Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL EKSPERIMEN KIMIA SEKOLAH BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MELATIH KETERAMPILAN HOTS MAHASISWA Raehanah Raehanah
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 3 No. 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v3i1.3261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah modul pada matakuliah eksperimen kimia sekolah yang berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk melatih HOTS (Height Order Thingking Skills) mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian pegembangan atau R&D dengan jenis pengembangan model konseptual 4D (four-D model) yang dikembangkan oleh Sivasailam Thiagarajan dkk pada tahun 1974. Model 4D yang dikembangkan hanya sampai pada 3D (Define, Design, dan Develop) dan tidak sampai pada tahap disseminate. Tahapan pertama yaitu tahap pendefinisian (define), terdiri dari: Front-end Analysis (analisis awal-ahir), Concept Analysis (analisis konsep), Learner Analysis (analisis pembelajaran), Task Analysis dan Specifying Instructional Objectives. Tahap kedua yaitu tahap perancangan (design), terdiri dari format selection (mendeskripsikan spesifikasi hasil pengembangan yang dilakukan) dan initial design (mendeskripsikan secara lebih mendetail). Tahap ketiga yaitu Tahap pengembangan (Develop), teridiri dari kegiatan expert appraisal (uji kelayakan) dan developmental testing (uji coba hasil pengembangan). Teknik pengumpulan data yaitu dengan uji kelayakan oleh validator dan angket mahasiswa. Teknik analisis data menggunakan perhitungan persentase kelayakan dan angket. Berdasarkan hasil uji kelayakan dari tiga validator diperoleh kesimpulan bahwa modul eksperimen kimia sekolah berbasis PjBL dinyatakan “sangat layak” dengan persentase rata-rata kelayakan 97,12%. Begitu juga dengan angket mahasiswa menyatakan “sangat layak” dengan persentase rata-rata kelayakan 93,3%. Nilai HOTS mahasiswa menunjukkan kategori “sangat tinggi” dengan nilai rata-rata 86,25.
DAMPAK PEMBELAJARAN DARING TERHADAP PSIKOLOGI SISWA SMA/SMK SEBAGAI EFEK PANDEMI COVID-19 DI LINGKUNGAN KARANG BUAYA PAGUTAN TIMUR: IMPACT OF ONLINE LEARNING ON LEARNING PSYCHOLOGY OF SMA/SMK STUDENTS AS THE EFFECT OF THE COVID-19 PANDEMIC IN THE LINGKUNGAN KARANG BUAYA OF EAST PAGUTAN Lailan khairiawati; Raehanah Raehanah; Sulistiyana Sulistiyana
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 3 No. 2 (2021): Juli - Desember 2021
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v3i2.4250

Abstract

With the implementation of online learning due to COVID-19 by the Indonesian government, it has greatly impacted the psychology of student learning, especially high school/vocational students. The Karang Buaya neighborhood of Mataram City is one of the areas where high school/vocational high school students learn to use online learning. The environment is one of the factors that can affect student learning, because students are less able to control themselves to focus on online learning. Learning through the internet is a new thing for students because the quota to access the internet and the network is less stable. This certainly interferes with the effectiveness of learning, slowness of thinking, weakened immunity, boredom and lack of social interaction. The purpose of this research is to find out the form of online learning, learning psychology symptoms and how high school/vocational high school students cope with learning psychology symptoms. Sources of data obtained from interviews with high school/vocational students who use online learning. The research approach used is descriptive qualitative. Collecting data by observation, interviews and documentation. The results showed that online learning was not effective for students because it had an impact on student learning psychology. However, with this, students can overcome the way of learning with their own will so that high school / vocational students are more comfortable in learning. Pembelajaran daring selama pandemic COVID-19 memberikan dampak psikologis bagi siswa termasuk siswa SMA/SMK. Lingkungan Karang Buaya Kota Mataram menjadi salah satu daerah yang mempunyai siswa-siswi SMA/SMK yang belajar menggunakan pembelajaran online. Lingkungan menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi belajar siswa, karena siswa kurang mampu mengendalikan diri untuk fokus dalam belajar daring. Belajar melalui jaringan internet menjadi hal baru yang dilakukan siswa karena kuota untuk mengakses internet dan jaringan kurang stabil. Hal ini tentu mengganggu keefektifan belajar, kelambanan berfikir, kekebalan tubuh melemah, bosan dan kurangnya interaksi sosial. Tujuan peneilitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pembelajaran daring, gejala psikologi belajar dan cara siswa SMA/SMK mengatasi gejala psikologi belajar. Sumber data diperoleh dari wawancara dengan siswa SMA/SMK yang menggunakan pembelajaran daring. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pembelajaran daring tidak efektif bagi siswa karena berdampak terhadap psikologi belajar siswa. Namun dengan hal itu siswa dapat mengatasi cara belajar dengan kehendak masing-masing agar siswa SMA/SMK lebih nyaman dalam belajar.
Edukasi Pengembangan Tanaman Organik Berbasis RPL (Rumah Pangan Lestari) di Kelurahan Cakranegara Selatan Baru Raehanah Raehanah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3: September 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i3.954

