Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH PEMBUATAN TAS NOKEN SEBAGAI BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL PAPUA PEGUNUNGAN Tati Haryati; Atinus Mirin; Wahyuni Nurindah Silstiowati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 4: September 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i4.8664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pemberdayaan UMKM Masyarakat Dani di Jayawijaya. Masalah yang terjadi adalah masyarakat pengrajin masih kesulitan memproduksi tas noken dalam jumlah yang banyak, dimana salah satu penyebabnya adalah pembuatan noken yang cukup rumit dan memakan waktu yang lama.  Selain itu, noken yang menjadi budaya dan kearifan Masyarakat Dani, yang biasanya bentuk tas. Namun, di balik kebesaran budayanya, praktik ini rentan punah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dan analisa regresi linear berganda dengan 10 responden yakni mama pengrajin noken. Dari hasil penelitian dan analisa data seluruh butir-butir pernyataan di atas pada variabel bebas (X) yakni Budaya dan Kearifan Lokal serta variabel terikat yakni Pembedayaan UMKM memiliki data yang valid, dikarenakan nilai r hitung lebih besar dari r tabel yaitu sebesar 0,632. Berdasarkan pengujian reabilitas, semua data dalam penelitian ini dinyatakan reliabel karena nilainya melebihi nilai 0,60. Uji normalitas juga menunjukan bahwa data terdeteksi normal karena mendekati garis diagonalnya. Pada pengujian F, variabel Budaya dan Kearifan Lokal signifikan tidak berpengaruh secara simultan berpengaruh terhadap variabel Pembedayaan UMKM. Sedangkan dalam pengujian t menyatakan bahwa: (1) Budaya Masyarakat Dani tidak berpengaruh signifikan terhadap Pemberdayaan UMKM Tas Noken karena T Hitung dari variabel Budaya yakni 0,14, lebih kecil dari T Tabel yakni 2,36; dan (2) Kearifan Lokal Masyarakat Dani tidak berpengaruh signifikan terhadap Pemberdayaan UMKM Tas Noken karena T Hitung dari variabel Kearifan Lokal lebih kecil yakni 0,87 dari T Tabel yakni 2,36
Development of A Bima Local History Module Based on Study Tours in Local Course Learning for High School Students Syahbuddin Syahbuddin; Tati Haryati; A. Gafar Hidayat
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3584

Abstract

Local content learning in schools does not adequately showcase insights into historical artifacts. Therefore, it is necessary to develop a local history module with a study tour/field trip design, so that students not only understand the material but also visit places with historical artifacts in Bima. The objectives of this research are: 1) to describe the stages of developing a study tour-based Bima local history module; 2) to test the feasibility and practicality of the study tour-based Bima local history module in local content learning. The method used is the research and development (R&D) 4 D Model, namely: Define, Design, Develop, and Disseminate. Based on the results of the research, the average score obtained from the validator is 80.5%, with a very valid/feasible category. Covering material, learning presentation, language, design appearance. Furthermore, in terms of practicality, an average value of 80.6% was obtained. Thus, the module is easy for teachers and students to use. In addition, it provides guidance on the implementation of study tours, so that students can be directly involved in study tour activities. However, the problem of direct visit times to local historical objects is less supportive when learning takes place; for this reason, this module is equipped with virtual images that represent local historical artifacts.
Pengembangan Modul Mitigasi Bencana Berbasis Nilai Ngaha Aina Ngoho Pada Sekolah Menengah Atas Roni Irawan; Sulfahri Sulfahri; Tati Haryati
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3610

Abstract

Tujuan Penelitian ini yaitu; 1) Mendeskripsikan tahapan pengembangan Modul Mitigasi bencana berbasis nilai ngaha aina ngoho pada Sekolah Menengah Atas; 2) Mengidentifikasi kelayakan dan kepraktisan modul mitigasi bencana berbasis nilai ngaha aina ngoho pada Sekolah Menengah Atas. Metode yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model 4 D. modul mitigasi berbasis kearifan lokal ngaha aina ngoho ini, dikembangkan melalui 4 tahapan, yaitu; 1) Pendefinisian; 2) Perancangan; 3) Pengembangan, dan; 4) Penyebaran. Hasil pengembangan modul mitigasi bencana berbasis nilai ngaha aina ngoho dinyatakan sangat valid dan sangat praktis untuk diintegrasikan dalam pembelajaran, karena memperolehan skor rata-rata hasil validasi ahli sebesar 83,33% dan skor rata-rata hasil uji kepraktisan sebesar 81,84%. Apabila rata-rata perolehan skor penilaian >80 atau ≤100, artinya berkategori sangat valid dan sangat praktis. Modul ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang mitigasi bencana, tetapi juga menanamkan nilai kearifan lokal yang penting untuk membentuk sikap tangguh, peduli, dan gotong royong dalam menghadapi ancaman bencana. Nilai penting yang diharapkan dari hasil pengembangan modul ini, yaitu menumbuhkan kesadaran Masyarakat sejak dini untuk memegang teguh nilai ngaha aina ngoho, sebagai filosofi budaya yang menyisyaratkan sikap bijak dalam pemanfaatan hutan dan pegunungan, dan tidak boleh dieksploitasi habis-habisan, demi keberlangsungan ekosistem dan kehidupan generasi mendatang.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Quizizz pada Materi Tokoh Nasional untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Maharani Syahputri; A. Gafar Hidayat; Tati Haryati; Zuriatin Zuriatin; Roni Irawan
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 16 No. 4 (2026): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v16i4.4781

Abstract

Rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa pada materi Tokoh Nasional menjadi salah satu permasalahan dalam pembelajaran sejarah yang masih didominasi metode konvensional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Quizizz yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas empat validator dan 20 siswa kelas XII SMA Negeri 2 Bolo. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket kepraktisan, angket motivasi belajar, dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase, uji N-Gain, dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh tingkat validitas sebesar 77,75% (valid) dan kepraktisan sebesar 78,00% (praktis). Motivasi belajar meningkat dari 65,20% menjadi 86,40% dengan nilai N-Gain 0,61, sedangkan hasil belajar meningkat dari 62,50 menjadi 85,80 dengan nilai N-Gain 0,62 (kategori sedang). Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Quizizz dinyatakan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi Tokoh Nasional
Digital Literacy in Navigating Historical Narratives in the Era of Disruption: Implications for Twenty First Century Local History Learning Tati Haryati; Amrin Amrin
Council: Education Journal of Social Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Council: Education Journal of Social Studies
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/council.v4i2.861

Abstract

This study aims to analyze the role of digital literacy in Local History learning in the era of disruption by focusing on four key aspects: (1) students' utilization of digital historical sources, (2) their ability to evaluate the credibility of local historical narratives, (3) the development of historical thinking skills, and (4) the implications of digital literacy for twenty-first-century history education. This study employed a qualitative approach using a case study design conducted in the Local History course of the History Education Study Program. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews, and document analysis, and were analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings reveal that digital literacy encourages students to utilize a wide range of digital historical sources more critically and responsibly, enhances their ability to verify and evaluate the credibility of local historical narratives, and promotes the development of historical thinking through the use of historical evidence, contextual analysis, and evidence-based argumentation. Furthermore, the integration of digital literacy transforms Local History learning into a more participatory, collaborative, and inquiry-based learning process, thereby fostering essential twenty-first-century competencies, including critical thinking, communication, collaboration, creativity, and information literacy. This study concludes that digital literacy serves as a strategic competency in developing history learning that is adaptive to the era of disruption while strengthening the quality of twenty-first-century history education.