Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA DENGAN MENGGUNAKAN PROSEDUR POLYA PADA SISWA Dian, Gung; Wena, I Made; Puspadewi, Kadek Rahayu
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v3i2.7041

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan dan faktor penyebab kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan prosedur Polya. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VIII B SMP Negeri 10 Denpasar berjumlah 34 orang siswa. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode Cluster Random Sampling sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 6 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persentase kesalahan berdasarkan prosedur Polya, yaitu kesalahan memahami masalah sebesar (47,65%), kesalahan menyusun rencana sebesar (47,65%), kesalahan melaksanakan rencana sebesar (23,53%), dan kesalahan mengecek kembali sebesar (55,88%). Penyebab kesalahan yang dilakukan siswa pada materi teorema phytagoras adalah siswa tidak memahami soal, siswa terlalu terburu-buru dalam mengerjakan dan menyelesaikan soal, siswa kurang mampu menangkap informasi masalah yang terkandung dalam soal, siswa ragu menuliskan jawabannya, tidak membuat kesimpulan dari jawaban yang diberikan.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN SOAL KONTEKSTUAL PADA MATERI SPLDV BERDASARKAN TEORI NOLTING Puspadewi, Kadek Rahayu
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v14i1.59802

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan yang dilakukan siswa kelas VIII A SMPN 2 Kuta Utara dalam menyelesaikan soal kontekstual pada materi SPLDV berdasarkan teori Nolting. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan datanya dilakukan dengan tes, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMPN 2 Kuta Utara yang terdiri dari 6 siswa, yaitu 2 siswa kemampuan tinggi, 2 siswa kemampuan sedang, dan 2 siswa kemampuan rendah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesalahan membaca petunjuk sebesar 28,04%, kesalahan kecerobohan sebesar 5,61%, kesalahan konsep sebesar 19,63%, kesalahan penerapan sebesar 1,87%, kesalahan pengerjaan tes sebesar 24,30%, dan kesalahan belajar sebesar 20,56%. Penyebab kesalahan yang dilakukan oleh siswa, yaitu siswa kurang teliti dan terlalu terburu-buru, siswa tidak memanfaatkan waktu dengan baik, siswa kurang memahami maksud soal, siswa tidak mengetahui rumus atau metode penyelesaian SPLDV, siswa kurang memahami prosedur dari metode SPLDV, konsep operasi hitung bilangan bulat dan operasi hitung aljabar, siswa tidak terbiasa menulis kesimpulan, siswa jarang melakukan latihan soal kontekstual, dan siswa berpatokan pada satu sumber belajar.
Workshop tentang Publikasi Ilmiah Berbasis Direct Interactive dan Mentimeter pada Guru di SMP Dwijendra Bualu Wibawa, Kadek Adi; Puspadewi, Kadek Rahayu; Anggraini, Ribka Dwi; Natih, Oka Lanang Jaya; Wijaya, I Gede Bayu Mahendra
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 1 Oktober, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i1.114

Abstract

Kendala guru di SMP Dwijendra Bualu dalam melakukan publikasi ilmiah adalah waktu yang terbatas dan rendahnya pemahaman guru terhadap penyusunan artikel dan melakukan publikasi ilmiah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru SMP Dwijendra Bualu tentang publikasi ilmiah. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode direct interactive workshop dengan jumlah peserta sebanyak 14 orang. Materi yang dipaparkan diantaranya pengertian dan ruang lingkup publikasi ilmiah, masalah dan pentingnya publikasi ilmiah, tips dan trik melakukan publikasi ilmiah, tahapan Menyusun artikel ilmiah, praktek membuat akun dan melakukan submit pada jurnal nasional berbasis OJS dan tahapan publikasi ilmiah. Guru merasakan manfaat dari kegiatan ini dan termotivasi untuk melakukan publikasi ilmiah. Berdarkan kegiatan yang telah dilakukan diperoleh bahwa hasil post-test meningkat dari sebelumnya, yaitu sebesar 10,36%. Pre-test dilakukan sebelum kegiatan pengabdian ini dilakukan dan tingkat pemahaman guru SMP Dwijendra Bualu terhadap publikasi ilmiah sebesar 59,18 dan post-test dilakukan setelah materi dipaparkan dan tingkat pemahaman guru sebesar 65,31. Kegiatan ini perlu berlanjut dengan memulai berkolaborasi antar guru dengan guru dan guru dengan dosen dalam melakukan penelitian bersama dan melakukan publikasi bersama
RESPON SISWA TERHADAP DESAIN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS BUDAYA: STUDI KASUS PADA PEMBELAJARAN GEOMETRI BERBASIS ETHNO-RME DAN INTERACTIVE E-MODULE Payadnya, I Putu Ade Andre; Puspadewi, Kadek Rahayu; Setiawan, Gde Iwan
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v5i1.11172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon siswa terhadap desain pembelajaran matematika berbasis budaya, khususnya dalam pembelajaran geometri. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji bagaimana siswa merespons desain pembelajaran yang mengintegrasikan elemen budaya lokal dengan teknologi digital. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, dengan partisipan siswa dari empat sekolah di Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap desain pembelajaran yang mengintegrasikan budaya lokal, seperti penggunaan Sanggah Cucuk sebagai media pembelajaran. Siswa merasa lebih termotivasi dan terlibat aktif dalam pembelajaran, serta mampu menghubungkan konsep matematika dengan konteks budaya mereka. Temuan ini menegaskan pentingnya merancang pembelajaran yang relevan dengan budaya siswa untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mereka dalam matematika.
ANALISIS KEMAMPUAN SISWA MENYELESAIKAN SOAL NUMERASI BERORIENTASI ETNOMATEMATIKA BUDAYA BALI PADA MATERI SPLDV BERDASARKAN PROSEDUR POLYA Ni Putu, Dhila Puspita; Atmaja, I Made Dharma; Puspadewi, Kadek Rahayu
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v5i1.11149

