Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Penyuluhan terkait Stunting dan 1000 HPK pada Masyarakat Firdaus, Firdaus; Panggeleng, Andi Mifta Farid; Nurhidayah, Nurhidayah; Kasma, Andi Sri Rahayu
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 6 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v6i4.3228

Abstract

Provinsi Sulawesi Barat memiliki angka prevalensi balita stunting lebih tinggi dari prevalensi balita stunting nasional, dengan Kabupaten Polewali Mandar sebagai Kabupaten dengan kasus stunting tertinggi. Salah satu Desa Prioritas untuk intervensi stunting di Kabupaten Polewali Mandar berdasarkan kajian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tahun 2019 adalah Desa Laliko. Berdasarkan observasi kami di Desa Laliko, permasalahan stunting disebabkan oleh kurangnya literasi gizi bagi Ibu-Ibu di Desa Laliko terkait pentingnya kecukupan gizi anak pada periode Golden Age. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang stunting dan penanganannya, serta pentingnya kecukupan gizi bagi anak terutama pada era Golden Age atau 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Metode yang digunakan adalah metode pendidikan masyarakat dengan memberikan penyuluhan terkait stunting dan 1000 HPK. Kegiatan penyuluhan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Laliko terkait stunting dan periode emas kehidupan anak (1000 HPK). Masyarakat Desa Laliko Kecamatan Campalagian Polewali Mandar juga sangat setuju bahwa kegiatan penyuluhan ini terlaksana dengan baik dengan persentasi mencapai 87.81%.
Optimalisasi Penulisan Karya Ilmiah melalui Pelatihan dan Pembuatan E-Modul Pada Mahasiswa Gizi UNSULBAR Syah, Justiyulfah; Kasma, Andi Sri Rahayu; Irwan, Muhammad; Werdani, Aprilya Roza
SAMATA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH SCIENCE Volume 2, Issue 1, September-February 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/sociality.v2i1.34345

Abstract

Kemampuan menulis sangat penting untuk dimiliki serta kegiatan menulis dapat dijadikan sebagai budaya, sebab dengan kemampuan tersebut seseorang dapat menuangkan ide-ide dan gagasan dengan sistematis dan runtun dalam bentuk karya ilmiah, serta dapat memperluas cakrawala dan mendorong penulis untuk meningkatkan kemampuan berpikir. Karya tulis yang dihasilkan juga akan menjadi pengikat gagasan, ide dan kreatifitas yang penulis miliki. Kegiatan pelatihan bertujuan untuk mengadakan kegiatan dalam bidang pendidikan dan menginformasikan kepada mahasiswa terkait sistematika penulisan skripsi Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan. Pada pelatihan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi peserta Pelatihan tentang pentingnya kemampuan menulis karya ilmiah agar memudahkan dalam menyelesaikan tugas akhir. Pelatihan tentang Penulisan karya ilmiah dapat diterima dengan baik setelah adanya pemberian pelatihan dan pengenalan e-modul
HUBUNGAN USIA PENGENALAN MP-ASI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA KELURAHAN RANGAS KECAMATAN BANGGAE KABUPATEN MAJENE Rahmaniah; Mayangsari, Riska; Fauziah; Kasma, Andi Sri Rahayu; Kasma, Andi Yulia
Nutrition Science and Health Research Vol 2 No 1 (2023): Nutrition Science and Health Research
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/nutrition.v2i1.2810

Abstract

Stunting is one of the nutritional problems experienced by several countries in the world, especially developing countries including Indonesia. The prevalence of stunting in Majene Regency reaches 35.7%. The purpose of this study was to determine the relationship between the age at which complementary foods were introduced and the incidence of stunting. The population in this study were toddlers aged 24-59 months. The sample in this study was obtained using a saturated sample technique, namely the entire population was sampled. To analyze the test data used the chi-square test. The results of the statistical test showed a p value (0.038) <0.05, which means that there is a relationship between the age of introduction of breastfeeding and the incidence of stunting in toddlers. Toddlers with an earlier introduction of weaning food have a risk of 2.595 times experiencing stunting compared to toddlers whose introduction of weaning food is on time Keywords: stunting; weaning food; toddlers.
Membangun Langkah Promotif-Preventif Terkait Stunting Melalui Pemanfaatan Hasil Pertanian Jewawut (Setaria italica) di Desa Lambanan, Kabupaten Polewali Mandar Kasmiati, Kasmiati; Kasma, Andi Sri Rahayu; Dewi, Suryani; Fadillah, Ummu Farah
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v8i2.3024

