Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Gambaran Penggunaan Teknologi Dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan (Nursing Record) Anggun Janu Harmaji; Fitria Handayani; Syamsulhuda Budi Musthofa
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.1091

Abstract

Pendokumentasian menjadi bagian penting dalam asuhan keperawatan, karena merupakan aspek legal serta merupakan tanggung jawab dan tanggung gugat hasil asuhan yang diberikan kepada pasien. Pengembangan dokumentasi keperawatan dengan memerankan teknologi dalam pelayanan asuhan keperawatan akan memberikan dampak bagi perawat dalam melakukan tindakan keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan gambaran penggunaan teknologi dalam pendokumentasian asuhan keperawatan (nursing record). Metode yang digunakan adalah scoping review dengan mencari artikel yang relevan menggunakan kata kunci. Kriteri inklusi dalam review ini adalah  hasil penelitian mengukur atau menganalisa penggunaan teknologi dalam dokumentasi asuhan keperawatan, partisipan dalam penelitian adalah perawat yang menggunakan  teknologi dalam pendokumentasian  asuhannya, penelitian menggunakan metode quasi experiment, site sudy, mixed methode, cros sectional, innovation project, tahun terbit penelitian dalam rentang waktu tahun 2018-2023 dan, penelitian dalam Bahasa Inggris. Hasil dalam review terdapat dua artikel yang menunjukkan penelitian tentang persepsi perawat yang baik dalam penggunaan dokumentasi asuhan keperawatan, dan terdapat tiga artikel yang memiliki hasil efektif dalam penggunaan teknologi dalam asuhan keperawatan, yaitu penggunaan Patient Condition Adaptive Path System (PCAPS), Automated Data Entry Process Technology (ADEPT), Omaha system dalam electronic healt record. Sistem yang efektif berkaitan dengan proses perawat dalam melakukan tindakan keperawatan, baik secara konsep, memasukkan data, dan keterintegrasian pendokumentasian asuhan keperawatan.
Relaksasi Otot Progresif pada Penatalaksanaan Nyeri Pasien Pasca Operasi Dwi Sudaryanti; Fitria Handayani; Muflihatul Muniroh; Weni Sulastri
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i1.5833

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of progressive muscle relaxation interventions in reducing pain levels in postoperative patients. The research method used is scoping review. The results showed that the intervention of progressive muscle relaxation reduced postoperative patients' pain levels. In conclusion, advanced muscle relaxation interventions as non-pharmacological therapy effectively reduce postoperative pain levels. Keywords: Pain, Postoperative, Progressive Relaxation
Analisis Bibliometrik Penelitian Kegawatdaruratan Keperawatan Jiwa Menggunakan Vos-Viewer Andria Pragholapati; Alifiati Fitrikasari; Fitria Handayani
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1227

Abstract

Penelitian ini menggunakan teknik bibliometrik untuk menganalisis keluasan penelitian tentang model keperawatan gawat darurat psikiatri. Aplikasi Publish or Perish digunakan untuk mencari database, dan VOSviewer kemudian digunakan untuk mengekstrak hasil pencarian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trend publikasi atau pola publikasi ilmiah mengenai kegawatdaruratan keperawatan jiwa. Temuan menunjukkan bahwa istilah telah ditetapkan sebagai jumlah minimal istilah yang diperlukan untuk menggunakan VOS-viewer. Setelah analisis, ada 4 cluster (merah, biru, kuning, dan hijau) yang menggambarkan hubungan antara berbagai topik. Tiga visualisasi yang berbeda, termasuk visualisasi jaringan, visualisasi hamparan, dan visualisasi kerapatan, tersedia di penampil VOS untuk mengilustrasikan pemetaan bibliometrik. Kata kunci yang paling sering digunakan adalah "perawat", "departemen darurat", "darurat", "psikiatri", "perawatan", dan "kompetensi inti". Kami mencari jumlah artikel yang diterbitkan tentang model keperawatan darurat untuk psikiatri menggunakan VOS-Viewer, dan kami menemukan 24 penelitian terkait dengan itu, tidak ada satupun yang berasal dari Indonesia. Dengan menyoroti tema-tema kunci di setiap bidang pengetahuan atau penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan model keperawatan darurat kesehatan mental, teknik bibliometrik ini sangat penting untuk menentukan keunikan dalam melakukan penelitian tambahan.
Stroke pada Remaja: Sebuah Studi Kasus Klinik Fitri Pribadiani; Meira Erawati; Fitria Handayani
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1075

Abstract

Stroke pada remaja jarang terjadi di Indonesia, hal tersebut termasuk langka. Kelangkaan kasus stroke pada remaja menyebabkan belum terstandarnya penanganan stroke pada kelompok usia tersebut. Oleh karena itu diperlukan kajian awal tentang penanganan stroke pada remaja melalui studi kasus. Tujuan Mengidentifikasi penanganan stroke pada remaja melalui studi kasus. Metode yang dipergunakan adalah studi kasus. Hasil   Penanganan stroke pada remaja meliputi pemberian obat-obatan yang bekerja sebagai anti peradangan, suplemen vitamin B dan neuroprotektif, head up 30°, keterlibatan keluarga dalam perawatan serta fisioterapi. Kesimpulan Penanganan pasen stroke pada remaja bersifat kolaborasi antara program-program pengobatan medis, tindakan keperawatan, serta rehabilitasi medis. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan kasus stroke pada remaja dalam jumlah yang lebih banyak di berbagai pusat pelayanan Kesehatan
Faktor yang Mempengaruhi Mekanisme Koping Caregiver Pasien Ginjal Tahap Akhir dengan Hemodialisa Theodora Rosaria Geglorian; Fitria Handayani; Meira Erawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.534 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7159

