Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengembangan dan Penilaian Sikap Sosial Siswa Madrasah Ibtidaiyah Aulia Asdiana; Hamdan Husein Batubara
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3291

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang pengembangan dan penilaian sikap sosial siswa Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan desain studi kasus di Madrasah Ibtidaiyah Al-Khoiriyah 2 Semarang. Peneliti menggunakan metode wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data penelitian. Keabsahan data penelitian diuji menggunakan triangulasi data dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Khoiriyah 2 Semarang telah mengutamakan pengembangan sikap jujur, mandiri, santun, dan disiplin. Selain itu, guru juga mengembangkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Strategi guru dalam mengembangkan keterampilan sikap sosial siswa adalah dengan menunjukkan contoh yang positif dan membiasakan siswa bersikap yang baik di kelas maupun saat melakukan ekstrakurikuler, dan memberikan teguran serta nasehat bagi siswa yang melanggar tata tertib yang berlaku di sekolah. Selain itu, pihak sekolah juga berupaya meningkatkan sikap sosial siswa dengan pengawasan terhadap pelaksanaan tata tertib sekolah dan program budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun) di sekolah. Sikap sosial siswa dinilai dengan mengamati perkembangan sikap siswa, meminta siswa menilai dirinya sendiri dengan menggunakan buku konsultasi dan monitoring, dan penilaian sejawat dengan lembar checklist. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan sikap sosial siswa akan berjalan efektif melalui keteladanan, pembiasaan, pengawasan, penegakan aturan, dan pelibatan orang tua.
PENGGUNAAN VIDEO TUTORIAL UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI VIRUS CORONA Hamdan Husein Batubara; Delila Sari Batubara
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 5, No 2 (2020): APRIL 2020
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.522 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v5i2.2950

Abstract

Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pengalaman menggunakan video tutorial untuk mendukung kegiatan pembelajaran daring di masa pendemi virus corona dan respons mahasiswa terhadap penggunaan video tutorial. Metode penelitian ini menerapkan metode kuantitatif deskriptif. Instrumennya adalah angket yang dikembangkan dari teori difusi inovasi Rogers. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses penggunaan video tutorial sebagai media pembelajaran terdiri dari empat tahap, yaitu: persiapan, perekaman, penyelesaian akhir, dan implementasi. Respons mahasiswa terhadap penggunaan video tutorial telah memperoleh skor 4,09 yang berarti baik. Penilaian respons tersebut meliputi: keuntungan relatif yang bernilai 4,29 (sangat baik), kesesuaian yang bernilai 4,20 (baik), kerumitan yang bernilai 3,83 (baik), ketercobaan yang bernilai 3,84 (baik), dan keteramatan yang bernilai 4,28 (sangat baik). THE USE OF TUTORIAL VIDEO TO SUPPORT ONLINE LEARNING IN PANDEMIC VIRUS CORONA Abstract: This article aims to explain the experience of using tutorial videos to support online learning activities during the coronavirus epidemic and student responses to the use of tutorial video. This research method applies a descriptive quantitative approach. The instrument is a questionnaire developed from Rogers' diffusion innovation theory. The results of this study indicate that the process of using tutorial video as a learning medium consists of four stages, namely: preparation, recording, completion, and implementation. Student responses to the use of video tutorials have obtained a score of 4.09, which means good. The response assessment included aspects of relative advantage valued at 4.29 (very good), compatibility valued at 4.20 (good), complexity valued at 3.83 (good), trialability valued at 3.84 (good), and observability valued 4.28 (very good).
MODEL PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ADAPTIF DI SEKOLAH DASAR Hamdan Husein Batubara; Dessy Noor Ariani
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 5, No 1 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.879 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v5i1.2356