Abstract

Penurunan skor numerasi PISA 2022 menunjukkan kemampuan pemecahan masalah tergolong rendah, diakibatkan kurangnya pemahaman dan pembelajaran terkait nilai budaya. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menyelesaikan soal numerasi berorientasi etnomatematika budaya Bali pada materi SPLDV dengan menggunakan prosedur Polya serta faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah siswa dalam menerapkan prosedur Polya saat menyelesaikan soal numerasi berorientasi etnomatematika budaya Bali pada materi SPLDV. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 9 siswa kelas IX E SMP Negeri 14 Denpasar. Data dikumpulkan melalui soal tes dan non tes (observasi, wawancara, dan dokumentasi). Analisis data meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh kemampuan pemecahan masalah kategori tinggi (21,43%), sedang (66,67%), dan rendah (11,90%). Siswa kategori tinggi lebih baik dalam memahami dan menyelesaikannya sesuai tahap pemecahan masalah dibandingkan siswa kategori sedang dan rendah yang sering mengalami kesulitan memahami dan melakukan tahap pemecahan masalah. Faktor yang mempengaruhi kemampuan tersebut yaitu pemahaman soal, kebiasaan mengerjakan secara terstruktur, ketelitian, dan efisiensi waktu pengerjaan.
Student Responses to Culture-Based Mathematics Learning in the Indonesian and Thailand Education Curricula Payadnya, I Putu Ade Andre; Wulandar, I Gusti Ayu Putu Arya; Puspadewi, Kadek Rahayu; Saelee, Sompob
Mathematics Education Journal Vol. 18 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jpm.v18i1.pp113-128

Abstract

The aim of this research was to assess how students in Indonesia and Thailand react to ethnomathematics problems within their respective cultures. The participants consisted of 50 students in grades 7 to 12 from Indonesia and Thailand. Descriptive analysis techniques were employed in this study. Data were gathered using questionnaires, tests, and interviews. Subsequently, qualitative descriptive data analysis techniques such as Data Reduction, Data Presentation, Drawing Conclusions, and Verification were applied to analyze the collected data. The results showed that students presented positive responses to the given ethnomathematical problems. From the results of the questionnaire, about 76% showed an average very positive response to ethnomathematics, while the remaining 24% of students showed a moderately positive response to ethnomathematics. From the interview, students stated that students assume that ethnomathematics is interesting and challenging. Students’ answers to the ethnomathematics test showed that they were unable to understand ethnomathematics and tended to work on planning and finally got the wrong results. This is because students who pay less attention to their cultural environment tend to acquire procedural mathematics learning. Therefore, teachers are expected to be able to develop more realistic mathematics learning by linking mathematical concepts with the real world.
Balinese Ethnomathematics in Numeracy Education: Culturally-Inspired Questions for Middle School Students Puspadewi, Kadek Rahayu; Atmaja, I Made Dharma; Noviyanti, Putu Ledyari
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v8i1.89054