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang dari tahun ke tahun mengalami penurunan lahan pertanian. Penurunan lahan pertanian ini tidak lepas dari peningkatan jumlah penduduknya. Begitu juga yang terjadi di Kota Mataram. Berdasarkan data BPS dari tahun 2017-2021 sebanyak 425,29 Ha lahan pertanian telah dialihfungsikan menjadi lahan terbangun. Disisi lain peningkatan jumlah penduduk akan berdampak pada kebutuhan pangan yang semakin meningkat. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan oleh kementerian pertanian yaitu program RPL. RPL adalah rumah penduduk yang mengembangkan pekarangannya secara intensif untuk dimanfaatkan dengan berbagai sumberdaya lokal (sayur, obat, buah) secara bijaksana yang menjamin kesinambungan penyediaan bahan pangan rumah tangga yang berkualitas dan beragam. Hal ini didukung dengan potensi lahan pekarangan di Indonesia mencapai 10,3 juta hektar, 14 persen dari luas lahan pertanian. Kegiatan ini terdiri dari dua sesi yaitu sesi edukasi yang menjelaskan terkait RPL, jenis-jenis media tanam, pemilihan bibit tanaman yang cocok, dan peraatan pasca tanam. Sesi selanjutnya yaitu penanaman langsung di area tanah kosong di Aula Kantor Lurah Cakranegara Selatan Baru. Tanaman yang dipraktikkan dalam kesempatan tersebut terdiri dari sayuran dan obat-obatan.
PENGARUH KOMBINASI METODE PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DAN TAKE AND GIVE TERHADAP KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI DAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X SMAN 7 MATARAM: THE EFFECT OF THINK PAIR SHARE AND TAKE AND GIVE LEARNING METHODS COMBINATION ON COMMUNICATION ABILITY AND CHEMICAL LEARNING OUTCOMES OF CLASS X STUDENTS SMAN 7 MATARAM Nur Sa'baniyah; Raehanah Raehanah; Baiq Amelia Riyandari
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 4 No. 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v4i2.5177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi metode pembelajaran think pair share dan take and give terhadap kemampuan berkomunikasi dan hasil belajar kimia siswa SMAN 7 Mataram. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas MIPA SMAN 7 Mataram. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster sampling, dengan kelas X MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 4 sebagai kelas kontrol. Instrument berupa lembar observasi untuk kemampuan berkomunikasi dan lembar tes untuk hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa a). nilai sig. 0,044 < 0,05 artinya ada perbedaan signifikan antara kemampuan berkomunikasi dan hasil belajar kimia dengan kombinasi metode pembelajaran think pair share dan take and give secara multivariate, b). Nilai sig. 0,017 < 0,05 artinya ada perbedaan signifikan terhadap kemampuan berkomunikasi yang diajarkan dengan kombinasi metode pembelajaran think pair share dan take and give pada siswa yang diajarkan dengan metode konvensional terhadap variabel kemampuan berkomunikasi, c). Nilai sig 0,162 > 0,05 artinya tidak ada perbedaan signifikan antara hasil belajar kimia yang diajarkan dengan kombinasi metode think pair share dan take and give dengan siswa yang diajarkan dengan metode konvensional terhadap variabel hasil belajar.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA AL-HAMZAR: THE EFFECT OF THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL ON THE CRITICAL THINKING SKILLS OF CLASS XI STUDENTS OF SMA AL-HAMZAR Isti Malasari; Raehanah Raehanah; Yuli Kusuma Dewi
SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA Vol. 4 No. 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/spin.v4i2.5412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model problem based learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI SMA Al-Hamzar Tembeng Putik pada Materi Asam Basa. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuasi eksperimental. Populasi penelitian seluruh kelas XI IPA SMA Al-Hamzar serta jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 37. Variabel bebas penelitian ini adalah model problem based learning dan variabel terikatnya keterampilan berpikir kritis. Desain penelitian non equivalent posttest control group design. Instrument penelitian adalah tes dalam bentuk uraian dan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dianalisis menggunakan Uji Mann Whitney Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Problem Based Learning berpengaruh negatif terhadap keterampilan berpikir kritis, dengan perolehan nilai rata-rata untuk kelas eksperimen 25,5789 sedangkan untuk kelas kontrol 64,6667. Adapun indikator yang sulit dicapai pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol adalah menyimpulkan sebab akibat. Oleh karena itu secara signifikan hasil belajar siswa menurun disebabkan oleh faktor penghambat seperti konsentrasi siswa dalam belajar, lingkungan kelas yang tidak nyaman dan faktor kelelahan.
Meningkatkan literasi anak-anak desa Barabali melalui program pojok baca masyarakat Raehanah Raehanah; Ahmad Fahrul Riadi
Participative Journal: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Participative Journal
Publisher : State Islamic University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55099/participative.v3i1.67

