Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Gaya Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati Hesty Ahisya; Deviani Utami; Supriyati Supriyati; Achmad Farich
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.229

Abstract

Latar Belakang: Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar adalah gaya belajar. Gaya belajar adalah cara yang konsisten yang dilakukan oleh seseorang dalam menangkap stimulus atau informasi, cara mengingat, berfikir dan memecahkan soal. Prestasi belajar adalah cerminan hasil nilai yang dicapai dari pembelajaran pada akhir program studi. gaya belajar memberi pengaruh positif terhadap prestasi belajar atau nilai indeks prestasi kumulatif mahasiswa. Tujuan: untuk mengetahui perbedaan antara gaya belajar visual, auditory, read/write, dan kinesthetic dengan hasil prestasi belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati angkatan 2018.Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan analitik observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode simple random sampling dan didapatkan jumlah sampel sebanyak 118 orang . Analisis data menggunakan uji one way ANOVA. Hasil: Nilai rata-rata IPK dari 118 responden mahasiswa angkatan 2018 Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati yaitu 2,90 dengan standar deviasi 0,39. Sebagian besar gaya belajar responden adalah gaya belajar kinesthetic sebanyak 68 orang (57,6%). Ada perbedaan yang bermakna secara statistik antara gaya belajar visual, auditory, read/write, dan kinesthetic terhadap hasil prestasi belajar mahasiswa dengan diperoleh nilai p-value=0,000. Kesimpulan: Ada perbedaan yang bermakna secara statistik antara gaya belajar visual, auditory, read/write, dan kinesthetic dengan hasil prestasi belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati Angkatan 2018
Tingkat Kecanduan Smartphone dan Self Efficacy dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Beta Gustilawati; Deviani Utami; Supriyati Supriyati; Achmad Farich
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.230

Abstract

Background: The use of smartphones by students have positive and negative impacts on the learning process. The ease in obtaining information with smartphones makes students motivated to participate in the learning process in class. Learning achievement is influenced by characteristics that indicate the factors originating from within students, one of which is self-efficacy which refers to self-confidence in the abilities possessed. Methods: The design of this study was observational analytic with a cross-sectional design. The sampling technique in this study used a purposive sampling method and obtained a total sample of 118 people. Data analysis used the Spearman trial test. Research Results: The result of Spearman correlation bivariate statistical test obtained that each p-value = 0.024 in smartphone addiction and p-value = 0,000 in self-efficacy.Conclusion: There is a significant relationship between smartphone addiction and self-efficacy with learning achievement of the students in the Medical Faculty, University of Malahayati, class of 2018
Hubungan Motivasi Belajar dengan Self-Regulated Learning (SRL) Pada Masa Pandemi Covid-19 Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2019 Sri Maria Puji Lestari; Supriyati Supriyati; Achmad Farich; Bella Ika Lestari
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 19 No 02 (2022): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v19i02.1801

Abstract

Sejak Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) menyebar ke Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta seluruh perguruan tinggi menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan merubahnya menjadi pembelajaran daring, mahasiswa diminta untuk bisa mengatur diri dalam belajar pada masa Pandemi COVID-19. Dimana Mahasiswa yang termotivasi dengan belajar untuk meraih tujuan akan melibatkan . Tujuan penelitian ini yaituapakah terdapat Hubungan motivasi belajar dengan self- regulated learning selama pembelajaran daring pada masa pandemi COVID 19 pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2019. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik observasional dengan metode cross sectional. Subjek penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2018. Alat ukur digunakan adalah Kuesioner Skala Motivasi Belajar dan Skala Regulasi diri. Hasil penelitian ini diketahui bahwa dari 107 responden Mahasiswa Kedokteran Umun Universitas Malahayati angkatan 2019 dengan tingkat Self-regulated Learning yang tinggi sebanyak 73 orang (68,2%) serta responden yang memiliki tingkat yang Self-regulated Learning sedang sebanyak 34 orang (31,8%). Mahasiswa yang memiliki tingkat Motivasi Belajar tinggi sebanyak 45 orang (42,1%) serta responden yang memiliki tingkat Motivasi Belajar sedang sebanyak 62 orang (57,9%). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan bermakna antara motivasi belajar dan self regulated learning (SRL) selama pembelajaran daring pada masa pandemic COVID-19 pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Malahayati Angkatan 2019 dengan presentase sebesar 42%.
Hubungan Kesabaran dengan Tingkat Efikasi Diri pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Tahap Sarjana Universitas Malahayati Nur Sam Heni Mutiara; Sri Maria Puji Lestari; Supriyati Supriyati; Asri Mutiara Putri
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 20 No 02 (2023): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v20i02.2590