Abstract

Abstrak: Media pembelajaran sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran harus sesuai dengan komponen pembelajaran agar fungsinya optimal dalam memfasilitasi kegiatan pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan urgensi, kriteria pemilihan dan prosedur pengembangan media pembelajaran adaptif. Tulisan ini merupakan hasil kajian pustaka dengan   cara menelusuri berbagai referensi untuk mendapatkan data yang valid dan dapat dipercaya. Hasil tulisan ini mengungkapkan bahwa urgensi media pembelajaran adaptif di Sekolah Dasar dapat ditinjau dari teori belajar, regulasi pendidikan, dan ajaran agama Islam. Kriteria media pembelajaran adaptif dapat diketahui dari tingkat kesesuaian antara komponen system pembelajaran dengan atribut media pembelajaran, seperti: tujuan pembelajaran, jenis materi, kondisi pengguna, dan lingkungan pembelajaran. Model pengembangan media pembelajaran adaptif dapat mengikuti beberapa model pengembangan sistem pembelajaran. Garis besar prosedurnya adalah: menganalisis kondisi dan kebutuhan komponen pembelajaran, menganalisis dan merumuskan rancangan media pembelajaran, merealisasikan rancangan media pembelajaran, dan melakukan evaluasi berkelanjutan dengan melibatkan pakar dan target pengguna untuk memberikan penilaian terhadap kualitas media pembelajaran.Kata Kunci: model pengembangan, media pembelajaran, adaptif, Sekolah DasarAbstract: Instructional media as one component of the instructional system has to adaptive with the learning component so that its function is optimal in facilitating learning activities. This article aims to explain the urgency, selection criteria, and procedures for developing adaptive instructional media. This article uses the literature review method by tracing various reference sources critically to get complete and reliable data. The results of this paper explain that the urgency of adaptive instructional media in elementary schools can be viewed from the learning theory, educational regulation, and Islamic text. The criteria for adaptive instructional media can be known from the level of appropriateness between learning system components and instructional media attributes, such as instructional objectives, material types, user conditions, and learning environment. Models of adaptive learning media development can follow existing learning development models. The procedure outline is: analyzing the conditions and needs of the learning component, analyzing and formulating learning media designs, realizing learning media designs, and conducting ongoing evaluations by involving experts and target users to provide an assessment of the quality of instructional media.Keywords: development model, instructional media, adaptive, elementary school 
Pengaruh Pembelajaran Matematika Realistik dengan Strategi Heuristik Krulik dan Rudnik terhadap Kemampuan Berfikir Kritis dan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Dessy Noor Ariani; Hamdan Husein Batubara
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 2 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.705 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v2i2.767

Abstract

IndonesiaPendahuluan: Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran matematika realistik (PMR) dengan strategi heuristik krulik dan rudnik terhadap kemampuan berfikir kritis dan prestasi belajar dan hubungan antara kemampuan berfikir kritis terhadap prestasi belajar siswa dengan mengunakan PMR dengan strategi heuristik krulik dan rudnik di Sekolah Dasar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi dan test. Peserta penelitian ini terdiri dari siswa kelas VA dan VB yang berjumlah 60 orang siswa di SDN Sungai Miai 5 Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia. Hasil: Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat signifikan perbedaan antara kemampuan berfikir kritis dan prestasi belajar dan hubungan yang signifikan antara berfikir kritis dan prestasi belajar. EnglishIntroduction: The main purpose of this study is to identify the effect of Realistic Mathematics Education (RME) with Heurisctic Krulik and Rudnik Strategy and the realitionship between students’ critical thinking and achivement by using RME with Heuristic Krulik and Rudnic strategy. Method: A quasi experiment research design was implemented in this study to achieve this purpose. The instruments used in this study are observation and test. The participants of this study consist of 60 students from Va grade and Vb grade in SDN Sungai Miai 5 Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia. Result: The finding of hyphothesis test shows that 1) there are significant difference of crictical thinking and achievement between RME with heurisctic krulik and rudnik strategy group and conventional learning group and 2) there is significant realitionship between critical thinking and achivement by using RME with heuristic krulik and rudnic strategy.
Internalisasi Pendidikan Karakter dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Abdul Hafiz; Hamdan Husein Batubara
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 1 (2016): Oktober 2016
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.603 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v2i1.739

