Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN ORANG TUA SAAT PEMASANGAN INFUS PADA ANAK DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Suselo, Rosida R.; Rompas, Sefti; Wowiling, Ferdinand
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.15789

Abstract

Abstract : Therapeutic communication is communication that is planed and carried to asmed to help the healing and recovery of the patient. Anxiety is a fear that is not pleasant and can not be justified, often accompanied by physiological symptions. The purpose to test the therapeutic nurse respondents. The result based on test spearman rho correlation therapeutic communication with value obtained in levels of anxiety (p) = 0,000 where the value of α = 0,817. Conclution of this during infusion in children in the departemen of RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou Manado. Keywords : Therapeutic Communication, Levels of Anxiety Abstrak : Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang direncanakan dan dilakukan bertujuan untuk membantu penyembuhan atau pemulihan pasien. Kecemasan adalah suatu perasaan takut yang tidak menyenangkan dan tidak dapat dibenarkan yang sering disertai dengan gejala fisiologis. Tujuan penelitian untuk menguji hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan orang tua saat pemasangan infuse pada anak di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Sampel penelitian 53 responden. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik Spearman Rho terdapat hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan diperoleh (p)=0,000 dimana nilai α=0,817. Kesimpulan hasil pnelitian ini menunjukkan adanya hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan orang tua saat pemasangan infuse pada anak di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Kata Kunci : Komunikasi Terapeutik, Tingkat Kecemasan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI PUSKESMAS RANOTANA WERU Saraung, Mitrami Widiastuti; Rompas, Sefti; Bataha, Yolanda B
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.16842

Abstract

Abstract : Breastfeeding production is influenced by several factors, either directly egbreastfeeding behavior, maternal psychology, maternal physiology, or indirect, for example,social and cultural infants. The purpose of this study identified the factors related to breastmilk production in Postpartum Mother at Ranotana Weru Health Center. Design the researchused descriptive method with cross sectional approach. The sample in this study amounted to30 respondents. The result of this research using chi-square statistic test was obtained for theshape and condition of nipple with milk production P = 0.030 <α = 0.05, anxiety with milkproduction P = 0.013 <α = 0.05 and family support with milk production P = 0.000 < Α =0.05. The conclusion that there is a relationship between the shape and condition of the nipple,anxiety and family support with milk production.Keywords : Factors Associated with Breastmilk Production, Mother PostpartumAbstak : Produksi ASI dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik yang langsung misalnya,perilaku menyusui, psikologis ibu, fisiologis ibu, ataupun yang tidak langsung misalnya, sosialkultural dan bayi. Tujuan penelitian ini diidentifikasi analisis faktor-faktor yang berhubungandengan produksi ASI pada Ibu Postpartum di Puskesmas Ranotana Weru. Desain penelitianmenggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitianini berjumlah 30 responden. Hasil penelitian menggunakan uji statistik chi-square didapatkanuntuk bentuk dan kondisi puting susu dengan produksi ASI nilai P = 0.030 < α = 0.05,kecemasan dengan produksi ASI nilai P = 0.013 < α = 0.05 dan dukungan keluarga denganproduksi ASI nilai P = 0.000 < α = 0.05. Kesimpulan terdapat hubungan bentuk dan kondisiputing susu, kecemasan serta dukungan keluarga dengan produksi ASI.Kata Kunci : Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Produksi ASI, Ibu Postpartum
HUBUNGAN LAMA KERJA DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN SOP PEMASANGAN INFUS DI RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO Moniung, Frisilia; Rompas, Sefti; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.14070

