control group (nutrition education intervention). The results showed a significant increase in energy and protein intake in the treatment group (p> 0,05) compared to the control group. The weight of the treatment group increased significantly (p=0,008; 3,93±2,78kg) compared to the control group. The BMI of the treatment group increased significantly after 90 days of intervention (p= 0,000; 0,74±0.54kg/m2). The level of compliance of the subjects included in the high category (>70%). Still, there was no correlation between the level of adherence to high milk consumption with weight gain and subject status. In conclusion, high protein milk can increase energy and protein intake, affecting weight gain and improvement in children aged 15-17 years.
Fatty Acid Composition and Effect of Repeated Use on the Quality of Traditional Mandar Cooking Oil Fauziah Fauziah; Diesna Sari; Rahmaniah Rahmaniah; Dewi Rahmayani
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 5 No. 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 Agustus 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v5i2.428

Abstract

Traditional coconut oil of mandar is oil extracted from coconut flesh through a heating process. Repeated use of cooking oil has the potential to reduce the oil’s quality, characterized by an increase in free fatty acid levels. The study aimed to analyze the fatty acid composition and the effect of repeated use on the quality of traditional coconut oil from mandar. This study was an experimental design with a completely randomized design (CRD). The frying technique used was deep fat frying with a total of 9 liters of oil. The product being fried was kepok banana, with a total weight of 9 kg, fried at 180°C for 10 minutes in each cycle. There was a 5-minute interval between frying cycles, and a total of 9 cycles were performed on the same day. The parameters analyzed in this research were free fatty acid content and fatty acid profile of traditional coconut oil of Mandar. The results showed that the fatty acid profile was dominated by saturated fatty acids (76,49%) and a small portion of unsaturated fatty acids (0,59%). The level of ALB in traditional coconut oil of mandar did not exhibit significant differences (p>0,05) from the initial use up to the 9th repetition. Thus, traditional coconut oil from Mandar remains suitable for frying purposes for up to 9 cycles.
Uji Kadar Senyawa Flavonoid Dan Antioksidan Ekstrak Etanol Selada Air (Nasturtium Officinale R.Br) Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis Dewi Rahmayani; Diesna Sari; Fauziah
Nutrition Science and Health Research Vol 1 No 2 (2023): Nutrition Science and Health Research
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/nutrition.v1i2.2296

Abstract

Selada air (Nasturtium Officinale R.Br) are widely found in Indonesia and have potential as antioxidants. The purpose of this study was to analyze the levels of flavonoids and antioxidant activity of Selada air extract. Selada air were extracted by maceration method with 70% ethanol as solvent. The flavonoid content of the extract was measured by the UV-Vis Spectrophotometry method, while the antioxidant activity of the extract was determined by the DPPH method. The results of this study indicate that the ethanol extract of the Selad air has a flavonoid content of 13,9 mgQE/g extract and the antioxidant activity of the compound obtained an IC50 value of 102,26 ppm with a moderate antioxidant category. Keywords: Antioxidant; DPPH, Flavonoids: Nasturtutium Officinale R.Br
Demonstrasi dan Peningkatan Keterampilan Ibu dalam Pengolahan Makanan Kudapan Pendamping ASI Berbasis Pangan Lokal Syah, Justiyulfah; Abdullah, Anisa Dwirizky; Fauziah, Fauziah; Rahmaniah, Rahmaniah; Sari, Riska Mayang; Zakiah, Nur
Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Juni 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jagri.v5i1.882

Abstract

Angka stunting Polewali Mandar hingga Tahun 2022 berdasarkan data nasional masih menunjukkan masalah yang cukup tinggi. Desa Nepo kecamatan Wonomulyo merupakan salah satu desa yang berada di, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Indonesia. Alternatif pencegahan dan penanganan stunting ialah dengan perbaikan gizi dengan meningkatkan pengetahuan ibu tentang pengaturan makanan bergizi untuk balita serta pemanfaatan bahan pangan lokal. Tujuan dari pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting melalui peningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengolah ikan tuna sebagai bahan pangan lokal menjadi olahan kudapan pendamping ASI bernilai gizi tinggi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan penyuluhan menggunakan metode ceramah dan diskusi dengan media lembar balik. Kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan pengolahan pangan lokal berbasis ikan tuna menggunakan metode demonstrasi pembuatan kudapan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan meningkatkan keterampilan ibu dalam penggunaan pangan lokal berbasis ikan tuna.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BALOMBONG MELAWAN STUNTING MELALUI PENGOLAHAN MP-ASI BERBASIS PANGAN LOKAL DENGAN INOVASI ANDROID Arifin, Nurhikma; Firgiawan, Wawan; Fauziah, Fauziah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4871-4883

