Studi ini ditujukan untuk menjelaskan faktor-faktor yang berkaitan dengan perubahan keputusan pembelian Kopi Kenangan di Kota Batam melalui pendekatan kuantitatif dengan data yang telah melalui transformasi first difference. Model regresi linear berganda melibatkan kualitas produk, digital marketing, dan brand image sebagai variabel penjelas. Hasil uji simultan menghasilkan nilai F sebesar 180,033 dengan tingkat signifikansi < 0,001, yang menandai bahwa model layak secara statistik. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,806 menunjukkan bahwa 80,6 persen variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sementara sisanya berkaitan dengan faktor lain di luar model. Pada pengujian parsial, kualitas produk memiliki nilai t sebesar 1,688 dengan signifikansi 0,094, sehingga tidak memenuhi batas signifikansi 0,05. Digital marketing mencatat nilai t sebesar 3,067 dengan signifikansi 0,003, sedangkan brand image memperoleh nilai t sebesar 8,993 dengan signifikansi < 0,001. Hasil ini menempatkan brand image sebagai faktor paling dominan, diikuti oleh digital marketing. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa konsumen Kopi Kenangan di Kota Batam lebih responsif terhadap strategi pemasaran digital dan persepsi merek dibandingkan pertimbangan kualitas produk semata.