Abstract

Pendahuluan: Global Burden of Disease menunjukkan bahwa penyakit ginjal kronis (PGTA) sebagai angka kematian nomor 16. Penyakit ini memerlukan perawatan yang lama dan efek yang beragam. Perawatan jangka panjang dilakukan oleh tim medis dan caregiver. Caregiver PGTA seringkali mengalami penurunan mekanisme koping dikarenakan lama masa perawatan dan besarnya beban yang harus ditanggung. Faktor yang berpengaruh pada mekanisme koping caregiver telah diteliti sebelumnya, namun kajian yang merangkum tentang faktor faktor tersebut dalam sebuah review belum banyak dilakukan. Metode analisa adalah pedoman PRISMA, dan mengumpulkan data dari uji Randomied Control Trial, studi generik dan observasional. Variabel independen adalah sel esteem, pendidikan, dukungan sosial dan harapan uang dilakses melalui PubMed dan Science Direct, dari tahun 2012-2022. Kata kunci coping, coping mechanism caregiver,caregiver, factor of coping, caregiver penderita ginjal. Mekanisme koping adalah suatu cara caregiver dalam menerima, mengolah dan memberi reaksi terhadap masalah/stressor yang datang saat merawat pasien. Beberapa faktor yang mempengaruhi adalah self esteem yaitu kebanggan terhadap pencapaian diri caregiver dengan nilai p= 0,05, dukungan sosial dari orang sekeliling caregiver akan mempengaruhi mekanisme koping caregiver, dan penelitian menunjukkan angka 68,3% caregiver merasakan perlu memiliki dukungan sosial, faktor selanjutnya adalah pendidikan akan mengarahkan caregiver dalam memahami situasi dan kondisi baik kognitif, afekti maupun psikomotor, dan pendidikan akan mempermudah caregiver dalam menyerap informasi dalam perawatan pasien, yang terakhir adalah harapan yaitu sumber kekuatan caregiver dalam bertahan dengan keadaan fisik dalam merawat pasien. Kesimpulan bahwa faktor yang mempengaruhi mekanisme koping caregiver pasien PGTA dengan hemodialisa adalah self esteem, dukungan sosial, pendidikan dan harapan. Dengan mekanisme koping caregiver yang konstruktif maka akan semakin dapat merawat pasien secara optimal. Maka akan meningkatkan kualitas hidup dari pasien PGTA juga.
Pengaruh Intervensi Intervensi Non Farmakologi terhadap Depresi pada Pasien Pasca Stroke Puspa Siwi Wulandari; Fitria Handayani; Untung Sujianto
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.931 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7820

Abstract

Pasien memiliki disabilitas fisik dan komplikasi kejiwaan yang signifikan setelah mengalami stroke, yang paling umum adalah depresi pasca stroke. Tingginya prevalensi depresi pasca stroke berhubungan dengan gangguan kognitif, penurunan status fungsional, dan masalah psikososial. Studi literatur yang menjelaskan intervensi-intervensi yang dapat mengatasi PSD belum banyak dibahas. Oleh karena itu, diperlukan kajian lebih lanjut dalam bentuk review dari beberapa penelitian terdahulu untuk membantu perawat dalam mengatasi PSD. Literatur review ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi yang efektif untuk pasien PSD sehingga menjadi sumber informasi sesuai dengan evidence based. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan scoping review. Pencarian literatur menggunakan data based Scopus, EBSCO, CINAHL, dan MEDLINE. Ada 10 artikel yang dinilai sesuai dengan kriteria inklusi dan menjelaskan penelitiannya efektif mengatasi PSD. Berdasarkan telaah jurnal yang telah dilakukan maka didapatkan hasil berupa intervensi keperawatan yang dapat mengatasi PSD antara lain edukasi, pelatihan, dan relaksasi.
Music Therapy in Post-Stroke Patient Anxiety Problems: Scoping Review Elisabeth Yunita Sofiana Mbau; Fitria Handayani; Novi Kusumaningrum
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.521

Abstract

This article uses the scoping review method, through a review of articles on music therapy interventions that have been used to reduce anxiety in post-stroke patients. Article searches are accessed through the database: CINAHL, MEDLINE, Academic search ultimate, science direct, and google scholar. Results: Music therapy can be applied to treat psychological problems such as anxiety in post-stroke patients. The results of the review of the article found 3 findings, namely: 1) music genre, 2) duration of music therapy, 3) sessions in music therapy. Music therapy to deal with anxiety problems in post-stroke patients is by paying attention to the music genre, the duration or duration of therapy, and the sessions or stages of music therapy. Music therapy intervention can be carried out by nurses as an independent intervention, which can be applied to both post-stroke patients who are still inpatient and who are undergoing rehabilitation