Abstract

Tingkat kasus stunting yang tinggi di Provinsi Sulawesi Barat perlu diatasi. Maka, upaya penanggulangan bersifat urgen untuk menekan peningkatan prevalensinya. Langkah promotif-preventif yang dapat dilakukan adalah mengedukasi masyarakat dan memanfaatkan hasil pertanian lokal. Bahan pangan lokal dapat dimaksimalkan fungsinya untuk perbaikan gizi anak stunting jika diolah dengan baik. Desa Lambanan, di Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat salah satu desa yang memiliki potensi sumber pangan yang beragam seperti tersedianya pangan lokal Jewawut (Setaria italica). Meskipun Jewawut merupakan komoditi pertanian utama masyarakat Lambanan namun belum diolah secara maksimal untuk menanganai persoalan gizi anak-anak. Maka kegiatan pengabdian ini fokus menyebarluaskan pengetahuan tentang potensi jewawut yang dapat digunakan untuk pencegahan stunting. Selain itu kami melakukan pelatihan tentang cara mengolah Jewawut menjadi bubur MPASI yang kaya gizi dan protein. Hasil pengabdian ini menunjukkan ada peningkatan pengetahuan partisipan tentang jewawut dan tunting. Sebelum kegiatan pengetahuan partisipan yang terdiri dari 35 orang berada di angka 75,4 dan setelah penyuluhan dan praktik naik menjadi 84,29.
Physical, Chemical, and Organoleptic Properties of Ice Cream with the Addition of Loka Pere Flour Mayangsari, Riska; Kasma, Andi Sri Rahayu; Abdullah, Anisa Dwirizky
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 April 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i1.819

Abstract

The use of local food ingredients in ice cream production remains limited, highlighting the need for alternative ingredients that can improve its nutritional value. Loka pere flour is a promising local substitute to enhance the quality of ice cream. This study aimed to determine the effects of adding loka pere flour on the physical, chemical, and organoleptic properties of ice cream.This experimental study employed a Completely Randomized Design (CRD) with four formulas and three replications. Parameters tested included overrun, melting time, nutritional content (carbohydrates, protein, fat), and organoleptic attributes (color, aroma, taste, texture). Data were analyzed using analysis of ANOVA followed by Duncan’s post hoc test. Results showed that loka pere flour addition influenced the physical and sensory qualities of ice cream. Formula 3 had the highest overrun value at 43,44%, while Formula 2 recorded the longest melting time at 36.98 minutes per gram. Organoleptic testing revealed that Formula 2 (with 20% loka pere flour) was the most preferred by panelists, characterized by a yellowish-white color, banana-like aroma, sweet taste, and smooth texture. This formula also contained 20,52% carbohydrates, 2,21% protein, and 5,6% fat. In conclusion, adding loka pere flour particularly at a 20% concentration can improve the physical and organoleptic quality of ice cream while enhancing its nutritional profile. Loka pere flour has strong potential as a local substitute ingredient in the development of more nutritious ice cream products.
Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Dismenore Pada Mahasiswi Di Majene Kasma, Andi Sri Rahayu; Apriyanto; Mayangsari, Riska; Fauziah
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 2 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v19i1.1814

Abstract

Dismenore (nyeri haid) merupakan salah satu keluhan umum yang ditemukan pada perempuan yang terjadi sebelum dan atau selama menstruasi. Namun, permasalahan dismenore dapat menganggu produktifitas pada perempuan serta jika tidak ditangani lebih lanjut akan berdampak pada permasalahan kesehatan yang serius. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kejadian dismenore pada mahasiswi di Majene. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel penelitian adalah 99 dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik responden, status gizi, usia menarche, riwayat dismenore, aktifitas fisik dan tingkat stress, yang dikumpulkan melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara status gizi (p-value = 0,048) dan tingkat stress (p-value = 0,027) dengan kejadian dismenore. Sementara variabel yang tidak berhubungan adalah usia menarche, riwayat dismenore, dan aktifitas fisik. Kesimpulan penelitian ini adalah variabel yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian dismenore pada mahasiswi di Majene adalah status gizi dan tingkat stress, sementara yang tidak memiliki hubungan signifikan adalah usia menarche, riwayat dismenore serta aktifitas fisik.
Pengaruh Substitusi Mocaf dan Jewawut pada Makanan Tradisional Jepa Mayangsari, Riska; Kasma, Andi Sri Rahayu
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 25, No 3 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v25i3.5974

Abstract

This study aims to assess the effect of mocaf and millet substitution on traditional Jepa food. This study was conducted using a one-factor Randomized Block Design method. The development of modified jepa was carried out with three treatments and three replications. The first treatment was traditional jepa with a composition of cassava (25g) and coconut (20g); the second treatment was mocaf-modified jepa with a composition of mocaf flour (20g), and coconut (30g); and the third treatment was wet millet flour (20g) and coconut (30g). All treatments were tested organoleptically by trained panelists, followed by proximate analysis on the three samples. The results of this study indicate that the substitution of mocaf and millet in traditional Jepa food can increase the liking for jepa and improve its nutritional value.
Analisis Potensi Aktivitas Antioksidan Minyak Kelapa Murni (VCO) Dan Minyak Kelapa Tradisional Mandar Terfermentasi Fauziah, Fauziah; Buulolo, Soterida; Kasma, Andi Sri Rahayu; Sari, Diesna
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v10i1.184