Abstract

The Minimum Competency Assessment (AKM) emphasizes numeracy as a vital skill for lifelong learning; however, AKM questions often lack cultural relevance, limiting students’ engagement and understanding. To address this issue, this study aims to develop numeracy questions based on Balinese ethnomathematics aligned with AKM by integrating local cultural contexts to make mathematical concepts more meaningful. This research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, involving eighth-grade junior high school students selected through purposive random sampling. Data were collected through questionnaires, tests, and expert evaluations, then analyzed quantitatively to assess the validity, practicality, and effectiveness of the questions. The results show that these ethnomathematics-based questions possess very high validity, practicality, and effectiveness, while also meeting the cognitive demands of AKM and enhancing student engagement. By integrating Balinese cultural elements such as traditional practices and local contexts, these questions help students connect abstract mathematical concepts with real-life applications. This study demonstrates the potential of culturally-based assessments to improve mathematical understanding and foster cultural pride, offering a framework for broader application in various educational contexts to promote more inclusive and meaningful learning.
How do Indonesian students respond to ethnomathematics-based learning in the digital era? Payadnya, I Putu Ade Andre; Wibawa, Kadek Adi; Jayantika, I Gusti Agung Ngurah Trisna; Wena, I Made; Puspadewi, Kadek Rahayu
Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Vol. 7 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Science and Mathematics Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijsme.v7i3.21548

Abstract

The integration of ethnomathematics ((a combination of mathematical concepts with local culture) into education presents unique opportunities and challenges, particularly in the digital era where cultural and technological contexts converge. This study explores the responses of eighth-grade students in Indonesia to ethnomathematics-based learning centred on Balinese culture. Employing a qualitative descriptive approach, 42 students participated in interviews and essay tests designed to assess their abilities in solving culturally embedded mathematical problems. The findings reveal a strong enthusiasm among students, who found the approach engaging and novel. However, significant difficulties emerged in connecting mathematical concepts to cultural contexts, exposing a gap between student interest and problem-solving capabilities. The implications of this study underscore the urgent need for culturally responsive teaching methodologies capable of bridging the gap between theory and practice in the digital educational landscape. These findings provide a new direction for innovations in ethnomathematics education relevant to the needs of the 21st century.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIIC SMP DWIJENDRA DENPASAR Pandango, Maharani Yulinda; Payadnya, I Putu Ade Andre; Puspadewi, Kadek Rahayu
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v5i2.12313

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas VIIC SMP Dwijendra Denpasar pada materi penyajian data. Metode penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas.Pengumpulan data ini menggunakan tes dan observasi.Subjek penelitian 32 orang siswa kelas VIIC SMP Dwijendra Denpasar yang dilaksanakan pada bulan mei 2024. Berdasarkan hasil penelitian pendekatan matematika realistik untuk meningkatkan Prestasi belajar matematika  siswa kelas VIIC  SMP Dwijendra Denpasar dapat disimpulkan bahwa ada Peningkatan Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi penyajian data dengan  pendekatan matematika  realistik. Hal ini dapat dilihat dari  prestasi belajar siswa pada prasiklus sebanyak 20 (43,75%) siswa mendapatkan nilai dibawah KKM dan sebanyak 12(56,25%) siswa mendapat nilai di atas KKM . Peneliti melakukan tindakan yaitu pendekatan matematika realistik pada siklus I   siswa mengalami peningkatan yang memperoleh nilai ≥ 70 ada 18 siswa, sedangkan siswa yang memperoleh nilai ≤ 70 ada 14 siswa. Dengan demikian ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 56,25% dan dilanjutkan dengan siklus II karena belum mencapai target keberhasilan, siswa yang memperoleh nilai ≥ 70 ada 28 siswa, sedangkan siswa yang memperoleh nilai ≤ 70 ada 4 siswa. Dengan demikian ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 87,5%  telah mencapai target keberhasilan  faktor yang menyebabkan siswa yang belum mencapai target keberhasilan karena terburu-buru dalam mengerjakan soal sehingga tidak teliti dalam mengerjakan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL STAD PADA SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 4 SUKAWATI Nuari, Ni Luh; Noviyanti, Putu Ledyari; Puspadewi, Kadek Rahayu
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v5i2.12340

Abstract

Latar belakang penelitian menunjukkan rendahnya ketuntasan belajar siswa, hanya 26% sebelum intervensi, disebabkan oleh aktivitas pasif siswa, kesulitan konsep, kurangnya keberanian berpendapat, dan metode pengajaran yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII C SMP Negeri 4 Sukawati pada materi Persamaan Garis Lurus melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, menggunakan metode pengumpulan data non – tes (observasi dan dokumentasi) dan tes hasil belajar. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 4 Sukawati. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: ketuntasan belajar meningkat dari 26% (data awal) menjadi 56,67% (Siklus I) mencapai 86,67% (Siklus II), melampaui indikator keberhasilan 75%. Peningkatan ini juga didukung oleh perubahan positif pada perilaku siswa, seperti lebih disiplin, focus, aktif dan bersemangat dalam diskusi. Dengan demikian, model pembelajaran STAD terbukti efektif dalam meingkatkan hasil belajar matematia siswa.