Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial, Electronic Word of Mouth, dan Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan Fore Coffee Baloi Batam Sherly; Winda Evyanto
eCo-Buss Vol. 8 No. 3 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i3.3524

Abstract

Studi ini membahas faktor-faktor yang membentuk loyalitas pelanggan Fore Coffee Baloi Batam dengan menyoroti peran media sosial, electronic word of mouth (e-WOM), dan kualitas produk. Pendekatan kuantitatif ditempuh melalui survei terstruktur kepada 100 responden yang memenuhi kriteria pernah melakukan pembelian minimal dua kali. Pemilihan responden dilakukan secara purposive agar karakteristik sampel sesuai dengan konteks kajian. Instrumen pengukuran terlebih dahulu diuji kelayakannya melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis dilanjutkan dengan model regresi linier berganda setelah syarat asumsi klasik terpenuhi. Hasil analisis memperlihatkan perbedaan kontribusi antarvariabel. Aktivitas media sosial perusahaan tidak memiliki peran berarti dalam membentuk loyalitas pelanggan. Sebaliknya, e-WOM dan kualitas produk memberikan kontribusi positif yang konsisten dalam memperkuat loyalitas. Pengujian simultan menegaskan bahwa kombinasi ketiga variabel tetap relevan dalam menjelaskan variasi loyalitas pelanggan secara keseluruhan. Temuan ini menekankan pentingnya pengalaman konsumsi langsung serta kepercayaan pada ulasan dan rekomendasi konsumen lain dibandingkan paparan konten media sosial perusahaan. Dari sisi praktis, pengelola Fore Coffee perlu memusatkan perhatian pada konsistensi kualitas produk dan pengelolaan e-WOM secara terencana. Fokus tersebut dinilai lebih efektif dalam menjaga keberlanjutan loyalitas pelanggan di tengah persaingan industri kopi yang semakin ketat.
Pengaruh Kualitas Produk, Digital Marketing, dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Kopi Kenangan di Kota Batam Erviana Christiani; Winda Evyanto
eCo-Buss Vol. 8 No. 3 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i3.3542

Abstract

Studi ini ditujukan untuk menjelaskan faktor-faktor yang berkaitan dengan perubahan keputusan pembelian Kopi Kenangan di Kota Batam melalui pendekatan kuantitatif dengan data yang telah melalui transformasi first difference. Model regresi linear berganda melibatkan kualitas produk, digital marketing, dan brand image sebagai variabel penjelas. Hasil uji simultan menghasilkan nilai F sebesar 180,033 dengan tingkat signifikansi < 0,001, yang menandai bahwa model layak secara statistik. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,806 menunjukkan bahwa 80,6 persen variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya berkaitan dengan faktor lain di luar model. Pada pengujian parsial, kualitas produk memiliki nilai t sebesar 1,688 dengan signifikansi 0,094, sehingga tidak memenuhi batas signifikansi 0,05. Digital marketing mencatat nilai t sebesar 3,067 dengan signifikansi 0,003, sedangkan brand image memperoleh nilai t sebesar 8,993 dengan signifikansi < 0,001. Hasil ini menempatkan brand image sebagai faktor paling dominan, diikuti oleh digital marketing. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa konsumen Kopi Kenangan di Kota Batam lebih responsif terhadap strategi pemasaran digital dan persepsi merek dibandingkan pertimbangan kualitas produk semata.
Pengaruh Influencer Media Sosial TikTok, Citra Merek, dan Gaya Hidup terhadap Niat Beli Produk iPhone di Kota Batam Yuny Arta Dorys Sitorus; Winda Evyanto
eCo-Buss Vol. 8 No. 3 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i3.3589

