Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PEMBUATAN DAN PEMAKAIAN ALAT FILTRASI LIMBAH GREYWATER YANG DIOLAH MENJADI AIR BERSIH UNTUK MENAIKAN pH DENGAN MENGGUNAKAN PERMEN 2001 Lies Kurniawati Wulandari; I Wayan Mundra; Munasih
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jasten.v4i2.8169

Abstract

Tujuan analisis efektifitas model fisik pengolahan greywater dan air hujan menggunakan filter bertingkat menjadi air bersih sebagai alternatif air baku dalam penanganan krisis air. Penelitian ini mengembangkan sebuah teknik pengolahan air limbah greywater dan air hujan menjadi air bersih, yakni dengan teknik filtrasi menggunakan pasir sebagai material filter, serta penambahan PAC (Poly Alumunium Chloride) dan soda ash (Sodium Chloride) untuk menetralisir pH. Alat sederhana ini mampu menaikkan ph dan turbiditas dari air limbah rumah tangga. Penciptaan alat ini dilatar belakangi semakin banyaknya limbah air buangan sedangkan pada daerah tertentu kekurangan air. Alat sederhana ini terbuat dari pipa stenlist yang berdiameter 3” dan Panjang 20 cm sedangkan bagian bawah berupa saringan yang akan diisi oleh material tertentu yaitu: sand filter bertingkat. Berdasarkan hasil penelitian maka alat tersebut dapat menyaring limbah air buangan. Metode pengolahan yang digunakan adalah filtrasi menggunakan filter pasir dan obat kimia serta gabungan pengolahan filtrasi pasir untuk menghasilkan air bersih. Metode filtrasi bertingkat mampu menghilangkan polutan yang terkandung dalam air limbah greywater dan dapat menjadi solusi pemenuhan air bersih dengan Permenkes 2001. Hasil aktual kualitas air sebelum dilakukan pengolahan: pH 5,2 menjadi 6-9.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN PENGELOLAAN SAMPAH DI SMKN 7 JLN SATSUI TUBUN IV KOTA MALANG Lies Kurniawati Wulandari; I Wayan Mundra; Hardianto; Munasih; Nenny Roostrianawaty
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jasten.v5i1.10055

Abstract

Tujuan Pendampingan pengolahan sampah ini adalah sosialisasi mulai dari keles sampai pada pembuangan sampah di luar sesuai jenis sampahnya. Kesadaran siswa dalam membuang sampah pada tempatnya menjadi salah satu faktor penting dalam pembelajaran kesehatan lingkungan agar menjadi sehat dan bersih. Dasar dan konsep pengelolaan sampah tidak semata-mata menggunakan teknologi canggih, tetapi lebih membutuhkan perubahan dan pembentukan perilaku dari setiap individu. Pembentukan perilaku individu dalam mengelola sampah secara tepat perlu ditanamkan sejak usia dini, yang merupakan usia emas pembentukan perilaku seseorang, yang akan menjadi lebih mudah dan lebih terlihat hasilnya di usia berikutnya. Pembentukan perilaku mengelola sampah sejak usia dini ini dapat dimulai dari pembentukan kebiasaan memilah dan menempatkan sampah pada tempatnya, yang diharapkan akan menjadi kebiasaan dalam perjalanan hidupnya. Sehingga kebersamaan dalam pengelolaan dan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat akan lebih mudah terwujud. Hasil akhir dan solusi yang ditawarkan adalah sosialisasi dan pendampingan kepada para siswa untuk membuang sampah pada tempat sampah yang telah disediakan, memisahkan sampah organik, sampah anorganik, dan sampah B3, serta meminimalisir timbulan sampah dengan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle). Kegiatan sosialisasi secara langsung digantikan dengan penyerahan tempat sampah pemilahan sampah yang akan ditempatkan pada sekolah tersebut.
Sosialisasi Peningkatan Pemilahan Sampah Dari Kelas Sampai Ke Halaman Sekolah Di SMKN 7 Malang Wulandari, Lies Kurniawati; Mundra, I Wayan; Hardianto, Hardianto; Munasih, Munasih; Roostrianawaty, Nenny; Gai, Ardiyanto Maksimilianus
Jurnal ABM Mengabdi Vol 11 No 2 (2024): Desember
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31966/jam.v11i2.1493

