Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) pada Mata Pelajaran IPA di Sukabumi Irna Khaleda Nurmeta; Purwanto, Dwi; Sutisnawati, Astri
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2022): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v8i2.1664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan desain Kemmis dan Taggart. Dengan 2 siklus mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Objek penelitian adalah siswa kelas IV yang berjumlah 32 siswa. Alat pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai pengetahuan mata pelajaran IPA pada kegiatan pra siklus memperoleh persentase rata-rata 37,50% dengan kategori rendah, pada siklus I memperoleh persentase rata-rata 62,50% dengan kategori cukup, kemudian pada siklus II memperoleh persentase rata-rata 80,06% dengan kategori baik sedangkan aktivitas guru siklus I memperoleh nilai rata-rata 80% dengan kategori baik, siklus II memperoleh nilai 91% dengan kategori sangat baik dan aktivitas siswa siklus I memperoleh nilai rata-rata 71,50% dengan kategori cukup baik, siklus II memperoleh nilai 80,60% dengan kategori baik. Data tersebut menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada kelas IV di Sukabumi
Analisis Penggunaan Knalpot Racing Slip-On Dan Knalpot Racing Full System Terhadap Performa Mesin Pada Motor 150 CC Wibowo, Trio Nur; Prabowo, Nugrah Rekto; Purwanto, Dwi
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 6 (2023): Prosiding Seminar Nasional Teknik (SENATEK) 2023
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v6i.872

Abstract

One way to improve the performance of an engine without dismantling the original engine is to modify the exhaust pipe, which is commonly called the exhaust. Here we use 4 types of exhaust, namely factory standard exhaust, slip-on exhaust (standard header-modified muffler), slip-on (modified header-standard muffler), and full system exhaust that we take from the market. This study aims to test the performance of the motor which consists of torque, power, and exhaust emissions (CO and HC levels) from the four types of exhausts, using a dynamometer to determine torque and power, an emission gas analyzer to determine the level of exhaust emissions (CO and HC). Our experimental results show the data, the results are still below the standards set by the Indonesian government. The greatest torque of 15.02 N.m at 7500 rpm and the greatest power of 18.36 hp is achieved by a full-system modified exhaust compared to the standard exhaust with the highest torque of 14.62 N.m at 7000 rpm and the highest power of 16.67 hp at 9500 rpm. The best exhaust emission levels are achieved by standard exhaust with the largest CO content of 0.62% at 10000 rpm and the largest HC content of 107 ppm at 10000 rpm compared to full system exhaust with the largest CO content of 1.79% at 10000 rpm and 201 ppm HC levels at 10000 rpm, in other words the standard exhaust is still more environmentally friendly than the full system exhaust.
PELANGGARAN ETIKA DI BIDANG BANGUNAN AIR/PERAIRAN Prayogo, Muhammad Fairuz Suryo; Manurung, Edison Hatoguan; Purwanto, Dwi
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v2i10.2525

Abstract

Makalah ini dilatar belakangi oleh peran penting kegiatan proyek yang merupakan kegiatan sangat erat dengan kebutuhan tenaga orang dan material , oleh karena nya , perihal aspek harus sesuai dengan spesifikasi yang sesuai dan berlaku dalam kontrak kegiatan kerja. Pada dasarnya semua telah diatur dalam Undang-undang tentang pekerjaan konstruksi sehingga semua berjalan sesuai dengan kaidahnya. Banyak pelanggaran yang terjadi di dunia konstruksi yang tidak mengikuti aspek undang-undang yang berlaku hanya sekedar mencari untung sehingga tidak sesuai dengan speksifikasi yang diharapkan. Banyak juga yang pelanggaran yang terjadi akibat kurang nya manajemen lapangan sehingga banyak persoalan yang berkaitan dengan sekitar tidak terselesaikan. Kali ini membahas tentang contoh pelanggaran Etika Engineering pada dunia proyek
JEMBATAN KONSTRUKSI Prayogo, Muhammad Fairuz Suryo; Manurung, Edison Hatoguan; Purwanto, Dwi
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v2i10.2526

