Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Video Animasi Zepeto untuk Materi Metamorfosis Kupu-Kupu untuk SD/MI Iim Impronah; Hamdan Husein Batubara
EduBase : Journal of Basic Education Vol 2 No 2 (2021): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v2i2.392

Abstract

This research was conducted due to the lack of media that used in science learning metamorphosis material in MI/SD, usually the teacher only explained the metamorphosis of a butterfly by drawing it on the blackboard or students were told to listen in the science textbook provided. Therefone, researcher had the initiative to provide new learning, of course, which can be carried out online or offline learning. Researcher developed learning media in the form of two-dimensional animated videos made from a combination of zepeto and kinemaster applications. The researcher used the R&D step. The object of this research was in 3rd grade of MI/SD. The results of this study were to describe what concepts were in making animated video learning media with the zepeto application used for butterfly metamorphosis shows an increase with the results of the percentage of material and media experts being 86 % then the percentage of users or students 96.5 %, so it can be concluded that animated video media is effective in learning metamorphosis. Abstrak Penelitian ini dilakukan karena kurangnya media yang digunakan dalam pembelajaran IPA materi metamorfosis di MI/SD, biasanya guru hanya menjelaskan metamorfosis kupu-kupu dengan cara digambar di papan tulis atau siswa disuruh menyimak di buku ajar IPA yang sudah disediakan. Oleh karena itu peneliti mempunyai inisiatif untuk memberikan pembelajaran yang baru tentunya yang bisa di laksanakan secara online maupun offline. Peneliti mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi dua dimensi yang dibuat dari perpaduan aplikasi zepeto dan kinemaster. Langkah penelitian ini menggunakan langkah R&D. Obyek penelitian ini dilakukan pada kelas III MI/SD . Adapun hasil dari penelitian ini adalah mendeskripsikan konsep-konsep apa saja dalam pembuatan media pembelajaran video animasi dengan aplikasi zepeto yang digunakan untuk materi IPA Metamorfosis kupu-kupu di kelas III MI/SD. Langkah-langkah penelitianya meliputi mengidentifikasi media yang telah ada, observasi lapangan, studi literature, pengembangan produk, validasi ahli, revisi video, uji coba produk, finalisasi produk hingga produk akhir. Tetapi dalam penelitian ini ada beberapa campuran atau adaptasi dari langkah-langkah penelitian pokok yang dicampur dengan langkah penelitian dari Arief S, (2010) yang isinya meliputi menganalisis kebutuhan dan karakter siswa, menentukan tujuan intruksional pembelajaran, merumuskan materi pembelajaran, mengembangkan alat pengukuran keberhasilan, praproduksi, adan produksi. Presentase kelulusan siswa pada pembelajaran media video animasi materi metamorfosis kupu-kupu menunjukan peningkatan dengan hasil presentase para ahli materi dan media 86% kemudian hasil presentase pengguna atau siswa 96,5 %, sehingga dapat disimpulkan bawasannya media video animasi lebih efektif digunakan dalam pembelajaran metamorphosis
Tren Penelitian Keterampilan Berpikir Kritis pada Jurnal Pendidikan Dasar di Indonesia Juliyantika, Tiwi; Batubara, Hamdan Husein
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2869

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan berpikir yang melibatkan proses kognitif dan mengajak siswa untuk berpikir sesuai dengan kemampuannya atau berpikir reflektif terhadap permasalahan. Penelitian ini menggunakan metode systematic review untuk menganalisis isi artikel yang termuat di jurnal Pendidikan Dasar yang terakreditasi Sinta kemdikbud sejak tahun 2017 hingga tahun 2021, dengan fokus penelitian keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian ini menemukan 21 jurnal dan 47 artikel yang membahas tentang keterampilan berpikir kritis. Artikel keterampilan berpikir kritis paling banyak terbit pada tahun 2020, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, desain kuasi eksperimen, instrumen tes,  dan teknik analisis data statistik deskriptif. Muatan pelajaran Sekolah Dasar yang paling sering diteliti adalah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam pada kelas 5. Hasil temuan ini telah memberikan informasi dan rekomendasi yang signifikan bagi peneliti lain yang mengkaji tentang keterampilan berpikir kritis.
Analisis Pengembangan dan Penilaian Sikap Sosial Siswa Madrasah Ibtidaiyah Asdiana, Aulia; Batubara, Hamdan Husein
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3291