Abstract

IndonesiaPendahuluan:  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana internalisasi  pendidikan karakter dalam kurikulum PAI serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode: Penelitian ini adalah adalah penelitian lapangan dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian: Internalisasi pendidikan karakter dalam pembelajaran PAI telah diterapkan pada dokumen perencanaan pembelajaran. Nilai-nilai karakter yang dimasukkan dalam kurikulum pendidikan agama Islam adalah karakter religius, disiplin, tanggungjawab dan bersahabat/ komunikatif. Faktor-faktor yang mempengaruhi internalisasi Pendidikan karakter adalah faktor berlatar belakang pendidikan dan pengalaman mengajar guru, kesiapan, kemampuan, motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran, dan dukungan lingkungan. EnglishIntroduction: This research aims to determine how the internalization of character education on the curriculum of Islamic education and the factors influencing it in Integration Islamic Elementary School (SDIT) Qurrata ‘Ayun Kandangan. Method: This research is qualitative. Result: Internalization of character education for learning Islamic education has been done on document of lesson plan. The values of character founded on curriculum Islamic education is religius, discipline, responsibilities and friendly/ communicative.  Factors influencing internalization character education is a factor of educational background and teacher teaching experience, readiness, ability, motivation of student on following learning, and environmental support.
Kuttab sebagai Potret Pendidikan Dasar Periode Klasik Hamdan Husein Batubara; Dessy Noor Ariani
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.527 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v1i2.388

Abstract

                                               Indonesia:Pendahuluan: Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang Kuttab sebagai potret pendidikan Islam periode klasik, yaitu sejak zaman Rasulullah hingga kota Baghdad dihancurkan oleh Hulago Khan (650 M-1250 M). Metode: Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan cara menelusuri berbagai sumber referensi secara kritis untuk mendapatkan data yang utuh dan dapat dipercayai. Hasil: Kuttab adalah lembaga pendidikan dasar yang pertama dalam dunia Islam. Tempat pendidikan Kuttab berawal dari rumah-rumah seorang guru, lalu beralih ke pekarangan mesjid dan mendirikan bangunan tersendiri. Materi pelajaran di Kuttab pada mulanya adalah pelajaran membaca dan menulis menggunakan puisi-puisi Arab yang baik maknanya, Lalu ditambah dengan pelajaran membaca dan menghafal Alquran serta menguasai pokok-pokok ajaran agama Islam. Pada abad ke-8 masehi, ilmu pengetahuan umum pun diajarkan di Kuttab disamping ilmu agama. Pendidikan Kuttab terlihat cukup demokratis dengan memberikan perlakuan yang sama pada pelajar laki-laki dan perempuan. Pada masa dinasti Abbasiyah, peserta didik memiliki kesempatan untuk memilih materi pelajaran pilihan yang disenanginya. Hubungan guru dan peserta didik di Kuttab adalah seperti hubungan orang tua dengan anak kandungnya sendiri. Mereka mengajar dengan berbagai metode (seperti metode ceramah, dikte, membaca, diskusi, simulasi, dll) dan pendekatan yang tradisional dan kontekstual. EnglishIntroduction:  This article aims to discuss Kuttab as a portrait of  Islamic education in the classical period, ie since the Prophet Muhammad SAW. lived up to the Baghdad was destroyed by Hulago Khan (650 M-1250 M). Methods: This study used literature review by tracking various reference to get the data valid and reliable. Results: Kuttab is  the first elementary school education in the Islamic world. Kuttab education was placed at  the teacher home, and then move on to the courtyard mosque and built a separate building.  Subject matter of Kuttab in the beginning was learning to read and write using the Arabic poems were well meaning, and then the subject was added with reading and memorizing the Qur'an and mastering the principal of Islam. In the 8th century Masehi, general sciences were taught in Kuttab besides the Islamic sciences. Kuttab education looks democratic to give the same treatment to the male students and female. At the time of the Abbasid dynasty, students have the opportunity to choose a subject matter. The relationship between teachers and learners in Kuttab is like a parent with their child. They were taught by various methods (such as  discourse, dictation, reading, discussions, simulations, etc.) used traditional and  contextual approach.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif pada Materi Operasi Bilangan Bulat Hamdan Husein Batubara
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.131 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v1i1.271