Abstract

West nusa tenggara is one of the three provinces with the lowest Proficiency Dimension Index. The Village of Barabali as one of the areas in Central Lombok has the same problem. The low level of community literacy is due to the low level of The community education as well. The daily habits of people who don’t like to read makes them lack of literacy. Children and adolescents prefer to use the internet for entertainment rather than reading science. Therefore, efforts such a community services are needed to increase the literacy level from an early age, namely childhood. This service is carried out in three stages, which is observation, outreach, and implementation. Observation is taken to determine the condition of the community related to literacy levels and supporting infrastructure. Socialization campaign aims to introduce the community regarding the program being carried out and explain the importance of reading science in life. The implementation phase includes activities such as reading stories and fairy tales, drawing, making origami and others. Based on the results of the activities, public reading corners can foster children's interest on books. The reactivation of the reading room in Barabali Village made the children enthusiastic about it
Edukasi Pengembangan Tanaman Organik Berbasis RPL (Rumah Pangan Lestari) di Kelurahan Cakranegara Selatan Baru Raehanah Raehanah
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3: September 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i3.954

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang dari tahun ke tahun mengalami penurunan lahan pertanian. Penurunan lahan pertanian ini tidak lepas dari peningkatan jumlah penduduknya. Begitu juga yang terjadi di Kota Mataram. Berdasarkan data BPS dari tahun 2017-2021 sebanyak 425,29 Ha lahan pertanian telah dialihfungsikan menjadi lahan terbangun. Disisi lain peningkatan jumlah penduduk akan berdampak pada kebutuhan pangan yang semakin meningkat. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan oleh kementerian pertanian yaitu program RPL. RPL adalah rumah penduduk yang mengembangkan pekarangannya secara intensif untuk dimanfaatkan dengan berbagai sumberdaya lokal (sayur, obat, buah) secara bijaksana yang menjamin kesinambungan penyediaan bahan pangan rumah tangga yang berkualitas dan beragam. Hal ini didukung dengan potensi lahan pekarangan di Indonesia mencapai 10,3 juta hektar, 14 persen dari luas lahan pertanian. Kegiatan ini terdiri dari dua sesi yaitu sesi edukasi yang menjelaskan terkait RPL, jenis-jenis media tanam, pemilihan bibit tanaman yang cocok, dan peraatan pasca tanam. Sesi selanjutnya yaitu penanaman langsung di area tanah kosong di Aula Kantor Lurah Cakranegara Selatan Baru. Tanaman yang dipraktikkan dalam kesempatan tersebut terdiri dari sayuran dan obat-obatan.
Sosialisasi Sertifikasi Halal dan Pembuatan NIB (Nomor Induk Berusaha) UMKM di Desa Barabali Raehanah Raehanah; Andina Bella Sakinah; Siti Hajaroh; Nartika Dewi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3: Mei 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i3.3251

