Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PENGETAHUAN KONSUMSI TABLET FE PADA REMAJA PUTRI UNTUK MENGURANGI RISIKO ANEMIA Asha Dwi Annisa Utami; Atun Raudotul Ma'rifah; Ita Apriliyani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.1935-1940

Abstract

Anemia defisiensi zat besi merupakan salah satu masalah gizi yang banyak dialami oleh remaja putri akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan menstruasi. Rendahnya pengetahuan serta kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah (Fe) menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya risiko anemia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai konsumsi tablet Fe sebagai upaya pencegahan anemia. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan melalui ceramah, pemutaran video edukasi, dan pembagian leaflet, disertai evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 30 siswi SMA N 1 Wangon dalam dua pertemuan, yaitu memberikan edukasi dan evaluasi satu minggu setelah intervensi. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan remaja putri setelah diberikan edukasi, yang ditandai dengan perubahan kategori pengetahuan dari sebelum ke sesudah intervensi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pentingnya konsumsi tablet Fe. Kontribusi kegiatan ini terletak pada penguatan peran pendidikan sebagai strategi promotif dalam pencegahan anemia pada remaja putri di lingkungan sekolah.
Penerapan Teknik Menghardik Dalam Mengontrol Halusinasi Pendengaran Pada Sd.G Dengan Skizofrenia Di Ruang Anggrek RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Ameliya Sari; Ita Apriliyani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.832

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gangguan proses pikir, persepsi, emosi, dan perilaku, salah satunya berupa halusinasi. Halusinasi dapat menyebabkan pasien mengalami gangguan orientasi realita, menarik diri, hingga kesulitan dalam berinteraksi sosial sehingga membutuhkan asuhan keperawatan jiwa yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan jiwa pada pasien skizofrenia dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi di Ruang Anggrek RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Metode penelitian menggunakan studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan pada satu pasien laki-laki berusia 23 tahun dengan diagnosis medis skizofrenia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan status mental, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi rekam medis. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami halusinasi pendengaran dan penglihatan, waham, serta isolasi sosial. Intervensi yang diberikan meliputi strategi pelaksanaan halusinasi dengan teknik menghardik, komunikasi terapeutik, promosi sosialisasi, manajemen waham, distraksi aktivitas, serta kolaborasi terapi farmakologi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan gejala halusinasi, berkurangnya isi pikir waham, meningkatnya kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi, serta meningkatnya interaksi sosial pasien dengan lingkungan sekitar. Dengan demikian, penerapan asuhan keperawatan jiwa secara komprehensif mampu membantu meningkatkan kondisi psikologis dan fungsi sosial pasien skizofrenia secara bertahap.
Edukasi Pijat Bayi Pada Ibu Bayi Di Posyandu Gondoarum 7 Karangnanas Sokaraja Banyumas Ameliya Sari; Ikit Netra Wirakhmi; Ita Apriliyani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.886

Abstract

Abstrak:  Pijat bayi adalah terapi sentuhan yang terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan, kualitas tidur, serta ikatan emosional ibu-anak. Namun, praktik pijat bayi di masyarakat masih banyak dilakukan oleh dukun bayi tanpa dasar ilmiah, sehingga berisiko menimbulkan cedera. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu bayi mengenai terapi pijat bayi melalui edukasi di Posyandu Gondoarum 7 Desa Karangnanas, Kecamatan Sokaraja, Banyumas. Metode yang digunakan meliputi pre-test, penyuluhan dengan media booklet, video, power point, demonstrasi pijat bayi, dan post-test. Responden terdiri dari 23 ibu bayi usia 29 hari–12 bulan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan, dari pre-test kategori kurang (52%) menjadi post-test kategori baik (96%). Edukasi yang diberikan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai manfaat, indikasi, kontraindikasi, serta teknik pijat bayi yang tepat. Program ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berkelanjutan di posyandu untuk mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal.
Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Tingkat Depresi pada Remaja Anisa Hidayat; Ita Apriliyani; Adiratna Sekar Siwi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1709