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang pengembangan dan penilaian sikap sosial siswa Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan desain studi kasus di Madrasah Ibtidaiyah Al-Khoiriyah 2 Semarang. Peneliti menggunakan metode wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data penelitian. Keabsahan data penelitian diuji menggunakan triangulasi data dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Khoiriyah 2 Semarang telah mengutamakan pengembangan sikap jujur, mandiri, santun, dan disiplin. Selain itu, guru juga mengembangkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan sikap sosial siswa adalah dengan menunjukkan contoh yang positif dan membiasakan siswa bersikap yang baik di kelas maupun saat melakukan ekstrakurikuler, dan memberikan teguran serta nasehat bagi siswa yang melanggar tata tertib yang berlaku di sekolah. Selain itu, pihak sekolah juga berupaya meningkatkan sikap sosial siswa dengan pengawasan terhadap pelaksanaan tata tertib sekolah dan program budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun) di sekolah. Sikap sosial siswa dinilai dengan mengamati perkembangan sikap siswa, meminta siswa menilai dirinya sendiri dengan menggunakan buku konsultasi dan monitoring, dan penilaian sejawat dengan lembar checklist. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan sikap sosial siswa akan berjalan efektif melalui keteladanan, pembiasaan, pengawasan, penegakan aturan, dan pelibatan orang tua.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATEMATIKA BANGUN DATAR BERBASIS ANDROID UNTUK SISWA SD/MI Adawiyah, Nur Alfia; Batubara, Hamdan Husein
MIDA : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 4 No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penilitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran Interaktif Matematika Bangun Datar berbasis android untuk siswa SD/MI dengan melibatkan Ahli dan peserta didik sebagai calon pengguna pada proses pengembangan dan penilaian produknya. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Desain pengembangan menggunakan model pengembangan yang digunakan pada penelitian merupakan adaptasi dari model Luther, yang terdiri dari enam tahap kegiatan, yakni : Concept (konsep), Design (desain), Collecting Materials (pengumpulan bahan/materi), Assembly (pembuatan/produksi), Test Drive (uji coba) dan Distribution (distribusi). Instrumen penelitian ini adalah angket kuisioner. Tim penilai produk terdiri: ahli, guru SD/MI , peer reviewer, dan respon siswa kelas V SD/MI. Hasil: Produk media pembelajaran berbasis android dalam penelitian ini dapat digunakan oleh siswa SD/MI.
Tren Penelitian Keterampilan Berpikir Kritis pada Jurnal Pendidikan Dasar di Indonesia Juliyantika, Tiwi; Batubara, Hamdan Husein
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2869

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan berpikir yang melibatkan proses kognitif dan mengajak siswa untuk berpikir sesuai dengan kemampuannya atau berpikir reflektif terhadap permasalahan. Penelitian ini menggunakan metode systematic review untuk menganalisis isi artikel yang termuat di jurnal Pendidikan Dasar yang terakreditasi Sinta kemdikbud sejak tahun 2017 hingga tahun 2021, dengan fokus penelitian keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian ini menemukan 21 jurnal dan 47 artikel yang membahas tentang keterampilan berpikir kritis. Artikel keterampilan berpikir kritis paling banyak terbit pada tahun 2020, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, desain kuasi eksperimen, instrumen tes,  dan teknik analisis data statistik deskriptif. Muatan pelajaran Sekolah Dasar yang paling sering diteliti adalah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam pada kelas 5. Hasil temuan ini telah memberikan informasi dan rekomendasi yang signifikan bagi peneliti lain yang mengkaji tentang keterampilan berpikir kritis.
Analisis Pengembangan dan Penilaian Sikap Sosial Siswa Madrasah Ibtidaiyah Asdiana, Aulia; Batubara, Hamdan Husein
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3291

