Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penguatan Karakter Kewargaan melalui Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Karakter di Sekolah Dasar Negeri 32 Kota Sorong Riska Helena Siburian; Ihsan Ihsan; Roni Andri Pramita
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i10.4382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis karakter terhadap hasil belajar dan penguatan karakter kewargaan siswa kelas V di SD Negeri 32 Kota Sorong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) melalui desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 56 siswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi karakter siswa, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis karakter memperoleh peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional. Selain itu, pembelajaran juga mendorong berkembangnya nilai-nilai kewargaan, seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kejujuran selama proses pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendidikan karakter dalam media pembelajaran berkontribusi terhadap penguatan kompetensi akademik sekaligus pembentukan karakter warga negara muda yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, Lembar Kerja Peserta Didik berbasis karakter dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran bagi guru sekolah dasar untuk mengintegrasikan penguatan karakter kewargaan dan peningkatan hasil belajar secara berkelanjutan.
Cerita Rakyat Moi Dalam Penguatan Karakter Literasi Pancasila Siswa Sekolah Dasar Maria Putri Febriana Wattu; Ihsan Ihsan; Roni Andri Pramita
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 5 No. 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v5i9.4384

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat suku Moi yang berhubungan dengan tradisi Egek serta relevansinya untuk penguatan literasi Pancasila pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis naratif. Sumber data penelitian berupa tiga cerita rakyat suku Moi yang berkaitan dengan tradisi Egek dan diperoleh melalui dokumentasi naskah cerita serta sumber budaya lokal yang dipilih secara purposif berdasarkan keterkaitannya dengan nilai-nilai moral dan budaya masyarakat Moi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis naratif melalui tahap identifikasi tema, penafsiran makna, dan kategorisasi nilai moral yang terkandung dalam cerita. Penelitian ini mengungkapkan bahwa cerita rakyat Moi mengandung nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan gotong royong. Hasil analisis menunjukkan bahwa konflik dan konsekuensi tindakan tokoh dalam cerita menjadikan cerita tersebut sebagai media refleksi moral yang relevan bagi siswa sekolah dasar. Dalam penelitian ini, literasi Pancasila dianalisis melalui indikator pemahaman nilai kemanusiaan, tanggung jawab, gotong royong, dan pengambilan keputusan moral yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Temuan penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat suku Moi memiliki potensi sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal yang dapat mendukung penguatan literasi Pancasila dan pendidikan karakter dalam konteks Kurikulum Merdeka. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pelestarian budaya lokal melalui pemanfaatan cerita rakyat sebagai sumber pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.
Peran Kepala Sekolah Menggerakkan Nilai Moral untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini di Sorong Walasendo Morin; Ihsan Ihsan; Roni Andri Pramita; Ernawati Simatupang; Jaharudin Jaharudin
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11027

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam perkembangan kognitif dan sosial-emosional anak. Namun, di Kabupaten Sorong, kualitas pendidikan PAUD masih menghadapi tantangan signifikan terkait dengan sumber daya manusia, infrastruktur, dan pengembangan profesionalisme guru PAUD, khususnya guru. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan PAUD di daerah tersebut dengan fokus pada tiga aspek: manajerial, supervisi, dan motivasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara dengan 10 kepala sekolah dan 20 guru PAUD di Kabupaten Sorong. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepala sekolah yang efektif dalam peran manajerial, supervisi, dan motivasi mampu mengintegrasikan nilai moral dalam kebijakan pendidikan. Hal ini terbukti meningkatkan kualitas pendidikan PAUD di Kabupaten Sorong. Integrasi nilai moral tidak hanya memperkuat profesionalisme guru, tetapi juga menciptakan iklim sekolah yang inklusif dan relevan dengan budaya lokal. Kepala sekolah yang memiliki kemampuan untuk mengelola sumber daya manusia dan menanamkan nilai moral dapat menciptakan pendidikan yang lebih inklusif dan berbasis budaya lokal.
EFEKTIVITAS MODUL BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP PEMAHAMAN NILAI PANCASILA SISWA KELAS IV SD Ni Putu Ventari Astini; Ihsan Ihsan; Roni Andri Pramita
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.13627

