Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Environment and Management

Pengaruh pemberian amelioran dolomit dengan pupuk kandang ayam terhadap tanaman pakcoy yang tumbuh di lahan gambut Paska Aprianto; Salampak Salampak; Susi Kresnatita
Journal of Environment and Management Vol. 2 No. 2 (2021): Journal of Environment and Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya dan (and) Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jem.v2i2.2941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan amelioran terhadap produktivitas tanaman pakcoy di tanah gambut. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 7 taraf perlakuan, di ulang sebanyak 5 kali. Perlakuan tanpa amelioran sebagai kontrol (G0P0), Pupuk Kandang Ayam 10 t ha-1 (G0P1), Pupuk Kandang Ayam 20 t ha-1 (G0P2), Pupuk Kandang Ayam 30 t ha-1 (G0P3), Dolomit 4 t ha-1 + Pupuk Kandang Ayam 10 t ha-1 (G1P1), Dolomit 4 t ha-1 + Pupuk Kandang Ayam 20 t ha-1 (G1P2) dan Dolomit 4 t ha-1 + Pupuk Kandang Ayam 30 t ha-1 (G1P3). Penelitian dilaksanakan di UPT CIMTROP Universitas Palangka Raya, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya pada bulan Juli hingga Agustus 2020. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, luas daun, berat kering brangkasan dan berat kering akar tanaman pakcoy. Hasil penelitian menunjukkan dari semua parameter pertumbuhan tanaman pakcoy, dosis kombinasi dolomit 4 t ha-1 + kotoran ayam 30 t ha-1 berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas rata-rata tertinggi dari semua perlakuan.
Strategi pengembangan kawasan penyangga ekowisata Punggualas Kabupaten Katingan Elpie Elpie; Herry Redin; Lusia Widiastuti; Susie Kresnatita; Eka Nor Taufik; Evi Feronika Elbaar
Journal of Environment and Management Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Environment and Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya dan (and) Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jem.v3i2.5508

Abstract

Zona penyangga taman nasional adalah kawasan di luar taman nasional yang berfungsi sebagai penyangga taman dari gangguan manusia dan hal-hal lain dari luar. Kawasan ekowisata Punggualas di wilayah Katingan memiliki potensi wisata yang besar, seperti mengamati satwa nokturnal, mengamati orangutan liar, hiking di sepanjang Sungai Katingan, mengamati satwa dan berbagai jenis burung liar, susur sungai hingga Danau Punggualas, seni budaya asli dan pengetahuan asli nelayan. Kawasan ini juga dihuni oleh owa, kantan, dan orangutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi pengembangan kawasan ekowisata Punggualas. Data dan informasi dari tokoh masyarakat, pemangku kepentingan/informan, dan pakar dari instansi pemerintah yang dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Data dijelaskan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan Kawasan Penyangga Ekowisata Punggualas berada pada kuadran I yaitu (X = 0,11; Y = 1) yaitu menerapkan strategi agresif dengan memanfaatkan peluang yang ada dan kekuatan. Strategi tersebut antara lain: Pertama, mendorong pengembangan kawasan penyangga secara internal melalui kerjasama dengan lembaga swadaya masyarakat, investor lokal, nasional, dan internasional, memperkuat sinergi dengan Taman Nasional Sabangau, dan menggunakan media sosial untuk mempromosikan kawasan tersebut. Kedua, pemerintah Katingan harus menyediakan infrastruktur untuk Kawasan Penyangga Ekowisata Punggualas, mempromosikan kawasan, dan menetapkan program seperti yang dijelaskan dalam RPJMD Kabupaten Katingan.