Abstract

Makalah ini dilatar belakangi oleh peran penting kegiatan Jembatan adalah struktur yang dibuat untuk menghubungkan jalan melewati hambatan yang berada di bawahnya, seperti sungai atau jalan lainnya. Jembatan terdiri dari beberapa jenis dengan fungsi yang beda-beda. Pembangunan jembatan dan jalan merupakan bagian integral dari kemajuan transportasi, dimana tujuannya adalah agar memudahkan perjalanan berkendara dan efisiensi saat bagi pengguna jalan
Development of Solar Panel-Based Automatic Street Lights in Karanganyar Village, Banjarnegara Regency: Pembuatan Lampu Jalan Otomatis Berbasis Solar Panel di Desa Karanganyar, Kabupaten Banjarnegara Purwanto, Dwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kegiatan PJU (Penerangan Jalan Umum) Tenaga Surya merupakan penerangan jalan umum dimana daya listrik untuk lampu disuplai oleh energi matahari. Program kegiatan ini merupakan program kegiatan pada Pengabdian pada Masyarakat yang dilaksanakan pad abulan juli 2023 di Desa Karanganyar, Banjarnegara. Program ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancangan PJUTS dan LED, dengan daya tahan modul solar panel dan LED, bersifat mandiri, tanpa jaringan tenaga listrik dan spesifikasi penerangan yang digunakan pada rancangan PJUTS dan LED. PJUTS yang akan terpasang di Desa Karanganyar ini menggunakan lampu berjenis LED 50 Watt dengan single ornamen, intensitas penerangan 4,68 lux, menggunakan modul panel surya dengan daya 6W 6V, baterai yang digunakan Li-ion 3,2V 3Ah.
Peningkatan Keterampilan Karang Taruna Melalui Pelatihan Service AC Mobil Saputra, Eqwar; Purwanto, Dwi; Zulaehah, Siti; Bakhtiar, Alwi Isya; Rahim, Sulthan Rofi’ur
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 3 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v8i3.13591

Abstract

Memasuki era perkembangan teknologi saat ini, banyak kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh karangtaruna salah satunya melalui pemberdayaan pemuda. Pemberdayaan yang dimaksud adalah memberikan pengetahuan maupun pelatihan supaya para pemuda memiliki kemampuan yang mampu meningkatkan kesejahteraan sosial. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada karang taruna PERMATA Dukuhwaluh tentang bagaimana cara perbaikan dan perawatan mesin refrijerasi AC mobil. Metode pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini dimulai dari sosialisasi ke karang taruna PERMATA untuk menyepakati konsep pelatihan. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian teori dasar-dasar berupa nama komponen dan sistem kerja mesin AC mobil. Materi disampaikan dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab dilengkapi dengan bantuan layar monitor. Remaja karang taruna diberikan pemahaman terkait cara pengukuran tekanan, pengisian refrigeran, pemvakuman dan trouble shooting dalam AC. Pelatihan diikuti oleh 20 orang peserta. Hasil dari pelatihan ini peserta mampu memahami dengan baik berkaitan dengan sistem AC, hal ini dibuktikan dengan beberapa soal post tes yang kami laksanakan, rata-rata menjawab benar sehingga diharapkan melalui program ini dapat membuka usaha sendiri khususnya dalam bidang perawatan dan perbaikan AC yang baik dan benar.
EVALUASI PELAYANAN USULAN TANDA JASA DAN TANDA KEHORMATAN DI BAGIAN PERAWATAN PERSONEL BIRO SUMBER DAYA MANUSIA POLDA DIY Dwi Purwanto; Suhartono Suhartono
Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jrabi.v1i2.371

Abstract

Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan diberikan kepada individu sebagai penghargaan atas prestasi kerja dari organisasi atau pemerintah. Salah satu organisasi pemberi tanda jasa dan tanda kehormatan adalah Kepolisian Negara Republik Indonesia. Proses pemberian tanda jasa dan tanda kehormatan diawali dengan pengusulan dari Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta. Usulan tersebut kemudian diajukan ke Kepolisian Negara Republik Indonesia. Namun, tidak semua usulan dapat diterima. Berdasarkan data dari 3 tahun terakhir menunjukkan bahwa terjadi penurunan jumlah pengajuan yang diterima. Tahun 2016 jumlah usulan yang diterima sebanyak kurang lebih 46%, tahun 2017 kurang lebih 41% dan tahun 2018 kurang lebih 39%. Hal ini menunjukkan bahwa perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis faktor penyebab belum optimalnya kinerja untuk pengajuan tanda jasa dan kehormatan. Selain itu, perlu dirumuskan upaya untuk peningkatan kinerja. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara terhadap 5 orang informan. Informan tersebut dipilih karena dianggap mampu memberikan informasi yang relevan. Teknik analisis dilakukan dengan keabsahan data dan analisis data untuk menyajikan data hasil wawancara dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab dari belum optimalnya kinerja terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu kurangnya sosialisasi administrasi usulan tanda jasa dan kehormatan. Faktor kedua yaitu kurangnya pemahaman tentang mekanisme pengusulan. Hasil penelitian juga menunjukkan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja. Upaya tersebut adalah melaksanakan sosialisasi administrasi dan membuat surat edaran warning order agar usulan tepat waktu dan akurat.
DESIGNED WASTE MANAGEMENT SYSTEMS CONSTRUCTION AND DEMOLITION TO IMPROVE WASTE MANAGEMENT AND RECYCLING Winata, Budi Harta; Manurung, Edison Hatoguan; Purwanto, Dwi
International Journal of Multidisciplinary Research and Literature Vol. 4 No. 1 (2025): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTIDISCIPLINARY RESEARCH AND LITERATURE
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ijomral.v4i1.297

