Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Empowerment of Aisyiah Study Mothers in Bandar Khalipah Village, North Sumatra, as Cadres Caring for the Elderly Suryani, Des; Febriyanti, Eka; Siregar, Pinta Pudiyanti
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.14169

Abstract

Background: Meningkatnya usia lanjut pada dekade terakhir ini, menjadi persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Jumlah posyandu lansia yang terbatas, menyebabkan cakupan program masih terbatas. PKPM (Program kemitraan Pengembangan Muhammadiyah) ini bertujuan untuk mengkader ibu-ibu pengajian Aisyiah agar bisa memberikan layanan kesehatan pada lansia. Metode: Mitra dalam PKPM ini adalah Pengajian aisyiah pasar 4 tembung, 4 anggota dipilih untuk mengikuti kegiatan pendampingan dalam pelaksanaan skrining kesehatan dan penyuluhan kesehatan lansia yang ada di pengajian aisyiah dan masyarakat sekitar.serta advokasi ke desa dan bidan desa setempat. Hasil: Kader yang dilatih semakin mahir melakukan kegiatan pendaftaran dan pemeriksaan terhadap 25 orang lansia yang mengalami hipertensi dan obesitas. Kesimpulan: PKPM ini telah memberdayakan masyarakat untuk melakukan deteksi dini kesehatan lansia sehingga dapat melakukan pencegahan lebih dini pada penyakit lansia.
Penguatan PHBS Berbasis Komunitas Untuk Pencegahan Penularan Malaria di Kecamatan Tanjung Beringin Annisa; Febriyanti, Eka; Nurfadly; Purwoningsih, Emni
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20287

Abstract

Pendahuluan: Malaria merupakan masalah kesehatan global, khususnya di wilayah tropis seperti Indonesia. Upaya pengendalian malaria dilakukan melalui promosi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.), pengendalian vektor, serta pemeriksaan dan pengobatan dini. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki PHBS berbasis komunitas untuk menurunkan jumlah kasus dan pencegahan penularan malaria di Kecamatan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai. Metode yang digunakan yaitu edukasi dengan materi PHBS, penularan malaria, gejala malaria, mengenali nyamuk Anopheles, dan cara pencegahan penularan malaria. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan pembinaan PHBS berbasis komunitas melalui edukasi dapat meningkatkan pengetahuan warga tentang  PHBS, penularan malaria, gejala malaria, mengenali nyamuk Anopheles, dan cara pencegahan penularan malaria sebanyak 85%. Kesimpulan:  Kegiatan edukasi PHBS berbasis komunitas dapat dilakukan secara masif dan berkala sebagai salah satu upaya pencegahan dan penurunan kasus malaria.
Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Desa Gung Pinto Melalui Intervensi Edukasi dan Pelayanan Kesehatan Terpadu: Enhancing Community Health Status in Gung Pinto Village Through Integrated Nutrition Education and Health Services Intervention Febriyanti, Eka; Zambak, Muhammad Fitra; Saragih, Syaiful Amri; Hadipramana, Josef
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 12 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i12.10603

Abstract

Public health challenges in rural areas of Indonesia are often influenced by low nutrition literacy, suboptimal clean and healthy living behaviors (CHLB), and limited access to healthcare services. This community engagement program aimed to improve nutrition literacy, promote preventive health behaviors, and facilitate early detection of health problems among residents of Gung Pinto Village, Karo Regency. The intervention was conducted on July 24, 2025, at the village hall, involving 30 participants from various age groups. The activities included balanced nutrition and CHLB education through interactive lectures and group discussions, as well as anthropometric measurements, physical examinations, and free medical treatment provided according to medical indications. Results revealed that most participants had a waist circumference above the standard threshold (80%), indicating central obesity, alongside complaints of gastritis/dyspepsia (20%), hypertension (6.7%), acute respiratory infections (3.3%), and mild neuralgia (6.7%). The combination of balanced nutrition and CHLB education, along with health screening and medical services, effectively increased awareness and facilitated the early identification of health issues. These findings underscore the need for integrated, context-specific public health approaches that align with Sustainable Development Goal (SDG) target three on good health and well-being.