Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pekerjaan Hot Work Dan Mechanical Safety Dalam Proses Pemotongan Dan Pemasangan Pipa Pemadam Di Ru V Pertamina Di Balikpapan Andika Tri Maulana; Impol Siboro; Jaenuddin Jaenuddin
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1037

Abstract

Pengabdian masyarakat ini telah dilakukan untuk mengevaluasi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerjaan hot work dan keselamatan mekanis dalam proses pemotongan dan pemasangan pipa pemadam di Kilang Pertamina RU V Balikpapan. Pengabdian masyarakat ini telah menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan pekerja dan pengawas keselamatan, serta peninjauan dokumen kerja seperti Permit to Work dan Job Safety Analysis. Hasil pengabdian telah menunjukkan bahwa sistem keselamatan formal telah diterapkan melalui prosedur kerja yang baku, namun ditemukan ketidaksesuaian antara perencanaan tertulis dan pelaksanaan di lapangan. Ketidaksesuaian tersebut meliputi keterlambatan penerbitan izin kerja, kurangnya perhatian terhadap kondisi area kerja sebelum pemotongan pipa, penggunaan perlengkapan proteksi panas yang tidak layak, serta kurangnya kepatuhan terhadap inspeksi peralatan angkat. Kondisi lingkungan kerja yang panas dan bising juga telah memberikan dampak negatif terhadap kenyamanan dan konsentrasi pekerja. Penelitian ini telah menyimpulkan bahwa kesenjangan antara prosedur dan praktik masih membuka peluang terjadinya kecelakaan, sehingga perbaikan pengawasan dan internalisasi analisis keselamatan diperlukan.
Penerapan Sistem Proteksi Kebakaran Pada PT Gramedia Asri Media Balikpapan Agus Sukarsa; Impol Siboro; Dharma Saputra
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1040

Abstract

PT Gramedia Asri Media Balikpapan, sebagai perusahaan ritel buku dengan material mudah terbakar yang tinggi, diklasifikasikan sebagai area Bahaya Sedang (Medium Hazard). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif, mengevaluasi kesesuaiannya dengan standar keselamatan kerja, serta mengidentifikasi kendala di lapangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan membandingkan temuan lapangan terhadap regulasi seperti Permenaker No. 04/MEN/1980 dan NFPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem proteksi kebakaran aktif, terutama Alat Pemadam Api Ringan (APAR), berada dalam kondisi sangat memadai, baik dari segi kuantitas (7 unit tersedia untuk kebutuhan minimum 3 unit) maupun aksesibilitas (jarak jangkauan ± 5 meter). Sistem deteksi dini (smoke detector dan fire alarm) serta sistem hydrant (tekanan 4-6 bar saat beroperasi) juga berfungsi dengan baik. Namun, ditemukanketidaksesuaian signifikan pada aspek proteksi kebakaran pasif, yaitu ketiadaan jalur evakuasi, pintu darurat, dan lampu darurat (emergency lamp) yang berpotensi menghambat proses penyelamatan jiwa dan bertentangan dengan standar NFPA 101 (Life Safety Code). Kesiapsiagaan Sumber Daya Manusia (SDM) dinilai cukup, namun frekuensi pelatihan pemadaman kebakaran (fire drill) yang hanya setahun sekali perlu ditingkatkan. Disarankan agar perusahaan segera melengkapi fasilitas proteksi pasif yang krusial tersebut untuk menjamin keselamatan pekerja, pengunjung, dan aset perusahaan.
Evaluasi Kesesuaian Pemasangan Dan Pemeliharaan Apar Di PT Biro Klasifikasi Indonesia Balikpapan Rijal Fathin Mufid Abdillah; Impol Siboro; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1041

