Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUATAN CITRA PEKALONGAN SEBAGAI KOTA BATIK MELALUI PEMBANGUNAN PUSAT INFORMASI UMKM BATIK BERBASIS MOBILE YANG MAMPU MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM BATIK DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN Paminto Agung Christianto; Eko Budi Susanto; M. Faizal Kurniawan
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 11 (2016)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.666 KB) | DOI: 10.54911/litbang.v11i0.1

Abstract

ASEAN ECONOMIC COMMUNITY (AEC) HAS STARTED, THIS WOULD OPEN UP MANY OPPORTUNITIES OR EVEN POSE A THREAT TO HUNDREDS OF SMES BATIK PEKALONGAN. OPPORTUNITIES OBTAINED IS THE EXPANSION OF MARKET SHARE, WHEREAS THE EXISTING THREAT IS THE COLLAPSE OF SMES BATIK PEKALONGAN BECAUSE OF COMPETITION WITH SIMILAR EFFORTS FROM COUNTRIES BELONGING TO THE MEA, WHICH WOULD POTENTIALLY INCREASE IN UNEMPLOYMENT, POVERTY AND CRIME RATE IN PEKALONGAN. THIS STUDY INTENDS TO ESTABLISH AN INFORMATION CENTER PEKALONGAN BATIK SMES CAPABLE OF INTEGRATING MOBILE-BASED SMES WITH BATIK PEKALONGAN BATIK OBSERVERS, AMONG FINANCIAL INSTITUTIONS, ACADEMIA, THE CHAMBER OF COMMERCE AND THE CITY OF PEKALONGAN. THIS RESEARCH RESULT IS THE CREATION OF A PROTOTYPE THAT HAS BEEN DEVELOPED WITH A WIDER RANGE OF TERRITORY NOT ONLY IN PEKALONGAN, BUT TO THE AREA OF CENTRAL JAVA. WITH THE INFORMATION CENTER, THEN BATIK SMES WILL HAVE THE ADVANTAGE IN COMPETING IN THE ERA OF THE ASEAN ECONOMIC COMMUNITY (AEC), THROUGH THE ACCELERATION OF INFORMATION THAT CAN BE RECEIVED, EITHER IN THE FORM OF INFORMATION FINANCING FROM FINANCIAL INSTITUTIONS, INFORMATION BUSINESS OPPORTUNITIES OF THE CHAMBER OF COMMERCE OF PEKALONGAN, INFORMATION INNOVATION FROM ACADEMICS AND BATIK OBSERVERS, AS WELL AS INFORMATION PROGRAMS RELATED TO HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT OF THE BATIK SMES OF THE GOVERNMENT OF CENTRAL JAVA
SISTEM INFORMASI LAYANAN KESEHATAN BERBASIS MOBILE YANG MENGINTEGRASIKAN INSTANSI LAYANAN KESEHATAN DI KOTA PEKALONGAN Eko Budi Susanto; Paminto Agung Christianto; M. Faizal Kurniawan
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 11 (2016)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.226 KB) | DOI: 10.54911/litbang.v11i0.5

Abstract

THE ABSENCE OF MOBILE-BASED HEALTH INFORMATION SYSTEMS THAT CAN INTEGRATE ALL HOSPITALS, HEALTH CENTERS, HEALTH CLINICS AND PHARMACIES IN PEKALONGAN, WILL BOTHER PEOPLE WHO NEED HEALTH INFORMATION QUICKLY, ACCURATELY, ANYTIME AND ANYWHERE. LIKE SCHEDULE DOCTOR, INPATIENT ROOM AVAILABILITY INFORMATION FOR ALL HEALTH INSTITUTIONS, SO WITH THIS INFORMATION SO PEOPLE CAN MAKE DECISIONS QUICKLY AND ACCURATELY.THIS STUDY INTENDS TO SUPPORT A SOLUTION TO THE DIFFICULTY IN OBTAINING ACCURATE INFORMATION, SUCH AS THE SCHEDULE OF DOCTORS, INPATIENT, THE STOCK OF BLOOD, HOSPITAL THROUGH THE DEVELOPMENT OF INFORMATION SYSTEMS THAT INTEGRATE HEALTH-CARE INSTITUTIONS IN THE CITY OF PEKALONGAN
Meningkatkan daya saing umkm batik kota pekalongan dalam menghadapi era masyarakat ekonomi asean melalui pembangunan pusat informasi berbasis web yang mengintegrasikan umkm batik dengan masyrakat umum, kalangan perbankan, kalangan akademik, Kadin dan Pemerintah Kota Pekalongan Paminto Agung Christianto; Tory Ariyanto; Eko Budi Susanto; M. Faizal Kurniawan
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 8 (2015)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v8i0.31

