Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Motivasi Dengan Keaktifan Kader Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Tabur Tahun 2020 Kamba, Ismail; Ratno, Ratno; Ningsih, Suprihatin; Arwan, Arwan
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2021): Volume 12 No.2 (2021)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v12i2.440

Abstract

Latar Belakang Dalam meningkatkan derajat kesehatan, pemerintah telah mencanangkan sasaran menurunkan kematian bayi menjadi 35 per 1.000 kelahiran hidup dan kematian anak balita menjadi 17 per 1.000. Untuk mencapai sasaran tersebut program pembangunan kesehatan diarahkan pada tercapainya peningkatan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat dan dapat mengatasi masalah kesehatan melalui kegiatan posyandu. Kinerja posyandu erat kaitannya dengan keaktifan kader dalam melaksanakan tugasnya, sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini.Tujuan penelitian mengetahui apakah ada hubungan motivasi dengan keaktifan kader posyandu. Penelitian bersifat deskriftif analitik, rancangan cross sectional. Populasi 219 orang kader. Sampel dengan cluster random sampling 141 responden.Hasil penelitian ada hubungan motivasi dan keaktifan kader posyandu dengan nilai X2hitung = 56,175 > X2tabel = 3,841, P value = 0,000 < α = 0,05.Kesimpulan terdapat hubungan signifikan motivasi dengan keaktifan kader posyandu. Saran Puskesmas dan petugas hendaknya melakukan motivasi bagi kader
Iron Supplement Adherence, Dietary Intake, and Anemia Risk among Adolescent Girls in Madiun Regency, Indonesia Taufiqurrahman, Taufiqurrahman; Hafid, Fahmi; Mujayanto, Mujayanto; Nuswantari, Atika; Ratno, Ratno; Rahayuningtyas, Rina; Prasetyawan, A. E.; Sri Rahayu, Yayuk
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i3.723

Abstract

Anemia among adolescent girls remains a significant public health concern, impairing growth, learning, productivity, and reproductive health. This cross-sectional study examined the relationship between iron supplement adherence, dietary intake, nutritional status, and anemia among 105 female students aged 12–15 years in Madiun Regency, Indonesia, using a total sampling approach. Data collection included anthropometric measurements, dietary intake assessed with a semi-quantitative food frequency questionnaire (SQ-FFQ), hemoglobin levels measured by point-of-care testing, and iron supplement adherence, with anemia defined as hemoglobin <12 g/dL. The prevalence of anemia was 14.3%. While 88.6% of respondents adhered to iron supplements, non-adherence was associated with a 24.5-fold higher risk of anemia (p < 0.001). Most participants reported inadequate dietary intake, specifically in terms of energy (79.0%), protein (76.2%), zinc (62.9%), and iron (93.3%). Nutritional intake and BMI-based nutritional status showed no significant association with anemia, although non-chronic energy deficiency (non-KEK) was linked to a higher prevalence (p = 0.030). In conclusion, adherence to iron supplementation strongly protects against anemia; however, poor dietary quality remains a challenge. Therefore, strengthening supervised supplementation programs, improving school-based dietary quality, and implementing regular hemoglobin screening are recommended to reduce the risk of anemia among adolescent girls.