Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

“Calorie and Sugar-Sweetened Beverages Awareness” pada Anak Sekolah Sebagai Upaya Pencegahan Obesitas dan Non-Communicable Disease Eka Febriyanti; Fardella Lufiana; Huwainan Nisa Nasution
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.12734

Abstract

Pendahuluan: Masalah nutrisi pada anak Indonesia mengalami pergeseran dari hanya sekedar gizi kurang, kurus, stunting, anemia menjadi obesitas yang dikenal dengan double burden. Peningkatan prevalensi obesitas pada anak ini menyebabkan berbagai komplikasi seperti penyakit metabolik dan non metabolik di usia dewasa. Studi ini bertujuan untuk memberikan kesadaran dini pada anak sekolah dalam mengenal kalori jajanannya dan bahaya minuman berpemanis/SSB sebagai upaya mencegah obesitas dan komplikasinya. Metode: Metode yang digunakan, yaitu berupa pemberian materi dan project based learning kepada 20 siswa di SD Azzakiyah Islamic Leadership Kota Medan pada bulan Agustus-September 2023. Hasil: Hasilnya, meningkatnya pengetahuan dan pemahaman 20 duta gizi mengenai kalori dan SSB hasil posttest 80% dari peserta meningkat dengan nilai rata-rata 82.5. Kesimpulan: Kegiatan ini mampu menghasilkan duta gizi yang kompeten dan siap menjadi agen penyebar informasi di lingkungannya serta perubahan perilaku pada sekolah terkait kesadaran gizi.
HUBUNGAN TINGKAT ANSIETAS DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UMSU Febriyanti, Eka; Isrovian, Sheila Zalfa
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 4 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i04.P01

Abstract

Ansietas merupakan suatu gangguan psikiatri yang prevalensinya meningkat pada remaja atau dewasa muda terutama pada perempuan. Sumber kecemasan pada mahasiswa kedokteran berasal dari tekanan akademik, masalah sosial, dan masalah finansial. Ansietas ini dapat memengaruhi nafsu makan sehingga dapat mengakibatkanmasalah gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara ansietas dengan status gizi pada mahasiswa di FK UMSU. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Cross-Sectional yang melibatkan 96 orang mahasiswa. Subjek diperiksa berat badan dan tinggi badan untuk mengetahui indeks massa tubuh dan diminta mengisi kuesioner HARS untuk mengetahui tingkat ansietas. Data yang didapatkan dianalisis dengan Spearman Correlation. Hasil: Dari analisis data didapatkan mayoritas responden berusia diatas 20 tahun dan jenis kelamin perempuan. Dan didapatkan P <0.002 artinya terdapat hubungan antara tingkat ansietas dengan status gizi mahasiswa FK UMSU. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat ansietas dengan status gizi FK UMSU. Kata kunci: Ansietas, Status Gizi, Mahasiswa Kedokteran
Pola Konsumsi Makanan Terhadap Status Gizi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Pada Masa Pandemi COVID-19 Ichsan, Muhammad Raisan Adani; Febriyanti, Eka
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i3.21087

Abstract

Abstrak: Masa pandemi COVID-19 ini menuntut masyarakat untuk menerapkan pola makan sehat dan lebih beragam, tapi sayangnya menurut sebuah penelitian menyatakan perubahan pola makan yang terjadi selama pandemi COVID-19 cenderung mengarah pada perilaku negatif, di antaranya perilaku makan berlebihan dengan pilihan makanan tinggi kalori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi makanan (jenis makanan, jumlah makanan dan frekuensi makan) dengan status gizi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada masa pandemi COVID-19. Penelitian merupakan observasional analitik dengan pendekatan  cross sectional terhadap 63 sampel mahasiswa FK UMSU. Data pola konsumsi makanan dikumpulkan menggunakan kuesioner sementara status gizi menggunakan pemeriksaan indeks massa tubuh. Data yang didapat dianalisis menggunakan uji Fisher Exact dengan kemaknaan P0.05. Dari uji Fisher Exact ditemukan bahwa tidak terdapat hubungan pola makan dengan status gizi mahasiswa selama pandemi COVID-19 dengan nilai P-value = 0,128. Tidak terdapat hubungan antara pola konsumsi makanan dengan status gizi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Angkatan 2018 pada masa pandemi COVID-19.
Relationship between Frequency of Sugar Sweetened-Beverages (SSB) Consumption and Prediabetes: Aim For Screening Prediabetes Among Medical Students Nasution, Huwainan Nisa; Febriyanti, Eka; Suryani, Des
Buletin Farmatera Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/bf.v7i1.9439

