Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN LITERASI SISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Muhammad Dimyathi; Prof. Dr. Abdul Rozak, M.Pd
Jurnal Tuturan Vol 15 No 2 (2026): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA (In Progress)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jurnaltuturan.v15i2.12780

Abstract

Keterampilan literasi merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena berkaitan dengan kemampuan siswa dalam memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi melalui aktivitas berbahasa. Berbagai strategi pembelajaran telah dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa, tetapi temuan penelitian masih tersebar dalam berbagai pendekatan dan aspek keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan keterampilan literasi siswa berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan proses identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi artikel yang relevan. Data dianalisis secara tematik dan disintesis secara naratif berdasarkan strategi pembelajaran, aspek literasi, media dan teknologi, serta faktor pendukung dan hambatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran literasi meliputi membaca bersama, pembelajaran kontekstual, diskusi kelompok, pertanyaan pemantik, Project Based Learning, pembelajaran berdiferensiasi, game edukasi, media digital, dan teknologi Artificial Intelligence. Strategi yang melibatkan siswa secara aktif, menggunakan konteks yang dekat dengan kehidupan, serta memadukan berbagai bentuk aktivitas berbahasa cenderung memberikan pengalaman literasi yang lebih bermakna. Pemanfaatan teknologi juga memberikan peluang dalam meningkatkan keterlibatan dan literasi digital, tetapi penerapannya dipengaruhi oleh kesiapan guru dan ketersediaan fasilitas. Dengan demikian, pengembangan literasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia membutuhkan strategi yang aktif, kontekstual, kolaboratif, adaptif, serta disesuaikan dengan karakteristik siswa dan lingkungan pembelajaran.
A Project Based Learning Model Integrated With Digital Literacy To Improve Procedural Text Writing Skills Of Junior High School Students Jimat Susilo; Fanni Tamara; Abdul Rozak
BAHASTRA Vol. 46 No. 2 (2026): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to develop and examine the feasibility of a project-based learning model integrated with digital literacy to improve junior high school students’ procedural text writing skills. The study was motivated by the high level of students’ gadget use, which has not been optimally utilized for learning purposes. This research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE development model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The research subjects were seventh-grade students at SMP/MTs. The results showed that the developed learning model achieved a feasibility score of 91% for model design, 94% for learning syntax, and 93% for the use of digital media or applications, all categorized as highly feasible. The implementation of the model received very positive responses from teachers with an average score of 100% and from students with a score of 84.20%, categorized as very good. Students’ learning outcomes in procedural text writing indicated an average score of 90.30, classified as excellent. In addition, students demonstrated a high level of digital literacy skills, particularly in editing, caption writing, hashtag usage, and publishing digital works. Therefore, the project-based learning model integrated with digital literacy is proven to be feasible and effective in improving procedural text writing skills of SMP/MTs students.