Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan UNIGA

Penerapan”Media Animasi Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam”(Penelitian di SDIT Atikah Musaddad Kabupaten Garut) Sita Nurlani; Nenden Munawaroh; Ijudin -
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 14, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v14i2.1025

Abstract

Sejarah Kebudayaan Islam merupakan salah satu mata pelajaran yang lebih menekankan pada aspek cerita. Media animasi salah satu media yang membantu pembelajaran SKI semakin menarik dan inovatif bukan sekedar menyajikan pembelajaran konvensional. Seiring dengan perkembangan era revolusi industry 4.0. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui efektifitas hasil belajar Sejarah Kebudayaan Islam dengan menggunakan Media Animasi di kelas IV Sekolah Dasar Islam Terpadu Atikah Musaddad Kabupaten Garut. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain pretest-post test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa pada Sekolah Dasar Islam Terpadu Atikah Musaddad Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini masing-masing ada 2 kelas yaitu kelas IV Ilyas dan Kelas IV Sulaiman, dengan teknik sampling purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah tes dan dokumentasi. Teknik analisis Datanya menggunakan uji t dengan prasyarat uji normalitas menggunakan Kolmogorov Smirnov dan uji homogenitas menggunakan Levene’s. Dilihat dari rata-rata hasil belajar hasil penelitian ini adalah pembelajaran dengan menggunakan Media Animasi lebih efektif dari pada metode konvensional Dengan demikian penggunaan Media Animasi efektif terhadap hasil belajar SKI di Sekolah Dasar Islam Terpadu Atikah Musaddad.
INTERNALISASI NILAI-NILAI KARAKTER ISLAM PADA ANAK USIA DINI Nenden Munawaroh; Ijudin -
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 12, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jp.v12i1.818

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena yang terjadi di masyarakat, bahwa dalam mendidik dan membina anak-anaknya hanya mementingkan aspek kognitif atau intelektual ketimbang aspek afektif atau karakter Islam, padahal anak usia dini merupakan masa golden age, masa yang sangat tepat untuk menanamkan nilai-nilai karakter Islam. Secara umum, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui internalisasi penanaman nilai-nilai karakter Islam pada anak usia dini di TK Persis Tarogong Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metede kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi di lapangan. Adapun hasil penelitian adalah sebagai berikut: Pertama, Program karakter yang dikembangkan di TK Persis Tarogong Garut dalam pengembangannya meliputi: Mahabbah, Mujahadah, Ta’awun, Amanah, Tawadlu. Kedua, Pelaksanaan penanaman karakter Islam di TK Persis di lakukan dalam pengajaran, pembiasaan, ketauladanan, pemotivasian, dan penegakan aturan yang jelas. Ketiga, Faktor pendukung dan penghambat diantaranya faktor pendukung:(1) Kelengkapan sarana dan prasarana serta fasilitas sekolah yang cukup memadai atau refresentatif .(2) Tersedianya program pembelajaran khas sekolah terutama program pengembangan karakter Islam. (3) Memilikinya sumber daya manusia (SDM) yang memiliki syarat kualifikasi dan kompetensi. Sedangkan Faktor Penghambat: (1) program pengembangan karakter belum disosialisasikan dan diintegrasikan dalam kurikulum dinas pendidikan. (2)Sifat pribadi peserta didik yang berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda juga mempengaruhi keefektifan dalam penanaman karakter Islam. (3) Sosialisasi Penanaman karakter Islam disekolah tidak secara kontinyu di informasikan kepada orang tua siswa. Keempat, Impikasi atau dampaknya : (1) terjaminnya pelaksanaan fungsi sistem pendidikan di sekolah, yaitu transmisi dan transfer ilmu pengetahuan Islam, penanaman karakter Islam, dan pencapaian kader-kader Generasi muda yang Islami. (2) merupakan strategi yang ditempuh oleh pengelola untuk menanamkan nilai-nilai karakter Islam sejak dini.