Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Life Science

Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Penerapan Beberapa Model Pembelajaran Ulfah Latifah; Lida Amalia; Diah Ika Putri
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jls.v4i2.2348

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Penerapan Beberapa Model Pembelajaran”. Bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi sains siswa pada penerapan beberapa model pembelajaran. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yang menggunakan metode deskriptif dari hasil penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2015-2019, dan menggunakan database Google Scholar. Beberapa model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa terdapat empat model pembelajaran yaitu: model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan metode praktikum dan demonstrasi multimedia interaktif (MMI), model inquiry terbimbing, learning cycle 5E, dan model inquiry. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada penerapan beberapa model pembelajaran bahwa keempat model pembelajaran tersebut efektif digunakan pada saat proses pembelajaran berlangsung dan meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Kata Kunci: Model pembelajaran, literasi sains siswa
Perbandingan Kemampuan Koagulasi Empat Macam Biji Polong-Polongan (Famili Fabaceae) Wida Silfia; Lida Amalia; Chevi Ardiana
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/jls.v5i1.2694

Abstract

Banyak sumber air yang tingkat kekeruhannya melebihi standar baku mutu yang telah ditetapkan, sehingga memerlukan usaha penjernihan. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan cara koagulasi menggunakan koagulan alami dari biji polong-polongan. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang kemampuan koagulasi empat macam biji polong-polongan, yaitu biji kelor (Moringa oleifera), biji asam jawa (Tamarindus indica L.), biji kacang babi (Vicia faba), dan biji kacang merah (Phaseolus vulgaris). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1) kemampuan koagulasi dari empat macam biji polong-polongan (Famili Fabaceae), 2) perbedaan kemampuan koagulasi dari empat macam biji polong-polongan (Famili Fabaceae), dan 3) kemampuan koagulasi yang lebih efektif dan efisien dari empat macam biji polong-polongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  adalah metode eksperimen dengan menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan melakukan pengukuran terhadap kadar kekeruhan, DO, pH, suhu, dan waktu penggumpalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan koagulasi dari empat macam biji polong-polongan (Famili Fabaceae). Biji kacang babi tidak mempunyai kemampuan koagulasi dalam proses menjernihkan air. Biji kelor mempunyai kemampuan paling efektif dan efisien dalam proses penjernihan air dengan rata-rata penurunan kekeruhan sebesar 90,75%, penambahan oksigen terlarut 16,47, suhu , pH 6,06 dan waktu penggumpalan selama 106 menit. Kata Kunci: Famili Fabaceae; Kekeruhan; Koagulas