Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

The Effect of Packaging Materials on Postharvest Quality of Salak Fruit Cultivar Pondoh (Salacca edulis Reinw.) Desi Sekar Utami; Iffah Muflihati; Enny Purwati Nurlaili; Arief Rakhman Affandi
International Journal of Advance Tropical Food Vol 2, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijatf.v2i2.7557

Abstract

Salak fruit is generally considered to have a short storage life, because it is perishable fruit. The objective of this study was to investigate the effect of packaging material on the quality of salak fruit cultivar pondoh. In this research salak fruits were packaged in the three types of packaging materials: polyethylene plastic bags (PE), cardboard (CB), and bamboo baskets (BB), and it were stored at 26oC. Parameters of the research were considered in mass loss, water content, total soluble solid, and titratable acidity. The result of the research showed that packaging salak pondoh with polyethylene plastic bag has better quality than other packaging materials and can prolong its shelf life.
Efek Jenis Jahe dan Pre Treatment Blansing Terhadap Karakteristik Fisikokimia Minuman Jahe Instan Zahra Fidela; Iffah Muflihati; Enny Purwati Nurlaili; Arief Rakhman Affandi
Journal of Food and Culinary Vol. 4 No. 2 [Desember 2021]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v4i2.5425

Abstract

Jahe merupakan salah satu tanaman rimpang yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satu pemanfaatan jahe adalah diolah menjadi minuman instan. Namun, selama ini pengolahan minuman jahe instan menggunakan rimpang jahe langsung tanpa diberikan perlakuan pendahuluan terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis jahe dan penambahan perlakuan pendahuluan blansing dengan asam sitrat 0,05% terhadap sifat fisikokimia dan sensoris minuman jahe instan. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan faktorial dengan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan dua faktor yaitu jenis jahe (jahe merah, jahe gajah, jahe emprit) dan ada tidaknya perlakuan pendahuluan blansing dengan asam sitrat 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai L*, a*, b* jahe instan perlakuan pendahuluan blansing dan jahe instan tanpa perlakuan pendahuluan menunjukkan nilai yang berbeda nyata. Nilai total fenol akan meningkat setelah jahe ditambahkan perlakuan pendahuluan blansing, dengan nilai total fenol tertinggi pada jahe merah perlakuan pendahuluan blansing sebesar 18,18%. Jenis jahe dan penambahan perlakuan pendahuluan blansing tidak memberikan pengaruh pada kelarutan dan waktu rehidrasi minuman jahe instan.
Pemberdayaan Petani Ikan Lele di Desa Sruwen Kabupaten Semarang Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Pelet Ikan Mandiri Retno Ambarwati Sigit Lestari; Ery Fatarina Purwaningtyas; Enny Purwati Nurlaili
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 1 No. 3 (2022): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.764 KB) | DOI: 10.56444/pengabdian45.v1i3.110

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh petani lele di Desa Sruwen Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang adalah harga pakan lele yang mahal sehingga keuntungan yang diperoleh sangat tipis. Petani lele tersebut pernah mencoba membuat pelet  ikan secara mandiri namun hasilnya belum sesuai yang diharapkan, pelet yang dihasilkan tenggelam sehingga kurang efektif. Tujuan dari pengabdian ini untuk memberikan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pembuatan pelet ikan dan pemberian alat  pembuat pelet ikan (extruder) pada mitra. Dengan adanya alat extruder serta pelatihan dan pendampingan diharapkan petani lele dapat memenuhi kebutuhan pelet ikan secara mandiri. Metode pelaksanaan diawali dengan mengajak perwakilan mitra ke tempat produksi pakan ikan mandiri “Jali Lele”  sekaligus pembuat alat extruder di Desa Tlogowaru, Kabupaten Demak untuk melihat proses produksi pellet ikan sesuai standar. Setelah alat extruder yang dipesan jadi, selanjutnya dilakukan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan pelet ikan secara mandiri. Di dalam pelaksanaan kegiatan ini melibatkan 6 orang mahasiswa untuk kegiatan pelatihan dan pendampingan sebagai implementasi MBKM. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan penghasilan petani ikan lele setiap bulannya serta dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga, dengan peningkatan penghasilan  sebesar Rp 15.000.000 untuk 4 bulan atau Rp 3.750.000 perbulang atau kenaikan sebesar 19,24%.
Analisis Risiko Kerja Menggunakan Job Safety Analysis (JSA) Dengan Pendekatan Hazard Identification, Risk Assessment And Risk Control (Hirarc) di PT Indo Java Rubber Planting Co Faradhina Azzahra; Enny Purwati Nurlaili; Jonathan Dharmaputra Ratisan
Jurnal Agrifoodtech Vol. 1 No. 1 (2022): Juni: Jurnal Agrifoodtech
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.298 KB) | DOI: 10.56444/agrifoodtech.v1i1.54