Abstract

Abstract: the longer a person works the more them skilled and more experienced in performing work. The performance is in implementing nursing care that have been arranged in accordance with nursing standards were issued by the health departement an institution in the from or standard operating procedures, as the embodiment of the professional attitude of nursing health departement of republic indonesia have imposed their standard operating procedures (SOP). the aim of research is to find out if there are relationship between the length work With the Obedient Nurses in implementing SOP in give an infusion in RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. The study design is observasional analytic with cross sectional approach and data were collected using observation sheet. Research results test statistic chi square obtained p = 0,798. Samples were taken with the technique ot talking consecutive sanpling, these are 40 samples. Conclusion there is no Relationship between the lenght work with the obedient nurses in implementing SOP in give an infusion. The suggestion for further research can investigate the factors of nurses in implementing SOP in give an infusion. Key Words : the length work, Obedient Nurses, SOP in give an Infusion. Abstrak: Semakin lama seseorang bekerja maka makin trampil dan makin berpengalaman pula dalam melaksanakan pekerjaan. Kinerja yang dimaksud kinerja dalam melaksanakan asuhan keperawatan tentunya semua tindakan keperawatan yang telah disusun sesuai dengan standar keperawatan yang dikeluarkan kementrian kesehatan maupun instansi dalam bentuk standar operasional prosedur, sebagai perwujudan sikap profesional dari asuhan keperawatan kementrian kesehatan republik indonesia telah memberlakukan adanya standar operasional prosedur (SOP). Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada Hubungan Lama Kerja Dengan Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan SOP Pemasangan Infus di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Desain Penelitian yang digunakan adalah obsevasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan data dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Sampel diambil dengan teknik pengambilan consecutive sampling yaitu 40 sampel. Hasil penelitian uji statistic chi square didapatkan p = 0,798. Kesimpulan tidak terdapat hubungan antara lama kerja dengan kepatuhan perawat dalam melaksanakan SOP pemasangan infus. Saran Diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat meneliti lebih lanjut mengenai faktor – faktor kepatuhan perawat dalam menjalankan SOP pemasangan infus. Kata Kunci : Lama Kerja, Kepatuhan Perawat, SOP Pemasangan Infus
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN PRURITUS VULVAE PADA REMAJA DI SMA NEGERI 7 MANADO Pandelaki, Lingkan G. E. K.; Rompas, Sefti; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i1.28413

Abstract

AbstrackBackground : Cleanliness of genetal areas (Personal Hygiene) especially when menstruation is often neglected by adolescents, if they do not maintain genetal hygiene properly, then in a moist condition, fungi and bacteria that are in the genetal area will flourish, causing itching (Pruritus Vulvae) and infection in the area. The purpose of this research was to determine the corelation between Personal Hygiene and the incidence of pruritus vulvae in adolescents in Public Senior High School 7 Manado. This research method used a descriptive analytic research design with Cross Sectional Study approach. A sample of 148 respondents were obtained using the Simple Rondom Sampling technique. The test results showed the relationship between Personal Hygiene During Menstruation with the incidence of Pruritus Vulvae with the incidence of pruritus vulvae in adolescents in the moderate category of 65 respondents (66.3%). The conclusion is that there is a relationship between Personal Hygiene and the incidence of pruritus vulvae in adolescents in Manado's 7th Middle School.Keywords: Personal Hygiene, Pruritus Vulvae, Menstruation.AbstrakLatar Belakang Kebersihan daerah genetalia (Personal Hygiene) terutama ketika menstruasi sering diabaikan oleh remaja, jika tidak menjaga kebersihan genetalia dengan benar, maka dalam keadaan lembab, jamur dan bakteri yang berada di daerah genetalia akan tumbuh subur sehingga menyebabkan rasa gatal (Pruritus Vulvae) dan infeksi pada daerah tersebut. Tujuan untuk mengetahui hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Pruritus Vulvae Pada Remaja di Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Manado. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian yaitu Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel berjumlah 148 responden yang didapat dengan menggunakan tehnik Simple Rondom Sampling. Hasil uji didapatkan hasil hubungan antara Personal Hygiene Saat Menstruasi dengan Kejadian Pruritus Vulvae dengan kejadian pruritus vulvae pada remaja dalam kategori sedang sebanyak 65 orang responden (66,3%).Kesimpulan ada hubungan antara Personal Hygiene dengan Kejadian Pruritus Vulvae Pada Remaja di Sekolah Menegah Atas Negeri 7 Manado.Kata kunci : Personal Hygiene, Pruritus Vulvae, Menstruasi.
HUBUNGAN CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM GMIM PANCARAN KASIH MANADO Paputungan, Anastasia; Rompas, Sefti; Bataha, Yolanda B.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i2.21571

