Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

SOSIALISASI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA GURU SD NEGERI 1 KAPOA BUTON SELATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Agusalim, Azaz Akbar, Kamarudin, A. Muh Ali, Yurfiah, Asril
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pkm.v5i2.1192

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini yakni memberikan pemahaman dan keterampilan kepada guru dalam mengembangkan variasi pembelajaran dengan memanfaatkan media pembelajaran yang sesuai dengan keadaan zaman (masa pandemi covid-19). Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini berupa pemaparan materi melalui zoom dengan pendekatan Ceramah, Role Play dan Simulasi, Studi Kasus dan Diskusi, dan pendampingan. Data dan sumber belajar pada kegiatan pengabdian ini berupa data primer yakni bersumber dari kepala SD Negeri 1 Kapoa Kabupaten Buton selatan dan data sekunder melalui sumber referensi lain berupa buku, jurnal dan artikel yang terkait dengan pengembangan materi pengabdian. Pemateri menjelaskan hakikat media pembelajaran, jenis media pembelajaran, dan sistem penyususnan rancangan pembelajaran dengan memanfaatkan media pembelajaran. Paa kegiatan akhir dilakukan pendampingan berupa cara penyususnan bahan ajar dan penggunaan media pembelajaran di SD Negeri 1 Kapoa Kabupaten Buton Selatan. Diakhir kegiatan melakukan evaluasi kegiatan. Kegiatan ini dalam pernyataan akhir peserta (guru) menyebutkan bahwa mengalami kesadaran akan pentingnya pemanfaatan media pembelajaran di SD Negeri 1 Kapoa di masa pandemi Covid-19.
Implementasi Kinerja Guru Pada Pembelajaran PPKn Irwan Irwan; Kamarudin Kamarudin
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kinerja guru pada pembelajaran PPKn di SD Negeri 1 Lampanairi Kecamatan Batauga Kabupaten Buton Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode case studies. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan analisis interaktif dari Miles dan Huberman terdiri atas reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kinerja guru pada pembelajaran PPKn yang meliputi perencanaan kegiatan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan evaluasi kegiatan pembelajaran sudah dilaksanakan tetapi belum maksimal sesuai dengan standar pendidikan. Dalam mengantisipasi permasalahan kinerja guru pada pembelajaran dimana kepala sekolah memberikan catatan dan peringatan bahwa semua guru harus memperhatikan dan lebih maksimal dalam mengelola pembelajaran.
Membangun Kebhinekaan Antar Remaja dalam Perspektif Pendidikan Multikulturalisme Irwan Irwan; Kamarudin Kamarudin; Mansur Mansur
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan keragaman di kalangan remaja di desa Siontapina agar dapat hidup damai dan toleran sesuai dengan pendidikan multikulturalisme yang dianggap sebagai mekanisme yang efektif untuk mengembangkan kepribadian yang harmonis pada remaja berdasarkan nilai-nilai kebangsaan.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tujuan menelusuri atau menggali berbagai temuan dan perkembangan terkait interaksi sosial guna menumbuhkan keragaman di kalangan remaja. Teknik pengumpulan data ini terdiri atas observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi ketegangan di kalangan remaja saat ini, baik yang berdimensi vertikal maupun horizontal, yang berujung pada kesulitan, seperti perkataan kasar di kalangan remaja, seperti yang terjadi di desa Siontapina. Peristiwa ini bertentangan dengan kewajiban bangsa untuk senantiasa mengutamakan persatuan dan kesatuan di atas kepentingan pribadi, golongan, dan golongan, sebagaimana tertuang dalam pendidikan multikulturalisme. Realitas ini menunjukkan bahwa  etika multikultural tidak mendapat tempat dalam pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan pada remaja, sehingga mengarah pada idealisme fanatisme yang terbatas.  Akibatnya, pendidikan multikulturalisme sebagai landasan penghubung pluralisme pemuda dari beragam etnis untuk mencapai kesetaraan, harmonisasi, dan toleransi belum dipelajari secara menyeluruh. Mengembangkan pendidikan multikulturalisme melalui metode multikulturalisme yang efisien dengan membangun keragaman sehingga tidak terjadi konflik antara remaja yang bernuansa etnik.
Penguatan Literasi Media yang Berbasis Digital Kamarudin Kamarudin; Fitriani B; Suardin Suardin; Manan Manan; Siti Rahmalia Natsir; Suarti Suarti; Syamsurijal Syamsurijal
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 4 (2022): August Pages 612-784
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i4.669