Abstract

PT Indo Java Rubber Planting Co. merupakan salah satu perusahaan yang menghasilkan produk karet SIR3L dan SIR 10 yang memiliki pangsa pasar besar di Indonesia. Akan tetapi dalam melakukan proses produksinya, PT Indo Java Rubber Planting Co. perlu menyadari pentinya memperhatikan keselamatan para pekerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi risiko yang ada di area sortasi, pengeringan, danpengepresan PT Indo Java Rubber Planting Co., dengan menggunakan tools Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRAC). Jenis teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Studi Lapangan dengan melakukan pendaataan list risiko yang dapat timbul menggunakanJSA dan pengisian kuesioner severity dan likelihood di tiap list risiko oleh pekerja di area sortasi, pengeringan, dan pengepresan. Selain itu, pengambilan data juga dilakukan dengan melakukan wawancara.. Hasil yang diperoleh adalah sebagian besar risiko ada pada kategori low sebesar 44%, diikuti kategori medium sebesar37%, kategori high sebesar 19%, dan kategori extreme yang tidak ada atau 0%. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan warna atau cat penanda, menggunakan sarung tangan, menggunakan sepatu boots karet, mengepel lantai, menggantung pisau, dan memberikan area khusus.
Pengaruh Lama Fermentasi dan Penambahan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L) pada Sifat Fisik “Black Soyghurt” Milu Afrida; Enny Purwati Nurlaili; Bambang Hermanu
Jurnal Agrifoodtech Vol. 1 No. 2 (2022): Desember : Jurnal Agrifoodtech
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.167 KB) | DOI: 10.56444/agrifoodtech.v1i2.435

Abstract

Soyghurt adalah minuman probiotik yang terbuat dari sari kedelai dengan penambahan bakteri asam laktat. Pembuatan Black Soyghurt yang berbasis sari kedelai hitam dengan penambahan ekstrak bunga telang dan starter yoghurt. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh lama fermentasi dan penambahan ekstrak bunga telang terhadap sifat fisik black soyghurt. Metode penelitian menggunakan faktorial (2x2) dua faktor dengan dasar RAL (Rancangan Acak Lengkap) dan dibandingkan dengan produk komersial sebanyak 3 kali ulangan, sehingga didapatkan 15 unit percobaan. Faktor pertama lama fermentasi 10 jam dan 15 jam. Faktor kedua penambahan ekstrak bunga telang 8% dan 13%. Hasil analisis statistik apabila menunjukkan berbeda nyata maka akan dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian pada sifat fisik black soyghurt nilai viskositas 75,00-475,00 mPas, pada uji warna L* 50,81-53,19, a* 10,87-16,06, b* (-1,60)-3,39. Simpulan penelitian ini adalah pengaruh lama fermentasi dan penambahan ekstrak bunga telang tidak berpengaruh terhadap sifat fisik. warna L * kecerahan (putih-hitam) dan warna b* (biru-kuning), tetapi berpengaruh terhadap viskositas warna a* (hijau-kemerahan).
Penyuluhan Legalitas Produk Pirt dan Keamanan Pangan bagi Kelompok Wanita Tani di Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang: Counseling on The Legality of Pirt Products and Food Safety For Farmer Women's Group in Tengaran Semarang District Bambang Hermanu; Enny Purwati Nurlaili; Jonathan; Melanita Kristiani; Miranti Mandasari
Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/perigel.v2i1.456

Abstract

In general, the development of the Integrated Security System (SKPT) in its implementation still experiences synergistic weaknesses between the networks formed, and actually tends to affect the level of effectiveness. This has resulted in many processed food products, especially PIRT that do not have distribution permits, due to various factors and constraints that occur in the field, in addition to law enforcement that is still not optimal, especially those related to the implementation of distribution permit provisions that have not been able to reach all producer communities. PIRT. With the socialization of the PIRT distribution permit, it is hoped that it can further increase the effectiveness of the implementation of the food safety system, which at the same time seeks efforts to improve the SKPT as an ideal and effective policy format, and qualitatively can also further enhance efforts to protect food consumers.
Kelola Pangen Sehat Bergizi untuk Tumbuh Kembang Anak dan Atasi Stunting di Kelurahan Kedungpane, Mijen, Kota Semarang Hermanu, Bambang; Nurlaili, Enny Purwati; Kartikawati, Diah; Ilminingtyas W.H, Dyah; Umar Dhani, Ali; Ayu Artiningsih, Ni Komang; Ayu Artiningsih, Nurtekto; Hartoyo, Budi
Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): September : Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/perigel.v3i3.2263