Abstract

Depresi pada remaja merupakan masalah kesehatan mental yang dapat memengaruhi fungsi emosional, sosial, dan akademik. Salah satu faktor yang berperan penting dalam menurunkan risiko depresi pada remaja adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada remaja di SMK Tujuh Lima 1 Purwokerto. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Tujuh Lima 1 Purwokerto, dengan jumlah sampel sebanyak 221 responden yang diambil menggunakan teknik Proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Perceived Social Support Family Scale (PSS-Fa) untuk mengukur dukungan keluarga nilai validitas 0,361 dan reliabilitas Cronbach’s Alpha 0,752, serta Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21) untuk mengukur tingkat depresi dengan nilai validitas >0,532 dan reliabilitas Cronbach’s Alpha 0,952. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada remaja dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), serta koefisien korelasi sebesar -0,317 menunjukkan arah hubungan negatif. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima remaja, maka semakin rendah tingkat depresi yang dialami.p
Application of Rebuke Therapy to Control Auditory Hallucinations in Patients with Schizophrenia Prawesty Desy Nugraheni; Ita Apriliyani
Viva Medika Vol 17 No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v17i2.1463

Abstract

Various abnormal mental and physical conditions combine to form mental disorders. Delusions, hallucinations and erratic behavior are characteristics of a serious mental disorder known as schizophrenia. Hallucinations, one of the signs of mental illness, are distorted perceptions of a person's senses, including hearing, sight, touch, taste, and smell. One alternative for treating hallucinations with medication is the scolding technique. This research uses a case study methodology. Individuals suffering from auditory hallucinations and sensory perception disorders auditory hallucinations in room lyly 9 RS. Prof.'s soul Dr. Soerojo Magelang. Results: Implementation of rebuke therapy in clients with auditory hallucinations for 3 days can control when the hallucinations appear. These results indicate that rebuke therapy is effective in controlling hallucinations
The Effect of Deep Breath Relaxation Techniques on The Risk of Violent Behavior in Patients with Mental Disorders at Soerojo Hospital Intan Puspa Wijaya; Ita Apriliyani
Viva Medika Vol 17 No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v17i2.1467

Abstract

Background: The increasing cases of mental disorders in Indonesia need special attention in the application of nursing practice, the need for simple effective interventions to control violent behavior is important to do in hospitals. Objective: This study aims to examine the effect of deep breathing techniques in managing the risk of violent behavior in patients with mental disorders. Research method: Descriptive case study method with sampling technique used is purposive sampling, the number of samples is 1 person in Lily Room 3 Soeroyo hospital, the research process includes assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and nursing evaluation. Research results: The use of breath relaxation techniques for 3 days reduced the score of aggressive behavior, speaking harshly, loud voices from 1 (increased) to 5 (decreased). Conclusion: this study shows a decrease in violent behavior and increased patient self-control along with the application of nursing interventions.
Nursing Care for Sensory Perception Disorders in Elderly Patients with Auditory Hallucinations at Iryou Houjin Aiwakai (Ikeda En) Aiwa Deikea Room Okinawa Japan Siti Fatimah; Ita Apriliyani; Ririn Isma Sundari
Viva Medika Vol 17 No 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v17i3.1602

Abstract

Japan has the world's largest elderly population, with a family culture that entrusts elderly care to nursing homes, or the so-called Roujin Home. In 2020, there were around 11,575 Roujin Houses in Japan. A common problem that arises in patients with auditory hallucinations is sensory perception disorders. The purpose of this study is to reveal the impact of therapy or reprimands in the healing process of auditory hallucinations in elderly patients. This research was conducted on June 20-22, 2023 at Iryou Houjin Aiwa Deikea, using observation instruments and interviews with patients and therapists. The study focused on one patient with auditory hallucinations. The results showed that the intervention given for 3 days did not provide significant progress, due to a lack of support and motivation from the family, which caused the patient to be reluctant to follow the reprimanding therapy. Limitations of this study include limited duration of intervention and lack of emotion supports from the family. These findings provide important insights into the importance of family support in improve the effectiveness of auditory hallucination therapy.
Gambaran Quality of Life Peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis Mu'thiya Hasymah; Madyo Maryoto; Ita Apriliyani
JURNAL KEPERAWATAN MERSI Vol 14 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Prodi Keperawatan Purwokerto, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkm.v14i2.13925

