Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK SUARA ALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA PELANG MAYONG JEPARA TAHUN 2016 Noor Cholifah; Setyowati Setyowati; Sri Karyati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i1.648

Abstract

Latar belakang : Hipertensi merupakan keadaan ketika tekanan darah sistolik lebih dari 120 mmHg dan tekanan diastolic lebih dari 80 mmHg  (Muttaqin, 2009), Penanganan non farmakologis yaitu dengan cara menurunkan berat badan, olah raga teratur diet rendah lemak, garam, dan terapi komplementer yaitu terapi suara alamTujuan : Mengetahui Pengaruh Terapi Musik Suara Alam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Peasien Hipertensi di Desa Pelang Mayong Jepata Tahun 2016Metode penelitian : Desain penelitian yang mengunakan  kuantitatif dengan pre dan post test with control dengan pendekatan  Quasi Eksperiment. Sampel sebanyak 24 responden menggunakan uji statistik paired sample test.Hasil penelitian : Analisa data dengan menggnakan uji non parametrik untuk mengukur signifikan 2 kelompok data berpasangan dengan T-test. Didapatkan hasil rata-rata penurunan tekanan darah sistol dan diastol kelompok intervensi 0,000 dan kelompok kontrol 0,438. Dan p-value sebesar sebanyak 0,000 α (0,05).Kesimpulan : ada Pengaruh Terapi Musik Suara Alam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Peasien Hipertensi di Desa Pelang Mayong Jepata.
HUBUNGAN ANTARA POLA KONSUMSI MAKANAN SEBELUM TIDUR DAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA DENGAN KEJADIAN INSOMNIA DI DESA TEMULUS KECAMATAN MEJOBO KABUPATEN KUDUS Nasriyah Nasriyah; Noor Cholifah; Iswatun Qasanah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 4, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v4i2.1369

Abstract

ABSTRAKEstablished Populations For Epidemiologic Studies of the Elderly (EPESE) mendapatkan dari 9000 responden, sekitar 29% berusia diatas 60 tahun dengan keluhan insomnia. Di Indonesia setiap tahun diperkirakan sekitar 20%-50% orang dewasa melaporkan adanya keluhan susah tidur (Insomnia). Prevalensi gangguan tidur pada lansia cukup tinggi yaitu sekitar 67%. Sebagian besar lansia mengalami insomnia yang disebabkan oleh karena semakin rentannya kondisi fisik, juga perubahan fungsi sistem tubuh dan psikis (kecemasan) lansia. Mengetahui hubungan antara pola konsumsi makanan sebelum tidur dan tingkat kecemasan pada lansia dengan kejadian insomnia di Desa Temulus Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Jenis penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi 552 lansia (bulan Februari 2014),metode ramdom sampling, sampel 85 lansia. Uji statistik dengan Kendall-Tau. Pola konsumsi makanan sebelum tidur (p=0,0000,05), correlation coeffisient 0,592 (kekuatan hubungan sedang pada rentang 0,40-0,599). Tingkat Kecemasan (p=0,0000,05, correlation coeffisient 0,608 (kekuatan hubungan kuat pada rentang 0,60-0,799). Ada hubungan yang signifikan antara pola konsumsi makanan sebelum tidur lansia dengan kejadian insomnia, ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan pada lansia dengan kejadian insomnia.   
GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DI POSYANDU PRAMBATAN LOR KALIWUNGU KUDUS Noor Cholifah; Rusnoto Rusnoto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1545

Abstract

Permasalahan yang terjadi dewasa ini adalah rendahnya pengetahuan dalam menjaga kesehatan tubuh, sikap yang buruk dalam menyikapi pentingnya melakukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah terjadinya suatu penyakit. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan dan perilaku masyarakat yang kurang sehat. Aksi GERMAS ini juga diikuti dengan memasyarakatkan perilaku hidup bersih sehat dan dukungan untuk program infrastruktur dengan basis masyarakat dan perilaku penerapan GERMAS di kehidupan sehari-hari. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah Pemberdayaan Posyandu dalam peningkatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kecamatan Poasia Dan Kambu, Kota Kendari agar menjadi masyarakat yang sehat dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan sosialisasi atau ceramah yang didukung interaksi kesehatan serta media leaflet. Minat ibu-ibu posyandu untuk menerapkan GERMAS sangat besar, sehingga penyuluhan tersebut mudah diterima dan dapat menciptakan sikap yang positif terhadap pesan yang disampaikan yang mempengaruhi perilaku ibu-ibu posyandu.
Formulation of Cassava (Manihot esculenta Crantz) Tuber Extract Gel and Effectiveness Test on Burns in Rabbit (Oryctolagus cuniculus) Julia Megawati Djamal; Zaenal Fanani; Noor Hidayah; Noor Cholifah
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), Vol. 18 No. 01 Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v18i1.9347

Abstract

Burn is heat transfer in which the source can be direct or indirect contact with fire, electricity, friction chemicals or radiation. It can cause damage of skin tissue even in a state of multisystem injury leading to serious disorders. Systemic effects and mortality caused by burn is generally determined by the extent and depth of affected skin. Cassava (Manihot esculenta Crantz) contains carbohydrates, phosphorus, calcium, vitamin C, vitamin B1, protein and iron. Furthermore, substances contained in cassava are able to give effect to the re-epithelialization of skin damaged cell tissue due to burns. The aim of this study was to find out the cassava tuber extract in gel preparation formulation and the effectiveness of burn healing in rabbits. This study was an experimental study to examine the concentration of cassava tuber extract gel formula which is the most effective in healing superficial burns of degree 4 in male rabbits. From the observations of giving gel preparations once a day by using positive control comparison (Bioplaceton) could be concluded that the extract of cassava provided healing which was not significantly different from the positive control.