Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Penyuluhan Tentang Pemanfaatan Gawai Bagi Masyarakat Dusun Bogem Kebonagung Sukodono Sidoarjo Anik Kirana; Lusy Tunik Muharlisiani; Fatkul Anam; Fransisca Dwi Harjanti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2222

Abstract

          Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat Dusun Bogem, Sidoarjo, khususnya dalam pemanfaatan gawai secara bijak untuk mendukung pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung, dengan partisipasi 25 warga setempat. Program ini mencakup tiga tahap: koordinasi, pelaksanaan penyuluhan, dan evaluasi. Materi yang disampaikan mencakup dasar penggunaan gawai, eksplorasi aplikasi produktif, serta etika dan keamanan digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap manfaat penggunaan gawai secara produktif dan risiko yang harus dihindari, seperti cyberbullying dan kecanduan. Evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta memahami materi yang disampaikan dan memberikan masukan konstruktif untuk perbaikan program selanjutnya. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan kualitas literasi digital masyarakat, dengan rekomendasi untuk melanjutkan program serupa yang lebih adaptif dan interaktif guna menjangkau audiens yang lebih luas serta mendukung keberlanjutan dampak positifnya.  Counseling on the Use of Gadgets for the Community of Bogem Hamletm Kebonagung Sukodono Sidoarjo This community service program aimed to improve digital literacy among the residents of Bogem Hamlet, Sidoarjo, focusing on the wise use of gadgets to support education, work, and daily life. The methods included lectures, discussions, demonstrations, and hands-on practice, involving 25 local participants. The program was implemented in three stages: coordination, delivery of counseling sessions, and evaluation. The materials covered basic gadget use, exploration of productive applications, as well as digital ethics and security. The results indicated an increased understanding among participants regarding the benefits of productive gadget use and awareness of risks such as cyberbullying and addiction. Evaluation showed that 100% of participants comprehended the materials and provided constructive feedback for program improvement. In conclusion, this program successfully enhanced the community’s digital literacy, with recommendations to continue similar initiatives that are more adaptive and interactive, aiming to reach a broader audience and sustain the positive impacts achieved.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGI GURU PAMONG SEKOLAH MITRA FAKULTAS BAHASA DAN SAINS UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA MELALUI PEMBELAJARAN HOTS Fransisca Dwi Harjanti; Fatkul Anam; Anik Kirana
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i1.2271

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan oleh para dosen Program Studi Pendidikan Profesi Guru. Topik yang diambil dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah pengembangan kompetensi pedagogi guru pamong sekolah mitra Fakultas Bahasa dan Sains melalui pembelajaran HOTS. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman guru-guru pamong sekolah mitra kerja sama Fakultas Bahasa dan Sains Universitas Wijaya Kusuma Surabaya mengenai pembelajaran HOTS. Metode pelatihan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan tanya jawab. Pelaksanakan kegiatan dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini di antaranya adalah sebagai berikut. Pertama, kegiatan ini mendapatkan respon positif dari guru-guru. Kedua, kegiatan ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran HOTS. Ketiga, pada umumnya guru-guru perlu menambah wawasan dalam memahami metode-metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk menerapkan konsep pembelajaran HOTS.
Implementation of Differentiated Learning Styles to Improve Analysis of Poetry Elements For Class X Students of SMA Negeri 22 Surabaya Abdur Rahman Haidar; Fransisca Dwi Harjanti; Siti Umiati
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v6i2.6424

Abstract

The aim of this research is to observe the development of students' learning outcomes in dealing with poetry material by applying differentiated learning strategies and identifying students' learning styles and seeing how differential learning strategies, especially product differentiation, influence the mastery of students in class X.1 SMA Negeri 22 Surabaya to poetry material. The research was conducted using a qualitative descriptive approach. Data is collected through observation, document analysis, and assessment of students' work. The research results show that students display 3 types of learning styles: visual, auditory, and kinesthetic. The differential learning strategy applied is product differentiation, which allows students to express their understanding of poetry through different works. The implementation of this learning succeeded in achieving mastery above the minimum passing score (KKM) of 75, with a score range of 75-100. Assessment of student attitudes from the Pancasila Student Profile also provides scores in the same range. The implication of this research is that the use of differential learning strategies, especially product differentiation, can be an effective approach in teaching poetry material in high school. Identifying students' learning styles is also important in designing learning that suits their needs. In this way, teachers are able to pay more attention to the diversity of students in the learning process, increase their mastery of the material, and strengthen the expected attitude values, for example those reflected in the Pancasila profile.
Kekerasan Simbolik dalam Struktur Wacana Kelas Harjanti, Fransisca Dwi; Ardiansyah, Roely
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v17i1.19445