Abstract

Minyak kelapa tradisional merupakan produk pangan lokal masyarakat Mandar yang diproduksi secara turun-temurun tanpa pemanasan tinggi, sehingga berpotensi mempertahankan senyawa bioaktif alami yang berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan potensi aktivitas antioksidan VCO-TM dan MTMF. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) melalui pengukuran spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 517 nm untuk menentukan nilai Inhibition Concentration 50 persen (IC??). Analisis dilakukan pada seri konsentrasi 2–10 ppm dengan menggunakan asam askorbat sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTMF memiliki nilai IC?? sebesar 6,22 ppm, diikuti oleh asam askorbat sebesar 10,63 ppm dan VCO-TM sebesar 48,21 ppm, yang seluruhnya termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sangat kuat. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan nilai p = 0,063 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik di antara ketiga sampel. Meskipun demikian, nilai IC?? yang lebih rendah pada MTMF menunjukkan kecenderungan aktivitas antioksidan yang lebih tinggi, sehingga mengindikasikan bahwa proses fermentasi tradisional Mandar berpotensi meningkatkan kandungan senyawa bioaktif pada minyak kelapa dan menghasilkan aktivitas antioksidan yang sangat kuat.
Analisis Organoleptik dan Kandungan Gizi Sereal Tepung Jewawut dengan Penambahan Tepung Lokapere Kasma, Andi Sri Rahayu; Rahmaniah, Rahmaniah; Sahriana, Sahriana; Muslimin, Nur Hijriyanah; Ayupratiwi, Gita; Asdawati, Asdawati; Handayani, Mei; Murni, Murni
MEDIA KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 24, No 3 (2025): September
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkmi.24.3.228-235

Abstract

Latar belakang: Anemia masih menjadi masalah gizi pada remaja putri, sehingga diperlukan inovasi pangan lokal bergizi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi daya terima dan kandungan gizi sereal berbasis jewawut dengan substitusi tepung lokapere, serta menentukan formula terbaik.Metode: Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima formula (F0: 100% jewawut, F1: 20:80, F2: 40:60, F3: 60:40, F4: 80:20) dan tiga ulangan. Uji organoleptik dilakukan terhadap 25 panelis semi  terlatih dengan menilai atribut warna, rasa, aroma dan tekstur. Sementara kandungan gizi yang dinilai adalah energi, protein, lemak, karbohidrat, abu, air, dan zat besi. Hasil uji organolpeptik kemudian dianalisis dengan kemudian  dianalisis menggunakan uji Kurskal-Wallis dan dilanjutkan uji Mann-Whitney, sedangakan kandungan gizi diuji dengan ANOVA dilanjutkan uji Duncan, sedangkan uji kimia meliputi energi, lemak, protein, karbohidrat, abu, air, dan zat besi. Penentuan formula terbaik dengan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE).Hasil: Berdasarkan hasil uji organoleptik atribut yang paling dominan mempengaruhi preferensi adalah tekstur seterlah perendaman. Formula terbaik adalah F4 dengan komposisi 80% tepung jewawut dan 20% tepung lokapere. Kandungan gizi dari F4 adalah energi 397 kkal/100g, karbohidrat 81,3%, lemak total 3,7%, protein 9,6% dan zat besi 2,2 mg/100g.Simpulan: Sereal jewawut dengan modifikasi tepung lokapere mampu untuk meningkatkan nilai gizi.Kata kunci: sereal; jewawut; lokapere; hedonik; gizi ABSTRACTTitle: Nutritional Content Analysis and Organoleptic Evaluation of Modified Jewawut Cereal with Lokapere Flour AdditionBackground: Anemia remains a nutritional problem among adolescent girls, necessitating innovation in nutritious local foods. This study aimed to evaluate the acceptability and nutritional content of millet-based cereals with lokapere flour substitutes and to determine the best formula.Method: he study used a completely randomized design with five formulas (F0: 100% millet, F1: 20:80, F2: 40:60, F3: 60:40, F4: 80:20) and three replications. Organoleptic tests were conducted on 25 semi-trained panelists, assessing color, taste, aroma, and texture. The nutritional content assessed included energy, protein, fat, carbohydrate, ash, water, and iron. The organoleptic test results were analyzed using the Kurskal-Wallis test followed by the Mann-Whitney test. The nutritional content was assessed using ANOVA followed by the Duncan test. Chemical tests included energy, fat, protein, carbohydrate, ash, water, and iron. The best formula was determined using the Exponential Comparison Method (MPE).Result: Based on the organoleptic test results, the attribute that most dominantly influenced preference was texture after soaking. The best formula was F4, consisting of 80% foxtail millet flour and 20% lokapere flour. The nutritional content of F4 was 397 kcal/100 g of energy, 81.3% carbohydrates, 3.7% total fat, 9.6% protein, and 2.2 mg/100 g iron.Conclusion: Millet cereal modified with lokapere flour improved its nutritional value.Keywords: cereal;  jewawut; lokapere; hedonic; nutrition