Abstract

Stunting is a chronic malnutrition problem that has a serious impact on child growth and development. This article examines the role of families in providing healthy and nutritious food to prevent stunting in infants. Through literature reviews, case studies, and real-world conditions, it was found that the availability of nutritious food in households, good feeding practices, and mothers' knowledge of nutrition significantly influence children's nutritional status. This article suggests the importance of integrated interventions, including nutrition education for mothers, the provision of nutritious complementary foods, and social support for families, to increase the consumption of nutritious foods in infants and prevent stunting.
Kelola Pangen Sehat Bergizi untuk Tumbuh Kembang Anak dan Atasi Stunting di Kelurahan Kedungpane, Mijen, Kota Semarang Hermanu, Bambang; Nurlaili, Enny Purwati; Kartikawati, Diah; Ilminingtyas W.H, Dyah; Umar Dhani, Ali; Ayu Artiningsih, Ni Komang; Nurtekto; Hartoyo, Budi
Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): September : Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/perigel.v3i3.2263

Abstract

Stunting is a chronic malnutrition problem that has a serious impact on child growth and development. This article examines the role of families in providing healthy and nutritious food to prevent stunting in infants. Through literature reviews, case studies, and real-world conditions, it was found that the availability of nutritious food in households, good feeding practices, and mothers' knowledge of nutrition significantly influence children's nutritional status. This article suggests the importance of integrated interventions, including nutrition education for mothers, the provision of nutritious complementary foods, and social support for families, to increase the consumption of nutritious foods in infants and prevent stunting.
Karakteristik Fisik dan Kimia Buah Musiman di Indonesia Lestari, Fatma Puji; Nurlaili, Enny Purwati
Jurnal Agrifoodtech Vol. 3 No. 1 (2024): Juni : Jurnal Agrifoodtech
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/agrifoodtech.v3i1.1870

Abstract

Buah rambutan, salak, duku dan manggis termasuk ke dalam jenis buah musiman yang mencerminkan keanekaragaman hayati di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik fisik dan kimia pada beberapa buah musiman lokal. Metode yang digunakan melibatkan pengamatan langsung terhadap parameter fisik seperti warna, rasa, berat, kekerasan, dan persentase bagian yang dapat dimakan. Parameter kimia yang diamati meliputi nilai pH, kadar padatan terlarut, dan total asam titrasi. Hasil pengamatan menunjukkan variasi yang signifikan terhadap keempat buah musiman yang diamati. Setiap buah memiliki keunikan secara tampilan fisik dan kandungan kimia yang khas. Studi ini penting dilakukan untuk memahami perbedaan terhadap citra rasa, kualitas, dan nilai gizi sebagai alternatif buah konsumsi dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, pemanfaatan dan konsumsi buah musiman lokal perlu terus didorong untuk mendukung kesehatan masyarakat dan keberlanjutan agrikultur lokal.
Citarasa Kopi Robusta Dari Berbagai Ketinggian Tempat Penanaman Hartoyo, Budi; Dewanti, Justisia Iriani; Nurlaili, Enny Purwati; Kartikawati, Diah
Jurnal Agrifoodtech Vol. 3 No. 1 (2024): Juni : Jurnal Agrifoodtech
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/agrifoodtech.v3i1.1888

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan subsektor perkebunan di Indonesia yang dapat bersaing kualitasnya secara global, sehingga kopi memiliki peran cukup strategis dalam perekonomian nasional. Hingga saat ini kebutuhan kopi menunjukkan kecenderungan positif, tidak saja kebutuhan domestik akan tetapi juga kebutuhan dunia yang meningkat dengan laju peningkatan konsumsi kopi 14% setiap tahunnya. Jenis kopi yang banyak diusahakan di Indonesia adalah kopi Robusta dengan luasan hampir 77%. Kopi merupakan produk pertanian yang mengandalkan aspek mutu dan cita rasa. Mutu dan cita rasa kopi dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satu faktor yang berpengaruh adalah ketinggian tempat tanam. Ketinggian tempat tanam yang tepat akan berpengaruh terhadap mutu dan cita rasa kopi, untuk itu dilakukan uji citarasa Kopi Robusta berdasarkan ketinggian tempat penanaman. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat (4) perlakuan berdasarkan ketinggian lokasi penanaman kopi Robusta : Ketinggian lokasi penanaman 650; 750; 379; dan 545 m dpl. Metode pengujian yang digunakan adalah cupping test yang mengikuti kaidah SCA (Specialty Coffee Association) dengan melibatkan 20 orang panelis, terdiri dari 3 orang panelis terlatih seperti barista dan roaster serta 17 orang panelis semi terlatih. Hasil pengujian citarasa seduhan memperlihatkan bahwa total skor untuk kopi Robusta asal ketinggian lokasi penanaman 650 m dpl (K1) menunjukkan nilai tertinggi yaitu sebesar 78,86; disusul kopi Robusta asal ketinggian lokasi penanaman 545 m dpl (K4) mendapatkan nilai skor 77,37, Kopi Robusta asal ketinggian lokasi penanaman 379 m dpl (K3) dengan total skor 76,95 dan nilai terendah pada kopi Robusta asal ketinggian lokasi penanaman 750 m dpl (K2) dengan total skor sebesar 71,38. Kopi Robusta yang dipanen dari berbagai ketinggian tempat penanaman masih belum termasuk kriteria kopi spesialti.