Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Gaya Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati Hesty Ahisya; Deviani Utami; Supriyati Supriyati; Achmad Farich
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.229

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar adalah gaya belajar. Gaya belajar adalah cara yang konsisten yang dilakukan oleh seseorang dalam menangkap stimulus atau informasi, cara mengingat, berfikir dan memecahkan soal. Prestasi belajar adalah cerminan hasil nilai yang dicapai dari pembelajaran pada akhir program studi. gaya belajar memberi pengaruh positif terhadap prestasi belajar atau nilai indeks prestasi kumulatif mahasiswa. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan antara gaya belajar visual, auditory, read/write, dan kinesthetic dengan hasil prestasi belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati angkatan 2018.Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan analitik observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode simple random sampling dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 118 orang . Analisis data menggunakan uji one way ANOVA. Hasil: Nilai rata-rata IPK dari 118 responden mahasiswa angkatan 2018 Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati yaitu 2,90 dengan standar deviasi 0,39. Sebagian besar gaya belajar responden adalah gaya belajar kinesthetic sebanyak 68 orang (57,6%). Ada perbedaan yang bermakna secara statistik antara gaya belajar visual, auditory, read/write, dan kinesthetic terhadap hasil prestasi belajar mahasiswa dengan diperoleh nilai p-value=0,000. Kesimpulan: Ada perbedaan yang bermakna secara statistik antara gaya belajar visual, auditory, read/write, dan kinesthetic dengan hasil prestasi belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati Angkatan 2018
Tingkat Kecanduan Smartphone dan Self Efficacy dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Beta Gustilawati; Deviani Utami; Supriyati Supriyati; Achmad Farich
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.230

Abstract

Background: The use of smartphones by students have positive and negative impacts on the learning process. The ease in obtaining information with smartphones makes students motivated to participate in the learning process in class. Learning achievement is influenced by characteristics that indicate the factors originating from within students, one of which is self-efficacy which refers to self-confidence in the abilities possessed. Methods: The design of this study was observational analytic with a cross-sectional design. The sampling technique in this study used a purposive sampling method and obtained a total sample of 118 people. Data analysis used the Spearman trial test. Research Results: The result of Spearman correlation bivariate statistical test obtained that each p-value = 0.024 in smartphone addiction and p-value = 0,000 in self-efficacy.Conclusion: There is a significant relationship between smartphone addiction and self-efficacy with learning achievement of the students in the Medical Faculty, University of Malahayati, class of 2018
Hubungan Motivasi Belajar dengan Self-Regulated Learning (SRL) Pada Masa Pandemi Covid-19 Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2019 Sri Maria Puji Lestari; Supriyati Supriyati; Achmad Farich; Bella Ika Lestari
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 19 No 02 (2022): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v19i02.1801

Abstract

Sejak Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) menyebar ke Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta seluruh perguruan tinggi menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan merubahnya menjadi pembelajaran daring, mahasiswa diminta untuk bisa mengatur diri dalam belajar pada masa Pandemi COVID-19. Dimana Mahasiswa yang termotivasi dengan belajar untuk meraih tujuan akan melibatkan . Tujuan penelitian ini yaituapakah terdapat Hubungan motivasi belajar dengan self- regulated learning selama pembelajaran daring pada masa pandemi COVID 19 pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2019. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik observasional dengan metode cross sectional. Subjek penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2018. Alat ukur digunakan adalah Kuesioner Skala Motivasi Belajar dan Skala Regulasi diri. Hasil penelitian ini diketahui bahwa dari 107 responden Mahasiswa Kedokteran Umun Universitas Malahayati angkatan 2019 dengan tingkat Self-regulated Learning yang tinggi sebanyak 73 orang (68,2%) serta responden yang memiliki tingkat yang Self-regulated Learning sedang sebanyak 34 orang (31,8%). Mahasiswa yang memiliki tingkat Motivasi Belajar tinggi sebanyak 45 orang (42,1%) serta responden yang memiliki tingkat Motivasi Belajar sedang sebanyak 62 orang (57,9%). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan bermakna antara motivasi belajar dan self regulated learning (SRL) selama pembelajaran daring pada masa pandemic COVID-19 pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati Angkatan 2019 dengan presentase sebesar 42%.
Hubungan Kesabaran dengan Tingkat Efikasi Diri pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Tahap Sarjana Universitas Malahayati Nur Sam Heni Mutiara; Sri Maria Puji Lestari; Supriyati Supriyati; Asri Mutiara Putri
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 20 No 02 (2023): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v20i02.2590

Abstract

Self-efficacy according to Bandura is an individual's belief in the ability of an individual to organize and take the necessary actions to achieve certain results. Mukti and Tentama suggest that there are two factors that influence self-efficacy, namely internal factors and external factors. One component of the internal factor is patience. To determine the relationship between patience and the level of self-efficacy in undergraduate students of the Faculty of Medicine, Malahayati University. This type of research is an observational quantitative analytic study with a cross-sectional research design, the measuring instrument used is a questionnaire on the patience scale and self-efficacy level scale and uses a stratified random sampling technique. Spearman test statistical data using the SPSS program. Based on the research results, there were 228 students with the highest level of patience in the high category, totaling 129 students (56.6%), then for the highest level of self-efficacy in the high category, amounting to 140 students (61.4%). Statistical analysis using the Spearman test showed a p = value of 0.000 with a correlation test of 0.357. There is a significant relationship between patience and the level of self-efficacy in undergraduate students of the Faculty of Medicine, Malahayati University. Patience affects the level of self-efficacy by 15.4%.