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan kekerasan simbolik yang terjadi dalam struktur wacana di dalam kelas. Struktur wacana kelas terdiri atas bagian pembuka oleh guru, respon siswa, dan tanggapan atau kelanjutan dari guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana kritis sebagai penelitian kualitatif. Data diambil dari rekaman video pembelajaran yang dilakukan oleh guru-guru peserta Pendidikan Profesi Guru di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Analisis data menggunakan pendekatan analisis wacana kritis yang melibatkan teks, praktik wacana, dan konteks sosial-budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan simbolik sering terjadi secara tidak sadar dalam struktur wacana kelas, terutama pada bagian pembuka, respon, dan kelanjutan. Dalam bagian pembuka, guru sering menggunakan kalimat perintah atau suruhan dengan kata-kata seperti "silakan", "harapkan", "mohon", atau menggunakan akhiran "-kan" pada kata kerja untuk memberikan stimulus kepada siswa. Siswa merespon pertanyaan atau perintah guru dengan menggunakan pengulangan dalam bagian respon. Sedangkan dalam bagian kelanjutan, guru menggunakan kata-kata penghargaan seperti "terima kasih" atau "baik" sebagai tanggapan terhadap jawaban siswa.
Promoting Teacher Professionalism through Character Building and Technology Integration Harjanti, Fransisca Dwi; Ardiansyah, Roely
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 14, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Promoting Teacher Professionalism through Character Building and Technology Integration. Purpose: The purpose of this research is to identify the role of character education and technology incorporation at Teacher Education and Training Institutes in producing professional teachers as envisaged by the Teacher and Lecturer Law. Method: The type of research used in this study is the literature review. This entails gathering data from journals, research papers, government reports, and education policies. Findings: This study discovered that character education at Teacher Education and Training Institutes assists in the formation of professional teachers through the acquisition of appropriate attitudes and values. Some of these are relationships with self, the law, professional associations, students, peers, and supervisors. Some of the values include faith, openness, honesty, lifelong learning, enthusiasm, unity, togetherness, discipline, and responsibility that are useful for future teachers. Including the technology integration in the training assists in enhancing these professional values and skills. Conclusion: The programs of character education and integrating information and communication technology at Teacher Education and Training Institutes are useful in producing professional teachers with content and character. This assists in producing teachers who are able to impart positive values in the learners such as love for God, parents, fellow human beings, and country. Keywords: character building, professionalism, demoralization.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v14.i2.202463
Pengembangan Media Gamelan Digital untuk Pembentukkan Karakter 5T pada Siswa Harjanti, Fransisca Dwi; Ardiansyah, Roely; Jarmani, Jarmani; Indrayana, Virginia Leonar
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.645

Abstract

Media pembelajaran merupakan alat untuk mempermudah proses pembelajaran. Penelitian ini mengkaji pengembangan pembelajaran gamelan untuk pembentukan karakter siswa.  Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran. Penelitian ini berlokasi SMPN dua puluh sembilan Surabaya dengan objek penelitiannya adalah siswa kelas VII. Model penelitian menggunakan model empat D terdiri dari empat tahapan, yaitu; define, design, develop, dan disseminate. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan angket. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini juga menggunakan teknik validasi ahli untuk memperkuat hasil temuan. Hasil penelitian ini adalah pengembangan gamelan digital mampu menjadi media pembentukan karakter Lima T yaitu teteg, tatag, teguh, tanggon dan trapsila. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji validitas ahli angket siswa yang mengulas dengan positif.
Enhancing Teacher Professionalism through Character Education as an Effort to Combat Demoralization Harjanti, Fransisca Dwi; Ardiansyah, Roely
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1211

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi peran pendidikan karakter di LPTK dalam menciptakan guru profesional sesuai dengan Undang-Undang Guru dan Dosen. Penelitian ini juga mengidentifikasi karakteristik guru profesional dan nilai-nilai yang dapat ditanamkan melalui pendidikan karakter di LPTK. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka komprehensif dari artikel ilmiah, makalah penelitian, laporan pemerintah, dan kebijakan pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan karakter di LPTK dapat membentuk karakter guru profesional dengan menanamkan sikap dan nilai yang sesuai dengan standar kompetensi. Nilai-nilai penting yang ditemukan termasuk keimanan, keterbukaan, kejujuran, semangat belajar sepanjang hayat, disiplin, dan tanggung jawab. Kesimpulannya, pendidikan karakter di LPTK efektif dalam menciptakan guru yang kompeten secara akademik dan berkarakter baik, mampu menularkan nilai-nilai positif kepada peserta didik.
PELATIHAN PENGGUNAAN E-GAMELAN SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KARAKTER DALAM PROYEK PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMPN 29 SURABAYA Harjanti, Fransisca Dwi; Jarmani, Jarmani; Marmi, Marmi; Prayogi, Panji Agung
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36899

