Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

VOLATILITAS NILAI TUKAR: IMPLIKASI BAGI STABILITAS EKONOMI DAN INVESTASI Nita Puspitasari
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakVolatilitas nilai tukar merupakan fenomena yang sering terjadi dalamperekonomian global, terutama di negara berkembang yang memilikiketergantungan tinggi terhadap arus perdagangan dan investasi internasional.Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penyebab volatilitas nilai tukar sertaimplikasinya terhadap stabilitas ekonomi dan keputusan investasi. Denganmenggunakan pendekatan teoritis dan empiris, artikel ini menjelaskan bahwavolatilitas nilai tukar dapat memengaruhi stabilitas harga, neracaperdagangan, kebijakan moneter, dan pertumbuhan ekonomi. Selain itu,ketidakpastian nilai tukar juga berdampak signifikan terhadap perilakuinvestor, baik dalam investasi langsung (FDI) maupun investasi portofolio,dengan meningkatnya risiko mata uang dan biaya lindung nilai (hedging).Dampak volatilitas terhadap stabilitas ekonomi mencakup risiko inflasi impor,penurunan daya saing ekspor, serta tantangan dalam menjaga stabilitasmakroekonomi. Sementara itu, di sektor investasi, volatilitas yang tinggicenderung menurunkan minat investor asing dan domestik karena tingginyaketidakpastian pengembalian investasi. Artikel ini menekankan pentingnyaperan bank sentral dalam mengatasi volatilitas melalui kebijakan intervensipasar valuta asing dan penguatan cadangan devisa. Di sisi lain, strategimitigasi seperti penggunaan instrumen derivatif juga diperlukan untukmeminimalkan risiko volatilitas bagi pelaku bisnis dan investor.Kesimpulannya, volatilitas nilai tukar memiliki dampak multidimensionalterhadap perekonomian dan investasi. Oleh karena itu, diperlukan sinergiantara kebijakan ekonomi yang stabil, reformasi struktural, dan strategimitigasi risiko untuk menjaga kepercayaan investor serta mendorongpertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
REVOLUSI PEMBELAJARAN PRASEKOLAH: MENERAPKAN METODE STEAM UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF PADA ANAK USIA DINI DI RA AR RAIHAN JEMBER Hanipa, Hanipa; Puspitasari, Nita
Jurnal Al-Fatih Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 2, Juli-Desember 2025
Publisher : STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61082/alfatih.v8i2.591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan metode STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif anak usia dini di RA Ar Raihan Jember. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan peserta didik usia 5–6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan STEAM mampu mendorong anak untuk lebih aktif berpikir, bertanya, mengeksplorasi, serta menyampaikan ide-ide kreatif dalam konteks pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Pembelajaran menjadi lebih kolaboratif dan berpusat pada anak, di mana guru berperan sebagai fasilitator. Selain itu, pendekatan ini dapat diterapkan tidak hanya pada mata pelajaran umum, tetapi juga pada pembelajaran berbasis nilai seperti Qur’an dan Hadis. Namun, penerapan STEAM juga menghadapi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, waktu, dan kesiapan guru dalam memfasilitasi aktivitas terbuka. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kurikulum pendidikan anak usia dini berbasis STEAM yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman, serta membuka peluang bagi penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas dan pendekatan yang beragam.
Hubungan Kebiasaan Menonton Food Vlog dan Peningkatan Nafsu Makan Mahasiswa di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Nita Puspitasari; Luluk Ria Rakhma; Siti Zulaekah
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i5.6239

Abstract

Appetite is a natural urge that arises from the body, which can be influenced by physiological and psychological conditions. Food-related content (food vlogs) widely available on social media is believed to be one of the factors that can influence increased appetite, especially among university students. The purpose of this study is to determine whether there is a relationship between the habit of watching food vlogs and increased appetite among students at the Faculty of Health Sciences, Muhammadiyah University of Surakarta. The study employs a quantitative approach with a cross-sectional design. The sampling process uses simple random sampling. Data were collected using a questionnaire on food vlog viewing habits consisting of 15 statements and the FCQ-T (Food Cravings Questionnaire-Trait) questionnaire with 35 statements. Data analysis was conducted using the Spearman Rank test via SPSS software version 20. The questionnaire results indicated that the majority of students had a high food vlog viewing habit (72.2%). However, the majority of students experienced a low increase in appetite (60.8%). Statistical analysis revealed a significant correlation between the two variables with a p-value of 0.003 and a correlation coefficient of r = 0.326. Based on these results, it can be concluded that the more frequently an individual watches food vlogs, the more likely their appetite will increase, although the effect is not overly significant.
Pemberdayaan Dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf) Puspitasari, Nita; Rosyidah, Norma; Syaifudiin, Syaifudiin
International Conference on Islamic Economic (ICIE) Vol. 3 No. 1 (2024): April
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58223/icie.v3i1.282

