Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI DIGITAL PADA PELAJAR DI DESA RAHIA MELALUI PROGRAM KULIAH KERJA AMALIAH UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BUTON Manan Manan; Azaz Akbar; Kamarudin Kamarudin; Hijrawatil Aswat; Suarti Suarti; Didin Adri
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.94

Abstract

Penguatan literasi digital pada pelajar di Desa Rahia melalui program Kuliah Kerja Amaliah Universitas Muhammadiyah Butondengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dari aspek kognitif, afektif, sampai pada psikomotorik pelajar di Desa Rahia pada teknologi. Hasil pengabdian ini menunjukan bahwa, pertama Pelajar di Desa Rahia Adiktif terhadap game dan acuh terhadap pengembangan diri setelah melakukan pendampingan Pelajar di Desa Rahia memilih meluangkan waktu untuk belajar dibandingkan dengan bermain game. Kedua Pelajar gagap teknologi, namun setelah Menyampaikan materi tentang dasar-dasar computer baik software, hardware, maupun brainware, maka Pelajar di Desa Rahia mempunyai pengetahuan daar tentang komputer baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Ketiga Pelajar di Desa Rahia belum mampu mengoperasikan computer setelah diberikan perlakukan berupa demonstrasi sampai praktik langsung oleh peserta, maka Pelajar menjadi paham dalam mengoperasikan computer baik dasar-dasar seperti mengaktifkan dan mematikan computer, sampai cara memanfaatkan software seperti word dan exel sekaligus menggunakan perangkat luar seperti printer. pengabdian ini, diharapkan ada kegiatan lanjutan untuk menindaklanjuti program ini dalam mendukung Gerakan literasi digital yang berorientasi pada peserta didik yang ada dilingkungan pedesaan.
Storystage: Merajut Karakter Anak melalui Panggung Cerita Interaktif di Sekolah Dasar Negeri 2 Lamangga Nurmin Aminu; Hijrwatil Aswat; Anisa Riskayati; Wa Ode Dian Purnamasari; Kamarudin; Yesa Putri. S
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3616

Abstract

Penanaman nilai-nilai karakter sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berkepribadian kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan dampak program Storystage, yaitu media pembelajaran berbasis panggung cerita interaktif yang dikembangkan untuk menumbuhkan karakter positif pada siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Lamangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Storystage mampu menciptakan ruang ekspresi yang menyenangkan dan mendidik, di mana siswa tidak hanya menjadi penonton tetapi juga pelaku aktif dalam alur cerita yang sarat pesan moral. Nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian sosial tertanam secara natural melalui peran dan interaksi dalam cerita. Program ini juga meningkatkan keterampilan komunikasi, empati, dan kepercayaan diri siswa. Kesimpulannya, Storystage menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dan kreatif dalam merajut karakter anak melalui pendekatan yang kontekstual dan partisipatif
Pemberdayaan Literasi Al-Qur’an Melalui Program Mengaji Berbasis Metode Tartil di Lingkungan Masyarakat Desa Matawia Nurmin Aminu; Kamarudin; Hijrawatil Aswat; Wa Ode Dian Purnamasari; Suarti
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 01 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i01.3861

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an melalui penerapan metode tartil pada kegiatan mengaji di lingkungan masyarakat Desa Matawia. Permasalahan rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an, terutama terkait ketepatan makhraj, panjang pendek bacaan, dan penguasaan kaidah tajwid, masih menjadi tantangan di berbagai kelompok usia sehingga diperlukan sebuah pendekatan pembelajaran yang sistematis, mudah dipahami, dan dapat diterapkan secara berkelanjutan. Melalui program ini, peserta dibimbing secara bertahap mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, perbaikan bacaan melalui tahsin, penguatan pemahaman tajwid, hingga praktik tilawah yang dilakukan secara terstruktur sesuai kemampuan masing-masing. Proses pelatihan dilengkapi dengan pendampingan intensif dalam kelompok kecil, yang memungkinkan tutor memberikan koreksi langsung dan mendorong pembelajaran kolaboratif melalui model peer learning. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui observasi bacaan dan tes prapost untuk mengetahui perkembangan kemampuan peserta secara objektif. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kelancaran membaca, ketepatan dalam menerapkan tajwid, serta meningkatnya rasa percaya diri peserta dalam membaca Al-Qur’an di hadapan pembimbing maupun kelompoknya. Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa metode tartil tidak hanya efektif dalam memperkuat literasi Al-Qur’an, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan budaya keagamaan masyarakat melalui pembiasaan belajar yang terarah, terpadu, dan berkesinambungan.