Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Sains

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Articulate storyline 3 pada Materi Fungi untuk Meningkatkan Antusiasme Siswa Kelas X SMAN 2 Kupang Dooh, Yandri Alfret; Ardan, Andam S.; Yusnaeni, Yusnaeni; Taek, Paulus; Nenohai, Jacky Anggara
Media Sains Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Media Sains
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/gm80br11

Abstract

  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui wujud pengembangan bahan ajar berbasis articulate storyline 3 pada materi fungi, mengetahui hasil kelayakan pengembangan bahan ajar berbasis articulate storyline 3 pada materi fungi, dan mengetahui antusiasme siswa setelah menggunakan pengembangan bahan ajar berbasis articulate storyline 3 pada materi fungi untuk kelas X SMAN 2 Kupang. Pengembangan bahan ajar berbasis articulate storyline 3 ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development), yang mengacu pada model Borg & Gall yang sudah disesuaikan. Kelayakan produk bahan ajar berbasis articulate storyline 3 pada materi fungi akan divalidasi oleh 3 orang ahli materi dan 3 orang ahli media, kemudian diuji cobakan pada siswa SMAN 2 Kupang dalam uji perorangan, uji kelompok kecil, dan uji kelompok besar. Hasil pengembangan bahan ajar berbasis articulate storyline 3 pada materi fungi terdiri dari cover, menu utama, tujuan pembelajaran, materi, video, LKPD, soal evaluasi dan biodata pengembang. Hasil validasi dari ahli materi sebesar 84,22% dan ahli media sebesar 90,91%, serta ujicoba siswa pada bahan ajar ini adalah 98,5% pada uji perorangan, 95,45% pada kelompok kecil, dan 96,4% pada kelompok besar. Siswa juga sangat antusias menggunakan bahan ajar berbasis articulate storyline 3 karena bahan ajar ini disusun dan dikemas dengan menarik serta mudah untuk dimengerti. Berdasarkan hasil penilaian validasi ahli dan uji coba siswa pada bahan ajar berbasis materi articulate storyline 3 pada materi fungi ini layak digunakan karena dapat meningkatkan antusiasme siswa dalam mempelajari materi tersebut.
Analisis penerapan dan pengembangan kurikulum merdeka belajar terhadap karakteristik 4c (communication, collaboration, critical thinking, and creativity) pembelajaran abad 21 tingkat sekolah menengah atas(sistematic literature review) Yinma Dewita Talaen; Andam S Ardan; Yusnaeni; Moses Kopong Tokan
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/5m7ant21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan Kurikulum Merdeka Belajar terhadap karakteristik 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Creativity) pembelajaran abad 21 pada Sekolah Menengah Atas.  Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 30 artikel ilmiah yang relevan dengan topik, yang diperoleh melaui seleksi kriteria inklusi dan ekslusi yang pada data base google scholar.  Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan kurikulum merdeka belajar masih berlangsung secara bertahap dan belum merata di SMA serta Keterampilan abad 21 komunikasi, kolaborasi dan kreativitas menunjukkan peningkatan yang signifikan sedangkan berpikir kritis masih membutuhkan strategi khusus. Ditemukan pula bahwa metode pembelajaran berbasis proyek dan masalah, lingkungan belajar yang kolaboratif serta integrasi teknologi sangat berpengaruh dalam peningkatan keterampilan 4C. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru secara intensif, penggunaan pendekatan pembelajaran inovatif, serta evaluasi berbasis proyek untuk mendukung efektivitas kurikulum merdeka dalam membentuk peserta didik yang adaptif di era abad 21.