Abstract

Penyuluhan penguatan literasi media yang berbasis digital merupakan hal yang sangat penting untuk di pahami dalam menghadapi tantangan global di abad 21 dalam proses desai pembelajaran di sekolah melalui digital. Era digital ini tentu sangat diharapkan kepada guru-guru untuk mengembangkan potensi di dalam mendesain pembelajaran, karena guru sebagai ujung tombak dalam memberikan pengajaran di kelas. Proses penyuluhan ini merupakan langka awal untuk memberikan informasi dan penguatan kepada guru-guru, terkait dengan literasi media berbasis digital agar bisa membiasakan diri dalam berinovasi. Literasi digital merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam teknologi informasi yang berkembang. Informasi merupakan suatu komunikasi yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari untuk memperoleh ilmu pengetahuan melalui pendidikan. Perkembangan teknologi informasi melalui literasi digital menjadi hal penting dalam pembelajaran di ruang kelas. Olehnya itu guru tentu harus menyesuaikan dan memahami dalam memberikan materi pembelajaran secara virtual ataupun online melalui media digital. Penyuluhan ini sangat direspon baik oleh guru-guru, terutama mengigat lajunya perkembangan teknologi digital dalam pembelajaran di sekolah. Kegiatan penyuluhan dapat memberikan langka-langka penguatan kepada guru-guru, terkait pentingnya literasi di era digital. Melalui penyuluhan ini bisa menambah, pembiasaan, pengamalan, kesadaran, keterampilan, dan pengetahuan baru untuk memahami cara beraktivitas di ruang digital secara produktif, bijaksana, kreatif, dan inovatif dalam pembelajaran di kelas.
Training Pengelola Perpustakaan Kyobo dengan Menggunakan Senayan Library Management System (SLiMS) Azaz Akbar; Kamarudin Kamarudin; Samritin Samritin; A Muh Ali; Agusalim Agusalim; Fitriani B
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 5 (2022): October Pages 785 - 943
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i5.698

Abstract

Training Pengelola Perpustakaan Kyobo dengan Menggunakan Senayan Library Management System (SLiMS) dilakukan untuk membangun sistem otomasi perpustakaan, dengan pertimbangan bahwa pengelolanya belum mengetahui cara penggunaan SLiMS. Metode dalam pengabdian ini terdiri dari dua cara yaitu ceramah dan demonstrasi. Waktu kegiatan berlangsung pada tanggal 11-12 september tahun 2022 M di Universitas Muhammadiyah Buton. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terkait pemahaman konsep dasar perpustakaan pada kondisi awal pengelola belum mengetahui definisi perpustakaan setelah pendampingan, memahami definisi perpustakaan, tujuan, fungsi, manfaat, sampai pada filosofi perpustakaan. Kompetensi Pengelola Perpustakaan menunjukan bahwa kondisi awal  peserta hanya memahami sebagian kompetensi kepala perpustakaan. Materi literasi informasi menunjukkan bahwa pada kondisi awal, peserta Belum mengetahui manajemen informasi dalam pemecahan masalah setelah pelatihan, peserta mengetahui cara memanfaatkan informasi dalam menjawab kebutuhan hidup. Kondisi akhir tentang strategi promosi perpustakaan, pengelola memahami beberapa media yang digunakan untuk melakukan promosi perpustakaan. Manajemen layanan Perpustakaan, menunjukan bahwa kondis awal belum mempunyai landasan yang kuat dalam mempertimbangkan system layanan.  Pada materi Manajemen Pengembangan Koleksi, menunjukan kondisi awal peserta belum mengenal secara komprehensif strategi pengembangan koleksi, setelah dilakukan pendampingan, peserta membuat standar kebijakan pengembangan koleksi. Manajemen Pengolahan Koleksi menunjukkan bahwa pada kondisi ahir peserta mengenali dan mengetahui cara pengkatalogan dan pengklasifikasian. Sedangkan pada pembahasan otomasi perpustakaan menunjukkan bahwa kondisi awal peserta belum bisa menggunakan SLiMS, setelah pendampimgan, peserta paham tentang konsep dan implementasi program SLiMS.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL PADA PELAJAR DI DESA RAHIA MELALUI PROGRAM KULIAH KERJA AMALIAH UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BUTON Manan Manan; Azaz Akbar; Kamarudin Kamarudin; Hijrawatil Aswat; Suarti Suarti; Didin Adri
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v1i3.94

Abstract

Penguatan literasi digital pada pelajar di Desa Rahia melalui program Kuliah Kerja Amaliah Universitas Muhammadiyah Butondengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dari aspek kognitif, afektif, sampai pada psikomotorik pelajar di Desa Rahia pada teknologi. Hasil pengabdian ini menunjukan bahwa, pertama Pelajar di Desa Rahia Adiktif terhadap game dan acuh terhadap pengembangan diri setelah melakukan pendampingan Pelajar di Desa Rahia memilih meluangkan waktu untuk belajar dibandingkan dengan bermain game. Kedua Pelajar gagap teknologi, namun setelah Menyampaikan materi tentang dasar-dasar computer baik software, hardware, maupun brainware, maka Pelajar di Desa Rahia mempunyai pengetahuan daar tentang komputer baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Ketiga Pelajar di Desa Rahia belum mampu mengoperasikan computer setelah diberikan perlakukan berupa demonstrasi sampai praktik langsung oleh peserta, maka Pelajar menjadi paham dalam mengoperasikan computer baik dasar-dasar seperti mengaktifkan dan mematikan computer, sampai cara memanfaatkan software seperti word dan exel sekaligus menggunakan perangkat luar seperti printer. pengabdian ini, diharapkan ada kegiatan lanjutan untuk menindaklanjuti program ini dalam mendukung Gerakan literasi digital yang berorientasi pada peserta didik yang ada dilingkungan pedesaan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MENGGUNAKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Kamarudin Kamarudin; Irwan Irwan; Azaz Akbar; Herdianto Herdianto
JURNAL PENDIDIKAN GLASSER Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/glasser.v7i1.2305