Abstract

Penguatan sumber daya ZISWAF menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas dan dampak positif penguatan Dana ZISWAF dalam hal peningkatan ekonomi dan sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan data yang diperoleh dari tinjauan Pustaka serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendanaan ZISWAF berhasil meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi. Pendekatan partisipatif dalam pengelolaan Dana ZISWAF juga memberikan dampak positif dalam penguatan komunitas lokal. Selama implementasi, kami menemukan bahwa kerja sama antara lembaga Amil Zakat, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal. Selain itu, pendekatan yang komprehensif dan transparan terhadap pengelolaan Dana ZISWAF memastikan kepercayaan dan partisipasi aktif masyarakat. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan model pemberdayaan Dana ZISWAF yang dapat diadopsi dan diadaptasi oleh Lembaga lain. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya mengembangkan kebijakan yang mendukung penguatan dana ZISWAF dan meningkatkan kapasitas lembaga Amil Zakat dalam mengelola dana tersebut secara efektif dan efisien. Kata Kunci: ZISWAF, Pemberdayaan, Masyarakat
Boneka Gender: Implementasi Metode Proyek Pendidikan Gender Pada Calon Guru PAUD Wahju Dyah Laksmi Wardhani; Nita Puspitasari; Eka Dwi Lestari; Agnes Sulistianingsih; Lucky Mariana S; khotibatul Hasanah
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 02 (2019): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/paud-lectura.v2i02.2518

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan calon guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berwawasan gender pada anak usia dini. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan subyek lima orang mahasiswa peserta mata kuliah Wawasan Gender di program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Jember (UMJ). Sebagian mahasiswa peserta mata kuliah ini telah menjadi guru di lembaga PAUD, namun mereka menyadari bahwa di dalam pembelajaran tentang gender untuk anak belum terlalu baik. Dalam pengembangan proses pembelajaran mata kuliah Wawasan Gender ini selanjutnya, mahasiswa di bagi dalam lima kelompok yang melaksanakan proyek mulai dari rancangan pengembangan skenario pembelajaran gender untuk anak kelompok 5 sampai 6 tahun, penyiapan media belajar serta simulasi dalam kelompok terbatas di lapangan. Media pembelajaran dan rencana implementasi lapangan di kembangkan pada paruh semester usai ujian tengah semester dengan menggunakan skenario pembelajaran yang sudah di rancang saat sebelum ujian tengah semester. Hasil yang di peroleh mahasiswa setelah menerapkan media boneka gender dan skenario pembelajaran di lapangan secara terbatas menunjukkan bahwa siswa lebih mudah memahami konsep-konsep gender serta peran gender yang lebih abstrak melalui media boneka gender.
Revisiting digital game-based mathematics learning: Global insights into thinking and attitudes from a PRISMA-guided review Yulianto, Dwi; Situmeang, Muhamad Sukri; Anwar, Syahrul; Puspitasari, Nita
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2025): KALAMATIKA November 2025
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/KALAMATIKA.vol10no2.2025pp94-116