Abstract

Pada akhir tahun 2015 ini kita akan memasuki era masyarakat ekonomi asean (mea) yang tentunya akan meningkatkan persaingan di dunia usaha, begitupun Kondisi persaingan yang akan dialami oleh umkm batik kota pekalongan. Agar UMKM Batik mampu bertahan dan memenangkan persaingan di era mea tersebut, Dibutuhkan suatu media yang dapat memberikan umkm batik suatu keunggulan Tersendiri serta mampu memberikan penguatan daya saingnya. Media tersebut harus Mampu mengintegrasikan kalangan pemerintah, kalangan akademisi, kalangan Pengusaha dan masyarakat umum. Untuk membangun media tersebut, peneliti Menggunakan menggunakan metode action research, dengan model pengembangan System development life cycle (sdlc) dan teknik analisis dan desain terstruktur. Dengan terbentuknya pusat informasi berbasis web tersebut maka umkm batik Pekalongan akan memiliki keunggulan tersendiri dalam menghadapi persaiangan di Era masyarakat ekonomi asean (mea) melalui percepatan komunikasi dengan Beberapa pihak terkait dan peningkatan daya saing melalui kemudahan Mendapatkan informasi, baik berupa informasi pembiayaan dari lembaga keuangan, Informasi peluang bisnis dari kadin pekalongan, informasi inovasi dari akademisi Dan informasi peningkatan sdm dari skpd terkait, informasi-informasi terkait lainya Dari komunitas pemerhati batik/masyarakat umum.
INTEGRASI INFORMASI KESEHATAN PADA INSTANSI KESEHATAN DI KOTA PEKALONGAN MELALUI SISTEM INFORMASI LAYANAN KESEHATAN Eko Budi Susanto; M. Faizal Kurniawan; P. A. Christianto
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 13 (2017)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v13i0.52

Abstract

Ketersediaan sistem informasi layanan kesehatan merupakan salah satu faktor yang tidak dapat dipisahkan dari sistem kesehatan di suatu negara. Dengan sistem tersebut, masyarakat akan dimudahkan untuk mendapatkan layanan kesehatan dari berbagai institusi kesehatan yang ada. Selain itu, masyarakat dapat berperan aktif dalam memberikan berbagai informasi tentang kesehatan yang terjadi di lingkungannya. Saat ini, kebutuhan masyarakat akan informasi layanan kesehatan yang terintegrasi, sangatlah penting, sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Pada penelitian sebelumya telah dihasilkan prototipe sistem informasi layanan kesehatan. Prototipe tersebut dibuat hanya pada bagaian sisi user umum/masyarakat yang akan mengakses sistem informasi layananan kesehatan. Pada penelitian ini akan dibangun integrasi data pada halaman administrator sistem informasi layananan kesehatan yang dapat mengintegrasikan data pada instansi kesehatan.
ANALISA DAN DESAIN INTEGRASI DATA PENDIDIKAN KOTA PEKALONGAN Christian Yulianto Rusli; Muhammad Faizal Kurniawan; Wahyu Setianto
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol. 13 (2017)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54911/litbang.v13i0.54

Abstract

Dinas Pendidikan Kota Pekalongan memiliki tugas dan wewenang untuk mengatur kebijakan penyelenggaraan serta pelayanan pendidikan di kota Pekalongan. Dalam menjalankan tugasnya dinas pendidikan perlu mengambil kebijakan-kebijakan yang tepat guna menjamin terselenggaranya pelayanan Pendidikan di Kota Pekalongan yang makin bermutu. Dalam hal pengambilan kebijakan, tentunya Dinas Pendidikan membutuhkan data yang aktual dan valid yang dapat menginformasikan keadaan Kota Pekalongan khususnya yang berkaitan dengan pelayanan pendidikan. Ketersediaan data inilah yang menjadi kendala yang dihadapi oleh Dinas Pendidikan, karena data yang dibutuhkan tersebar. Untuk data yang berkaitan dengan sekolah Dinas Pendidikan telah bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan Republik Indonesia, dimana saat ini telah tersedia server replikasi DAPODIKDASMEN yang terinstall di Dinas Pendidikan Kota Pekalongan. Namun, data yang ada disistem DAPODIKDASMEN ini masih perlu dikolaborasi dengan data kemiskinan dan data penduduk Kota Pekalongan yang saat ini hak aksesnya ada di Kominfo Kota Pekalongan. Selain itu juga ada data Laporan Individu yang didapat langsung dari sekolah-sekolah. Melalui penelitian ini diusulkan sebuah sistem terintegrasi data kependidikan Kota Pekalongan yang merupakan hasil kolaborasi antara DAPODIKDASMEN, data kemiskinan, data penduduk dan laporan individu. Dalam pengembangannya Penelitian menggunakan metode Sekuensial Linier untuk memastikan tahap-tahap terlaksana dengan cukup jelas. Desain yang dihasilkan meliputi desain infrastruktur sistem dan desain database yang diperlukan.
Factors that Influence to Sustainability of MSME Muffler Industry in Purbalingga Regency Faizal Kurniawan; Eliada Herwiyanti; Bambang Setyobudi Irianto
Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing dan Sistem Informasi Vol 27 No 2 (2020): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jp.2020.27.2.2141

