Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Geburt Mioma Uteri Pada Wanita dengan Obesitas Tipe 2 Supratikto; Zhafirah, Lens Hanin; Nabiila, Alyaa; Rahmawati, Yuli Wahyu
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i02.23047

Abstract

Latar belakang: Mioma geburt ialah mioma uteri tipe submukosa yang tumbuh bertangkai menjadi polip hingga melewati ostium serviks. Kejadian mioma uteri submukosa sekitar 20-40% dan sering terjadi di usia premenopause. Selain itu, obesitas merupakan salah satu faktor resiko yang dapat menimbulkan mioma uteri. Tujuan : laporan kasus ini bertujuan untuk mengetahui diagnosa dan pengobatan pada geburt mioma uteri pada wanita dengan obesitas tipe 2. Laporan Kasus: Kami melaporkan kasus wanita usia 48 tahun dengan keluhan menstruasi yang lama (menorrhagia) disertai dengan nyeri perut kiri bawah (dismenorhea). Pemeriksaan fisik ditemukan status gizi pasien obesitas tipe 2 dan nyeri tekan abdomen regio iliac sinistra. Pemeriksaan dalam ginekologi, didapatkan massa bulat bertangkai yang keluar dari ostium serviks uteri. Pada USG, tampak massa hipoekoik intrauterine kesan mioma uteri. Kesimpulan: Penanganan mioma uteri dengan obesitas tidak ada perbedaan dengan status gizi normal, namun memiliki resiko tinggi terjadi komplikasi pasca operasi. Pertimbangan dilakukan tindakan histerektomi pada kasus kami, karena usia > 40 tahun dan ketidakinginan memiliki keturunan kembali.
Personal Hygiene dan Pengetahuan Pasien Skabies di RSUD Soegiri Lamongan Zulfikar Marwan; Syafarinah Nur Hidayah Akil; Yuli Wahyu Rahmawati; Ridha Ramadina Widiatma
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24773

Abstract

Indonesia merupakan negara beriklim tropis dimana proses perkembangan bakteri, parasit, maupun jamur sangat mudah terutama pada kulit. Kejadia skabies masih tinggi di Indonesia dimana penyebaran penyakit tersebut dipengaruhi oleh personal hygiene dan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pasien skabies serta menganalisis hubungan antara personal hygiene dan pengetahuan dengan tingkat keparahan skabies di RSUD Soegiri Lamongan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode observasi analitik dan menggunakan rancangan potong lintang. Jumlah sampel sebanyak 48 responden yang diambil dengan pengambilan secara consecutive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa personal hygiene sebagian besar sudah baik (87,5%). Namun, pengetahuan responden terkait skabies masih belum baik bahkan masih terdapat 17,5% responden berpengetahuan buruk. Personal hygiene dan pengetahuan berhubungan dengan kejadian skabies. Adanya hubungan yang signifikan menunjukkan bahwa personal hygiene dan pengetahuan responden berhubungan dengan tingkat keparahan skabies.