Abstract

Abstract: Caring can improve the health and well-being of patients and also can facilitate or ease the case of health promotion. Caring nurses also have an impact on increasing self confidence and decrease the anxiety of patients, the decrease of anxiety and stress will increase the body's defenses and help improve healing.The Objective:To find out the relationship between caring nurses and the level of anxiety of inpatients at GMIM Pancaran Kasih General Hospital Manado.Research Method: The type of research used is descriptive quantitative with a cross sectional approach. This research was conducted in the inpatient room of the Pancaran Kasih General Hospital GMIM Manado in March-April 2018. The sample used in this study were 78 patients treated in the inpatient room of the GMIM Pancaran Kasih General Hospital Manado. The instrument used to measure anxiety is 8 questions while to measure anxiety using the HARS observation sheet. To determine the relationship of caring nurses with patient anxiety using Chi Square test. The Results: showed that the majority of respondents rated caring nurses as good as 56.4% and most respondents had mild anxiety as much as 56.4%. Based on chi square test, it can get p = 0,000.Conclusion:There is a relationship between caring nurses with inpatient anxiety at GMIM General Hospital Pancaran Kasih Manado. Keyword :Caring Nurses,Anxiety Abstrak: Caring dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan pasien serta dapat memfasilitasi atau memudahkan dalam promosi kesehatan. Perawat yang caring juga berdampak pada peningkatan rasa percaya diri serta menurunkan kecemasan pada pasien, berkurangnya kecemasan dan stress akan meningkatkan pertahanan tubuh dan membantu meningkatkan penyembuhan.Tujuan Penelitian Untuk mengetahui apakah ada hubungan caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado pada bulan Juli-Agustus 2018. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 78 pasien yang dirawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado. Instrumen yang digunakan untuk mengukur caring perawat sebanyak 8 pertanyaan sedangkan untuk mengukur kecemasan menggunakan lembar observasi HARS. Untuk mengetahui hubungan caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien menggunakan uji Chi Square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai caring perawat baik yaitu sebanyak 44 dan sebagian besar responden memiliki kecemasan ringan sebanyak 44. Berdasarkan uji chi square di dapat nilai p = 0,000. Kesimpulan ada hubungan antara caring perawat dengan tingkat kecemasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado. Kata kunci: Caring Perawat,Kecemasan
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TRHADAP RESPON NYERI PADA IBU INPARTU KALA I FASE AKTIF DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO Novita, Kalalo Ribka; Rompas, Sefti; Bataha, Yolanda B.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.15894

Abstract

Abstract : A pregnant mother’s pain scale at the first stage of the active phase of the average are inmoderate to severe pain. Labor pain can be controlled by two methods, pharmacological and nonpharmacological technique. In the pharmacological methods there are various methods, one of themis with deep breathing relaxation techniques. The purpose of this study is to see if deep breathingrelaxation techniques on pain influences the pregnant mother’s active phase of the first stage atPuskesmas (Community Health Center) Bahu, City of Manado. This research design used is preexperiment with one group pretest-post design. The sampling technique used is an accidentalsampling with a total 26 samples. The result of statistical tests T-test with a credible level of 95%(α=0,05) and obtained 0,000 p value <0,05. The conclusion is deep breathing relaxation techniqueson pain does have an influence on the pregnant mother’s active phase of the first stage in Puskesmas(Community Health Center) Bahu, City of Manado. The suggestion of this study are expected toprovide a reference for the development of independent intervention of nurse in non-pharmacologicalpain management.Keyword : Pregnant Mother’s First Active Phase, Pain, DeepBreathing Relaxation TechniquesAbstrak : Skala nyeri pada ibu inpartu kala I fase aktif rata-rata berada pada skala nyeri sedanghingga berat terkontrol. Nyeri persalinan dapat dikendalikan dengan dua metode yaitu farmakologisdan non farmakologis. Pada metode non farmakologis terdapat berbagai metode, salah satunyadengan teknik relaksasi nafas dalam. Tujuan Penelitian mengetahui pengaruh teknik relaksasi nafasdalam terhadap respon nyeri pada ibu inpartu kala I fase aktif di Puskesmas Bahu Kota Manado.Desain Penelitian ini menggunakan pra eksperimen dengan pendekatan one group pretest-postdesign.. Teknik pengambilan Sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampelsebanyak 26 orang. Hasil Uji Statistik Wilcoxon signed rank test dengan tingkat kepercayaan 95%(α=0,05) dan diperoleh p value 0,000 < 0,05. Kesimpulan yaitu adanya Pengaruh Teknik RelaksasiNafas Dalam Terhadap Respon Nyeri Pada Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif di Puskesmas Bahu KotaManado. Saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi bagi perkembangan intervensimandiri perawat dalam manajemen nyeri non farmakologi.Kata kunci : Ibu Inpartu Kala I Fase aktif, Nyeri, TeknikRelaksasi Nafas Dalam
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KESIAPAN REMAJA PUTRI DALAM MENGHADAPI MENARCHE DI SMP NEGERI 1 KAWANGKOAN Salangka, Gladys; Rompas, Sefti; Regar, Maria
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.18773

