Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Implementasi Peraturan Menteri Kesehatan No. 67 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Pusat Kesehatan Masyarakat (Studi Pada Program Posyandu Lanjut Usiadi Desa Lamundre Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka) Hikmal; Mallapiseng, Arafat; Baso, Sudirman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan praktek Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Di Pusat Kesehatan Masyarakat (Studi Pada Program Posyandu Lanjut Usia Di Desa Lamundre Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dengan informan.Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menafsirkan data yang diperoleh di lapangan dari informan. Teknik analisis data ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data dan informasi, sehingga data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan akan muncul gambaran yang dapat mengungkap permasalahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Menteri Kesehatan No. 67 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Di Pusat Kesehatan Masyarakat (Studi Pada Program Posyandu Lanjut Usia Di Desa Lamundre Kecamatan Watubangga Kabupaten Kolaka)berdasarkan indikator organisasi sudah berjalan optimal hal ini di buktikan karena adanya sosialisasi pembahasan secara bersama-sama terhadap semua stakeholder terkait program ini, baik dari segi perencanaan sarana prasarana dan finansial penunjang  kegiatan pelayanan posyandu lanjut usia di desa Lamundre, namun berdasarkan indikator interpretasinya belum berjalan dengan baik karena Tidak adanya SOP yang jelas dalam menjalankan program ini menjadikan  para pelaksana kurang memperhatikan mekanisme pelayanan yang baik. Kemudian berdasarkan indikator aplikasinya bahwa pelaksanaan program ini belum cukup optimal karena keterbatasan pemeriksaan kesehatan seperti pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol yang kadang di lakukan dan tidak dalam pelayanan posyandu lansia serta obat-obatan yang terbatas mengakibatkan masih ada lansia yang belum merasa puas terkait pelayanan yang di berikan di posyandu lanjut usia di Desa Lamundre ini.
Pengelolaan Arsip di Kantor Camat Ranteangin Kabupaten Kolaka Utara Arisandi, Irwan; Sabaruddin, Abdul; Ribcalia, Anis; Mallapiseng, Arafat
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1042

Abstract

Artikel ini merupakan output dari penelitian yang menganalisis tentang pengelolaan arsip di kantor kecamatan Ranteangin kabupaten Kolaka Utara yaitu proses pengelolaan arsip dinamis yang terbagi atas limatahapan yaitu penciptaan, penyimpanan, pemeliharaan, penyusutan dan Pemusnahan. (Basya &Puspasari, 2021), serta faktor-faktor yang menghambat proses pengarsipan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptip dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang datanya dikumpulkan dari data primer dan sekunder, data primer diambil dari hasil wawancara informan yang berjumlah 3 orang. Kemudian untuk data sekunder diambil dari studi literatur berupa dokumen-dokumen pendukung yang relevan dengan obyek penelitian. Teknik analisis data mengikuti model analisis yang dikemukakan oleh Miles Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengelolaan arsip dinamis di kantor kecamatan Ranteangin kabupaten Kolaka Utara dalam hal pengelolaannya khususnya Penyusutan dan Pemusnahan arsip telah dilakukan dengan baik, namun pada tahapan penciptaan, penyimpanan dan pemeliharaan belumlah dilaksanakan secara maksimal.Adapun faktor-faktor yang menghambat dalam proses pengelolaan arsip dinamis di kantor kecamatan Ranteangin yaitu belum adanya ruangan khusus untuk pengelolaan arsip sehingga penyimpanan dan pemeliharaan arsip belum dilaksanakan dengan baik serta fasilitas sarana dan prasarana yang belum memadai serta belum adanya pegawai atau staff yang pernah mengikuti pelatihan kearsipan.
Sosialisasi Pemasaran Produk UMKM Berbasis Digital Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka Agusman, Yudi; Mallapiseng, Arafat; Azis, La Ode Asrun; Firdaus, Firdaus; Astiantih, Susi; Sultan, Sultan
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1: Juni (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i1.283