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pelatihan dalam penggunaan gamelan digital yang ditujukan untuk para siswa di SMPN 29 Surabaya merupakan kegiatan yang dibiayai oleh DRTPM Kemendikbudristek. Kegiatan ini bertujuan untuk penguatan karakter dan pendukung kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P-5). Kegiatan ini penting dilakukan dengan pertimbangan bahwa program P-5 merupakan implementasi dari pelaksanaan kurikulum Merdeka yang saat ini mulai digunakan di sekolah. Sebagai program yang baru, sekolah perlu mencari kegiatan yang sesuai dengan profil pelajar pancasila yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Mahaesa, berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong dan bekerja sama, mandiri, bernalar kritis, kreatif, dan mandiri. Untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila maka diperlukan sebuah program yang dapat mendukung untuk mewujudkannya. Dalam rangka mewujudkan profil pelajar Pancasila maka prograam yang sudah dilaksanakan di SMPN 29 Surabaya adalah ekstrakurikuler kesenian gamelan. Hanya saja kegiatan ini perlu dikembangkan supaya peserta didik lebih termotivasi untuk mengikutinya. Untuk menarik minat siswa dalam mempelajari kesenian gamelan maka dibutuhkan pengenalan teknologi baru di bidang seni gamelan. Untuk itu tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah mengenalkan teknologi baru dalam kesenian gamelan kepada para siswa di SMPN 29 Surabaya dalam bentuk pelatihan. Dengan demikian setelah kegiatan ini diharapkan para siswa di SMPN 29 Surabaya memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memainkan seni gamelan digital. Luaran yang akan diharapkan dari kegiatan ini adalah Aplikasi seni gamelan digital yang akan dikenalkan kepada peserta pelatihan, keterampilan memainkan seni gamelan digital, pertunjukan seni gamelan digital yang akan dipentaskan pada saat pentas seni atau kegiatan penguatan P-5 di sekolah, terpublikasinya artikel ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat di jurnal ilmiah terakreditasi kemendikbudristek. Selain itu kegiatan ini juga akan dipublikasikan dalam bentuk video hasil pengabdian di chanel youtube.
First language interference in writing proficiency in Indonesian as a third language for foreign speakers Ardiansyah, Roely; Harjanti, Fransisca Dwi
BAHASTRA Vol. 45 No. 1 (2025): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v45i1.1112

Abstract

This study aims to explore first language interference in the writing proficiency of foreign speakers learning Indonesian as their third language. The research data consist of Indonesian sentences influenced by the first language of foreign speakers, namely Mandarin and Spanish. The participants are two international students from different countries, both female, studying at higher education institutions in Indonesia. This qualitative study collected data through Indonesian writing tests. Content analysis was employed to identify patterns of first language interference at syntactic and lexical levels in their Indonesian writing. The findings reveal: (1) syntactic interference from Spanish (L1) and English (L2) to Indonesian (L3) significantly impacts sentence structures and language elements; (2) syntactic interference from Mandarin (L1) and English (L2) shows different impacts on Indonesian (L3) structure and usage.
The Effectiveness of Artificial Intelligence in Enhancing Critical and Creative Thinking within the Pancasila Student Profile Framework Harjanti, Fransisca Dwi; Suhartono, Suhartono; Ardiansyah, Roely; Suryandari, Savitri
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i2.1741

Abstract

This study examined how Artificial Intelligence (AI) applications influence the development of critical thinking and creativity within the Pancasila Student Profile framework in Indonesia. Using a quasi-experimental pre-test/post-test control design, the research involved 64 eleventh-grade students in a six-week project-based learning unit on environmental issues. The experimental group employed various AI tools, while the control group relied on conventional approaches. Students’ cognitive progress was assessed through validated essay tests and project rubrics. The results showed that AI integration led to substantially greater improvements in both critical thinking and creativity. Students in the AI-assisted group achieved significantly higher gains in critical thinking (5.63 vs. 2.18) and creativity (4.56 vs. 1.62), with large effect sizes indicating strong practical significance. These outcomes suggest that AI can function as a powerful cognitive amplifier, promoting deeper analytical thinking and more flexible idea generation. However, although AI enhanced cognitive aspects of the Pancasila Student Profile, it did not inherently support moral or social dimensions. Thus, future studies should investigate how AI can be combined with value-oriented and collaborative learning strategies to foster holistic development. Overall, the findings highlight the importance of adopting AI in balanced ways that advance higher-order thinking while upholding human-centered educational values.