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang pengembangan dan penilaian sikap sosial siswa Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan desain studi kasus di Madrasah Ibtidaiyah Al-Khoiriyah 2 Semarang. Peneliti menggunakan metode wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data penelitian. Keabsahan data penelitian diuji menggunakan triangulasi data dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Khoiriyah 2 Semarang telah mengutamakan pengembangan sikap jujur, mandiri, santun, dan disiplin. Selain itu, guru juga mengembangkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan sikap sosial siswa adalah dengan menunjukkan contoh yang positif dan membiasakan siswa bersikap yang baik di kelas maupun saat melakukan ekstrakurikuler, dan memberikan teguran serta nasehat bagi siswa yang melanggar tata tertib yang berlaku di sekolah. Selain itu, pihak sekolah juga berupaya meningkatkan sikap sosial siswa dengan pengawasan terhadap pelaksanaan tata tertib sekolah dan program budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun) di sekolah. Sikap sosial siswa dinilai dengan mengamati perkembangan sikap siswa, meminta siswa menilai dirinya sendiri dengan menggunakan buku konsultasi dan monitoring, dan penilaian sejawat dengan lembar checklist. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan sikap sosial siswa akan berjalan efektif melalui keteladanan, pembiasaan, pengawasan, penegakan aturan, dan pelibatan orang tua.
Penggunaan Google Form Sebagai Alat Penilaian Kinerja Dosen di Prodi PGMI UNISKA Muhammad Arsyad Al Banjari Batubara, Hamdan Husein
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 8 No. 1 (2016): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v8i1.9071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pembuatan kuesioner online menggunakan Google Form sebagai media penilaian kinerja dosen dan respon mahasiswa terhadap penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan teknik pengumpulan data berupa angket dan studi dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa prosedur pengembangan kuesioner penilaian kinerja dosen pada proses pembelajaran menggunakan Google Form dimulai dari tahap merencanakan, membuat, mempublikasikan dan memberikan petunjuk penggunaan. Data respon mahasiswa meunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa suka dengan penggunaan kuesioner online (53,3%), mudah diakses (86,7%), waktu menjadi lebih efesien (80%), menghemat penggunaan kertas (93,3%), mengerti cara menggunakannya (86,6%), tampilannya mudah dimengerti (86,6), Bahasa kuesioner telah sesuai (100%), materinya sudah sesuai (93,4%). Dengan demikian, Google Form sangat bermanfaat bagi dosen dan mahasiswa untuk mengumpulkan data kinerja dosen.
Pengembangan Situs E-Learning Dengan Moodle Versi 3.1 Sebagai Media Pembelajaran Pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Batubara, Hamdan Husein
Al-Bidayah : Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 9 No. 1 (2017): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v9i1.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat situs e-learning dengan Moodle versi 3.1. dan mengkaji hasil penggunaannya sebagai media pembelajaran pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan (research and development) untuk menghasilkan sebuah situs e-learning. Dosen dan mahasiswa mendaftar pada situs e-learning dilakukan secara mandiri dengan e-mail. Pengguna yang berhasil mendaftar pada situs e-learning akan mendapatkan peran authentical user (pengguna terdaftar). Authentical user dapat mengikuti sebuah mata kuliah dengan cara mendaftar menggunakan sandi mata kuliah. Administrator memberikan peran Manager kepada akun dosen agar ia dapat mandiri dalam membuat dan mendaftarkan dirinya sebagai pengajar pada sebuah halaman mata kuliah. Fitur-fitur untuk menyajikan bahan ajar terdiri dari format buku, halaman tunggal, file, folder, dan URL. Aktivitas pembelajaran yang tersedia adalah forum diskusi, penugasan online, ujian online, feedback, dan kuesioner online. Rata-rata skor ahli media menyatakan bahwa kualitas e-learning berada pada kategori baik dan para pengguna percaya bahwa e-larning efektif digunakan sebagai media pembelajaran. Produk yang dikembangkan telah memenuhi saran ahli media dan para pengguna e-learning.
Penyuluhan dan Sosialisasi Guna Meningkatkan Kesadaran Bahaya NAPZA bagi Remaja Desa Sumbersari Muhammad Indra Setyaji; Eka Fhutri Kembari; Rosyfi Zakiyatul Af'idah; Firda Nuraisyah; Irawati Ainunita; M. Riyan Maulana; Ansia Aulia Dina; Defikha Dhya'ulhaq; Hamdan Husein Batubara
MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus: MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mengabdi.v2i4.878

Abstract

Abuse of Narcotics, Psychotropics and Addictive Substances (Drugs) among the younger generation is a crucial issue that threatens the future of the nation. This abuse has a significant negative impact on the mental and physical development of the younger generation. Therefore, prevention efforts through education, routine counseling and positive activities in the community are very important. The socialization program on the dangers of drugs was carried out at the Sumbersari Village Hall, Ngampel District, Kendal Regency. The targets for this activity are teenagers from Sumbersari Village. This activity is carried out using the ABCD method which includes identifying community strengths, asset mapping, community economic analysis, creating relationships and activity priorities, as well as monitoring and evaluation. The results of counseling regarding the abuse of narcotics, psychotropic substances and other addictive substances in Sumbersari village show significant benefits for the younger generation. Participants' responses emphasized the importance of the understanding provided. The suitability of participants' expectations with the reality of the activity can be seen from the appreciation for the presence of food and similarities with socialization at school. Participants' understanding also increased thanks to the material presented in an interesting way. Comfort during activities is an important factor in maintaining participant concentration. However, participant satisfaction was affected by schedule discrepancies.
Empowering Housewives in the Environment Training for Making Friendly Liquid Soap in Sumbersari Village Rudhotul Muhtasanah; Gilang Tri Prasojo; Aina Ulfa Azzahwa; Zulfa Ainurrahma; Farhan Noor Ichsan; Puji Retno Lestari; Achmad Zumarul Abidin; Hamdan Husein Batubara
Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2024): : Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/semnas.v3i2.450

Abstract

Training on making dishwashing soap for women or housewives in Sumbersari Village, Ngampel District, Kendal Regency, was chosen to be disseminated because soap is one of the main needs for maintaining good hygiene standards in everyday life, even though soap is not included in basic needs group. This training in making dishwashing soap aims to enable people in Sumbersari Village, Ngampel District, Kendal Regency, to make their own dishwashing soap to meet their daily needs, reduce people's expenses for purchasing soap which is quite expensive, and open up business opportunities as a home industry. if mass produced. This activity was carried out using the ABCD method through five stages, including identifying community strengths, asset mapping, community economic analysis, creating relationships and activity priorities, as well as monitoring and evaluation. The result of this training is to provide practical experience and increase public knowledge regarding environmentally friendly soap making. This is proven by the participants' ability to understand the process of making environmentally friendly liquid soap well and the participants' desire to apply the knowledge gained