Abstract

Sugar sweetened-beverages (SSB) is not only found in soft drinks, fruit juice drinks, or energy drinks, but also various drinks that are currently "trending" such as boba drinks with various flavors, coffee or milk coffee, even tea or milk tea with various flavors. The lifestyle of consuming drinks that are high in sugar will lead to a tendency to several diseases such as prediabetes, diabetes mellitus (DM), metabolic syndrome and cardiovascular disease. Prevention and screening of prediabetes and DM at a young age in Indonesia must be increased, especially in high-risk groups because most of the initial conditions of the disease are asymptomatic. The aim of this study is to analyze the association between frequency of sugar sweetened-beverages (SSB) consumption and prediabetes in medical students. This study was an observational analytic study with cross sectional design conducted at Medical Faculty Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. The subjects of this study was 70 subjects. Examination of frequency of SSB consumption was carried out with a validated questionnaire and food frequency questionnaire (FFQ) of nutrient intake for the past 24 hours. There is no significant relationship between gender, family history of DM, smoking history, physical activity and hypertension with prediabetes. However, there is a significant relationship between obesity and prediabetes with p value 0,010. Meanwhile, the relationship between frequency of SSB consumption and prediabetes showed with p 0.05. There is no significant relationship between frequency of SSB consumption and prediabetes, but there is significant relationship between obesity and prediabetes.
Menderma Terhadap Sesama sebagai Wujud Menumbuhkan Semangat Kolaborasi Internasional Perguruan Tinggi di Panti Asuhan Walidaina Malaysia: Giving to Others as a Form of Fostering the Spirit of International Collaboration in Higher Education at the Walidaina Orphanage in Malaysia Hardiyanto, Sigit; Febriyanti, Eka; Zambak, Muhammad Fitra; Saragih, Syaiful Amri; Siregar, Muhammad Said; Hadipramana, Josef; Nasution, Muhammad Irfan; Mohamad, Hafizal
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i4.9241

Abstract

Universities have a social responsibility to contribute to the progress of society, not only at the local or national level but also at the global level. This form of collaboration is carried out with partners such as overseas orphanages which can overcome obstacles and problems in realizing the synergy of the three dharmas of higher education by providing clean and healthy living behavior programs through personal hygiene health education activities in the orphanage environment to increase knowledge among children in the orphanage. The activity method focuses on interaction by providing counseling to increase knowledge about the importance of clean and healthy living behavior (PHBS) as an effort to strengthen a clean culture that prioritizes health. The service to the international community carried out collaboratively between the Muhammadiyah University of North Sumatra and the Universiti Sains Islam Malaysia went smoothly and provided positive feedback and results to the children in the orphanage, including cognitive abilities as the main capital to improve the experience and quality of health education for children in the orphanage.
Identifikasi Prediabetes dan Edukasi Konsumsi Kopi Sehat sebagai Upaya Promotif Kesehatan Metabolik pada Pegawai Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Febriyanti, Eka; Nasution, Huwainan Nisa; Lufiana, Fadella
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18849