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran influencer TikTok, citra merek, dan gaya hidup dalam membentuk minat beli produk iPhone di Batam. Perkembangan media sosial mendorong perusahaan memanfaatkan influencer sebagai sarana promosi digital untuk membangun persepsi positif dan memengaruhi keputusan konsumen, khususnya pada produk premium. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 101 responden yang dipilih secara purposive, yaitu masyarakat Batam yang memiliki ketertarikan terhadap iPhone. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang disusun berdasarkan indikator influencer marketing, citra merek, gaya hidup, dan niat beli, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa influencer TikTok yang kredibel dan citra merek yang kuat berkontribusi nyata dalam meningkatkan minat beli konsumen. Sementara itu, gaya hidup memiliki pengaruh yang lemah dan tidak signifikan. Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan sekitar setengah variasi keputusan pembelian, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran digital yang menggabungkan kekuatan influencer dan citra merek. Perusahaan disarankan untuk menghadirkan konten yang autentik, edukatif, dan interaktif, serta menonjolkan kualitas, inovasi, dan eksklusivitas produk. Pendekatan gaya hidup tetap dapat digunakan sebagai strategi pendukung untuk menjangkau segmen konsumen tertentu.
Peran Duta Merek, Promosi, dan Customer Rating dalam Keputusan Pembelian Produk Y.O.U Beauty pada Marketplace Shopee Angelene Angelene; Winda Evyanto
eCo-Buss Vol. 8 No. 3 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i3.3614

Abstract

Pertumbuhan marketplace menggeser cara konsumen menentukan pembelian, terutama pada produk kecantikan dengan tingkat keterlibatan tinggi. Kajian ini menelaah peran duta merek, promosi, dan customer rating dalam pembentukan keputusan pembelian Y.O.U Beauty di Shopee. Fokus diarahkan pada bagaimana persepsi terhadap Duta Merek, Promosi, dan Customer Rating bekerja bersama di lingkungan belanja daring. Pendekatan kuantitatif melalui survei menjaring 204 responden yang pernah membeli Y.O.U Beauty. Pengumpulan data memanfaatkan kuesioner berskala Likert untuk menangkap penilaian responden secara terstruktur. Analisis data memakai regresi linear berganda dengan bantuan SPSS guna membaca kontribusi tiap variabel dan kinerja model secara keseluruhan. Hasil analisis memperlihatkan kontribusi positif dan signifikan dari duta merek, promosi, dan customer rating secara parsial. Pengujian simultan mengindikasikan ketiganya bekerja selaras dengan kemampuan penjelasan model yang kuat. Pola ini menggambarkan bahwa keputusan pembelian di marketplace terbentuk dari interaksi citra duta merek, intensitas promosi, dan akumulasi pengalaman konsumen lain. Temuan tersebut memberi dasar praktis bagi pelaku usaha untuk menyusun strategi pemasaran digital yang terpadu dan konsisten.
Pengaruh e-WOM, Keamanan, Kepercayaan Terhadap Keputusan Pembelian Pada Tiktok Shop di Kota Batam Nita Fransiska; Winda Evyanto
eCo-Buss Vol. 8 No. 3 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i3.3632

Abstract

Tujuan kajian ini menelaah peran e-WOM, keamanan, dan kepercayaan dalam pembentukan keputusan pembelian pada TikTok Shop di Kota Batam. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan rancangan deskriptif-asosiatif. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji kualitas instrumen, pengujian asumsi klasik, serta regresi linier berganda yang dilengkapi uji parsial dan uji simultan. Data diperoleh dari 120 responden pengguna TikTok Shop yang berdomisili di Kota Batam dan dihimpun melalui kuesioner berskala Likert. e-WOM, keamanan, dan kepercayaan memiliki nilai signifikansi < 0,05 dengan koefisien regresi bernilai positif, sehingga masing-masing variabel berkontribusi secara bermakna dalam pembentukan keputusan pembelian. Nilai t tertinggi terdapat pada variabel kepercayaan, diikuti keamanan dan e-WOM. Uji simultan menghasilkan nilai F sebesar 416,639 dengan tingkat signifikansi < 0,05, yang menegaskan peran ketiga variabel secara bersama-sama. Nilai koefisien determinasi mencapai 0,915, mencerminkan kemampuan model dalam menjelaskan variasi keputusan pembelian secara dominan. Kesimpulan kajian ini menempatkan kepercayaan sebagai faktor kunci, dengan keamanan dan e-WOM sebagai penguat utama dalam mendorong keputusan pembelian pada platform social commerce