Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Psibernetika

Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pengangguran Terdidik Desi Kurniati; Yulistini Yulistini; Yantri Maputra; Liliyana Sari; Mafaza Mafaza; Rozi Sastra Purna; Rani Armalita
Psibernetika Vol 16, No 1 (2023): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v16i1.3640

Abstract

Persentase pengangguran terdidik di Indonesia meningkat secara signifikan sehingga memunculkan berbagai reaksi emosional. Pengangguran terdidik memerlukan dukungan dan bantuan dari orang-orang di lingkungan sekitarnya. Akan tetapi, belum ada ditemukan penelitian yang mengkaji terkait pengaruh dukungan sosial terhadap psychological well being pada pengangguran terdidik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dukungan sosial terhadap psychological well-being pada pengangguran terdidik. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasi sebab-akibat. Sejumlah 116 orang direkrut dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakanalat ukur Psychological Well-being Scale (PWBS) oleh Atikasari (2019) berdasarkan Ryff (1989) dan Social Provisions Scale oleh Cutrona dan Russell (1987). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap psychological well-being pada pengangguran terdidik. Hasil juga menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki pengaruh sebesar 51,2% terhadap psychological well-being. Dengan demikian, semakin tinggi dukungan sosial yang diperoleh oleh pengangguran terdidik, maka semakin tinggi pula psychological well-being yang dimilikinya.
GAMBARAN CYBERBULLYING VICTIMIZATION PADA REMAJA DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Putri, Andhra Octora Wiwansyah; Fitri, Regina Yunita; Makna, Khiyara Hidayatul; Helvira, Miranda; Shofrotun, Briliana Falasifa; Sari, Liliyana
Psibernetika Vol 17, No 2 (2024): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v17i2.4639

Abstract

Cyberbullying merupakan salah satu perilaku agresif yang dapat terjadi di dunia maya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat cyberbullying yang dialami oleh remaja (disebut dengan cyberbullying victim), khususnya di media sosial Instagram. Sejumlah 119 subjek berusia 12-21 tahun dan aktif menggunakan media sosial Instagram direkrut dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan Cyber Victim and Bullying Scale (Cetin et al., 2011) setelah melalui proses adaptasi ke bahasa Indonesia. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas subjek mengalami cyberbullying di media sosial Instagram pada tingkat rendah (86,6%) sedangkan sisanya berada pada tingkat sedang (13,4%). Subjek menyatakan bahwa perilaku cyberbullying yang dialami adalah tuduhan yang tidak benar, penghinaan, dan kiriman pesan mengandung unsur seksual atau ancaman. Berdasarkan hasil tersebut, fenomena cybervictim remaja di media sosial Instagram berada pada kategori rendah. Namun demikian, pengawasan orang tua terhadap remaja dalam penggunaan media sosial masih perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya cyberbullying.