Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Inovasi Pelayanan Berbasis Digital Dalam Pembuatan Paspor Di Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tanjung Balai Karimun Putri Rosita Agustin; Azmi Azmi; Roli Sambuardi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5528

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi inovasi pelayanan berbasis digital dalam pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Karimun melalui aplikasi M-Paspor. Aplikasi ini diperkenalkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi sebagai pengganti sistem APAPO dengan tujuan menyederhanakan proses permohonan paspor secara daring. Dengan metode kualitatif deskriptif menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menggunakan teori inovasi pelayanan publik Dwiyanto yang mencakup tiga dimensi: efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas. Temuan menunjukkan M-Paspor telah meningkatkan fleksibilitas penjadwalan, transparansi data, dan manajemen antrean, namun implementasi masih menghadapi kendala berupa gangguan server, sosialisasi yang belum merata, keterbatasan literasi digital, dan responsivitas petugas yang belum optimal.
Analisis Kebijakan Pemberdayaan UMKM dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Penarah Kecamatan Belat Kabupaten Karimun Azmi Azmi; Roli Sambuardi; Frinda Novita; M. Taufiq Razali; Deska Zulkarnain
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10273

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah terus mengembangkan berbagai kebijakan pemberdayaan UMKM sebagai upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan pemberdayaan UMKM dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Penarah, Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap pelaku UMKM dan pihak terkait, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi kebijakan pemberdayaan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemberdayaan yang meliputi bantuan permodalan, pelatihan peningkatan kapasitas, pendampingan usaha, serta dukungan pemasaran telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas usaha, perluasan peluang pasar, dan peningkatan pendapatan pelaku UMKM maupun masyarakat sekitar. Meskipun demikian, implementasi kebijakan masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan akses terhadap sumber pembiayaan yang berkelanjutan, rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran, serta belum optimalnya jejaring kemitraan usaha. Dengan demikian, kebijakan pemberdayaan UMKM dapat dinilai cukup efektif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan pendapatan masyarakat. Namun, diperlukan kebijakan yang lebih adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya agar pemberdayaan UMKM mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih optimal.
Strategi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam Meningkatkan Literasi Masyarakat Kabupaten Karimun Bandi Saputra; Frinda Novita; Azmi Azmi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10344

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pejabat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta masyarakat dari berbagai kelompok usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dijalankan meliputi penyediaan koleksi bahan bacaan yang relevan, pengoperasian perpustakaan keliling, kerja sama dengan lembaga pendidikan, serta penyelenggaraan program literasi masyarakat. Namun, pelaksanaan strategi tersebut masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya sumber daya manusia, serta minimnya promosi dan partisipasi aktif masyarakat.Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi yang diterapkan telah menunjukkan arah yang positif, namun perlu dilakukan optimalisasi dalam hal perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program agar upaya peningkatan literasi masyarakat dapat tercapai secara maksimal dan berkelanjutan.Hasil penelitian mengenai strategi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Karimun dalam meningkatkan literasi masyarakat, dapat disimpulkan bahwa,strategi yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Karimun mencakup penyediaan koleksi buku di perpustakaan umum, pelaksanaan kerja sama dengan lembaga pendidikan seperti sekolah, serta penyediaan layanan perpustakaan keliling untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.Pelaksanaan strategi tersebut telah menunjukkan kontribusi terhadap peningkatan literasi masyarakat, namun belum berjalan secara optimal.Hal ini disebabkan oleh beberapa kendala, di antaranya adalah:Koleksi bahan bacaan yang tersedia kurang diperbarui dan tidak sesuai dengan kebutuhan serta minat baca masyarakat saat ini.Lalu,Kerja sama dengan pihak eksternal, seperti lembaga swasta, komunitas lokal, dan tokoh masyarakat, masih terbatas dan belum terstruktur.Serta Operasional perpustakaan keliling belum efektif karena keterbatasan sarana dan kurang tepatnya pemetaan wilayah layanan.