Abstract

Digital marketing merupakan kegiatan pemasaran ataupun promosi melalui media internet ataupun digital secara online. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah untuk memberikan pemahaman mengenai peran digital marketing dalam upaya meningkatkan penjualan produk UMKM yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, terutama pada Pelaku UMKM yang ada di Kecamata Kolaka. Dikarenakan masih pemula, pemasaran yang dilakukan belum maksimal yaitu menjual produknya kepada para konsumen yang ada di wilayah sekitarnya saja, sehingga belum dapat menarik konsumen secara lebih luas. Hal inilah yang menjadi tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini, yaitu untuk memberikan pemahaman mengenai digital marketing dalam memasarkan produk Koowe sehingga dapat meningkatkan penjualan produk.
Implementasi Percepatan Penurunan Stunting di Desa Lawata Kecamatan Pakue Utara Kabupaten Kolaka Utara Mallapiseng, Arafat; Faturrahman, Faturrahman; Yana, Fitri; Kure, Amri; Allo, Amelia Rante; Risaldi, Dedi; Putra, Muh. Rafly Andissya; Sania, Sania; Pangulu, Heni Lestiani; Riadi, Muh. Risfan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4323

Abstract

Stunting adalah kondisi anak mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya sebagai akibat dari kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama. Banyak faktor yang menyebabkan tingginya kejadian stunting pada balita. Penyebab langsung adalah kurangnya asupan makanan dan adanya penyakit infeksi. Faktor lainnya adalah pengetahuan ibu yang kurang, pola asuh yang salah, sanitasi dan hygiene yang buruk dan rendahnya pelayanan  kesehatan. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan ceramah dan diskusi, dengan melakukan intervensi berupa penyuluhan, wawancara dan pelatihan kepada keluarga balita stunting dan ibu hamil. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan melaksanakan kebijakan program penurunan dan pencegahan Stunting khususnya di desa Lawata, kecamatan Pakue Utara, kabupaten Kolaka Utara. Terdapat 18 Balita Stunting dari total Balita sebanyak 80 anak. Setelah dilakukan interfensi ke keluarga balita stunting dan ibu hamil selama 40 hari, yang dilakukan dalam beberapa tahap kegiatan yaitu: idetifikasi keluaraga sasaran, sosialisasi dan edukasi, melasanakan kegiatan DASHAT sebanyak empat kali, dan evaluasi kegiatan, didapatkan hasil bahwa kegiatan tersebut berjalan dengan baik, dilihat dari penurunan jumlah balita stunting dari 18 balita menurun menjadi 16 balita.
Kinerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kolaka Emilda, Emilda; Mallapiseng, Arafat; Agusman, Yudi
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 1 No 1: Maret (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v1i1.279

