Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sketsa Bisnis

Akselerasi Pertumbuhan Bisnis di Sektor Pariwisata di Era Pandemi Covid 19 Melalui Pendekatan Pentahelix Irfan Kharisma Putra

Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.344 KB) | DOI: 10.35891/jsb.v8i1.2580

Abstract

Abstract Abstract The times in the industrial era 4.0 require all sectors to make changes and innovations; every component in such scope is necessary to carry out development and revolution. Each stakeholder must be able to collaborate to materialize the programs and policies enacted by the regions. Collaboration is the key to accelerating the actualization of a program. This research analyzes the basis for the preparation of a business development strategy for the tourist village of Sumberbiru in Wonomerto Village, Wonosalam District, Jombang Regency. This research employed a descriptive qualitative method. This tourist village was chosen because it has unique characteristics. The results obtained from this study are the tourist village of Sumberbiru has accelerated the development of tourist villages with the Penta helix approach. The initiation started with managing a tourist village in collaboration with the village community empowerment agency in the field of assistance to Village-Owned Enterprises (BUMDes). Optimization of business growth in the tourism sector in Wonomerto Village through Pentahelix has been going well, but there is still much to be improved and maintained. Keywords: Innovation, Tourist Village, Pentahelix, and Acceleration Abstrak Perkembangan era industry 4.0 menuntut semua sektor untuk melakukan perubahan dan inovasi, setiap elemen yang ada pada suatu daerah diharuskan untuk melakukan pengembangan dan revolusi. Setiap stakeholder diharuskan menjalin bekerjasama untuk merealisasikan program dan kebijakan yang ditetapkan oleh daerah. Kolaborasi menjadi kunci percepatan terealisasinya sebuah program. Penelitian ini digunakan untuk menganalisis dasar penyusunan strategi pengembangan bisnis desa wisata sumberbiru yang ada di Desa Wonomerto, Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Desa wisata ini dipilih karena mempunyai karakteristik yang unik. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah desa wisata sumber biru telah melakukan akselerasi dalam pengembangan desa wisata dengan pendekatan pentahelix. Inisiasi dimulai dari manajemen desa wisata yang berkolaborasi dengan dinas pemberdayaan masyarakat desa di bidang pendampingan BUMDes. Optimalisasi pertumbuhan bisnis di sektor pariwisata di desa wonomerto melalui pentahelix sudah berjalan dengan baik, namun masih banyak yang harus ditingkatkan dan dipertahankan. Kata Kunci: Inovasi, Kolaborasi, Desa Wisata, Pentahelix dan Akselerasi
Akselerasi Pertumbuhan Bisnis di Sektor Pariwisata di Era Pandemi Covid 19 Melalui Pendekatan Pentahelix: (Studi Pada Desa Wisata Sumberbiru Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang) Irfan Kharisma Putra
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v8i1.2580

