Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Metode Entropy-SAW dan Metode Entropy-WASPAS dalam Menentukan Promosi Jabatan Bagi Karyawan Terbaik di Cudo Communications Rahayu, Sarwati; Gumilang, Ahmad Juang Teguh; Bharodin, Oktia Putri; Faturahman, Firya
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5: Oktober 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020712888

Abstract

Manajemen kinerja merupakan proses yang dilakukan oleh perusahaan untuk menilai kinerja dari karyawan, sehingga karyawan dengan kinerja terbaik akan mendapatkan promosi jabatan. Selama ini divisi IT pada Cudo Communications dalam mengelola data karyawan masih belum maksimal, sehingga menimbulkan masalah dalam menilai kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini adalah mencari alternatif terbaik dan metode terbaik antara metode Entropy-SAW dan metode Entropy-WASPAS untuk penilaian kinerja karyawan. Metode Entropy digunakan untuk menghitung bobot entropy akhir pada setiap kriteria. Metode yang digunakan untuk mencari alternatif terbaik adalah metode SAW dan WASPAS. Dalam perhitungan metode Entropy, terlebih dahulu harus menentukan kriteria dan bobot awal pada tiap kriteria. Adapun kriteria yang digunakan adalah kehadiran, task, dan assessment. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) untuk menentukan karyawan dengan kinerja terbaik. Data karyawan yang ikut proses assessment diperoleh dari persentase kehadiran yang 80% atau lebih. Oleh karena itu sebanyak 6 orang yang lanjut ke tahap assessment yaitu Muhammad Ridwan, Dirly Try Andhika, Keysa Dwilingga, Kelvin Dylan Hensen, Nesya Ayu Wulandari, dan Yusuf Rizqi Ramanka. Hasil metode Entropy-SAW dan Entropy-WASPAS bahwa alternatif ke-2 (  memiliki nilai tertinggi daripada alternatif lain, sebesar 0,860 untuk metode Entropy-SAW dan sebesar 0,851 untuk metode Entropy-WASPAS. Adapun alternatif (  adalah karyawan bernama Dirly Try Andhika. Karena itu, Dirly Try Andhika yang layak untuk memdapatkan usulan promosi jabatan. Metode yang tepat untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan yaitu metode Entropy-SAW, karena nilai dari tiap alternatif yang diperoleh lebih besar daripada nilai dari tiap alternatif pada metode Entropy-WASPAS.AbstractPerformance management is a process undertaken by the company to assess the performance of employees so that employees with the best performance will get the promotion of the position. During this time the IT division of Cudo Communications in managing employee data is still not maximal, causing problems in assessing employee performance. The purpose of this research is to find the best alternatives and the best method between the Entropy-SAW method and the Entropy-WASPAS method for employee performance assessment. The Entropy method is used to calculate the final Entropy weight of each criterion. The methods used to find the best alternatives are the SAW and WASPAS methods. In calculating the Entropy method, it must first determine the criteria and the initial weight of each criterion. The criteria used are attendance, task, and assessment. Simple Additive Weighting (SAW) method and the Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) method to determine the best-performing employees. Employee Data that participates in the assessment process is obtained from the percentage of attendance 80% or more. Therefore, 6 people who continued to the assessment stage namely Muhammad Ridwan, Dirly Try Andhika, Keysa Dwilingga, Kelvin Dylan Hensen, Nesya Ayu Wulandari, and Yusuf Rizqi Ramanka. The results of the Entropy-SAW and Entropy-WASPAS methods that the 2nd alternative ( ) have the highest value than the other alternatives, amounting to 0.860 for the Entropy-SAW method and at 0.851 for the Entropy-WASPAS method. The alternative ( ) is an employee named Dirly Try Andhika. Therefore, Dirly Try Andhika deserves to get the promotion proposal. The right method to serve as a consideration in decision making is the Entropy-SAW method because the value of each alternative obtained greater than the value of each alternative in the method Entropy-WASPAS.
SOSIALISASI DAN PEMANFAATAN APLIKASI KESEHATAN KEPADA MASYARAKAT Jumaryadi, Yuwan; Ani, Nur; Priambodo, Rinto; Ratnasari, Anita; Rahayu, Sarwati; Maesaroh, Siti; Nugroho, Andi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v4i2.27206

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan aplikasi kesehatan di masyarakat adalah kemampuan masyarakat dalam menerima penggunaan aplikasi kesehatan. Keberhasilan implementasi aplikasi kesehatan harus mampu mengintegrasikan teknologi kesehatan digital dengan kebijakan pemerintah. Untuk memastikan masyarakat dapat menerima dan menggunakan teknologi kesehatan digital, maka perlu didukung oleh perguruan tinggi untuk memberikan peningkatan pengetahuan dan kemampuan menggunakan aplikasi kesehatan dengan baik kepada masyarakat, terutama pada masyarakat dengan kondisi demografi yang kurang ideal, seperti rendahnya literasi digital. dan buruknya akses terhadap kesehatan. Bintaro merupakan salah satu kelurahan di Jakarta Selatan yang memiliki visi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat dengan memaksimalkan penerapan teknologi. Dengan kondisi geografis dan demografi penduduk yang cukup menantang dalam menerima teknologi baru, maka diperlukan kegiatan yang dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan untuk menggunakan aplikasi Kesehatan Masyarakat sebagai upaya meningkatkan penerimaan pelayanan kesehatan secara cepat dan memadai. Oleh karena itu, tim dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana Jakarta melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk memberikan sosialisasi penggunaan aplikasi Kesehatan untuk membantu mendukung program pemerintah dan juga program Kementerian Kesehatan dalam hal kesehatan digital transformasi.
PEMBERDAYAAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH RAUDHATUL JANNAH MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI DIGITAL MATERI AJAR INTERAKTIF BERBASIS GOOGLE SITES Rahayu, Sarwati; Wijaya, Hery Derajad; Capah, Dwi Ade Handayani; Saputra, Muhamad Bintang; Ramadhan, Rafly Yogtavia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v5i2.35896