Abstract

Background: Prediabetes merupakan kondisi awal gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah di atas normal namun belum memenuhi kriteria diabetes melitus. Deteksi dini terhadap prediabetes menjadi langkah penting dalam mencegah progresivitas penyakit menuju diabetes tipe 2. Di sisi lain, konsumsi kopi yang merupakan kebiasaan umum di kalangan masyarakat, termasuk pegawai perguruan tinggi, memiliki pengaruh terhadap metabolisme glukosa dan sensitivitas insulin, baik secara positif maupun negatif tergantung pada pola konsumsinya. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi status prediabetes pada pegawai Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melalui pemeriksaan glukosa darah puasa, serta memberikan edukasi tentang konsumsi kopi yang sehat dan berbasis bukti ilmiah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif dan pemeriksaan gula darah secara langsung menggunakan teknik spektofotometri kepada 48 orang pegawai UMSU. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian peserta memiliki kadar glukosa darah yang berada dalam rentang prediabetes, serta sebagian besar belum mengetahui hubungan antara konsumsi kopi dan kesehatan metabolik. Edukasi yang diberikan meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya konsumsi kopi secara moderat dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Kesimpulan: Kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran serta mendorong perubahan gaya hidup sehat pada kalangan pegawai perguruan tinggi.
Upaya Promotif Kesehatan Metabolik melalui Identifikasi Prediabetes dan Edukasi Kopi Sehat pada Pegawai BKKBN di Sumatera Utara: Metabolic Health Promotion Efforts through Identification of Prediabetes and Healthy Coffee Education for BKKBN Employees in North Sumatra Nasution, Huwainan Nisa; Febriyanti, Eka; Lufiana, Fardella
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 9 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i9.10058

Abstract

Prediabetes is a condition characterized by glucose or HbA1C levels that do not meet the criteria for diabetes but have abnormal carbohydrate metabolism that results in abnormal glucose levels between normoglycemia and diabetes. Early screening in young adults is an effort to prevent progression to diabetes mellitus. On the other hand, coffee consumption habits in young adults, including office workers, affect glucose metabolism and insulin sensitivity. This activity aims to identify prediabetes status in employees of Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) in North Sumatra through fasting blood glucose level examinations, as well as providing education about prediabetes and healthy coffee. The methods used include interactive counseling and fasting blood glucose level examinations using spectrophotometry techniques. The results of the activity showed that 26.7% of participants suffered from prediabetes, and most of them did not know the relationship between coffee consumption and prediabetes. Conclusion: This activity increased participants' knowledge and awareness of healthy coffee and efforts to prevent prediabetes.
Skrining Kesehatan dan Edukasi Nutrisi Berkelompok di Desa Nelayan Jaring Halus Kabupaten Langkat Sebagai Upaya Pencegahan Non-Communicable Disease Febriyanti, Eka; Saragih, Syaiful Amri; Hadipramana, Josef; Siregar, Muhammad Said
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.15470

Abstract

Background: Non-Communicable Disease masih menjadi masalah utama pada masyarakat Indonesia dimana penatalaksanaannya membutuhkan biaya yang besar serta akses pelayanan kesehatan yang berkesinambungan. Desa Jaring Halus merupakan desa yang terpencil di daerah Langkat, Sumatera Utara, dimana akses pelayanan kesehatan ini terbatas dan begitu juga dengan informasi kesehatan.  Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendeteksian Non-Communicable Disease (NCD) yang mungkin terjadi di daerah terpencil ini sehingga dapat dilakukan tindakan kewaspadaan maupun penatalaksanaan yang tepat. Metode: Kegiatan ini dilakukan kepada masyarakat Desa Jaring Halus dengan jumlah peserta 38 orang. Dalam kegiatan ini dilakukan pemeriksaan beberapa indikator seperti gula darah sewaktu, kolesterol dan hemoglobin menggunakan alat glucocheck, kemudian dilakukan penyuluhan berkelompok terkait masalah kesehatan yang ditemukan terutama dari segi nutrisi.  Hasil: Dari pemeriksaan kesehatan ditemukan hampir sebagian masyarakat yang diperiksa mengalami NCD dan belum mendapatkan pengobatan yang rutin terkait akses pelayanan kesehatan yang terbatas. Edukasi berkelompok menjelaskan mengenai nutrisi yang tepat mencegah atau menatalaksana NCD. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar dengan penemuan NCD yang utama adalah hiperglikemia atau diabetes mellitus pada masyarakat Desa Jaring Halus.
Pemberdayaan Kelompok Posyandu dalam Inovasi Nugget Tuna sebagai Upaya Penanganan Balita Stunting di Pesisir Belawan Sicanang Simanjuntak, Siska Evi Martina; Febriyanti, Eka; Sibero, Alexander F.K; Awidyah, Awidyah; Wulandari, Fadillah; Simanungkalit, Sri Mianda; Julita, Dian
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17406