Abstract

Abstract Abstract The times in the industrial era 4.0 require all sectors to make changes and innovations; every component in such scope is necessary to carry out development and revolution. Each stakeholder must be able to collaborate to materialize the programs and policies enacted by the regions. Collaboration is the key to accelerating the actualization of a program. This research analyzes the basis for the preparation of a business development strategy for the tourist village of Sumberbiru in Wonomerto Village, Wonosalam District, Jombang Regency. This research employed a descriptive qualitative method. This tourist village was chosen because it has unique characteristics. The results obtained from this study are the tourist village of Sumberbiru has accelerated the development of tourist villages with the Penta helix approach. The initiation started with managing a tourist village in collaboration with the village community empowerment agency in the field of assistance to Village-Owned Enterprises (BUMDes). Optimization of business growth in the tourism sector in Wonomerto Village through Pentahelix has been going well, but there is still much to be improved and maintained. Keywords: Innovation, Tourist Village, Pentahelix, and Acceleration Abstrak Perkembangan era industry 4.0 menuntut semua sektor untuk melakukan perubahan dan inovasi, setiap elemen yang ada pada suatu daerah diharuskan untuk melakukan pengembangan dan revolusi. Setiap stakeholder diharuskan menjalin bekerjasama untuk merealisasikan program dan kebijakan yang ditetapkan oleh daerah. Kolaborasi menjadi kunci percepatan terealisasinya sebuah program. Penelitian ini digunakan untuk menganalisis dasar penyusunan strategi pengembangan bisnis desa wisata sumberbiru yang ada di Desa Wonomerto, Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Desa wisata ini dipilih karena mempunyai karakteristik yang unik. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah desa wisata sumber biru telah melakukan akselerasi dalam pengembangan desa wisata dengan pendekatan pentahelix. Inisiasi dimulai dari manajemen desa wisata yang berkolaborasi dengan dinas pemberdayaan masyarakat desa di bidang pendampingan BUMDes. Optimalisasi pertumbuhan bisnis di sektor pariwisata di desa wonomerto melalui pentahelix sudah berjalan dengan baik, namun masih banyak yang harus ditingkatkan dan dipertahankan. Kata Kunci: Inovasi, Kolaborasi, Desa Wisata, Pentahelix dan Akselerasi
Dampak Kepemimpinan dan Motivasi Kerja terhadap Keberlanjutan Bisnis pada Kelompok Sadar Wisata Gubuklakah Arik Prasetya; Irfan Kharisma Putra; Arif, Ahmad Bachtiar; Naufal Farras Alfattahu
SKeTsa Bisnis (e-jurnal) Vol 11 No 1 (2024): Sketsa Bisnis
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v11i1.4663

Abstract

AbstractEffective leadership in Tourism Awareness Groups (POKDARWIS) plays an important role in optimizing the management of tourism potential and achieving organizational goals. Good leadership can provide direction, build cooperation, and encourage innovation to introduce regional tourism. In addition, work motivation is also a factor supporting the sustainability of POKDARWIS, providing encouragement for members to remain productive and contribute with new ideas. Therefore, this study aims to examine the influence of leadership and work motivation on organizational sustainability at POKDARWIS Gubugklakah, Malang Regency. This research is explanatory research with a quantitative approach. The sample in this study consisted of 100 members of POKDARWIS Gubugklakah, which was selected to obtain representative data. Data were collected through a structured survey to ensure the validity and reliability of the results. The results showed that leadership and work motivation have a significant effect on organizational sustainability, both partially and simultaneously. The findings indicate that the role of strong leaders and high work motivation among members are key to achieving sustainability of POKDARWIS. This research is expected to serve as a reference for improving leadership capabilities and work motivation in tourism organizations, as well as providing insights for the development of more effective management strategies in maintaining organizational sustainability. AbstrakKepemimpinan yang efektif dalam Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) memainkan peran penting dalam mengoptimalkan pengelolaan potensi wisata dan mencapai tujuan organisasi. Kepemimpinan yang baik dapat memberikan arahan, membangun kerjasama, serta mendorong inovasi untuk mengenalkan pariwisata daerah. Selain itu, motivasi kerja juga menjadi faktor penunjang keberlanjutan POKDARWIS, memberikan dorongan bagi anggota untuk tetap produktif dan berkontribusi dengan ide-ide baru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap keberlanjutan organisasi pada POKDARWIS Gubugklakah, Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 100 anggota POKDARWIS Gubugklakah, yang dipilih untuk mendapatkan data yang representatif. Data dikumpulkan melalui survei yang terstruktur untuk memastikan validitas dan reliabilitas hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan organisasi, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peran pemimpin yang kuat dan motivasi kerja yang tinggi di antara anggota adalah kunci untuk mencapai keberlanjutan POKDARWIS. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan motivasi kerja dalam organisasi pariwisata, serta memberikan wawasan bagi pengembangan strategi pengelolaan yang lebih efektif dalam menjaga keberlanjutan organisasi.