Abstract

Financial literacy, accounting literacy, and transactional leadership style are needed by the owners for sustainability of their business, especially for MSME sector. The good level of the financing and leadership is the sucess key to maintain the sustainability of the business. Whether financial literacy, accounting literacy, and transactional leadership style can influence the sustainability in muffler industry Purbalingga? This research analyze were performed with a quantitative descriptive method, that is based on the questionnaire and interviews with respondent. The object of this research is MSMEs muffler industry in Purbalingga. The total sample in this research are 76 sample from the population 166 industry spread in 6 subdistrict in Purbalingga. The result of this research indicate that the financial literacy, accounting literacy and transactional leadership style have a positive effect to the sustainability of muffler industry. The good financial literacy tend to be able to make a good business plan and decisions. Having good accounting literacy in the business tend to be able to produce the good financial standart report, the quality of the financial standard report can help the business to get investment and loan. The good implementation leadership style can help the business sustainability.
KRITERIA ASAS PEMISAHAN HORIZONTAL TERHADAP PENGUASAAN TANAH DAN BANGUNAN Dyah Devina Maya Ganindra; Faizal Kurniawan
Yuridika Vol. 32 No. 2 (2017): Volume 32 No 2 May 2017
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.923 KB) | DOI: 10.20473/ydk.v32i2.4850

Abstract

The law of The National Land embrace the horizontale scheiding. The horizontale scheiding declare that buildings and plants are not part of the land, it results that ownership of land will not automatically include ownership of the buildings and plants above. And it also means that a legal act against a land will not involve a legal act against the buildings and plants. The existence of the horizontale scheiding could be used to deceives any parties. Then the criteria of horizontale scheiding towards land and/or building’s tenure is necessary to be ascertained before giving legal protection to the parties since both of The Law of the National Land and Burgerlijk Wetboek haven’t give a clear explanation about it. Control of land and buildings in the Burgerlijk Wetbook (BW) adheres to the principle of attachment or which is also referred to as the principle of natrekking / accessie principle. In this principle, the buildings and plants that exist on the ground constitute a unity, more details, buildings and plants are part of the land concerned. Land tenure by itself will also include control over existing buildings and plants and legal acts of land by itself will also include existing buildings and plants.
Factors that Influence to Sustainability of MSME Muffler Industry in Purbalingga Regency Faizal Kurniawan; Eliada Herwiyanti; Bambang Setyobudi Irianto
Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing dan Sistem Informasi Vol 27 No 2 (2020): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/1.jp.2020.27.2.2141

Abstract

Financial literacy, accounting literacy, and transactional leadership style are needed by the owners for sustainability of their business, especially for MSME sector. The good level of the financing and leadership is the sucess key to maintain the sustainability of the business. Whether financial literacy, accounting literacy, and transactional leadership style can influence the sustainability in muffler industry Purbalingga? This research analyze were performed with a quantitative descriptive method, that is based on the questionnaire and interviews with respondent. The object of this research is MSMEs muffler industry in Purbalingga. The total sample in this research are 76 sample from the population 166 industry spread in 6 subdistrict in Purbalingga. The result of this research indicate that the financial literacy, accounting literacy and transactional leadership style have a positive effect to the sustainability of muffler industry. The good financial literacy tend to be able to make a good business plan and decisions. Having good accounting literacy in the business tend to be able to produce the good financial standart report, the quality of the financial standard report can help the business to get investment and loan. The good implementation leadership style can help the business sustainability.
THE URGENCE REGULATION OF BUSINESS ACTIVITIES ON ISLAMIC MICROFINANCE INSTITUTION ACCORDING LAW NO. 1 YEAR 2013 OF MICROFINANCE INSTITUTIONS Prawitra Thalib; Sri Hajati; Faizal Kurniawan; Komari Aldiansyah
Arena Hukum Vol. 14 No. 2 (2021)
Publisher : Arena Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.arenahukum.2021.01402.1

