Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Pengukuran Komponen Fisik untuk Meningkatkan Performa Lompat Jauh di SMA Hang Tuah Makassar Nurafiati, Suastika; Ikadarny; Nur Indah Atifah Anwar; Suriah Hanafi; Ricardo V. Latuheru
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v5i2.4126

Abstract

Pengukuran komponen fisik memiliki peran penting dalam meningkatkan performa lompat jauh siswa di tingkat SMA, namun sering kali kurang diperhatikan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai pengukuran komponen fisik kepada siswa SMA Hang Tuah Makassar, termasuk kekuatan otot tungkai, daya ledak, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, praktik pengukuran, serta evaluasi perubahan kondisi fisik siswa sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya pengukuran fisik untuk mendukung performa lompat jauh, serta peningkatan hasil tes fisik pada beberapa komponen utama. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis pengukuran fisik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran olahraga dan motivasi siswa untuk mencapai performa yang lebih baik.
Sosialisasi Permainan Tradisional Dalam Pengembangan Karakter Mahasiswa STKIP YPUP Makassar Andi Ridwan; Andi Rizal; Suriah Hanafi; Ikadarny; Ramli
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5250

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk mensosialisasikan dan merevitalisasi permainan tradisional sebagai media efektif untuk pengembangan karakter mahasiswa STKIP YPUP Makassar. Permasalahan utama yang diangkat adalah kecenderungan perilaku mahasiswa akibat paparan teknologi yang berpotensi melemahkan karakter fundamental seperti empati dan kerjasama. Metode pelaksanaan PkM melibatkan Sosialisasi, Pelatihan, dan Pendampingan dengan subjek 40 mahasiswa aktif. Praktik langsung difokuskan pada permainan tradisional Sulawesi Selatan seperti Boi-boian dan Egrang. Hasil yang dicapai menunjukkan antusiasme tinggi dengan tingkat kehadiran 100%. Secara kognitif, 80% mahasiswa menyatakan menyadari korelasi langsung antara permainan tradisional dengan nilai karakter (kerja sama, sportivitas, kepemimpinan).
PELATIHAN TEKNIK RENANG GAYA DADA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR MAHASISWA FIKK UNM Ricardo Valentino Latuheru; M. Imran Hasanuddin; Ikadarny; Suriah Hanafi; Fahrizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5887

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar dalam teknik renang gaya dada (breaststroke). Gaya dada dipilih karena merupakan gaya yang paling populer dan sering dijadikan dasar dalam pembelajaran renang pemula. Observasi awal menunjukkan bahwa sekitar dua pertiga mahasiswa FIKK UNM belum mampu berenang gaya dada sejauh 25 meter dengan teknik yang sesuai standar. Penelitian ini menggunakan metode pelatihan yang dilaksanakan selama enam kali pertemuan, meliputi penyampaian teori, latihan dasar di darat (dry land training), praktik di air, serta bimbingan dan koreksi langsung oleh instruktur. Alat bantu seperti papan pelampung dan media pembelajaran berbasis video/poster juga digunakan. Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam penguasaan teknik dasar. Pada awal kegiatan, hanya sekitar 25% peserta yang mampu melakukan gaya dada dengan benar, dan setelah pelatihan, jumlah tersebut meningkat menjadi lebih dari 75%. Lebih dari 80% mahasiswa menunjukkan peningkatan dalam aspek posisi tubuh, koordinasi gerakan, dan kestabilan pernapasan. Selain keterampilan teknis, terjadi juga perubahan sikap positif, di mana rasa takut dan cemas di awal kegiatan berkurang, digantikan oleh rasa senang dan percaya diri saat berada di air. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik langsung dan bimbingan individual efektif untuk meningkatkan penguasaan teknik dasar gaya dada , serta membangun kepercayaan diri dan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya keselamatan dan kebugaran melalui olahraga air.