Abstract

Kehalalan suatu produk (pangan, obat, dan kosmetik) merupakan suatu hal yang sangat penting bagi konsumen muslim. Jaminan halal suatu produk sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 dan PP No 39 Tahun 2021. Selain itu pada tahun 2024 Indonesia telah menargetkan untuk menjadi pusat halal, dengan upaya nyata melalui akselerasi implementasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Salah satunya yaitu dengan program 1 juta sertifikasi halal gratis 2023 dibawah Lembaga Kemenag. Program ini mendorong tim pengabdian melakukan sosialisasi sertifikasi halal dan pembuatan NIB yang diadakan dengan kerjasama Halal Center UIN Mataram di Desa Barabali. Lokasi ini dipilih karena semua produk UMKM belum tersertifikasi halal. Dari kegiatan yang dilakukan sudah diperoleh manfaat berupa terbitnya NIB 12 pelaku UMKM di Desa Barabali. NIB ini kemudian diproses dengan pendampingan sertifikasi halal sampai terbitnya 12 sertifikat halal untuk 12 produk makanan
Upaya pelestarian budaya Sasak melalui Bale Sangkep di Desa Barabali Raehanah, Raehanah; Susilawati, Esa; Rahman Budiman, Dendi
Participative Journal: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Participative Journal
Publisher : State Islamic University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55099/participative.v3i2.109

Abstract

The culture in Lombok cannot be separated from influences from Java and Bali. The service is carried out as a form of participation in the introduction and preservation of culture in Barabali Village. One of the efforts made to facilitate the preservation of culture in the village of Barabali is the establishment of Bale Sangkep. This building is used as a place to hold village meetings and traditional schools. Traditional schools teach the community, especially the younger generation, the Sanskrit language, sasak songs, and the Merariq tradition that applies in Barabali Village. The regular use of Bale Sangkep begins in 2020. With this Bale Sangkep, the younger generation can better understand the traditions that exist in society. Based on the interviews and activity participation at Bale Sangkep, efforts that can be made to preserve the customs that have been handed down from the ancestors include: 1) traditional schools, 2) use of Bale Sangkep, 3) active participation of the community, 4) development of insight, 5 ) application in daily life, 6) collaboration between generations, and 7) respect for cultural figures..
Pendampingan Produksi UMKM Menuju Sertifikasi Halal di Desa Barabali Raehanah, Raehanah; Hajaroh, Siti; Sakinah, Andina Bella; Dewi, Nartika
Participative Journal: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Participative Journal
Publisher : State Islamic University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55099/participative.v4i2.137

Abstract

Kepastian produk halal menjadi hal penting bagi umat muslim dalam menggunakan barang atau mengkonsumsi makanan. Sertifikasi halal tidak hanya membuka pintu ke pasar global yang luas, tetapi juga menjadi bukti dedikasi produsen terhadap kepuasan dan kepercayaan konsumen. Dengan meningkatnya populasi muslim menjadikan permintaan produk halal juga meningkat. Sertifikasi halal menjadi kunci utama dalam menjamin kehalalan produk makanan. Sebagai Langkah awal untuk mencapai sertifikasi halal, perlu adanya pendampingan pengolahan makanan. Pendampingan pengolahan makanan untuk sertifikasi halal bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh tahapan produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, hingga pengemasan, memenuhi kriteria halal dan dapat lolos sertifikasi. Dari 12 UMKM di Desa Barabali yang mau melakukan proses sertifikasi halal, ada dua produk yang diawasai proses pengolahannya mulai dari penyediaan bahan baku, pengolahan, sampai pengemasan. Pembuatan abon labu dan minyak kelapa yang didampingi produksinya dipastikan memenuhi standar dan siap untuk melakukan proses sertifikasi halal.