Abstract

ABSTRAK Ikan Tuna mempunyai peranan penting sebagai sumber asam amino dan omega tinggi. Protein yang terkandung di dalam ikan merupakan komponen yang menyumbang 20% dari total protein hewani.Balita cenderung sulit untuk makan ikan sehingga ahrus diolah dalam bentuk yang menarik. Hasil ikan yang didapat masih dijual segar untuk sumber mata pencaharian masyarakat dan belum diolah menjadi makanan bergizi bagi Balita sehingga masih tingginya prevalensi stunting di Belawan Sicanang. Tujuan kegiatan PKM untuk memberdayakan, menguatkan partisipasi masyarakat dalam swamedikasi, optimalisasi potensi ikan tuna, edukasi kesehatan mengenai penanganan stunting dan manfaat ikan tuna, pelatihan dan pendampingan mengolah ikan tuna menjadi nugget tuna. Kegiatan diawali melalui survei untuk mengukur pemahaman mengenai pemanfaatan ikan tuna. Setelah dilaksanakan edukasi, peserta kembali diminta mengisi kuesioner untuk melihat peningkatan pemahamannya. Sebelum edukasi Kesehatan tentang pemanfaatan ikan tuna, mayoritas pengetahuan peserta kurang (50%) dan setelah edukasi kesehatan mayoritas pengetahuan peserta meningkat menjadi kategori baik (80 %). Peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang inovasi ikan tuna menjadi nugget tuna dapat membantu masyarakat memanfaatkan ikan tuna dengan optimal dalam upaya percepatan penanganan stunting dan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir Belawan Sicanang. Kata Kunci: Nugget Tuna, Inovasi, Stunting  ABSTRACT Tuna has an important role as a source of amino acids and high omega. The protein contained in fish is a component that accounts for 20% of total animal protein. Toddlers tend to find it difficult to eat fish so it must be processed in an attractive form. The fish obtained is still sold fresh for the community's livelihood and has not been processed into nutritious food for toddlers so that there is still a high prevalence of stunting in Belawan Sicanang. The objectives of PKM activities are to empower, strengthen community participation in self-medication, optimize the potential of tuna fish, health education about handling stunting and the benefits of tuna fish, training and assistance in processing tuna fish into tuna nuggets. The activity began with a survey to measure understanding of the utilization of tuna fish. After the education, participants were again asked to fill out a questionnaire to see the improvement of their understanding. Before health education on tuna fish utilization, the majority of participants' knowledge was poor (50%) and after health education the majority of participants' knowledge increased to the good category (80%). Increasing participants' knowledge and understanding of tuna fish innovation into tuna nuggets can help the community optimally utilize tuna fish in an effort to accelerate the handling of stunting and improve the economy of the Belawan Sicanang coastal community. Keywords: Tunna, Nugget, Inovation, Stunting
Edukasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Anak Sekolah Dasar di Kabupaten Langkat Febriyanti, Eka; Khairani , Leylia; Hajar, Siti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.12676

Abstract

Background: Stunting has major short- and long-term impacts on health, intelligence, and even productivity. The acceleration of stunting reduction in various regions continues to be promoted through various programs, collaborations and funding in the form of specific and sensitive nutrition interventions. This community service in the form of education to stop open defecation aims to carry out nutrition-sensitive interventions in stunting prevention. Method: Video screening and interactive counseling to 37 children at SDN 054866 Sidomulyo village, Langkat Regency, North Sumatra. In this activity, the dangers of open defecation and the importance of maintaining cleanliness to avoid various diseases, school children also simulated 6-step hand washing. Results: Stop defecation education activities run smoothly and can increase the knowledge of school children about the importance of maintaining cleanliness including not defecating carelessly so that they can avoid various infectious diseases and can grow optimally. Conclusion: This activity is able to increase the knowledge of school children and needs to be carried out continuously in partner schools and other schools, especially in stunting locus areas.