Abstract

Abstract : Menarche (first menstruation) is the first menstruation occurred in the uterine wall and is known as menstrual blood. Teenagers who are lack support from parents which is support information, an emotional, appreciation, and instrumental regarding menstruation so teenagers can be prepared to face the arrival of menarche. The purpose of this research was to know the relationship families support with young women facing menarche readiness at 1 Junior High School in Kawangkoa. Research Method: This research was using descriptive analytic survey method with cross sectional time approach. Sample total sampling technique was used as sampling technique for 32 female students who are not yet having menstruation experiences. Result: Based on the Chi-Square test, it showed the significant correlation between two variables with p-value= 0,001 lower than α= 0,05 and 0,544 correlation contingency. Conclussion of the this research is there is a Relations Of Families Support In Woman Preparation To Face Menarche In SMP Negeri 1 Kawangkoan. Keywords : Families Support , Preparedness for Menarche. Abstrak : Menarche (Haid pertama) merupakan haid yang pertama kali terjadi pada dinding rahim dan yang dikenal dengan istilah darah haid. Remaja putri perlu mendapatkan dukungan dari orang tua yaitu dukungan informasi, emosional, penghargaan, dan instrumental mengenai menstruasi agar remaja putri memiliki kesiapan yang baik dalam menghadapi datangnya menarche. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keuarga dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Metode Penelitian mengguanakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel menggunakan metode pengambilan total sampling yaitu 32 siswi yang belum mengalami menarche. Hasil Penelitian berdasarkan uji Chi-Square menunjukan hasil adanya hubungan antara kedua variabel dengan nilai p=0,001 kurang dari α=0,05 dengan korelasi kuat (0,544). Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi Menarche di SMP Negeri 1 Kawangkoan. Kata kunci : Dukungan Keluarga, Kesiapan Menghadapi Menarche
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DIARE TERHADAP PENGETAHUAN PERILAKU PENCEGAHAN DIARE PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SEKOLAH DASAR 69 MANADO Gurning, Taruly; Mulyadi, Ns; Rompas, Sefti
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5174

Abstract

Abstrack: Introduction School Children are children aged 6 - 12 years, school children are susceptible to the disease one of which is a diarrheal disease. Diarrhea is a bowel disorder characterized by bowel movements more than 3 times a day with liquid stool consistency, can be accompanied by mucus and even blood. The purpose of the study Increasing knowledge of the behavior of the prevention of diarrhea in children through school health education. The research method of this study Pre experimental design of this study to design one group pretest and post test design. Respondents in this study were fifth grade school age children up to 30 children, with total sampling, conducted pre-test questionnaire mengisis, then performed through the medium of health education leaflets, after the post-test was conducted to fill the questionnaire. test analysis using a non-parametric test using the Wilcoxon test to determine the effect of health education on the knowledge of the behavior of the prevention of diarrhea in children of school age. Results of the study P = 0.001 indicates that there is a significant difference regarding knowledge of diarrhea before and after health education. Conclusion research ie no effect of health education on the knowledge of the behavior of diarrhea prevention of diarrhea in children aged Primary School Public Elementary School 69 in Manado. Suggestion health education is more often carried out by the school in order to add insight to children - primary school children and attempt an understanding of the behavior of disease prevention, especially diarrhea. Keyword : Diarrhea, knowledge, health education, school-age children Abstrak: Pendahuluan Diare adalah gangguan buang air besar atau BAB yang ditandai dengan buang air besar lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi tinjak cair, dapat disertai lendir bahkan darah. Tujuan penelitian meningkatkan pengetahuan perilaku pencegahan diare pada anak sekolah melalui pendidikan kesehatan. Metode penelitian Pre eksperimental dengan rancangan one group pretest and post test design. Responden anak usia sekolah kelas V sebanyak 30 anak dengan menggunakan Total Sampling, dilakukan pre test mengisis kuesioner dilakukan pendidikan kesehatan melalui leaflet, setelah itu dilakukakan post test mengisi kuesioner. Uji analisis menggunakan uji non parametrik menggunkan Wilcoxon Test untuk mengetahuai pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan perilaku pencegahan diare pada anak usia sekolah. Hasil penelitian P = 0,001 terdapat perbedaan bermakna mengenai pengetahuan tentang diare sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan. Kesimpulan penelitian ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang diare terhadap pengetahuan perilaku pencegahan diare pada anak usia Sekolah Dasar di SD Negeri 69 Manado. Saran pendidikan tentang kesehatan lebih sering dilaksanakan oleh sekolah agar dapat menambah wawasan bagi anak – anak sekolah dasar dan upaya pemahaman tentang pencegahan tentang penyakit terutama diare. Kata Kunci : Diare, Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan,Usia Sekolah
HUBUNGAN PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMA NEGERI 2 LANGOWAN KECAMATAN LANGOWAN UTARA Suwuh, Frilen; Rompas, Sefti; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.17871