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang mendesak di Indonesia, termasuk di Desa Balombong, Sulawesi Barat, dengan angka prevalensi mencapai 40,6% pada tahun 2022, dua kali lipat dari standar WHO. Penyebab utama stunting di desa ini adalah kurangnya gizi seimbang selama masa pertumbuhan anak serta keterbatasan akses ibu balita terhadap informasi gizi dan cara mengolah makanan pendamping ASI (MP-ASI). Untuk itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ibu balita dalam mengolah MP-ASI berbasis pangan lokal dan memperkenalkan aplikasi SIBAYI sebagai sumber informasi gizi. Pelatihan ini meliputi pengenalan stunting, dampaknya, serta solusi berupa penggunaan MP-ASI yang tepat dan bernutrisi. Demonstrasi pembuatan MP-ASI berbahan lokal, seperti ikan laut, serta pelatihan penggunaan aplikasi SIBAYI dilakukan untuk membantu ibu balita mengakses resep sehat dan informasi gizi anak. Evaluasi awal, proses, dan akhir dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan mengenai stunting, pemanfaatan bahan pangan lokal, serta penggunaan teknologi dalam pengelolaan gizi anak. Meskipun beberapa peserta masih menghadapi tantangan dalam penggunaan aplikasi, pelatihan ini berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan ibu balita dalam menyediakan MP-ASI yang bergizi. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam penurunan angka stunting di Desa Balombong dengan dukungan berkelanjutan dari semua pihak.
Pengaruh Pemberian Kudapan Berbasis Ikan terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri yang Mengalami Anemia Sari, Diesna; Fauziah, Fauziah
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 25, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v25i2.5971

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of fish-based snacks on increasing hemoglobin (Hb) levels in adolescent girls with anemia. The study was conducted using the Quasi Experiment method with a randomized pretest-posttest control group design. The population was all female students with anemia at SMPN 1 Campalagian who were obtained from the results of hemoglobin level examinations using an Hb-meter and were willing to become respondents by filling out informed consent. Sampling was carried out using probability sampling. The treatment group was given fish-based snacks and iron tablets, while the control group was only given iron tablets for 4 weeks each. The research data were analyzed using the Kruskall-Wallis test. The results of the study on the Hb levels of subjects in each group increased significantly, allegedly because both groups received intensive iron tablet intervention from the school, so that both showed improvements in blood hemoglobin levels. The body weight (BW) and nutritional status of the subjects did not show significant differences until the end of the intervention, but based on the difference in changes in body weight (BW) in the treatment group there was a tendency for improvement compared to the control group with weight gain (BW). Providing high protein intake will affect weight gain and can significantly affect the hemoglobin (Hb) levels in the blood of adolescent girls.
Enhacing Maternal Competence In Preventing Stunting Through Local Food-Based Complementary Feeding: A Quasi-Experimental Study In West Sulawesi, Indonesia Evawaty; Harli, Kurnia; Adhisty, Weny Anggraini; Fauziah; Nurwahita; Immawanti
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 11 No 2 (2025): August 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v11i2.2024

Abstract

Stunting remains a major public health concern in Indonesia, particularly among children under five. A key contributing factor is limited maternal competence, including insufficient knowledge of the appropriate age to introduce complementary feeding, poor understanding of dietary variety, and inconsistent feeding practices. This study aimed to evaluate the effectiveness of two educational interventions—cooking demonstrations and emotional demonstrations (emo-demo)—in improving maternal knowledge, attitudes, and practices regarding local food-based complementary feeding. A quasi-experimental study was conducted in Majene Regency, West Sulawesi, involving 184 mothers of children aged 6–24 months. Participants were randomly assigned to either the cooking demonstration group or the emo-demo group. Data were collected at baseline and during three follow-up time points. Maternal competence was assessed using validated indicators covering knowledge, attitude, and behavior. Data analysis employed repeated measures ANOVA, the Friedman test, and Generalized Estimating Equations (GEE). Both interventions significantly improved maternal competence. However, the cooking demonstration group consistently achieved higher mean scores in all post-intervention assessments (p < 0.001). Improved maternal behavior was positively associated with weight-for-age in children, although no significant associations were found with height-for-age or weight-for-height indicators. Contextual, interactive, and hands-on educational approaches such as cooking demonstrations proved more effective in enhancing maternal competence for stunting prevention. Integrating culturally relevant, food-based learning into community health programs offers a promising and sustainable strategy to improve child nutrition, especially in regions rich in local food resources. Moreover, these educational interventions may also be incorporated into health education curricula at various academic levels to strengthen future health professionals’ competencies in nutrition promotion and stunting prevention.
Analisis Potensi Aktivitas Antioksidan Minyak Kelapa Murni (VCO) Dan Minyak Kelapa Tradisional Mandar Terfermentasi Fauziah, Fauziah; Buulolo, Soterida; Kasma, Andi Sri Rahayu; Sari, Diesna
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v10i1.184