Abstract

Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian pemasangan dan pemeliharaan alat pemadam api ringan pada PT Biro Klasifikasi Indonesia Balikpapan berdasarkan ketentuan Permenaker No. 04/MEN/1980. Pengamatan dilakukan melalui studi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan pemeriksaan langsung terhadap kondisi fisik, tekanan tabung, kelengkapan label, ketinggian pemasangan, serta jarak antarunit. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sebagian besar aspek pemasangan telah sesuai dengan standar, termasuk aksesibilitas, keberadaan tanda pemasangan, serta kondisi fisik tabung dan selang. Namun demikian, ditemukan ketidaksesuaian signifikan pada dua unit alat pemadam api ringan di area lobby, yaitu penurunan tekanan dan kerusakan segel yang menyebabkan alat tidak berada dalam kondisi siap pakai. Proses pemeliharaan pada umumnya telah dilaksanakan, tetapi tindak lanjut terhadap penurunan performa media pemadam belum berjalan optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas sistem proteksi kebakaran awal masih perlu ditingkatkan melalui pemantauan tekanan yang lebih ketat, pengisian ulang segera, serta perbaikan berkelanjutan dalam prosedur inspeksi. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan gambaran bahwa upaya peningkatan manajemen kebakaran diperlukan untuk memastikan kesiapan alat pemadam api ringan dalam keadaan darurat.
Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pengoperasian Forklift Di Area Warehouse PT Cahaya Pengajaran Abadi Balikpapan Rahmat Rahmat; Impol Siboro; Iwan Zulfikar
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1043

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pengoperasian forklift di area warehouse PT Cahaya Pengajaran Abadi, Balikpapan. Kajian dilakukan dengan pendekatan deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara dengan operator forklift dan petugas keselamatan kerja, serta telaah dokumen terkait standar operasional prosedur dan regulasi keselamatan kerja. Fokus kajian meliputi kepatuhan operator terhadap prosedur keselamatan, kondisi teknis forklift, serta lingkungan kerja di area warehouse. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pengoperasian forklift secara umum telah berjalan dengan baik, ditunjukkan oleh tingkat kepatuhan operator yang tergolong tinggi dan kondisi forklift yang sebagian besar layak operasi. Namun demikian, masih ditemukan beberapa temuan yang memerlukan perbaikan, antara lain penggunaan alat pelindung diri yang belum optimal dan ditemukannya alat pemadam api ringan yang telah kedaluwarsa pada salah satu unit forklift. Kajian ini menyimpulkan bahwa meskipun sistem keselamatan kerja telah diterapkan sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku, penguatan pengawasan, pemeliharaan peralatan keselamatan, dan peningkatan disiplin kerja masih diperlukan untuk mengurangi potensi risiko kecelakaan kerja di area warehouse.
Evaluasi Pelaksanaan Program Cek Rutin Inspeksi Area Bandara (CERIA) Sebagai Upaya Peningkatan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Area Terminal Bandara ZZZ Tri Ery Fatur Saputra; Impol Siboro; Erwin Ananta
EUNOIA Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i1.1046

Abstract

Inspeksi CERIA (Cek Rutin Inspeksi Area Bandara) merupakan salah satu instrumen penting dalam penerapan Safety Management System (SMS) untuk memastikan keselamatan, kebersihan, dan kualitas pelayanan di Terminal Bandar Udara ZZZ. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi fasilitas terminal melalui identifikasi temuan lapangan serta menganalisis akar permasalahan menggunakan metode RCA, 5W+1H, PDCA, dan 5R. Data diperoleh melalui observasi langsung, dokumentasi, dan formulir inspeksi resmi PT XYZ. Hasil penelitian menunjukkan tujuh ketidaksesuaian utama, yaitu gangguan eskalator, ketidakpatuhan penggunaan APD, kebocoran plafon, sarang laba-laba, hazard pada playground, kerusakan eskalator kedatangan, dan puntung rokok di area publik. Temuan tersebut mengindikasikan masih adanya kelemahan pada pemeliharaan fasilitas, kepatuhan K3, dan pengawasan kebersihan yang belum sepenuhnya memenuhi PR 29/2022, PM 62/2017, dan PM 41/2023. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inspeksi rutin sangat berperan dalam mendeteksi potensi bahaya dan meningkatkan keselamatan operasional terminal, serta memberikan rekomendasi perbaikan yang dapat digunakan sebagai dasar peningkatan mutu pelayanan bandara.