Abstract

Citizenship Education is one of the subjects that can improve the quality of Human Resources, especially students. The learning process is a very important factor in the formation of good personality and individual behavior. The research objective is to improve Civics learning outcomes using the Contextual Teaching and Learning (CTL) model in grade IV SD Negeri 2 Taipabu. This type of research uses Classroom Action Research (PTK) which is carried out in stages starting from planning, implementing, observing, and reflecting. The results showed that in the implementation of the learning outcomes of students who had achieved the KKM in cycle I were 13 students (59.1%) and who had not reached the KKM were 9 students (40.9%) with an average score of 62, so that they continued to cycle II, because it has not yet reached the indicator of success. In cycle II there were 18 students (81.8%) and those who had not reached the KKM were 4 students (18.1%) with an average score of 74. It can be concluded that applying the Contextual Teaching and Learning (CTL) model can improve student learning outcomes in class IV SD Negeri 2 Taipabu
Penguatan Pemahaman Budaya dan Kearifan Lokal Melalui Program Literasi Budaya Fitriani B; Meiskyarti Luma; Kamarudin Kamarudin; Irwan Irwan; Azaz Akbar
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 1 (2023): February, Pages 1-120
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v4i1.744

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Penguatan Pemahaman Budaya dan Kearifan Lokal Melalui Program Literasi Budaya di Madrasah Aliyah Negeri 1 Banggai”. Program literasi budaya ini merupakan hal sangat penting dalam penguatan Pemahaman tentang Budaya dan Kearifan Lokal setempat. Hal ini pemateri memperagakan dan menjelaskan pengertian Budaya dan Karifan Lokal, serta mengkomparasikan dengan salah satu Budaya dan kearifan lokal setempat. Kemudian melanjutkan dengan mereview salah satu Budaya dan kearifan dan menampilkan hasil review untuk didiskusikan oleh siswa dalam bentuk kelompok komunitas literasi Budaya di kelas. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan penguatan pemahaman kepada siswa-siswi di kelas X M6 Madrasah Aliyah Negeri 1 Banggai untuk mengembangkan dan melestarikan Budaya dan Karifan Lokal setempat, agar bisa menambah kekayaan khasanah kebudayaan bangsa.
Urgensi Penguatan Pendidikan Karakter Menghadapai Era Society 5.0 Kamarudin Kamarudin; Irwan Irwan; Fitriani B; Suardin Suardin; Suarti Suarti; Gawise Gawise; Jufri Agus; Dina Sukmawati
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.196

Abstract

Pengabdian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hakikat, prinsip, dan peran pendidikan karakter menghadapi era society 5.0. Metode penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa interaksi sosial dan budaya masyarakat tidak dapat dipisahkan dengan pendidikan era society 5.0. dalam konteks ini, pendidikan berperan untuk melestarikan nilai-nilai sosial budaya masyarakat dari imbas kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama penggunaan media digital yang menyebabkan dunia tanpa batas bagi masyarakat. Implikasinya adalah sistem sosial dan budaya dapat saling berinteraksi dan saling melestarikan, khususunya nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat melalui pendidikan di era society 5.0. Kemajuan teknologi yang berkembang pesat guru dan seluruh elemen masyarakat memiliki tanggungjawab yabg besar dalam memberikan Pendidikan dan memfilter sikap dan tingkahlaku yang sesuai di masa mendatang. Penguatan Pendidikan karakter merupakan tanggungjawab kita semua untuk mengembangkan karakter yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Analisis Dampak Penggunaan Gadget terhadap Karakter Religius Siswa di Sekolah Dasar Nurmin Aminu; Abdul Manaf; Kamarudin Kamarudin; Hijrawatil Aswat; Nurjani Nurjani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i2.6428

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat dampak penggunaan gadget terhadap karakter religious siswa di Sekolah dasar, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap karakter religius siswa di Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif, dengan metode pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara. Dengan menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman, analisis data meliputi pengumpulan data, redaksi data, analisis data, dan prediksi atau verifikasi data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dampak penggunaan gadget terhadap karakter religius siswa mulai terlihat, sebagian siswa menjadi individu yang individualistis; Hal ini seperti malas belajar, melalaikan sholat, malas belajar mengaji, dan suka membantah kepada orang tua. Hal ini sangat mempengaruhi tanggung jawab dan sikap religious  seorang anak. Penyebabnya adalah siswa lebih banyak menghabiskan waktu menggunakan teknologi dan kurang mendapat perhatian dari orang tua, sehingga membuat anak menjadi malas melakukan hal yang positif.