Abstract

Abstract: Adolescence is defined as a developmental period of transition betweenchildhood and adulthood that includes biological, cognitive, and socio-emotionalchanges. Smartphones are used by teenagers for internet access, playing games,listening to music, taking pictures, viewing pornographic images at a glance, andusing them to contact a girlfriend. Sexual behavior performed by teenagers areoften holding hands, kissing, hugging, and have dating. The purpose of the studyto determine whether there is a relationship between the use of smartphones withadolescent sexual behavior in SMA 2 Langowan. The design of the observationalanalytic study and using a cross sectional study approach with a sample size of 96adolescents, data were collected from respondents using a smartphone usagequestionnaire and sexual behavior. Chi square test results obtained significantvalue p value = 0.000 <0,05 then concluded (Ho) rejected and (Ha) accepted. Thisconclusion shows that there is a relationship of smartphone use with teenage sexualbehavior in SMA 2 Langowan.Keywords: smartphones, sexual behaviorAbstrak: Remaja diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anakdan masa dewasa yang mencakup perubahan biologis, kognitif, dan sosialemosional.Smartphone digunakan oleh remaja untuk akses internet, bermainpermainan, mendengarkan musik, mengambil gambar, melihat gambar pornosepintas, dan menggunakannya untuk menghubungi pacar. Perilaku seksual yangdilakukan oleh remaja yaitu sering berpegangan tangan, berciuman, berpelukan,dan telah berpacaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubunganpenggunaan smartphone dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 2Langowan. Desain penelitian observasional analitik dan menggunakanpendekatan penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 96 remaja, datadikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner penggunaansmartphone dan perilaku seksual. Hasil penelitian uji Chi square diperoleh nilaisignifikan p value = 0.000<0,05 maka disimpulkan (Ho) ditolak dan (Ha) diterima.Kesimpulan hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan penggunaan smartphonedengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 2 Langowan.Kata Kunci: penggunaan smartphone, perilaku seksual
PENGARUH MANAJEMEN MODEL ASUHAN KEPERAWATAN PROFESIONAL TIM TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DI BANGSAL PRIA RSUD DATOE BINANGKANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Bidjuni, Hendro; Rompas, Sefti
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.25153