Abstract

IndonesiaPendahuluan: Penggunaan media pembelajaran interaktif pada pembelajaran matematika merupakan salah satu cara untuk memvisualisasi materi matematika yang abstrak agar mudah dipahami siswa dan dapat meningkatkan ingatannya terhadap materi yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat media interaktif yang teruji. Metode: penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan (R&D) yang bekerjasama denga ahli media dan guru matematika Madrasah Ibtidaiyah dalam hal penilaian da mengukur pengaruhnya terhadap prestasi belajar siswa. Hasil: penelitian ini telah menghasilkan media pembelajaran interaktifyang terstandar untuk pembelajaran operasi bilangan bulat. Kesimpulan: Penggunaan media pembelajaran interaktifyang dibuat dengan menerapkan prosedur pengembangan media akan lebih efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.EnglishIntroduction: The Using of interactive media in mathematics learning is one way to visualize mathematics content which is abstract so that students can understand and increase their memory about mathematics content. This research aim to create good interactive multimedia. Method:Research and development design was used in this study. This study cooperated with expert people in media and Islamic elementary school mathematics teachers to try and analyze the effect of the interactive media toward students’ achievement. Result: This result of this study is standardized interactive media to increase students’ achievement in integer lesson. Conclusion :The using of interactive media which was created by media development procedures can increase students’ achievement.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika berbasis Android untuk Siswa SD/MI Hamdan Husein Batubara
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 3, No 1 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.408 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v3i1.952

Abstract

IndonesiaPendahuluan:  Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran matematika berbasis android untuk siswa SD/MI dengan melibatkan pakar pada proses pengembangan dan penilaian produknya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development). Prosedur pengembangan menggunakan model 4D, yaitu: define (analisis pengguna, kurikulum, dan bahan ajar), design (merancang produk dengan alat dan bahan), develop (penilaian dan revisi), dan disseminate (uji coba pada calon pengguna). Instrumen penelitian ini adalah angket. Tim penilai produk terdiri: ahli, peer reviewer, guru SD/MI, dan respon siswa kelas IV SD/MI. Hasil: 1) Peneliti telah menghasilkan media pembelajaran matematika berbasis android pada materi bangun datar untuk siswa kelas IV SD/MI, 2) Penilaian ahli, peer reviewer dan guru sekolah dasar terhadap produk mendapat skor 434 dan persentase 86,67%, sangat baik,  3) tanggapan siswa kelas IV SD/ MI terhadap media pembelajaran matematika berbasis android memperoleh skor 439 dengan persentase penilaian 87,8%. Nilai tersebut berada pada interval antara setuju dan sangat setuju. EnglishIntroduction:   This study aims to produce a learning media of mathematics based on Android for Elementary School students by involving Experts in the process of development and assessment. Method: This research is a research development. Procedures of development using the 4 D model. namely: define (analysis of user, curriculum, and materials), design (designing products with tools and materials), develop (assessment and revision), and disseminate (trials on user targets). The research instrument is a questionnaire. Assessor team of product consist of expert, peer reviewer, teacher and student of elementary school. Result: 1) Researcher had been produced a learning media of mathematics based on Android on subject Geometry for elementary school student grade IV, 2) The assessment of expert, peer reviewer and teacher of elementary school to product got score 434 and percentage 86, 67%, it is very good, 3) The responses of elementary school students grade IV to learning media got score 439 with percentage of appraisal 87,8%. It is in between agree and strongly agree.
Pemanfaatan Ensiklopedi Hadis Kitab 9 Imam sebagai Media dan Sumber Belajar Hadis Hamdan Husein Batubara
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 2 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.33 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v2i2.769

