Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN SOSIALISASI ANAK UMUR 4-6 TAHUN DI TK MUTAQIN DESA KUMANTAN Dini Nadilah; Ade Dita Puteri; Muhammad Nurman
Journal of Integrated Knowledge and Innovation Vol. 1 No. 1 (2025): Vol.1 No. 1 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tabusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan sosialisasi harus dilatih sejak usia dini. Jika tidak dilatih maka akan berdampak pada anak yaitu anak biasanya akan malu atau takut untuk berinteraksi dengan orang lain dan tidak mau mengenal lingkungan sekitarnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan sosialisasi anak adalah pola asuh orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak usia 4-6 tahun di TK Mutaqin Desa Kumantan. Penelitian ini dilakukan pada Tanggal 08-09 April 2025. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun di TK Mutaqin Desa Kumantan yang berjumlah 35 orang dengan teknik total sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki pola asuh orang tua tidak baik, sebagian besar responden memiliki kemampuan sosialisasi tidak baik. Ada hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak usia 4-6 tahun di TK Mutaqin Desa Kumantan dengan p value 0,012. Diharapkan orang tua dapat memberikan pengasuhan yang tepat kepada anaknya, sehingga dengan pengasuhan yang baik otomatis anak akan merasa percaya diri pada saat bersosialisasi.
Hubungan Pola Makan Dengan Tingkatan Stroke Non Hemoragik Windi Savitri Asriyani; Muhammad Nurman; Afiah Afiah
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i2.253

Abstract

Pola makan sangat berhubungan dengan kejadian stroke non hemoragik. Pola makan yang buruk, seperti tinggi lemak jenuh, lemak trans, garam, dan gula, meningkatkan risiko stroke dengan cara menaikkan kolesterol jahat dan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan tingkatan Stroke Non Hemoragik di Poliklinik Saraf Rumah Sakit Aulia Pekanbaru. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10-14 Februari tahun 2026. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian penderita stroke di poliklink saraf Rumah Sakit Aulia Pekanbaru yaitu 125 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner menggunakan Skala Stroke NIHSS  (National Institutes of Health Stroke Scale). Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Berdasarkan uji statistik dengan uji chi-square diperoleh nilai p value ≤  (0,02) dengan tingkat kepercayaan 95%, maka Ho ditolak yang artinya signifikan artinya ada pola makan dengan tingkatan stroke non hemoragik di Poliklinik Saraf Rumah Sakit Aulia Pekanbaru. Diharapkan pihak Rumah Sakit dapat mengembangkan program pencegahan tahap awal (primer) untuk penyakit stroke pada pasien melalui penyuluhan dan membuat poster-poster tentang penyakit stroke non hemoragik sehingga masyarakat maupun pasien yang melihat dapat membacanya.  
Hubungan Aspek Psikologis dengan Motivasi Pasien Gagal Ganjal Kronik (GGK) Yang Menjalani Hemodialisa Ariany Hasanah Siregar; Muhammad Nurman; Zurrahmi Zurrahmi
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i2.254

Abstract

Pasien yang menjalani hemodialisa secara umum mengalami permasalahan fisik dan psikologis. Komplikasi ini dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup  dan motivasi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aspek psikologis dengan motivasi  pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa di Aulia Hospital. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien GGK yang menjalani hemodialisis dari bulan Agustus-Desember 2025 yang berjumlah 67 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien GGK yang menjalani hemodialisis dari bulan Agustus – Desember 2025 yang berjumlah 67 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Patient Health Questionairre-9 (PHQ-9) dan kuesioner motivasi pasien Kuisioner motivasi pasien telah dilakukan uji validitas menggunakan korelasi pearson dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil uji menunjukkan nilai r hitung ≥ 0,444 dan Cronbach's Alpha ≥ 0,60, sehingga dinyatakan valid dan reliabel. Hasil analisa univariat menunjukkan sebagian besar aspek psikologis responden yang sedang-berat  yaitu sebanyak 36 orang (53,7%) dan sebagian besar responden memiliki motivasi yang kurang yaitu sebanyak 39 orang (58,2 %). Hasil analisa bivariat dengan uji  Chi-Square didapatkan hasil p value 0,000, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara aspek psikologis dengan motivasi pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa. Diharapkan pada pasien GGK dan keluarga  untuk dapat meningkatkan motivasi dalam menjalani terapi hemodialisa agar pasien tidak mengalami depresi dan tetap semangat dalam menjalani terapi hemodialisa.
Hubungan Pengalaman Operasi dan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Fraktur Adam Suri; Muhammad Nurman; Erlinawati Erlinawati
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i2.259

Abstract

Kecemasan yang tidak terkendali pada pasien pre operasi dapat memperburuk masalah kesehatan fisik dan mental. Kecemasan pada pasien yang akan menjalani pembedahan dapat berdampak negatif pada prosedur operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengalaman operasi dan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien pre fraktur di Ruang Zaidar Aulia Hospital. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang mengalami fraktur yang masuk rumah sakit dan rawat inap di Ruang Zaidar Aulia Hospital dan akan menjalani operasi yang berjumlah  33 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang mengalami fraktur yang masuk rumah sakit dan rawat inap di Ruang Zaidar Aulia Hospital dan akan menjalani operasi yang berjumlah  33 orang dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner HRS-A (Hamilton Rating Scale for Anxiety) dan kuesioner dukungan keluarga menggunakan skala likert yang terdiri dari 20 pernyataan. Hasil uji kuesioner dengan 20 item soal didapakan r hitung 0,935. Item soal dinyatakan valid apabila jika r hitung lebih besar dari r table (0,576) pada taraf signifikan 5 % atau α = 0,05 yaitu r hitung > r table.  Berarti kuesioner dukungan keluarga tersebut valid. Untuk uji reliabilitas diperoleh nilai alpha cronbach 0,935. Hasil statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara  pengalaman operasi, dan dukungan keluarga responden dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi fraktur, nilai P value ≤  0,05. Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan edukasi terkait prosedur operasi dan dukungan keluarga agar pasien tetap semangat serta tidak merasa cemas akan prosedur operasi yang akan dilakukan.