Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROHITA

PENGARUH BACILLUS SP. TERHADAP MALFORMASI HIFA PATOGENPHYTOPHTHORA PALMIVORA Devi Tria Anjarsari; Endang Triwahyu Prasetyawati; Yenny Wuryandari
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 1 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i1.6810

Abstract

Busuk Buah kakao adalah salah satu penyakit penting yang disebabkan oleh jamur patogen Phythophthora palmivora. Pengendalian penyakit busuk buah kakao dapat menggunakan agensia hayati Bacillus sp. yang salah satu kandungannya adalah enzim ekstraseluler. Berdasarkan kemampuan yang dimiliki Bacillus sp. maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Bacillus sp. dalam mengakibatkan malformasi hifa patogen Phytophthora palmivora. Bakteri Bacillus sp. yang digunakan dalam penelitian ini merupakan bakteri Bacillus sp. koleksi Dra. Endang Triwahyu P., MSi yaitu isolat Ba-6, Ba-9, Ba-12, Ba-15, dan isolat Ba-17. Metode pelaksanaan dalam penelitian ini yaitu pengambilan sampel buah kakao, isolasi dan pengamatan mikroskopis Phytophthora palmivora, peremajaan bakteri Bacillus sp., uji antagonisme, uji aktivitas enzim ekstraseluler Bacillus sp, dan pengamatan hifa patogen Phytophthora palmivora. Enzim ekstraseluler yang diamati yaitu enzim amilase, protease dan selulase. Perlakuan isolat Ba-6 dan Ba-9 menghasikan enzim amilase, protease dan seulase yang mengakibatkan hifa P. palmivora membengkok dan membengkak, isolat Ba-12 menghasilkan enzim protease yang mengakibatkan hifa P. palmivora memendek, membengak, dan terpotong, isolat Ba-15menghasikan enzim amilase, protease dan seulase yang mengakibatkan hifa P. palmivora memendek dan terpotong, isolat Ba-17 menghasikan enzim amilase dan protease yang mengakibatkan hifa P. palmivora membengkak namun jumlah hifa yang membengkak sedikit.
EFEKTIVITAS METABOLIT SEKUNDER PSEUDOMONAD FLUORESCENT SEBAGAI ANTIMIKROBA PATOGEN FUSARIUM OXYSPORUM SECARA IN VITRO Aisyah Lulu Hariyanto; Yenny Wuryandari; Penta Suryaminarsih
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.6936

Abstract

Pseudomonad fluorescent isolat Pf-122 dan Pf-142 merupakan agensia hayati yang mampu menghambat pertumbuhan jamur patogen Fusarium oxysporum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi metabolit sekunder Pseudomonad fluorescent Pf-122 dan Pf-142 pada konsentrasi 20%; 30%; 40%; dan 50% sebagai penghambat pertumbuhan jamur patogen Fusarium oxysporum secara in vitro. Pengamatan dilakukan dengan membandingkan diameter pertumbuhan jamur patogen pada masing-masing perlakuan terhadap kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metabolit sekunder Pseudomonad fluorescent isolat Pf-122 dan Pf-142 mampu menghambat pertumbuhan jamur Fusarium oxysporum secara in vitro. Daya hambat tertinggi metabolit sekunder Pseudomonad fluorescent isolat Pf-122 pada konsentrasi 50%, sedangkan terendah pada konsentrasi 30%. Daya hambat paling tinggi metabolit sekunder Pseudomonad fluorescent isolat Pf-142 pada konsentrasi 20%, sedangkan terendah pada konsentrasi 40%. Dengan demikian aplikasi metabolit sekunder Pseudomonad fluorescent isolat Pf-142 pada konsentrasi 20% adalah yang paling efektif.
EFEKTIVITAS JAMUR ENDOFIT ASAL JARINGAN TANAMAN TERUNG UNTUK MENGHAMBAT PERTUMBUHAN JAMUR FUSARIUM SP. SECARA IN VITRO Indarwati Indarwati; Arika Purnawati; Yenny Wuryandari
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.7032

Abstract

Jamur endofit merupakan jamur yang terdapat didalam sistem jaringan tanaman seperti daun, bunga, ranting, ataupun akar tanaman. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui isolat jamur endofit yang bersifat antagonistik terhadap Fusarium sp. penyebab penyakit layu pada tanaman cabai merah secara in vitro. Metode penelitian yang digunakan adalah eksploratif dan eksperimental. Metode eksploratif meliputi isolasi jamur endofit, pemurnian isolat dan identifikasi isolat, sedangkan metode eksperimental meliputi uji antagonisme isolat jamur endofit dengan jamur Fusarium sp. secara oposisi langsung (dual culture). Analisis data menggunakan analisis sidik ragam dan dilakukan uji lanjut  Duncan Multiple Range Test (DMRT) untuk melihat jarak antar perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ditemukan 9 isolat jamur endofit yang termasuk genus  Trichoderma, Penicillium, Aspergillus, Fusarium,  Chalara, dan Ampuliferina. Hasil uji antagonis pada isolat JT5 (Trichoderma sp.)  memiliki daya hambat sebesar 73,82 %.