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru Madrasah Ibtidaiyah Raudhatul Jannah melalui penerapan sistem informasi digital yang mendukung materi ajar interaktif. Inisiatif ini hadir sebagai respon terhadap kebutuhan pendidikan berbasis teknologi dengan membekali guru keterampilan praktis dalam mengembangkan dan mengelola konten digital. Google Sites digunakan sebagai platform utama untuk pelatihan dan pendampingan, sehingga meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan sumber belajar yang interaktif, mudah digunakan, dan dapat diakses. Implementasi program ini tidak hanya memperkuat literasi digital guru, tetapi juga mendorong praktik pembelajaran inovatif yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik abad ke-21. Dengan demikian, program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran serta mendukung integrasi teknologi digital secara berkelanjutan di lingkungan madrasah.
EDUKASI PENERAPAN TEKNOLOGI PERSUASIF DAN KECERDASAN BUATAN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN DAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN HIDUP Jumaryadi, Yuwan; Rahayu, Sarwati; Ani, Nur; Ardiansyah, Ardiansyah; Ismawati, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v5i2.33986

Abstract

Di tengah pesatnya perkembangan era digital, teknologi persuasif dan kecerdasan buatan (AI) menawarkan potensi besar dalam mendorong perubahan perilaku positif, khususnya dalam aspek kesehatan dan pelestarian lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di wilayah Duri Kepa dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan hidup melalui pemanfaatan teknologi. Menggunakan pendekatan berbasis teknologi informasi serta partisipasi aktif masyarakat, program ini memanfaatkan aplikasi dan platform digital berbasis AI dan teknologi persuasif untuk memberikan edukasi yang interaktif, personal, dan adaptif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat dan perilaku ramah lingkungan, serta meningkatkan minat untuk menerapkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi yang tepat, didukung oleh inovasi teknologi, terbukti mampu menjadi alat transformatif dalam membangun masyarakat yang lebih sadar, sehat, dan berkelanjutan.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU MIS RAUDHATUL JANNAH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL (AI) Desi Ramayanti; Anita Ratnasari; Bias Yulisa Geni; Sarwati Rahayu; Abdika Dama Mahendra; Akhmad Ramedhon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v6i1.38506

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Raudhatul Jannah menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) ke dalam kurikulum pembelajaran akibat keterbatasan infrastruktur dan kompetensi guru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui pelatihan dan pendampingan intensif bagi tenaga pendidik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi fase sosialisasi, workshop teknis, pendampingan kelas (co-creation), serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya eskalasi kompetensi digital guru yang signifikan, dengan peningkatan skor rata-rata dari 42,0 menjadi 88,7. Transformasi paling menonjol terlihat pada kemahiran Prompt Engineering dan penggunaan platform kreatif. Selain itu, implementasi metode Game-Based Learning (GBL) terbukti efektif sebagai solusi substitutif atas keterbatasan perangkat keras, meningkatkan retensi pemahaman siswa hingga 65%. Program ini juga berhasil membentuk kemandirian institusional melalui Kelompok Kerja (Pokja) Teknologi dan penyerahan aset repositori digital. Kesimpulannya, melalui pendekatan pedagogik yang adaptif, madrasah mampu mentransformasi keterbatasan sarana menjadi peluang inovasi pembelajaran digital yang berkelanjutan.
Analisis Sentimen Masyarakat terhadap Profesionalisme Generasi Z di Dunia Kerja Menggunakan Support Vector Machine (SVM) Bulan Kirana Subrata; Yuwan Jumaryadi; Febryo Ponco Sulistyo; Sarwati Rahayu
Journal of Artificial Intelligence and Technology Information (JAITI) Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4 Number 2 June 2026
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/jaiti.v4i2.279

Abstract

Generasi Z yang lahir pada rentang tahun 1997–2012 telah menjadi bagian penting dari angkatan kerja modern. Karakteristik generasi ini yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya sering memunculkan berbagai persepsi dan diskusi terkait profesionalisme di lingkungan kerja, terutama melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat Indonesia terhadap profesionalisme Generasi Z di dunia kerja berdasarkan data yang diperoleh dari platform X. Dataset penelitian terdiri atas 2.095 tweet yang dikumpulkan melalui proses crawling. Pelabelan sentimen dilakukan menggunakan pendekatan berbasis leksikon yang menghasilkan 1.092 tweet (52,12%) berkategori negatif, 855 tweet (40,81%) berkategori positif, dan 145 tweet (6,92%) berkategori netral. Hasil tersebut menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap profesionalisme Generasi Z cenderung didominasi oleh sentimen negatif. Selanjutnya, data diproses melalui tahapan text preprocessing dan ekstraksi fitur menggunakan metode Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF), kemudian diklasifikasikan menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) dengan tiga skenario pembagian data, yaitu 70:30, 80:20, dan 90:10. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model SVM memperoleh performa terbaik pada rasio pembagian data 90:10 dengan nilai akurasi sebesar 69,52%, presisi 66%, dan recall 70%. Temuan penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai persepsi publik terhadap profesionalisme Generasi Z di dunia kerja serta menunjukkan bahwa SVM mampu digunakan untuk mengklasifikasikan sentimen pada data media sosial dengan tingkat performa yang cukup baik.