Abstract

ABSTRACT The limited use of contextual learning materials and the low level of elementary school students' understanding of Pancasila values remain significant challenges in Pancasila Education. This study aimed to examine the effectiveness of a Contextual Teaching and Learning (CTL)-based module in improving fourth-grade students' understanding of Pancasila values. The research employed a quantitative approach using an experimental method with a pretest-posttest control group design. The participants consisted of fourth-grade students assigned to an experimental class and a control class. Data were collected through comprehension tests, classroom observations, and documentation, and were analyzed using statistical tests to determine differences in learning outcomes between the two groups. The findings revealed that the CTL-based module had a positive effect on students' understanding of Pancasila values. This was indicated by the higher posttest mean score achieved by the experimental group compared with the control group, accompanied by increased student participation, learning enthusiasm, and the ability to relate learning materials to real-life experiences. These findings demonstrate that the CTL-based module promotes more meaningful and contextual learning, thereby supporting the achievement of Pancasila Education objectives. Therefore, the CTL-based module can be recommended as an innovative instructional material to enhance elementary school students' understanding of Pancasila values. ABSTRAK Rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap nilai-nilai Pancasila serta terbatasnya penggunaan bahan ajar yang kontekstual menjadi salah satu tantangan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas modul berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas IV yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan modul berbasis CTL memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman nilai-nilai Pancasila. Hal tersebut ditunjukkan oleh rata-rata nilai posttest kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, disertai peningkatan keaktifan, antusiasme, serta kemampuan siswa dalam mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan modul berbasis CTL mampu menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual sehingga mendukung pencapaian tujuan pembelajaran Pendidikan Pancasila. Dengan demikian, modul berbasis CTL layak dijadikan sebagai alternatif bahan ajar inovatif untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada siswa sekolah dasar.
PENGARUH MOTODE DISKUSI TERHADAP HASIL IPS SISWA KELAS IV SD INPRES 16 KABUPATEN SORONG Indriani Salputu; Mursalim; Roni Andri Pramita
Primary Education Journal (PRIMADONA) Vol. 1 No. 01 (2024): Primary Education Journal (PRIMADONA)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/primadona.v1i01.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pengaruh motode diskusi terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Inpres 16 kabupaten Sorong. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest-posttes design. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Inpres 16 kabupaten Sorong tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 25 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling yaitu purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara motode diskusi terhadap hasil belajar siswa dengan hasil belajar siswa kelas IV SD Inpres 16 kabupaten Sorong. Hal ini ditunjukan oleh nilai t hitung = 4,898, sedangkan t tabel pada taraf signifikansi 5% adalah 0,000. Karena t hitung>t tabel (4,898 > 1,711). Simpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat pengaruh pada motode diskusi terhadap hasil belajar siswa.
The Implementation of Mind Mapping to Improve Science Learning Creativity of Grade V Students at Primary School Nansi Titarsole; Roni Andri Pramita; Asrul Asrul
Primary Education Journal (PRIMADONA) Vol. 2 No. 01 (2025): Primary Education Journal (PRIMADONA)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/primadona.v2i01.3988

Abstract

This study aims to examine the effect of implementing the Mind Mapping learning model on improving students' science (IPA) learning creativity in Grade V at SD YPK 2 Kampung Baru. The research employed a quantitative experimental approach with a Post-test Only Control Group Design involving two groups: an experimental group receiving the Mind Mapping treatment and a control group taught through conventional lecture-based methods. The research sample comprised 20 students (10 boys and 10 girls) selected through saturated sampling, given that the total population was below 100. Research instruments consisted of student activity observation sheets, teacher activity observation sheets, and performance tests. Instrument validity was verified through expert judgment by a PGSD lecturer at UNIMUDA Sorong. Reliability was assessed using Cronbach's Alpha, yielding coefficients of 0.077 (experimental class) and -0.871 (control class). Prerequisite analysis revealed normal data distribution (Kolmogorov-Smirnov Sig. = 0.200 > 0.05) and homogeneous variance across groups (Levene's Test Sig. = 0.386 > 0.05). Independent Sample t-Test results showed Sig. (2-tailed) = 0.000 < 0.05, with the experimental group mean (M = 15.10) significantly exceeding the control group mean (M = 11.90). H₀ is rejected and H₂ is accepted. It is concluded that the Mind Mapping learning model has a statistically significant positive effect on science learning creativity in Grade V students at SD YPK 2 Kampung Baru.