Abstract

This study aims to design a construction and demolition waste management system that can improve waste management and support material recycling in construction projects in Indonesia. Effective construction waste management is essential to reduce environmental negative impacts and improve material use efficiency in construction projects. Nonetheless, waste management in Indonesia remains constrained by insufficient infrastructure, limited awareness among construction industry stakeholders, and ineffective enforcement of current regulations. This research employs a qualitative methodology, incorporating literature reviews and interviews with industry practitioners to discern challenges and opportunities in construction waste management. The results show that technologies such as Building Information Modeling (BIM) can be essential in planning and managing waste. In contrast, implementing an occupational health and safety (OHS) management system that includes waste management will improve worker safety and project efficiency. This study suggests the importance of infrastructure development, increasing industry awareness, and strengthening regulations to improve waste management and support sustainable construction material recycling
Analisis Risiko pada Unit Kilang PPSDM Migas Cepu dengan Metode HAZID (Hazard Identification) Purwanto, Dwi; Imelia Karina; Jenifer Clara Panjaitan
Swara Patra Vol 14 No 2 (2024): Swara Patra : Majalah Ilmiah PPSDM Migas
Publisher : Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37525/sp/2024-2/654

Abstract

Bahaya merupakan potensi kerusakan atau kecelakaan yang umumnya ada dalam lingkup system proses atau peralatan proses. Dalam industri, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) memainkan peran krusial dalam memastikan keselamatan pekerja, keberlanjutan lingkungan, dan efisiensi operasional, terutama dalam konteks operasi yang kompleks dan beragam. Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, terdapat 370.747 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2023. Untuk memitigasi risiko tersebut, manajemen risiko yang efektif sangat penting. PPSDM Migas merupakan salah satu industri yang mengolah minyak mentah dengan unit utama produksi Crude Distilling Atmospheric Unit (CDU yang memerlukan analisis risiko mendalam. Penelitian ini memanfaatkan metode Hazard Identification (HAZID) untuk mengidentifikasi dan menilai bahaya potensial di unit kilang. Dengan menggunakan metode observasi dan analisis deskriptif kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi berbagai aktivitas di unit kilang yang berpotensi menimbulkan risiko. Penilaian risiko dilakukan dengan mengkombinasikan kemungkinan terjadinya risiko (likelihood) dan keparahan dampaknya (severity), menghasilkan kategori risiko dari rendah hingga ekstrem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa aktivitas berisiko tinggi seperti pengoperasian furnace dan proses distilasi, sementara aktivitas lainnya seperti sirkulasi panas dan penerangan kantor kilang memiliki risiko yang lebih rendah. Pengendalian risiko dilakukan dengan berbagai langkah mitigasi seperti penggunaan alat pelindung diri dan prosedur operasional standar untuk mengurangi atau mengeliminasi potensi bahaya.
Efektivitas Pendampingan dan Penyuluhan Perpajakan dalam Mengatasi Surat Permintaan Penjelasan Atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK) Pada Wajib Pajak di PT Pilar Teknologi Solusi, Cipondoh Rachmawan, Mochamad Aditia; Purwanto, Dwi; Wungo, Yosef Tari; Saputri, Alzulin Olvica; Gunawan, Ester Hanna; Sugiyanto, Sugiyanto
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 8 (2024): November
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to evaluate the effectiveness of tax assistance and counseling in dealing with Letters of Request for Explanation of Data and/or Information (SP2DK) for taxpayers at PT Pilar Teknologi Solusi, Cipondoh. SP2DK is a letter issued by the Directorate General of Taxes (DJP) as a form of request for clarification of tax data and information that is deemed insufficient or not in accordance with applicable tax regulations. This research uses a descriptive approach with qualitative methods to analyze the influence of tax assistance and counseling on increasing taxpayer understanding and compliance in responding to SP2DK. The research results show that tax assistance and counseling provided by a team of tax experts can increase taxpayers' understanding of their tax obligations. Apart from that, this activity also helps taxpayers provide accurate and timely explanations regarding the data and information requested in the SP2DK. The majority of taxpayers at PT Pilar Teknologi Solusi showed a positive response to this mentoring and counseling program, which had an impact on reducing the number of SP2DK received and increasing the level of tax compliance at the company. From these results, it can be concluded that tax assistance and counseling has a very important role in reducing the risk of tax disputes and ensuring taxpayers fulfill their tax obligations correctly. Therefore, it is recommended that the tax assistance and counseling program be expanded and increase its effectiveness to achieve better tax compliance in the future.