Abstract

IndonesiaPendahuluan: Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji model pemanfaatan Ensiklopedi Hadis Kitab 9 Imam sebagau media pembelajaran dan sumber belajar hadis. Metode:  Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan cara menelusuri berbagai sumber referensi secara kritis untuk mendapatkan data yang utuh dan dapat dipercayai. Hasil: Ensiklopedi Hadis Kitab 9 Imam adalah kitab hadis digital yang dilengkapi dengan terjemahan Bahasa Indonesia dan fitur-fitur untuk menganalisis dan mempelajari hadis-hadis yang diriwayatkan oleh 9 Imam hadis. Kitab hadis digital ini dapat digunakan sebagai media dan sumber belajar untuk menelusuri asal-usul sebuah hadis, memahami makna sebuah hadis, jalur periwayatan hadis dan biografi singkat setiap sanadnya, derajat hadis, keterkaitan sebuah hadis dengan hadis-hadis lain, kategorisasi sebuah hadis, dan indeks hadis berdasarkan tema-tema tertentu. Keunggulan aplikasi ini adalah tampilannya sederhana, mudah digunakan, memiliki konten dan fitur-fitur yang lengkap, tersedia dalam versi offline, online, dan mobile. Keterbatasan hadis ini antara lain adalah tidak tersedia petunjuk penggunaan dalam softwarenya dan penjelasan tentang makna dan asbabul wurud hadis. EnglishIntroduction:  This article aims to explain Ensiklopedia Hadits Kitab 9 Imam as a reasource and learning media Method: This research uses literature review method by tracing various reference sources critically to get the complete and reliabel data. Result: Ensiklopedia Hadits Kitab 9 Imam is a digital hadith book equipped with Indonesian translation and features to analyze and study hadiths narrated by 9 Imams. The digital book of hadith can be used as a medium and learning resource to trace the origin of a hadith, to understand the meaning of a hadith, the path of narration of hadith and the short biography of each sanad, the degree of hadith, the interrelation of a hadith with other hadiths, the categorization of a hadith, and Index of hadith based on certain themes. The advantage of this application is simple interface, easy to use, its contents and features is complete, available in offline, online, and mobile. The limitations of this hadith is unavailable menu of user guidance and nothing detail explanation of the hadith meaning.
Pemanfaatan Video sebagai Media Pembelajaran Matematika SD/MI Hamdan Husein Batubara; Dessy Noor Ariani
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 1 (2016): Oktober 2016
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.387 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v2i1.741

Abstract

IndonesiaPendahuluan: Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan video untuk kegiatan pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode: Penelitian ini menggunakan kajian pustaka dengan cara menelusuri berbagai rujukan untuk mendapatkan data yang valid dan dapat dipercaya. Hasil: Penggunaan video untuk pembelajaran matematika di sekolah dasar dibagi menjadi 4 macam, yaitu: video presentasi linier, video tutorial, rekaman video, dan klip video lagumatika dengan lirik. Prinsip-prinsip yang perlu dipertimbangkan dalam menggunakan video di kelas adalah: 1) perangkat pendukung, seperti listrik, pemutar video (laptop atau VCD), speaker, dan proyektor LCD, 2) keterampilan guru, seperti membuat dan menggunakan video dalam pengajaran, 3) Konten video, seperti kesesuaian isi dengan tema, kualitas resolusi, dan durasi (sekitar 3-7 menit), dan 4) tata ruang kelas, seperti letak tempat duduk dan posisi meja. Keunggulan video sebagai media pembelajaran mudah digunakan dan mampu menjelaskan konten dengan lebih nyata. Kelemahannya tidak interaktif. EnglishIntroduction: The article aims to explain the using of video for teaching math in elementary school. Methods: This study used literature review by tracking various references to get valid and reliable data. Result: The using of video for teaching math in elementary school is divided into 4 kinds, namely: linier presentation video, tutorial  video, recorded  video, and video with lyrics. The principles of the using video in the classroom are: 1) support devices, such as electricity, video player (laptop or VCD), speakers, and LCD projector, 2) teacher skill, such as creating and using video in teaching, 3) video content, such as conformity its content with theme course, resolution quality, and duration (about 3-7 minutes ), 4) classroom layout. The excellence of video as a learning medium is easy to use and able to explain content with more real. The weaknesses of video linier is not interactive and its efect depend on focus of student.