Abstract

Abstract : Nursing care management is a nursing process that uses general management concepts in it such as planning, organizing, directing and controlling or evaluation. Improving the quality of service is the degree of providing services in an efficient and effective in accordance with professional standards, service standards are implemented thoroughly in accordance with the needs of patients, utilizing appropriate technology and research results in the development of health services / nursing to achieve optimal health. The purpose of this study was to analyze the Influence of Management Model of Professional Teaching Nursing Team on Quality of Nursing Service in Ward Men's Hospital Datoe Binangkang Bolaang Mongondow District. The research method used was pre experimental with pre and post test without control. Sampling technique in this study using simple random sampling with the number of 16 samples. Data collection was done by using questionnaire. Data processing using computer program with wilcoxon test with significance level 95% (a = 0.05). The result of the research shows that the number of respondents at pre test stated that the quality of nursing service is 10 respondents (62,5%) and the post test is 16 respondent (100%) and the value (p) = 0,014. This conclusion shows that there is a management effect on the quality of nursing service.Keywords: Management of Care of Nursing, Quality of ServiceAbstrak: Manajemen asuhan keperawatan merupakan suatu proses keperawatan yang menggunakan konsep manajemen secara umum didalamnya seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian atau evaluasi. Peningkatan mutu pelayanan adalah derajat memberikan pelayanan secara efisien dan efektif sesuai dengan standar profesi, standar pelayanan yang dilaksanakan secara menyeluruh sesuai dengan kebutuhan pasien, memanfaatkan teknologi tepat guna dan hasil penelitian dalam pengembangan pelayanan kesehatan/ keperawatan sehingga tercapai derajat kesehatan yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Manajemen Model Asuhan Keperawatan Profesional Tim Terhadap Kualitas Pelayanan Keperawatan Di Bangsal Pria RSUD Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode Penelitian yang digunakan yaitu pre eksperimental dengan rancangan penelitian pre and post test without control. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling dengan jumlah 16 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan program komputer dengan uji wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 95% (a = 0.05). Hasil penelitian menunjukkan jumlah responden saat pre test menyatakan kualitas pelayanan keperawatan baik sebanyak 10 responden (62,5%) dan post test sebanyak 16 responden (100%) dan didapatkan nilai (p)= 0,014. Kesimpulan ini menunjukkan ada pengaruh manajemen terhadap kualitas pelayanan keperawatan.Kata Kunci : Manajemen Keperawatan, Kualitas Pelayanan.
Co-Authors Abram Babakal Amatus Yudi Ismanto Ardhi Sunanto, Ardhi Arruansilomba, Putri Pratiwi Aseng, Krisna Gita B H. R. Kairupan Baris, Alicia Benaya Wasti Damayanti, Niwayan Ayu Doda, Diana V.D. Erina Pati Ningsih Purba Febe Rumajar, Febe Ferdinand Wowiling Fitri Herawati Mamonto Flora Pricilla Kalalo Franly Onibala Grace Korompis Gresty Masi Hendro Bidjuni I Kadek Agus Andika I Wayan Bagus Sudewa James Siwu Jeavery Bawotong Jill Lolong Juliana, Indah Kakombohi, Shanti Kallo, Vandri D. Katuuk, Mario Esau Keni, Nia Widia Aprilia Laisina, Amalia Eveline Linnie Pondaag Lucky T. Kumaat Malonda, Valentina Mamangkey, Suharti J.F Mamesah, Angle Manese, Mercy Mangendai, Yulike Manumbalang, Septisya Trophina Mardjun, Zulfikar Mario Katuuk Marisca Horhoruw, Marisca Maya Sinta Sumangkut Meisy Indriany Bambuena Melisa C Kaunang, Melisa C Mendoko, Febriyanti Merryani E. Oroh Michael Karundeng Moniung, Frisilia Nensy Ratnawati Sukari Novita, Kalalo Ribka Ns Mulyadi Palendeng, Ora I. Pamaya Emilia Lumangkun Pandean, Putri Novia Pandelaki, Lingkan G. E. K. Paputungan, Anastasia Pattiruhu, Immanuel Chandra Supit Pelealu, Agisty Chintya Pinontoaan, Odi R. Pinori, Sara Novi Rahim, Wahyuni Abd. Ralph Kairupan, Ralph Kairupan Rampisela, Deisa Iriani Ratu, Esterlani Waliani Ratuela, Andre Rau, Nia Aprindah Regar, Maria Reginus Malara Rifinda Finny Runtukahu, Rifinda Finny Rina Kundre Rina Margaretha Kundre, Rina Margaretha Rivelino S. Hamel Ruauw, Julio Salangka, Gladys Saraung, Mitrami Widiastuti Senewe, Meyvi Stefriany Simak, Valen Sinyal, Melisa P. Sumendap, Jeane Suselo, Rosida R. Suwuh, Frilen Tammy Clara Beatrix Wulur Tani, Viona Aprilia Taruly Gurning Timporok, Anggania G.A Vandri D Kallo, Vandri D Vandri Kallo Walansendow, Vanda Lucyana Wellem Elseus Pormes Wollah, Miranda Octavia Wowor, Pemsi M Yanti Yusuf Yolanda B Bataha, Yolanda B Yolanda B. Bataha Yolanda Bataha Yuli Yusuf, Yuli Zulfiana Dewi Yosadi, Zulfiana Dewi