Abstract

The development of the current era of globalization has led to technological advances in various fields, both in terms of economy, social, education, and health. Technological advances have positive and negative impacts on the environment. One of the negative impacts of technological advances on the environment is environmental damage which results in a decrease in the quality of the environment. The environment is a unified system where there is a mutual interaction between living things, objects, and resources. A person's attitude can determine the good and bad conditions and conditions that occur in the surrounding environment. The environment must be kept clean and beautiful with a full sense of responsibility and have sensitivity in protecting the environment. However, based on the results of observations, it is known that the attitude of caring for students at one of the SMKN in Malang City is still lacking. To foster an attitude of caring for the environment, community service is carried out which aims to provide education on environmental awareness, especially SMKN students. The results obtained from this community service turned out to be very beneficial for students, they became more aware of protecting and maintaining the environment around them.
Irigasi Pancar (Springkler Irrigation) Pada Taman Di Smks Nasional Malang Wulandari, Lies Kurniawati; Lalu Mulyadi; Nusa Sebayang; Maranatha Wijayaningtyas; Hardianto
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jasten.v6i1.14666

Abstract

Irigasi permukaan (surface irrigation) diterapkan di Indonesia karena dulu jumlah air di lahan pertanian masih melimpah, sedangkan kondisi saat ini yang ada jumlah air semakin berkurang. Sistem irigasi yang meningkatkan efektifitas dan efisiensi penggunaan air adalah satu solusi yang dibutuhkan agar lahan tetap produktif, salah satunya adalah sistem irigasi pancar (sprinkler irrigation). Sistem irigasi pancar pada umumnya diterapkan pada tanaman yang mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Diantaranya untuk mengetahui desain layout jaringan irigasi pancar, kebutuhan kapasitas jaringan irigasi pancar, serta tipe pompa yang sesuai untuk perencanaan sistem irigasi pancar tersebut. Pengabdian masyarakat ini disusun secara sistematis untuk melakukan analisis dalam mencari penyelesaian dari permasalahan yang ada. Penyelesaian studi dilakukan dengan mengumpulkan data-data (topografi, klimatologi, tanah, tanaman, pemompaan sumur). Hasil studi diperoleh kebutuhan air irigasi dan desain sistem jaringan irigasi pancar adalah tipe solid set. Jenis sprinkler yang digunakan yaitu metal impact sprinkler. Pipa yang digunakan yaitu pipa PVC dengan diameter 1 inch untuk pipa riser, 4 inch untuk pipa lateral dan 6 inch untuk pipa utama. Besar head pompa pada jaringan irigasi pancar adalah 30,6 meter dengan besar tenaga yang diperlukan sebesar 4,77 kW.
Skala model pengolahan limbah greywater dan air hujan memenuhi syarat kualitas air bersih guna penanganan krisis air bersih di kota Bontang Lies Kurniawati Wulandari
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 14 No 1 (2025): JURNAL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v14i1.14793

Abstract

ABSTRAK WHO menggarisbawahi pentingnya; pengelolaan kotoran manusia (tinja dan urin) secara aman, dan dibuang secara aman. Untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dibutuhkan upaya yang menyeluruh dan berkelanjutan agar air limbah domestik dapat dibuang secara aman atau dilakukan daur ulang sehingga dapat dimanfaatkan kembali. Berdasarkan permasalahan tersebut sehingga akan dilakukan kajian terkait alternatif secara berkelanjutan dalam upaya pemenuhan krisis air bersih Kota Bontang dengan pemanfaatan potensi air limbah domestik sisa buangan rumah tangga (grey water) dan air hujan yang cukup tinggi menjadi air bersih. Penelitian ini mengaplikasikan metode bahan kimia yang kemudian dilanjutkan dengan filter betingkat yang terdiri dari material pasir. Variabel penelitian yang diamati adalah variasi bahan kimia (X1), debit air limbah (X2), variasi ketebalan pasir (X3), serta parameter kualitas air (Y) yang terdiri dari pH, dan NTU. Metode analisis data yang digunakan adalah Regresi Linier dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model fisik yang terdiri dari bahan kimia dan filter bertingkat mampu meningkatkan kualitas air limbah greywater, dimana output yang dihasilkan telah memenuhi standar kualitas air kelas II (air bersih). Persamaan regresi yang diperoleh pada perlakuan penelitian ini adalah : pH greywater (Y) = 5.316 + 0.021 X1 + 0.005 X2 + e (X1 ketebalan pasir, X2 alum+soda ash) dan NTU Greywater (Y) = 11.738 - 0.144 X1 - 0.138 X2 + e (X1 ketebalan pasir, X2 alum+soda ash) Dengan demikian, maka secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa penggunaan model fisik pengolahan limbah yang diterapkan mampu mereduksi polutan yang terkandung dalam limbah greywater. Kata kunci: Greywater, Bahan kimia, Filter bertingkat
Sosialisasi Pengolahan Air Limbah Kolam Ikan Nila Dengan Menggunakan Tanaman Akar Wangi Di RW 4 Poharin Malang Wulandari, Lies Kurniawati; Indra, Dimas
Jurnal ABM Mengabdi Vol 12 No 1 (2025): Juni
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31966/jam.v12i1.1584

