Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

RANCANG BANGUN PROTOTIPE KANDANG KAMBING SISTEM TERKOLEKSI DAN PEMBERIAN PAKAN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO R3 muhammad david
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v16n2.2282

Abstract

Peternak kambing saat ini kurang diminati dalam sektor peternakan, dikarenakan kotoran kambing yang berbau dan hanya menghasilan penghasilan tahunan. Oleh karena itu salah satun inovasi untuk mengatasi masalah ini dengan membuat Kandang kambing sistem terkoleksi dan pemberian pakan otomatis berbasis Arduino Uno R3 yang mampu mengumpulkan dan memisahkan feses dengan urine serta memberikan pakan otomatis secara real time sesuai waktu yang ditentukan. Pada pukul 08.00 dan 16.00 WIB pemberian pakan akan diberikan pada ternak dengan menggerakkan motor servo untuk membuka katup penampungan pakan sehingga pakan akan jatuh pada sensor loadcell dan ditimbang dengan berat minimal 1 kg agar konveyor dapat bergerak menghantarkan pakan pada ternak. Bersamaan dengan pemberian pakan, konveyor kotoran juga akan bergerak untuk menghantarkan kotoran menuju penampungan kotoran. Alat penelitian ini dapat menampilkan data nilai waktu pemberian pakan dengan keberhasilan sebesar 99,95 persen, berat pakan dengan tingkat keberhasilan 65,97 persen, waktu hidupnya relay sebagai switching dari motor DC selama 3,6 detik , dan jarak laju konveryer sejauh 60 cm. secera keseluruhan tingkat keberhasilan alat sebesar 91,48 persen dengan nilai rata rata waktu pengoperasian alat sebesar 12,6 detik. Sehingga dapat dikatakan secara fungsional alat telah berfungsi dengan baik.
PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET IKAN SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PROGRAM STUNTING DI DESA BANJAREJO, KECAMATAN KEDUNGPRING Sagita Permata Brillian; Didik Puji Wahyono; Muhammad David
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 6 (2025): November
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i6.7204

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan di berbagai wilayah pedesaan di Indonesia, termasuk Desa Banjarejo. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi, keterbatasan sanitasi, serta pola asuh dan konsumsi pangan keluarga yang belum optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada ibu – ibu PKK dusun gumelem Desa Banjarejo Kec Kedungpring Lamongan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi, pelatihan, diskusi serta evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 17 orang peserta ibu PKK. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengolahan ikan dan kemampuan membuat produk nugget ikan yang higienis, bergizi, serta berpotensi menjadi usaha rumahan.
HUBUNGAN FUNGSIONAL PEMERINTAH KOTA MATARAM DENGAN PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT DALAM MENYUSUN RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA PANJANG DAERAH Muhammad David; Abdul Khair; Sarkawi
Jurnal Diskresi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Diskresi
Publisher : Bagian Hukum Tata Negara Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/d8m9rc30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami dan menganalisis hubungan fungsional antara Pemerintah Kota Mataram dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum empiris dengan teknik pengumpulan data melalui studi lapangan, observasi, dan wawancara yang ditujukan kepada BAPPEDA dan Dinas PUPR Kota Mataram serta Provinsi NTB. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hubungan fungsional antara kedua tingkat pemerintahan telah terjalin melalui mekanisme koordinasi dan harmonisasi. Namun, masih terdapat berbagai kendala seperti keterbatasan waktu koordinasi yang tersedia dalam siklus perencanaan, keterbatasan sumber daya aparatur dari sisi kualitas dan kuantitas, serta rendahnya kualitas partisipasi publik. Upaya yang dilakukan meliputi Penguatan Sistem Perencanaan dan Penjadwalan yang lebih Proaktif, Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia, dan Peningkatan Kualitas Partisipasi Masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hubungan fungsional yang baik antara pemerintah kota dan provinsi merupakan kunci tercapainya pembangunan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan di Kota Mataram.