Abstract

Minyak kelapa tradisional merupakan produk pangan lokal masyarakat Mandar yang diproduksi secara turun-temurun tanpa pemanasan tinggi, sehingga berpotensi mempertahankan senyawa bioaktif alami yang berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan potensi aktivitas antioksidan VCO-TM dan MTMF. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) melalui pengukuran spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 517 nm untuk menentukan nilai Inhibition Concentration 50 persen (IC??). Analisis dilakukan pada seri konsentrasi 2–10 ppm dengan menggunakan asam askorbat sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTMF memiliki nilai IC?? sebesar 6,22 ppm, diikuti oleh asam askorbat sebesar 10,63 ppm dan VCO-TM sebesar 48,21 ppm, yang seluruhnya termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sangat kuat. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan nilai p = 0,063 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik di antara ketiga sampel. Meskipun demikian, nilai IC?? yang lebih rendah pada MTMF menunjukkan kecenderungan aktivitas antioksidan yang lebih tinggi, sehingga mengindikasikan bahwa proses fermentasi tradisional Mandar berpotensi meningkatkan kandungan senyawa bioaktif pada minyak kelapa dan menghasilkan aktivitas antioksidan yang sangat kuat.
Inovasi Pangan Lokal: Putu Bue Substitusi Kacang Merah sebagai Strategi Gizi Mencegah Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil Indonesia Wahdaniyah; Fauziah; Arfan Nur; Nur Madinah Ismail; Dian Arsita
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2026): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang persisten dan berkaitan dengan dampak buruk terhadap kesehatan ibu dan janin, termasuk meningkatnya risiko berat badan lahir rendah (BBLR) dan stunting. Asupan energi, protein, dan mineral esensial yang tidak mencukupi merupakan faktor utama penyebab kondisi tersebut, sehingga diperlukan inovasi pangan berbasis lokal yang padat gizi, mudah dikonsumsi, serta memiliki daya simpan yang baik. Putu Bue, sebagai produk tradisional yang berbahan dasar kacang hijau dan kacang merah, memiliki potensi sebagai pangan fungsional bagi ibu hamil dengan KEK karena kacang merah kaya akan protein, serat pangan, zat besi, dan antioksidan yang berperan dalam mendukung kebutuhan gizi selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formula inovasi Putu Bue berbasis kacang merah, menganalisis kandungan gizinya, serta mengevaluasi daya terima konsumen guna menentukan formula terbaik dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil dengan KEK. Penelitian menggunakan desain eksperimental yang meliputi pengembangan beberapa formula dengan tingkat substitusi kacang merah yang berbeda, uji organoleptik terhadap atribut warna, aroma, rasa, tekstur, mouthfeel, aftertaste, dan daya terima keseluruhan, analisis kandungan gizi melalui uji laboratorium, serta penentuan formula terbaik menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE). Analisis kandungan gizi dilakukan secara duplo di Laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech (SIG) Surabaya. Analisis statistik dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics dengan uji Kruskal–Wallis dan uji lanjut (post-hoc) Dunn-Bonferroni pada α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula kontrol (F0) memperoleh skor organoleptik tertinggi; namun formula F1 dan F2 juga dapat diterima dengan baik dan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0,05). Substitusi kacang merah terbukti meningkatkan kandungan zat besi dan kalsium, dengan formula F2 menunjukkan profil gizi yang paling seimbang, yaitu energi sebesar 365,71 kkal/100 g, protein 12,05 g, zat besi 3,90 mg, dan kalsium 33,40 g. Dengan demikian, formula F2 ditetapkan sebagai formula optimal karena memiliki daya terima yang baik serta nilai gizi yang lebih tinggi, sehingga berpotensi sebagai pangan fungsional dalam mendukung pencegahan KEK dan anemia pada ibu hamil karena mengandung zat besi dan kalsium yang relatif tinggi.