Abstract

AbstractMicrofinance Institutions (hereinafter referred to as MFIs) are financial institutions that function as intermediary institutions that aim not only to seek profit, but have another goal, namely social goals whose activities are more community development. MFIs in conducting business activities can be carried out conventionally or based on Sharia Principles. The business activities carried out by MFIs include trading activities, namely in the service sector. In carrying out Shariah MFI business activities, it must be based on Sharia Principles. The method used in writing this article is normative research with a statutory and conceptual approach. The results of the study show that the Sharia Principles in this context are guided by the basic principles of Muamalah. The important objective in this research is the regulation in the laws and regulations regarding this matter whether it is in accordance with sharia principles. Harmonization between legislation as positive law in Indonesia with sharia principles sourced from the Qur'an and Hadith as the main legal sources of Islamic law is absolutely necessary to ensure legal certainty.AbstrakLembaga Keuangan Mikro (selanjutnya disebut LKM) merupakan lembaga keuangan yang berfungsi sebagai lembaga intermediary yang bertujuan tidak hanya semata-mata mencari keuntungan (profit motive) saja, tetapi mempunyai tujuan lain yakni tujuan sosial (social motive) yang kegiatannya lebih bersifat community development.  LKM dalam melakukan kegiatan usaha bisa dilakukan secara konvensional atau berbasis pada Prinsip Syariah. Kegiatan usaha yang dilakukan LKM termasuk dalam kegiatan perdagangan yakni dalam bidang jasa. Dalam menjalankan kegiatan usahanya LKM Syariah harus berdasarkan Prinsip Syariah. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah penelitian normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan Prinsip Syariah dalam konteks ini berpedoman pada Prinsip dasar Muamalah. Tujuan dalam penelitian ini yang penting yaitu pengaturan dalam peraturan perundang-undangan terkait hal ini apakah sudah sesuai dengan prinsip syariah. Harmonisasi antara peraturan perundang-undangan sebagai hukum positif di Indonesia dengan prinsip-prinsip syariah yang bersumber pada Al-quran dan Hadist sebagai sumber hokum utama hokum islam mutlak diperlukan adanya untuk menjamin kepastian hukum. 
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS TEMPAT PRAKTIK DOKTER UMUM DAN DOKTER MATA DI WILAYAH KABUPATEN PEMALANG BERBASIS WEB Bambang Ismanto; Taufikqurrohman Taufikqurrohman; Muhammad Faizal Kurniawan
IC-Tech Vol 14 No 1 (2019): IC-Tech Volume XIV No.1 April 2019
Publisher : STMIK WIDYA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.616 KB) | DOI: 10.47775/ictech.v14i1.166

Abstract

Teknologi informasi kini menjadi kebutuhan masyarakat dalam mencari informasi secara realtime menjadi hal yang dicari. Sistem Informasi Geografis mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai data pada suatu titik tertentu di bumi yang menggabungkan dan akhirnya memetakannya. Praktik kedokteran adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh dokter dalam upaya kesehatan terhadap pasien, baik umum, maupun mata dan memiliki jam praktik. Pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Pemalang kurang di dukung dengan informasi yang jelas dan akurat. Penyakit yang kadang datang secara tiba-tiba membuat pasien membutuhkan tempat berobat terdekat, terlebih jika pasien kesulitan saat mencari informasi tempat praktek dokter. Dengan dibuatkan sistem informasi geografis tempat praktik dokter di wilayah kabupaten Pemalang berbasis web dinamis, sehingga nantinya dapat ditambahkan lokasi tempat praktik dokter lain untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar mudah menemukan tempat praktik dokter di kabupaten Pemalang. Dalam pembuatan sistem ini menggunakan metode waterfall yaitu perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, pengujian dan pemeliharaan. Alat pengembangan sistem yang digunakan adalah Unified Modeling Language (UML) dan tahap pengujian menggunakan White Box, Black Box, dan User Acceptance Test (UAT). Melalui proses tahap pengembangan dan pengujian tersebut, maka dihasilkan Sistem Informasi Geografis Tempat Praktik Dokter Umum dan Dokter Mata Di Wilayah Kabupaten Pemalang Berbasis Web.Kata kunci: GIS, Sistem Informasi Geografis, Dokter