Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SPASIAL

STRATEGI KONSERVASI EKOSISTEM MANGROVE DESA MANGEGA DAN DESA BAJO SEBAGAI DESTINASI EKOWISATA DI KABUPATEN KEPULAUAN SULA Lumbessy, Henriyani; Rengkung, Joseph; Gosal, Pierre H
SPASIAL Vol 2, No 3 (2015)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadan hutan mangrove sangat menentukan dan menunjang tingkat perkembangan sosial dan perekonomian masyarakat pantai. Penyebab utama terjadinya kerusakan hutan mangrove adalah perkembangan kota Sanana yang lebih condong kearah utara, yang merupakan pusat perkantoran di Kabupaten Kepulauan Sula. Perkembangan kota inilah  yang membuat hutan mangrove mendapat tekanan yang tinggi akibat dari perkembangan infrastruktur, permukiman, pertanian, perikanan dan industry. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis kerusakan ekosistem hutan mangrove dan penyebabnya di Desa Mangega dan Desa Bajo, dan untuk mengetahui strategi pengelolaan ekosistem mangrove untuk dijadikan sebagai destinasi ekowisata. Pengumpuan data dapat di peroleh dari survey dan wawancara diperoleh dari data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling yaitu pengambilan sampel biasanya sedikit dan dipilih menurut tujuan. Lokasi penelitian berada pada 2 desa yaitu Desa Mangega dan Desa Bajo Kecamatan Sanana Utara dengan jumlah sampel 100 orang dimana untuk Desa Mangega dengan jumlah sampel 35 orang dan Desa Bajo 65 orang. Hasil penelitian Strategi pengelolaan wisata mangrove untuk Desa Mangega dan Desa Bajo  dapat di lakukan melalui Langkah-langkah perioritas utama yaitu, pertama menetapkan kawasan hutan mangrove sebagai kawasan hutan konservasi seluas 50 Ha di mana status kawasan hutan  mangrove dapat diperjelas sehingga memperbaiki sumberdaya alam  dan menunjang pariwisata secara berkelanjutan. Kedua  untuk Desa Bajo yaitu: meningkatkan upaya rehabilitasi pada ekosistem mangrove yang telah rusak seluas 15 Ha dimana dapat dilakukan dengan melibatkan peran serta masyarakat guna memperhatikan daya dukung kawasan.   Kata Kunci: Konservasi mangrove, ekowisata dan strategi pengelolaan wisata mangrove
MORFOLOGI KAWASAN PERMUKIMAN AKIBAT KEBERADAAN KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS SAM RATULANGI DI KELURAHAN BAHU DAN KLEAK Tumbelaka, Vanessa; Kindangen, Jefrey I; Rengkung, Joseph
SPASIAL Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan suatu kota dipengaruhi oleh pertambahan penduduk, perubahan sosial ekonomi dan budaya serta interaksinya dengan daerah sekitar. Pertambahn penduduk perkotaan mendorong terjadi peningkataan  kebutuhan sosial dan ekonomi di kota yang menyebabkan peningkatan kebutuhan terhadap lahan. Universitas merupakan sarana yang menyediakan jasa pendidikan bagi masyarakat. keberadaan universitas ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi perkembangan suatu Kawasan. Hal ini memicu terjadinya alih fungsi lahan yang dulunya lahan kosong menjadi lahan terbangun , kebutuhan kelengkapan sarana pendidikan dan fasilitas aktivitas mahasiswa dalam bidang pelayanan, perdagangan dan jasa. Sehingga tujuan dari penelitian ini untuk melihat apakah dengan adanya Kampus Universitas Sam Ratulangi berdampak terhadap Kawasan permukiman. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan Teknik Analisis Spasial, Teknik ini digunakan untuk mengidentifikasi perubahan morfologi dan pola kawsan permukiman yang ada disekitar kawasan kampus Universitas Sam Ratulangi. Berdasarkan hasil identifkasi dan pembahasan maka dengan adanya Universitas Sam Ratulangi secara tidak langsung berpengaruh di kawasan permukiman dikarenakan adanya peningkatan aktifitas dalam sektor perdagangan dan jasa dengan adanya pendatang yang tinggal di daerah tersebut  sehingga untuk meningkatkan perekonomian, masyarakat sekitar mengalihfungsikan bangunan-bangunan mereka untuk dijadikan kos, rumah kontrak, toko dan lain-lain. Kata Kunci : Morfologi, Kawasan Permukiman, Universitas Sam Ratulangi