Abstract

This study employed a Systematic Literature Review (SLR) following the PRISMA 2020 guidelines to evaluate the impact of Game-Based Learning (GBL) on students’ cognitive and affective domains in mathematics education. Seventeen empirical studies published between 2018 and early 2025 were rigorously selected based on strict criteria emphasizing methodological quality and relevance to cognitive and affective aspects of mathematics learning. The findings consistently indicate that GBL significantly enhances cognitive outcomes, including conceptual understanding, problem-solving skills, and critical thinking abilities—particularly when supported by digital tools such as augmented reality, 3D escape rooms, and gamified platforms. In addition, GBL positively influences affective outcomes by increasing student motivation, fostering more favorable attitudes toward mathematics, and reducing math anxiety. However, assessments of affective domains remain less standardized than those of cognitive outcomes. Key contextual factors such as students’ prior knowledge, the quality of game design, intervention duration, and teacher preparedness were found to be critical in determining GBL effectiveness. The review also highlights the dominance of digital GBL in resource-rich environments while recognizing the potential of non-digital adaptations in low-resource contexts. Drawing on diverse international evidence, this review underscores GBL’s potential as an innovative pedagogical strategy that effectively integrates cognitive and affective learning. Practical recommendations include culturally responsive game design, comprehensive teacher training, and equitable access to technology to ensure successful GBL implementation across varied educational settings.
Islamic Character Education Through "Ngajeni" Culture Rofi'ah, Siti Hamidahtur; Ansori, Muhammad; Puspitasari, Nita
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 9 No 1 (2025): AnCoMS, Oktober 2025
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v9i1.734

Abstract

Bullying is a global problem that impacts students' psychological development and character. In Indonesian education, integrating local wisdom and Islamic values ​​is a crucial strategy for preventing bullying. One prominent practice is the Ngajeni culture in Yogyakarta, which teaches manners, respect, and politeness in accordance with Islamic values ​​of noble morals and rahmatan lil 'alamin (blessing for the universe). The study used a qualitative method with a case study design at Patalan Baru Elementary School, Bantul, Yogyakarta. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results showed that Ngajeni culture was implemented through three main strategies: polite verbal expressions (greetings, thanks, apologies), symbolic gestures (ngapurancang) as a sign of respect, and the inculcation of Islamic morals in school life. These practices foster empathy, brotherhood, and respect for differences. The findings confirm that the integration of Ngajeni culture and Islamic values ​​not only preserves the culture but also serves as a framework for local wisdom for bullying prevention and strengthening character education in elementary schools.
Integration of Rahmatan Lil 'Alamin Valuesin Early Childhood Learning Puspitasari, Nita; Rofi'ah, Siti Hamidahtur; Ansori, Muhammad; Istiqomah, Rofiatul
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 9 No 1 (2025): AnCoMS, Oktober 2025
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v9i1.757

Abstract

The case of elementary school students' involvement in acts of intolerance in several regions in Indonesia demonstrates the importance of early radicalism prevention. Early childhood education is a strategic space for instilling values​​of tolerance and compassion from the beginning of development. This study aims to describe the integration of Rahmatan lil 'alamin values​​through the Manaqib program of Sheikh Abdul Qadir Jailani at Al-Qodiri Kindergarten in Jember as a strategy for preventing early radicalism. The research method uses a qualitative approach with a case study type. Data were collected through observation, interviews, and analysis of learning documents. The results show that the Manaqib activity is carried out through three steps: collective dhikr to build spirituality and peace of mind, storytelling of the story of Sheikh Abdul Qadir Jailani to instill examples of compassion, care, and respect for differences, as well as habituation and role models of teachers in daily practice. The integrated rahmatan lil 'alamin values​​are ta'addub, qudwah, muwatanah, tawassut, musawah, and tasamuh. Changes are seen in children's behavior, which is friendlier, more open, empathetic, and avoids discriminatory attitudes
Pengaruh E-WOM, Halal Awareness, Influencer Muslim, dan Lifestyle Halal Terhadap Purchase Decision Fashion Muslim Lokal di Aplikasi Tiktok pada Generasi Z Puspitasari, Nita; Rosyidah, Norma
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i1.10659

Abstract

This study aims to examine the influence of Electronic Word of Mouth (E-WOM), Halal Awareness, Muslim Influencers, and Halal Lifestyle on Purchase Decisions of Local Muslim Fashion on the TikTok App among Generation Z. A quantitative approach was used, collecting data through questionnaires from 150 Generation Z respondents who actively transact on TikTok Shop. The results of the regression analysis showed that E-WOM, Muslim influencers, and halal lifestyle have a positive and significant influence on purchase decisions, while halal awareness has a negative but insignificant influence. These findings indicate that digital recommendations, social influence from influencers, and halal lifestyle play a significant role in shaping Generation Z's purchase decisions. In contrast, halal awareness is not traditionally a major factor in their decisions, reflecting the changing preferences of young consumers who prioritize social aspects and lifestyle trends. The practical implications of this study emphasize the importance of a digital marketing strategy that combines the power of E-WOM and Muslim influencers with contextual and engaging halal value adjustments on the TikTok platform.