Abstract

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian ini di tentukan dengan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Menggunakan keabsahan data dan teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Telah berjalan cukup efektif tetapi ada beberapa yang perlu ditingkatkan, yang dapat dilihat berdasarkan 5 aspek yaitu : 1). Produktivitas, pelayanan yang diberikan dalam penataan buku tidak efektif karena masih secara manual yang seharusnya sudah berbasis teknologi dalam pencarian buku. 2). Kualitas, pelayanan yang diberikan oleh pegawai perpustakaan sudah sesuai dengan SOP yang berlaku tetapi Kualitas Pelayanan harus lebih ditingkatkan dengan menambah daftar judul buku. 3). Responcivitas, penataan buku pada rak kelas tidak tertata rapi dan buku yang dicari terkadang tidak ada tetapi ditanggapi dengan baik oleh pegawai perpustakaan melalui pengadaan buku yang akan datang. 4). Responbilitas, respon pegawai perpustakaan terhadap pengunjung/pemustaka sudah cukup baik tetapi pelayanan yang diberikan menimbulkan kebingungan kepada setiap pengunjung/pemustaka. 5). Akuntabilitas, Pegawai perpustakaan bertanggungjawab dan menindaklanjuti keluhan-keluhan pengunjung/pemustaka dengan melakukan perencanaan pengadaan buku yang dicari oleh pengunjung/pemustaka tetapi terkendala dengan anggaran yang terbatas.
Partisipasi Ibu Rumah Tangga dalam Pelaksanaan Program Unggulan PKK di Desa Korooha Kecamatan Kodeoha Kabupaten Kolaka Utara Baso, Sudirman; Asiz R, La Ode Asrun; Agusman, Yudi; Mallapiseng, Arafat
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 1 No 2: Juli (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v1i2.319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mmendeskripsikan tentang partisipasi para ibu rumah tangga di desa Korooha kecamatan Kodeooha kabupaten Kolaka Utara dalam pelaksanaan empat program unggulan Peberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat (PKK). Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan menggunakan pendekatan metode kualitatif, menggunakan model intraktif Miles dan Huberan berupa reduksi data, penyajian data, kemudian verifikasi dan penarikan kesimpulan. Data diperoleh melalui observasi, studi literasi dan wawancara kepada informan yang terdiri dari kepala desa Kooroha, pengurus PKK, dan para ketua dasawisma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi ibu rumah tangga desa Korooha kecamatan Kodeoha kabupaten Kolaka Utara dalam pelaksanaan empat program unggulan Peberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat (PKK) jika ditinjau dari teori yang dikemukakan oleh Davis dalam Sastropoetro maka dapat disipulkan bahwa dari tiga jenis partisipasi yang menjadi ndicator dalam penelitian ini, maka partisipasi pikiran dan partisipasi keahlian yang sangat kurang ditunjukkan, dilain sisi pada partisipasi tenaga, partisipasi dalam bentuk uang dan baranglah yang banyak ditunjukkan dalam pelaksanaan empat program unggulan Peberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat (PKK).
Evaluasi Program Posbinaan Terpadu (Pobindu) Lansia di Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka Hamira, Hamira; Mallapiseng, Arafat; Baso, Sudirman
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 1 No 2: Juli (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v1i2.325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang pelaksanaan Program Posbinaan Terpadu (Pobindu) Lansia di Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Teknik pengumpulan datanya adalah wawancara dengan informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif yaitu mendeskripsikan dan menafsirkan data yang diperoleh di lapangan dari informan. Teknik analisis data ini didasarkan pada kemampuan nalar dalam menghubungkan fakta, data dan informasi, sehingga data yang diperoleh akan dianalisis sehingga diharapkan akan muncul gambaran yang dapat mengungkap permasalahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan kegiatan Posbindu belum efektiv dibuktikan melalui ditemukannya kendala dalam input: ketidakcukupan sumberdaya, ketidaklengkapan dan ketidakcukupan sarana prasarana, ketidakcukupan pendanaan; kendala dalam proses: pelaksanan kegiatan belum sesuai SOP, belum terdistribusinya buku pintar kader, rendahnya sosialisasi dan penyuluhan ptm di posbindu dan aparatur desa, ketidaktersediaan Kartu Menuju Sehat (KMS) bagi peserta posbindu, ketidaklengkapan laporan, rendahnya stakeholder; kendala output: ketidaksesuaian sasaran, cakupan kunjungan rendah, rendahnya pendokumentasian pencatatan dan rujukan berdampak pada ketidakterkendalian PTM yakni hipertensi.
Implementasi Program Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B) Di Desa Pakue Kecamatan Pakue Utara, Kabupaten Kolaka Utara Wahyuni, Anita; Mallapiseng , Arafat; Agusman , Yudi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1851

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian yang bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi program Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B) di kabupaten Kolaka Utara, khususnya di Desa Pakue. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model implementasi George C. Edwards III yang meliputi empat aspek: komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program PLP2B belum berjalan optimal. Sosialisasi kebijakan masih terbatas, sumber daya pendukung belum memadai, disposisi pelaksana belum didukung SOP yang jelas, dan koordinasi antarinstansi masih lemah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pada aspek komunikasi, penguatan sumber daya, serta perbaikan sistem kerja yang meliputi pengawasan dan pemberian sanksi, penguatan koordinasi agar perlindungan lahan pertanian dapat berjalan lebih efektif.