Abstract

Self-efficacy according to Bandura is an individual's belief in the ability of an individual to organize and take the necessary actions to achieve certain results. Mukti and Tentama suggest that there are two factors that influence self-efficacy, namely internal factors and external factors. One component of the internal factor is patience. To determine the relationship between patience and the level of self-efficacy in undergraduate students of the Faculty of Medicine, Malahayati University. This type of research is an observational quantitative analytic study with a cross-sectional research design, the measuring instrument used is a questionnaire on the patience scale and self-efficacy level scale and uses a stratified random sampling technique. Spearman test statistical data using the SPSS program. Based on the research results, there were 228 students with the highest level of patience in the high category, totaling 129 students (56.6%), then for the highest level of self-efficacy in the high category, amounting to 140 students (61.4%). Statistical analysis using the Spearman test showed a p = value of 0.000 with a correlation test of 0.357. There is a significant relationship between patience and the level of self-efficacy in undergraduate students of the Faculty of Medicine, Malahayati University. Patience affects the level of self-efficacy by 15.4%.
Hubungan antara Kepribadian Hardiness dan Status Pernikahan dengan Fear of Success pada Wanita Karier yang Sudah Menikah Afifah Dinillah; Supriyati Supriyati; Prida Harkina
Observasi : Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus : Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/observasi.v4i3.2320

Abstract

The association between the variables hardiness Personality and Marital Status with Fear of success in Career Women is explored in this study. “The hypothesis of this study is that there is a significant relationship between the Relationship Between” hardiness Personality and Marital Status with Fear of success in Career Women. The subjects in this study were women who worked part-time (fulltime), aged 20-45 years and married, with a total of 130 subjects. Research data were taken using the Fear of success Scale, hardiness Personality Type Scale, and Marital Status Demographic Scale. The collected data were analyzed using multiple linear regression analysis techniques. The results of the analysis show that there is a significant relationship between hardiness Personality and Marital Status with Fear of success in Career Women (p<0.05) which means that the higher the level of fear of success, the higher the level of hardiness. The Fear of success variable can be explained by the hardiness Personality Type Variable with a result of 44.8%.
PENGARUH SELF EFFICACY DAN PROBLEM FOCUSED COPING TERHADAP RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA Syifa Nurhaliza; Vira Sandayanti; Supriyati Supriyati
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resiliensi akademik merujuk pada kemampuan individu untuk mencapai keberhasilan akademik meskipun menghadapi situasi yang menantang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh self-efficacy dan problem-focused coping terhadap resiliensi akademik pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 257 mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Bandar Lampung. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Academic Resilience Scale (ARS-30), General Self-Efficacy Scale, dan Skala Problem-Focused Coping dengan model skala Likert, serta data demografi. Uji hipotesis dilakukan dengan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari self-efficacy dan problem-focused coping terhadap resiliensi akademik. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan jumlah item kuesioner yang lebih ringkas dan spesifik.
PERAN SELF-EFFICACY DAN SCHOOL CLIMATE DALAM MENINGKATKAN STUDENT SUBJECTIVE WELL-BEING Siti Fatonah; Asri Mutiara Putri; Supriyati Supriyati
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kesejahteraan subjektif siswa merupakan aspek penting dalam keberhasilan psikologis dan akademik siswa, namun sering kali terabaikan dalam program pengembangan sekolah. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-efficacy dan school climate terhadap kesejahteraan subjektif siswa SMA di Kota Bandar Lampung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sebanyak 200 siswa SMA dipilih menggunakan teknik quota sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Student Subjective Well-Being Questionnaire (SSWQ), General Self-Efficacy Scale (GSE), dan Skala School Climate yang telah disesuaikan dengan Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy dan school climate secara simultan berpengaruh signifikan terhadap student subjective well-being. Secara parsial, kedua variabel juga memiliki pengaruh positif yang signifikan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengembangan self-efficacy dan iklim sekolah yang positif dalam meningkatkan kesejahteraan siswa. Sekolah diharapkan merancang intervensi yang dapat meningkatkan keyakinan diri siswa serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, suportif, dan menyenangkan.
PENGARUH KECENDERUNGAN KEPRIBADIAN CONSCIENTIOUSNESS DAN SELF-EFFICACY TERHADAP SOCIAL LOAFING PADA MAHASISWA Nurhafita Rahmawati; Dewi Lutfianawati; Supriyati Supriyati
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Dunia perkuliahan adalah tahap penting bagi pengembangan diri mahasiswa. Salah satu sarana pembelajaran adalah kerja kelompok, yang bertujuan melatih kemandirian, rasa tanggung jawab, dan kerja sama. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kepribadian conscientiousness dan self-efficacy terhadap perilaku social loafing mahasiswa. Metode: menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik quota sampling terhadap 150 mahasiswa aktif Universitas Malahayati dari 15 program studi menggunakan analisis data regresi linier berganda. Hasil: menunjukkan bahwa conscientiousness dan self-efficacy secara simultan berpengaruh signifikan terhadap social loafing. Secara parsial, conscientiousness berpengaruh negatif signifikan terhadap social loafing, begitu pula self-efficacy yang juga memiliki pengaruh negatif signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan keyakinan diri mahasiswa berkontribusi pada penurunan perilaku social loafing. Kesimpulan: menguatkan pentingnya aspek kepribadian conscientiousness dan self-efficacy menjadi perhatian serius untuk menunjang prestasi dan efektivitas kerja kelompok mahasiswa, khususnya dalam merancang intervensi untuk meningkatkan motivasi dan kerja sama mahasiswa dalam pembelajaran kelompok di perguruan tinggi.
Hubungan Antara Efikasi Diri Dan Kesadaran Metakognitif Dengan Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir Reza Bagus Prakoso; Dewi Lutfianawati; Supriyati
Nathiqiyyah Vol. 8 No. 2 (2025): Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/nathiqiyyah.v8i2.1762

