Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Neo Societal

KEMAMPUAN DESA DALAM MENGELOLA BANTUAN LANGSUNG TUNAI DANA DESA (BLT-DD) SECARA AKUNTABEL Nimrah Rahmayanti Yusuf; Rahmat Hidayat; Isra Djabbar
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.061 KB) | DOI: 10.52423/jns.v7i1.21029

Abstract

Pada Maret 2020 pandemi Corona Virus Disease – 2019 (COVID-19) resmi dinyatakan masuk ke Indonesia. Sejak itu, penyebaran semakin luas dan berkembang di hampir seluruh provinsi. Wabah ini diproyeksikan dapat menambah jumlah penduduk miskin Indonesia sekitar 3,6 juta jiwa pada akhir tahun 2020. Angka ini lebih tinggi dari data bulan September 2019. Oleh karena itu, pemerintah memberikan bantuan langsung tunai bagi masyarakat yang bersumber dari dana desa atau disebut BLT - Dana Desa untuk mengurangi dampak Covid-19. Namun pada tataran implementasinya program  tersebut menuai banyak problem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan Desa dalam mengelola BLT-DD secara transparan dan akuntabel di Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa; Partisipasi masyarakat Kabupaten Kolaka dalam proses penentuan Keluarga Penerima Manfaat BLT-DD sampai dengan penyalurannya banyak terlibat  dan tingkat kehadiran dalam musyawarah Desa tinggi, Pemerintah Desa Kabupaten Kolaka dalam mengelola BLT DD telah menerapkan prinsip Transparansi dengan memberikan akses informasi kepada masyarakat melalui papan pengumuman,media sosial penyampaian langsung, Kemudian Pelaporan pertanggungjawaban BLT DD dilaksanakan sesuai dengan mekanisme berdasarkan ketentuan walaupun masih terdapat kelalaian aparat desa dan tim pengelola kegiatan. Hal ini dikarenankan latar belakang pendidikan aparatur Desa yang rata-rata berpendidikan tamatan SMA.
Persepsi Publik Terhadap Rencana Kebijakan Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia Rahmat Hidayat; Mardiana Mardiana
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.143 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i2.13465

Abstract

Persepsi masyarakat terkait kebijakan pemindahan ibu kota negara ke Kabupaten Penajem Paser Utara menjadi kajian utama dalam penelitian ini. pemindahan ibu kota negara yang bertahun-tahun menjadi polemik akhirnya berujung pada keputusan presiden jokowi yang menetapkan kalimantan timur sebagai ibu kota negara baru Republik Indonesia menjadi fenomena menarik yang menjadi landasan penelitian ini dilaksanakan. Pendekatan explanatory dilakukan untuk mengetahui persepsi masyarakat Kabupaten Penajem Paser utara, terkait kebijakan publik yaitu  pemindahan ibu kota negara Indonesia ke Kabupaten penajem paser utara kalimantan timur. survey penelitian dilakukan  pada 104 orang sampel dari 159.386 jiwa  populasi Penajem Paser Utara. Hasil penelitian menemukan bahwa 67,31% tingkat pengetahuan masyarakat tentang rencana pemindahan ibukota negara, 51,92%,  tingkat pengetahuan terkait alasan pemindahan, 42,31%, tingkat pengetahuan terkait dampak pemindahan ibu kota, dan 57,69% masyarakat menyatakan setuju/menerima pemindahan ibu kota. Secara umum masyarakat di penajem paser utara menyuarakan persepsinya dalam bentuk persetujuan atas kebijakan pemindahan ibu kota negara dan menerima segala dampak dan alasan pemindahan yang sebelumnya telah mereka ketahui melalui berbagai sumber infomasi baik langsung ataupun media massa. 
TINGKAT KEPERCAYAAN PUBLIK TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENANGANAN COVID 19 Rahmat Hidayat; Nimrah Rahmayanti Yusuf A.; Saddam Husain Tamrin
Jurnal Neo Societal Vol 7, No 4 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v7i4.28071

Abstract

Krisis Covid-19 memperburuk ketidaksetaraan yang ada, dengan potensi dampak pada pelepasan keterlibatan public, polarisasi, dan keresahan public. Berbagai kebijakan telah diterapkan oleh pemerintah Indonesia untuk mengatasi Permasalahan Public , mulai dari penerapan Sosial distancing, physical distancing, menghimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker saat keluar rumah, meliburkan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan dan pembatasan kegiatan di area public, hingga pembatasan Sosial berskala besar (PSBB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani Covid-19 serta mengukur tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tehnik pengumpulan data metode survey dimana analisis data menggunakan regresi sederhana. Penelitian ini menemukan bahwa variabel kepercayaan publik bepengaruh positif terhadap kebijakan publik dengan tingkat kepercayaan publik terhadap implementasi kebijakan covid-19 berkategori tinggi
Efektivitas Penerapan E-File di Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Kolaka Utara Rahmat Hidayat
Jurnal Neo Societal Vol 8, No 1 (2023): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v8i1.29086

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana efektivitas penerapan E-government melalui E-File dilaksanakan di Dinas Komunikasi Informatikan dan Persandian Kabupaten Kolaka Utara dalam meningkatkan transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kolaka Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif,data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer bersumber dari wawancara dengan para informan yang berjumlah 9orang dan hasil pengamatan lapangan. Sedangkan untuk data sekunder dengan melakukan pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan menggunakan reduksi data, display data penyajian dan penarikan kesimpulan yang dikemukakan oleh Miles dan Hubberman. E-Government dalam penerapannya dimulai dari bentuk layanan yang sederhana yaitu penyediaan informasi dan data-data berbasis komputer tentang pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan sebagai bentuk wujud keterbukaan (transparancy) dalam pelaksanaan pelayanan publik. Meski demikian, kondisi di lapangan menemukan perbedaan yang terjadi dengan berbagai alasan, seperti faktor keterbatasan anggaran, infrastruktur dan sumber daya manusia yang berbeda-beda. E-government yang dikembangkan hanya mengindikasikan sekedar pemenuhan kebijakan tanpa disertai peningkatan kualitas. Analisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori dalam mengukur efektivitas dari Duncan dalam Richard M. Steers. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: penerapan E-file dalam meningkatkan transparansi yang ada di Kantor Dinas Komunikasi Informatikan dan Persandian Kabupaten Kolaka Utara belum mampu meningkatkan transparansi penyelenggaraan pemerintah dikarenakan penerapan E-file belum sepenuhnya efektif dalam pemberian informasi dari kegiatan maupun tentang program-program pemerintah daerah di Kabupaten Kolaka Utara.