Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SOSIALISASI MENINGKATKAN BELAJAR BAHASA INGGRIS BERBASIS ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES (ESP) DI MADRASAH MTs JANWARY NW BOROK LOTIM Mul Muliadi; Evi Safitri Yulandari; Muhammad Wahyu Hadi
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.746

Abstract

The aim of this Community Service (PKM) is to add insight and new experiences for teachers, especially for English teachers in MTs. Janwary NW Borok, East Lombok. The stages carried out in this PKM are: Managing all the completeness of the PKM, Identification of problems, Providing Assistance and Guidance, Monitoring and Evaluation of Implementation. The Community Service Program conducted by MTs. Janwary NW Borok Lombok Timur NTB obtained very satisfactory results as monitoring and evaluation had been carried out several times according to the set time. With the socialization and coaching through this PKM, students feel more confident in pronouncing English even though there are still many vocabulary words that have not been mastered, but students feel motivated and excited to develop their English skills.
TikTok as a Digital Stage: Enhancing EFL Learners' Speaking Fluency and Confidence among English Department Students of Institut Pendidikan Nusantara Global (IPNG) Mul Muliadi; Ulpiana Ulpiana
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The integration of social media into language learning has transformed traditional teaching practices into more interactive and student-centered approaches. One of the most widely used platforms is TikTok, which allows users to create and share short-form videos in creative ways. This study aims to investigate the role of TikTok as a digital stage in enhancing speaking fluency and confidence among English as a Foreign Language (EFL) learners at the English Department of Institut Pendidikan Nusantara Global (IPNG). This research employed a qualitative descriptive design involving 25 students as participants. Data were collected through questionnaires, semi-structured interviews, and classroom observations. The findings indicate that the use of TikTok significantly improves students' speaking fluency, including pronunciation, vocabulary usage, and speech coherence. In addition, students reported increased confidence and reduced speaking anxiety due to the opportunity to rehearse and re-record their performances before sharing them. Furthermore, TikTok enhances students' motivation and engagement by providing an enjoyable and interactive learning environment. However, it should be used as a complementary tool alongside traditional teaching methods to ensure optimal learning outcomes. In conclusion, TikTok serves as an effective digital platform that supports the development of speaking skills and confidence among EFL learners.
PEMBERDAYAAN PEMUDA DESA SEDAU MELALUI PELATIHAN ENGLISH FOR TOURISM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI KOMUNIKASI DAN KUALITAS PELAYANAN DESA WISATA Hendra Suryadi; Suparlan; Mul Muliadi
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i1.386

Abstract

Pengembangan desa wisata memerlukan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, termasuk kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Desa Sedau memiliki potensi wisata alam yang cukup besar, namun kemampuan bahasa Inggris pemuda sebagai garda terdepan dalam pelayanan wisata masih terbatas. Kondisi tersebut menjadi kendala dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan mancanegara dan mengurangi daya saing desa wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris pemuda Desa Sedau melalui pelatihan English for Tourism berbasis pendekatan komunikatif (Communicative Language Teaching). Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, pelaksanaan pelatihan secara partisipatif, praktik lapangan melalui simulasi pelayanan wisata, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh sekitar 20–40 pemuda Desa Sedau yang terlibat dalam pengembangan desa wisata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi bahasa Inggris peserta, khususnya dalam menyambut wisatawan, memberikan informasi objek wisata, memberikan petunjuk arah dan menjelaskan budaya lokal. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris selama praktik pelayanan wisata. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia desa dan mendukung penguatan daya saing Desa Sedau sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.