Abstract

Final-year university students are in the early adulthood phase, facing developmental tasks such as establishing independence, pursuing careers, and preparing to enter the workforce. Challenges like high unemployment rates, skills mismatch with labor market demands, and intense competition are associated with their work readiness. This study aims to examine the relationship between self-efficacy and metacognitive awareness with work readiness among final-year students in Bandar Lampung. The research method uses a quantitative approach with multiple linear regression analysis techniques. The research involved 167 participants from various study programs in Malahayati University, selected through convenience sampling. Results indicate that most subjects demonstrated moderate work readiness levels. Data analysis revealed: (3) collectively, self-efficacy and metacognitive awareness showed significant relationship with work readiness; (2) a significant positive relationship between self-efficacy and work readiness; and (3) no significant relationship between metacognitive awareness and work readiness. These findings suggest that self-efficacy serves as a key factor in work readiness, while metacognitive awareness provides supplementary support despite lacking independent influence. Keywords : Work Readiness, Self-Efficacy, Metacognitive Awareness Final-year university students are in the early adulthood phase, facing developmental tasks such as establishing independence, pursuing careers, and preparing to enter the workforce. Challenges like high unemployment rates, skills mismatch with labor market demands, and intense competition are associated with their work readiness. This study aims to examine the relationship between self-efficacy and metacognitive awareness with work readiness among final-year students in Bandar Lampung. The research method uses a quantitative approach with multiple linear regression analysis techniques. The research involved 167 participants from various study programs in Malahayati University, selected through convenience sampling. Results indicate that most subjects demonstrated moderate work readiness levels. Data analysis revealed: (3) collectively, self-efficacy and metacognitive awareness showed significant relationship with work readiness; (2) a significant positive relationship between self-efficacy and work readiness; and (3) no significant relationship between metacognitive awareness and work readiness. These findings suggest that self-efficacy serves as a key factor in work readiness, while metacognitive awareness provides supplementary support despite lacking independent influence. Keywords : Work Readiness, Self-Efficacy, Metacognitive Awareness
Hubungan Antara Pola Asuh Permisif Dan Kontrol Diri Dengan Perilaku Merokok Elektrik Cindi Damayanti; Octa Reni Setiawati; Supriyati
Nathiqiyyah Vol. 9 No. 1 (2026): Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/nathiqiyyah.v9i1.1773

Abstract

The behavior of using electronic cigarettes (vaping) is increasingly prevalent among adolescents and raises concerns as it may affect both health and social development. This study aims to examine the relationship between permissive parenting style and self-control with vaping behavior among adolescents. The research employed a quantitative approach using a survey method. The sample consisted of 85 adolescents aged 18–25 years, selected through accidental sampling. The instruments used included a vaping behavior scale, a permissive parenting scale, and a self-control scale. Data were analyzed using multiple linear regression. The results indicated a significant relationship between permissive parenting and self-control with vaping behavior. Permissive parenting was found to increase the tendency of adolescents to vape, while low self-control further reinforced this behavior. These findings highlight the crucial role of family and self-regulation skills in preventing vaping behavior among adolescents. Keywords: electronic smoking behavior, permissive parenting style, self-control.