Abstract

Background: The increasing number of elderly in Indonesia has an impact on the increasing  prevalence of chronic diseases, especially hypertension and diabetes mellitus, which has implications for reducing Quality of Life. The Chronic Disease Management Program (Prolanis) organized by BPJS Kesehatan aims to maintain the health condition of participants to avoid complications and improve Quality of Life. Objective: This study aims to determine the description of Quality of Life of Prolanis participants at the Kutawis Community Health Center, Purbalingga. Methods: This study used a quantitative descriptive design with a cross-sectional approach. The research sample was 49 respondents from 93 Prolanis participants selected using an accidental sampling technique. The research instrument used the WHOQOL-BREF questionnaire that assesses quality of life in four domains, namely physical, psychological, social, and environmental. Results: The results showed that the quality of life of Prolanis participants was generally in the moderate category (49%). Based on the domain, most respondents had a moderate quality of life category, namely physical (75.5%), psychological (85.7%), social (71.4%), and environmental (83.7%). Conclusion: It can be concluded that the quality of life of Prolanis participants at the Kutawis Community Health Center in Purbalingga is mostly in the moderate category across all four domains. Therefore, although Prolanis plays a role in maintaining quality of life, further intervention and evaluation are needed to improve participants' quality of life to the high category.
Penerapan Teknik Relaksasi Napas Dalam pada Pasien Risiko Perilaku Kekerasan di Soerojo Hospital Magelang Prasetyo Laksmana Wibowo; Ita Apriliyani; Arni Nur Rahmawati
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7194

Abstract

Risiko perilaku kekerasan merupakan salah satu masalah keperawatan jiwa yang sering terjadi dan sering kali menjadi alasan utama pasien dimasukkan ke rumah sakit jiwa. Pasien dengan risiko perilaku kekerasan memerlukan intervensi keperawatan yang tepat untuk mencegah terjadinya tindakan agresif. Teknik relaksasi napas dalam adalah salah satu intervensi non farmakologis yang dapat membantu mengontrol emosi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan teknik relaksasi napas dalam untuk kontrol emosi pada pasien risiko perilaku kekerasan. Metode yang digunakan adalah studi kasus yang meliputi proses keperawatan mulai dari pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Data diambil dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Intervensi yang diberikan adalah cara mengontrol emosi dari melakukan teknik relaksasi napas dalam sampai 5 benar obat. Hasil implementasi menunjukkan adanya penurunan tanda gejala risiko perilaku kekerasan secara signifikan. Teknik relaksasi napas dalam dapat menjadi intervensi yang efektif membantu pasien dengan risiko perilaku kekerasan.
Co-Authors Ade Visi Prihatin Adi Juniarto Adi Juniarto Adiratna Sekar Siwi Alfiyah Nur Azijah Alisa Fikhul Fitriyah Ameliya Sari Anisa Hidayat Anita Fitriani Annisa Salsabila Ramadhani Arni Nur Rahmawati Arni Rahmawati Aryanti Dwi Purwesti Asha Dwi Annisa Utami Atun Raudotul Ma&#039;rifah Beni Lastaro Carwati Carwati Danang Tri Yudono Defina Puspitasari Desi Rizki Rahmania Dewi Antika Larasati Dina Rosiani Dini Melinda Eka Pratiwi Dita Cahayatiningsih Dwi Agus Yulianto Dwi Novitasari Eliana Nuraeni Fani Try Oktaviani Farach Aliffatunisa Farach Aliffatunisa Feti Kumala Dewi Feti Kumala Dewi Ghaihab Dzikir Mufiid Alkatiri Hana Yusri Fatimah Hima Indah Pratiwi Indah Liyana Sari Indri Heri Susanti Inna Sheli Oktafian Susetyo Intan Puspa Wijaya Ita Oktaviana Madyo Maryoto Mahyar Mahyar Mariah Ulfah Maryanto Maryanto Matyarini Budi Setyawati Maya Sri Mulyani Mu'thiya Hasymah Mustafa Mustafa Noor Rochmah I.A.T.P Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri Nova Amelia Romadhon Novi Nurianti Nurkhasanah Nurkhasanah Nurul Asiah Oskar Funjama Rumkorem Pajar Yodi Setiawan Prasetyo Laksmana Wibowo Prawesty Desy Nugraheni Rahmawati, Arni Nur Ria Mardiono Prayogi Rini Yulia Wardani Ririn Isma Sundari Ririn Isma Sundari Rizal faris Nur Zayyan Roro Lintang Suryani Selma Subekti Septia Rachman Prasasti Silfa Nur Fadillah Siti Fatimah Siti Haniyah Sofia Putri Romadhoni Suryo Ediyono Sutrisno Sutrisno Thomas Guntur Mulyanto Tin Utami Tono Aminudin Tophan Heri Wibowo Tri Sumarni undip pujiyanto Wasis Eko Kurniawan Wasis Eko Kurniawan Wirakhmi, Ikit Netra