Abstract

Wastewater is a type of wastewater that comes from bathroom and washing water which enters the drainage and is added to rainwater which flows downstream into the river. In this case, the aim is to increase the effectiveness of greywater liquid waste processing by using a physical model consisting of a processing process, namely a vetiver wetland filter. The expected result is that the use of a physical model consisting of a vetiver wetland with or without media is able to improve the quality of waste water, where the resulting output meets water quality standards (bath water or clean water). Thus, overall it can be concluded that the use of the physical waste processing model applied is able to reduce the pollutants contained in greywater waste
Manfaat Irigasi Springkler pada Lahan Fasum untuk Peningkatan Produksi Pertanian Kampung Tangguh Poharin Mundra, I Wayan; Wulandari, Lies Kurniawati; Sebayang, Nusa
Jurnal ABM Mengabdi Vol 10 No 2 (2023): Desember
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31966/jam.v10i2.1338

Abstract

This community service is the result of research in 2022 which will be poured on community service on the fasum land in Pondok Harapan Indah housing, Jalan Sigura-Gura Malang. Installation of pipes and sprinkler nozzles based on distance and height according to the type of plant that exists. With the potential for water sources and limited land area, farmers' businesses are expected to be able to utilize water efficiently. The sprinkler irrigation system is thought to be an alternative in the provision of irrigation and for this reason it is necessary to test the ability of the irrigation system to vary the distance between the sprinklers and the high sticks to the irrigation radius and its uniformity within a few minutes duration. For a stick height of 1 m with the same sprinkler spacing, a uniformity coefficient of less than 80% is obtained and the optimal irrigation radius is with an average spacing of 6 meters
PURIFICATION OF FISH POND WASTEWATER FOR REUSE Wulandari, Lies Kurniawati; Mundra , I Wayan; Hardianto; Manaha, Yosimson Petrus
Journal of Sustainable Technology and Applied Science (JSTAS) Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Sustainable Technology and Applied Science, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jstas.v6i2.11746

Abstract

This community service-based research is simply an effort to treat household wastewater to support the availability of clean water sources in urban areas. The type of waste treated here is graywater waste, which is wastewater that comes from kitchen and bathroom sinks or washing water (not feces and urine). The reason for choosing this type of graywater waste is because of its high production, which is up to 70-75% of the total liquid waste generated from domestic activities. The method used is a physical model in the laboratory using wastewater with a model scale that uses variations in discharge, number of vetiver stems, and residence time. The study's results indicated that the filter model improved wastewater quality, producing an output that met clean water standards. This demonstrates that using wastewater treatment filters with variations in water discharge, number of rods, and residence time effectively reduces pollutants in graywater.
Manajemen Pengelolaan Springkler Irrigation Dengan Menggunakan Pipa Flexibel Pada Taman Di SMK Nasional Malang Mulyadi, Lalu; Wulandari, Lies Kurniawati; Wijayaningtyas, Maranatha; Sebayang, Nusa; Hardianto, Hardianto
Jurnal ABM Mengabdi Vol 12 No 2 (2025): Desember
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31966/jam.v12i2.1759

Abstract

This management is a result of community service, a 2022 research project that will be incorporated into community service at Malang National Vocational School. This involves installing sprinkler pipes and nozzles based on the distance and height of the existing plants, using flexible pipes. Because the park is located near a basketball court, the flexible pipes were replaced with permanent pipes for safety. Because our partners are still using manual irrigation, we will be developing an automated system, namely sprinkler irrigation. Surface irrigation is implemented in Indonesia because agricultural land used to have abundant water, while currently, the amount is decreasing. An irrigation system that increases the effectiveness and efficiency of water use is one solution needed to maintain land productivity, one of which is a sprinkler irrigation system. Sprinkler irrigation systems are generally applied to crops with high economic value. This includes determining the layout design of the sprinkler irrigation network, the required capacity of the sprinkler irrigation network, and the appropriate pump type for planning the sprinkler irrigation system. Based on the results of community service activities carried out at SMK Nasional Malang, namely sprinkler irrigation in the park, which produces results, namely the efficiency of garden irrigation water and makes it easier for users, it can be concluded that: the level of user enthusiasm is very high, this is realized by coming to the location on time with a very strong motivation to gain some understanding and insight related to Sprinkler irrigation. The evaluation results show that the increase in air efficiency is very good, namely 50%.